Anda di halaman 1dari 5

JAWABAN SOAL

1. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bahan
penstabil terhadap mutu overrun produk es krim. Bahan penstabil yang diteliti adalah
gelatin, agar, dan gum arabik, sedangkan tingkat konsentrasi yang digunakan adalah 0.2%,
0.3%, dan 0.4%. Hasil pengukuran overrun dari dua kali ulangan sebagai berikut :
Bahan penstabil Overrun-1 (%) Overrun-2 (%)
Gelatin 0.2% 37.67 52.48
Gelatin 0.3% 27.28 44.27
Gelatin 0.4% 26.76 21.00
Agar 0.2% 28.64 46.96
Agar 0.3% 24.53 39.31
Agar 0.4% 17.33 22.79
Gum arabik 0.2% 44.54 36.60
Gum arabik 0.3% 42.72 24.26
Gum arabik 0.4% 27.65 24.16
Lakukan pengolahan data sesuai rancangan percobaan yang tepat dan berikan kesimpulan
saudara dengan jelas dan benar !

2. Persentase susut berat diamati pada buah pisang ambon yang disimpan dengan dua jenis
kemasan yang berbeda. Pengamatan dilakukan setiap hari, dimulai hari ke-3 hingga hari ke-
8. Data yang diperoleh sebagai berikut :
Lama simpan
3 hari 4 hari 5 hari 6 hari 7 hari 8 hari
Kemasan A 3.4 4.6 5.9 7.3 8.6 9.5
Kemasan B 2.6 3.5 4.4 5.3 6.4 7.3
a. Tentukan hubungan linier lama simpan dengan susut berat kedua kemasan itu !
b. Tunjukkan bahwa keduanya adalah persamaan linier melalui titik (0,0) !
c. Kemasan apa yang sebaiknya disarankan untuk dipakai ? Berikan alasannya !


KUNCI JAWABAN UAS-2003

1. Rancangan Percobaan :
Rancangan Faktorial 3 x 3 dengan 2 kali ulangan
Faktor A : Jenis bahan penstabil, 3 taraf (gelatin, agar, gum arabik)
Faktor B : Konsentrasi bahan penstabil (0.2%, 0.3%, 0.4%)
Respon : Overrun es krim

Perhitungan :

Konsentrasi (Faktor B)
Jenis (Faktor A) 0.2% 0.3% 0.4% Total
Gelatin 37.67 27.28 26.76
52.48 44.27 21.00
90.15 71.55 47.76 209.46
Agar 28.64 24.53 17.33
46.96 39.31 22.79
75.60 63.84 40.12 176.56
Gum arabik 44.54 42.72 27.65
36.60 24.26 24.16
81.14 66.98 51.81 199.93
Total 246.89 202.37 139.69 588.95
a = 3 b = 3 n = 2
21111.66 y
a
1 i
b
1 j
n
1 k
2
ij k
=

= = =

116087.29 (199.93) (179.56) (209.46) T
2 2 2
a
1 i
2
i..
= + + =

=

121421.59 (139.69) (202.37) (246.89) T
2 2 2
b
1 j
2
.j .
= + + =

=

40682.26 (51.81) (66.98) (81.14)
(40.12) (63.84) (75.60) (47.76) (71.55) (90.15) T
2 2 2
2 2 2 2 2 2
a
1 i
b
1 j
2
ij .
= + + +
+ + + + + =

= =


19270.12
2) x 3 x (3
(588.95)
FK
2
= =
1841.54 19270.12 21111.66 JKT = = db
T
= (3 x 3 x 2) - 1 = 17
77.76 19270.12
2 x 3
116087.29
JKA = = db
A
= (3 - 1) = 2
966.81 19270.12
2 x 3
121421.59
JKB = = db
B
= (3 - 1) = 2
26.44 19270.12
2 x 3
121421.59
2 x 3
116087.29
2
40682.26
JKAB = + = db
AB
= (3 - 1) (3 - 1) = 4
770.53 26.43 966.81 77.76 1841.54 JKG = = db
G
= (3 x 3) (2 - 1) = 9
KTG = 770.53 / 9 = 85.61
KTA = 77.76 / 2 = 38.88 F
hitung
= 38.88 / 85.61 = 0.45 < F
0.05(2,9)
KTB = 966.81 / 2 = 483.41 F
hitung
= 483.41 / 85.61 = 5.65 > F
0.05(2,9)

KTAB = 26.43 / 4 = 6.61 F
hitung
= 6.61 / 85.61 = 0.08 < F
0.05(4,9)


Analisis Ragam :

Sumber
Keragaman
Jumlah
Kuadrat
derajat
bebas
Kuadrat
Tengah
F
h i t u n g
F
0.05(n1,n2)
F
0.01(n1,n2)

Pengaruh Utama
Faktor A
Faktor B

77.76
966.81

2
2


38.88
483.41

0.45
5.65

4.26
4.26

8.02
8.02
Interaksi Dua Faktor
AB

26.44

4


6.61

0.08

3.63

6.42
Galat 770.53 9

85.61 - - -
Total 1841.54 17

- - - -



Kesimpulan :

F
hitung
< F
0.05 (n1,n2)
untuk faktor A maka terbukti tidak adanya beda yang nyata diantara ketiga
taraf faktor A.
F
hitung
> F
0.05 (n1,n2)
untuk faktor B maka terbukti adanya beda yang nyata diantara ketiga
taraf faktor B.
F
hitung
< F
0.05 (n1,n2)
untuk interaksi faktor A dan B maka berarti tidak berpengaruh secara nyata
terhadap overrun es krim.


2.a. Hubungan linier antara lama simpan dengan susut berat

Kemasan A :

Regresi Linear melalui Titik Asal (0,0)

y = b x dengan

=
=
=
n
1 i
2
i
n
1 i
i i
x
y x
b untuk i = 1, 2, .., n





Analisis Ragam
Sumber
Keragaman
Jumlah
Kuadrat
derajat
bebas
Kuadrat
Tengah
F
h i t u n g

Kemiringan dan intersep
- Kemiringan, mengabaikan intersep
- Intersep setelah kemiringan
- Intersep, mengabaikan kemiringan
- Kemiringan setelah intersep
JK
KI

JK
S

JK
IS

JK
I

JK
SI
2
1
1

1

1
-
-
KT
IS
-
KT
SI
-
-
KT
IS
/ KT
G

-
KT
SI
/ K
TG

Galat (Sisaan) JK
G
n 2

KT
G
-

Total JK
T
n

- -

Rumus Perhitungan

JK
I
= (E y
i
)
2
/ n JK
SI
= S
xy
/ S
xx
KTS
I
= JKS
I
JK
KI
= JK
I
+ JK
SI

JK
S
= (E x
i
y
i
)
2
/ (E x
i
2
) JK
IS
= JKR JKS KTI
S
= JKI
S
JKT = (E y
i
2
) JKG = JKT JKR KTG = JKG / db
G

Penarikan Kesimpulan
Jika F
hitung
untuk intersep setelah kemiringan < F
o(1,n-2)
maka menunjukkan bahwa regresi linear
tersebut melalui titik asal (0,0). Ini berlaku pula untuk hal sebaliknya.

Pengolahan Data
Kemasan A Kemasan B

m
X
33 33

m
Y
39.3 29.5

2
m
X
199 199

2
m
Y
285.03 160.71

m m
Y X
238.10 178.80
X
5.5 5.5
Y
6.55 4.92


2
m
) X (X
17.50 17.50


2
m
) Y (Y
27.62 15.67
) Y Y ( ) X (X
m m

21.95 16.55
b
1
(slope)
b
0
(intersep)
Y



r
R
2

s

Analisis Sidik Ragam Data Tabel 1.
Sumber JK db KT F
hitung
F
0.01 (1,8)
1. Regresi 78.5 1 78.5 37.38 11.26
2. Galat 16.6 8 2.1
3. Total 95.1 9
Kesimpulan : F
hitung
> F
0.01 (1,8)
jadi regresinya signifikan pada taraf 0.01
Analisis Sidik Ragam Data Tabel 2.
Sumber JK db KT F
hitung
F
0.01 (1,8)
1. Regresi 104.4 1 104.4 74.57 11.26
2. Galat 11.4 8 1.4
3. Total 115.8 9
Kesimpulan : F
hitung
> F
0.01 (1,8)
jadi regresinya signifikan pada taraf 0.01

Beri Nilai