Anda di halaman 1dari 3

Ocean Manufacturing Inc The New Client Acceptance JAWABAN 1.

Proses penerimaan perikatan audit dilaksanakan oleh auditor melalui beberapa tahap di bawah ini : a. Mengevaluasi integritas manajemen. Untuk dapat menerima perikatan audit, auditor berkepentingan untuk mengevaluasi integritas manajemen, agar auditor mendapatkan keyakinan bahwa manajemen perusah aan klien dapatdipercaya, sehingga laporan keuangan yang diaudit bebas dari sala h saji material sebagai akibatdari adanya integritas manajemen. b. Mengidentifikasi keadaan khusus dan risiko luar biasa. Berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan oleh auditor tentang kondisi khusus d an risiko luar biasa yang mungkin berdampak terhadap penerimaan perikatan audit dari calon klien dapatdiketahui dengan cara : 1. Identifikasi pemakai laporan keuangan 2. Mendapatkan informasi tentang stabilitas keuangan dan legal calon klien di masa depan. c. Menentukan kompetensi untuk melaksanakan audit. Dalam hal ini auditor harus bisa mengidentifikasi tim audit yang dibutuhkan, mem erlukan jasa spesialis atau tidak. Audit harus dilaksanakan seorang atau lebih y ang memiliki keahlian dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor. d. Menilai independensi. Dalam semua hal yang berhubunan dengan perikatan, independensi dalam sikap menta l harus dipertahankan oleh auditor. e. Menentukan kemampuan untuk menggunakan kemahiran profesionalnya dengan k ecermatan dan keseksamaan. Prosedur pengendalian mutu untuk menentukan apakah perikatan dari klien akan dit erima atau dilanjutkan bertujuan untuk meminimumkan kemungkinan terjadinya hubun gan dengan klien yang tidak memiliki integritas. Auditor diharapkan selektif dal am menentukan hubungan profesionalnya.

2. ANALISIS RASIO PERBANDINGAN DENGAN RASIO INDUSTRI Rasio Rumus 200W 200 V Rasio Industri 200W 200V Return On Equity Laba setelah pajak/Ekuitas pemegang saham 7.11% 22.10% 28.50% Return On Asset Laba setelah pajak/Total aset 4.54% 3.77% 7.20% Asset to Equity Asset/Ekuitas 1.97 1.88 3.59 3.06 Account Receivable Turnover Penjualan/Rata-rata piutang 11.69 8.14 7.57 Average Collection Period 360/perputaran piutang 30.80 27.46 48.21 Inventory Turnover Harga Pokok/Rata-rata persediaan 7.71 8.8 7.5 Days in Inventory (Inv/CGSx365) 59.16 79.78 41.48 47.67 Debt in Equity Hutang/Modal Sendiri 1.33 1.26 2.58 2.06 Current Ratio Aktiva Lancar/Hutang Lancar 1.85 1.92 1.2 Profit Margin (ROI) Laba bersih/gross profit 7.03% 7.23% 10.00%

8.94% 8.80% 13.11 44.84 8.72

1.3 9.80%

Perbedaan : a. ROE Ocean Manufacturing secara signifikan lebih rendah dibanding rasio i ndustri dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

b. ROA Ocean Manufacturing secara signifikan lebih rendah disbanding rasio industri dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. c. Perputaran piutang Ocean Manufacturing lebih tinggi dari rasio industri. d. Utang Ocean Manufacturing, Inc. terhadap ekuitas secara signifikan lebih rendah dari industri. e. Profit Margin Ocean Manufacturing lebih rendah disbanding rasio industri . 3. Masalah non-keuangan yang harus dipertimbangkan adalah apakah perusahaan klien yang baru terbentuk itu berkembang pesat. Jika perusahaan tersebut berkem bang pesat , maka ada kemungkinan gagal akan lebih besar, membuat perusahaan CPA terkena kewajiban potensial yang signifikan. Hal lain yang perlu dipertimbangka n adalah masalah hukum klien yang mungkin pernah terlibat di dalamnya. Jika peru sahaan merupakan perusahaan manufaktur, maka perusahaan akan mempertimbangkan ti ngkat pengembalian pada produk-produknya. 4. a. Salah satu keuntungannya adalah bahwa Barnes dan Fischer sudah menar uh perhatian terhadap perusahaan. Perusahaan mungkin tidak harus membayar banyak , karena mereka menggunakan satu perusahaan , bukan menggunakan dua perusahaan b erbeda. Kerugiannya adalah bahwa Ocean Manufacturing, Inc. hanya memberikan satu pendapat ,sedangkan pendapat kedua bisa saja merupakan pendapat yang baik. Keru gian lain adalah bahwa perusahaan CPA yang berlisensi mungkin lebih baik dibandi ngkan pekerjaan IT, Karena Sarbanes-Oxley Act of 2002, Barnes dan Fischer tidak diperbolehkan untuk melakukan audit atas laporan keuangan sebagai konsultan sist em. b. Hal Ini bukan pelanggaran kode etik Profesional AICPA karena merupakan k epentingan keuangan langsung di Ocean Manufacturing, Inc. 5. a. Barnes dan Fischer harus menerima Ocean Manufacturing, Inc. sebagai klien audit. Ini akan menjadi kesempatan besar bagi Barnes dan Fischer dan Ocean Manufacturing, Inc. Kami (Barnes dan Fischer) mengamati industri peralatan rumah tan gga baru, sehingga membawa klien baru untuk perusahaan. Pada tingkat non-keuanga n, kami akan mengaudit Ocean Manufacturing, Inc, pada saat perusahaan sedang dal am proses membangun kembali bagian akuntansi dan membutuhkan bimbingan. Kami mam pu memberikan bimbingan untuk mengkonsolidasikan dan menjadi perusahaan nasiona l. Penting untuk dicatat bahwa Ocean Manufacturing, Inc. baru-baru ini mempekerj akan seorang wakil presiden baru dan controller baru. Mereka juga mengganti audi tor 3 kali dalam 12 tahun terakhir. Langkah ini mungkin berisiko karena Ocean Manufacturing, Inc tel ah berkembang tanpa banyak usaha dan dapat tumbuh pada tingkat yang lebih cepat sekali menjadi perusahaan berskala nasional. Pertumbuhan ini hanya jangka pendek dan penjualan Ocean Manufacturing, Inc. dapat menurun dan perusahaan kehilangan keuntungan. b. 1. Profit margin Ocean Manufacturing, Inc. lebih rendah dari industri d an auditor harus mengkaji lebih lanjut. 2. Periode penagihan rata-rata secara perlahan meningkat dan auditor harus mengkaji lebih lanjut. 3. Karena sistem komputer baru, surat jalan mungkin telah hilang, hal ini m embuat audit perusahaan menjadi lebih sulit. Auditor mungkin perlu membiasakan d iri dengan produk dan sistem komputer untuk mengisi kekosongan dalam menyelesaik an audit. 4. Sistem komputer baru mungkin telah menyebabkan beberapa salah saji dalam laporan keuangan. Jika para karyawan tidak terlatih dalam sistem komputer, maka bisa terjadi human error. Sebuah perusahaan tidak ingin ada human error dalam l aporan keuangan mereka. Auditor harus meneliti laporan keuangan dan memastikan b ahwa laporan keuangan tersebut akurat, sesuai dengan informasi yang diberikan di luar sistem komputer. 5. Tampaknya Manajemen tidak memadai dan memerlukan struktur dan pengalaman yang lebih baik. Auditor mungkin perlu mempelajari lebih lanjut dalam prosedur

tertulis, tidak tergantung pada apa yang dipikir benar oleh pihak manajemen.