Anda di halaman 1dari 29

OBAT YANG DAPAT MENGINDUKSI GANGGUAN FUNGSI GINJAL

Dr. Henoch Awaloei, MSc., SpFK Dr. Jimmy Posangi, MSc., PhD, SpFK Bagian Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado

GINJAL Obat dapat menginduksi gangguan fungsi ginjal dgn 2 cara: 1. Kerusakan langsung pada ginjal 2. Kerusakan tidak secara langsung, melalui efek pada aliran darah ginjal.
Fungsi ginjal: Homeostatis elekrolit Ekskresi zat racun/metabolit Volume darah ke ginjal dalam jumlah besar.

Dalam melaksanakan fungsinya : Ginjal terpapar : berbagai bahan kimia termasuk - hormon endogen, protein, zat nefrotoksik. Aliran darah Ginjal : - 650 ml/menit, paparan zat toksik - 20 % di filtrasi di glomerulus tubulus paparan ZAT TOKSIK glomerulus

Tubulus reabsorpsi filtrat 10X [plasma] efek toksik pada tubulus sel tubulus

Ginjal - mempunyai kapasitas cadangan Penurunan Kapasitas Cadangan : - Peny yg diderita: Diare, muntah dehidrasi - usia lanjut.
Efek toksik menurut Lokasi; 1.Pre-Renal : Ggg. Hemodinamik Kerusakan tipe iskemik OAINS, Siklosporin A

2. Renal : Tubular Toksisitas Aminoglikosida, Ciplastin, Radio Kontras, OAINS


3. Post Renal Aliran Urine terggangu Endapan pada tubulus : - MTX - Asam Urat - Oxalat

OAINS : - Insufisiensi Ginjal Akut - Nefritis Interstitial Alergika - Hiperkalemia - Nekrosis Tubular ( mis. Asetaminofen) OAINS : Insufisiensi Ginjal Akut Semua Gol. Tut : - Fenoprofen - Naproxen - Ibuprofen - Indometazin - Sulindac - Tolmiten - Zomepirac - Mefenamic Acid - Ketoprofen - Piroxicam

Obat AINS : Hambat sintesa PG ( efek vasodilatasi)

Vasokonstriksi
GFR ISKEMIA Renal insufisiensi

Gagal Ginjal Akut e.c. OAINS : - Produksi Urine Oliguria - Berat badan - Urea Darah - Kreatinin Serum - Retensi Na dan K

NSAIDs INHIBIT SYNTHESIS OF VASODILATORY PGE-2

Vol Plasma Efektif Angiotensin II Vasopresin Norepinefrin

Fungsi Ginjal

OAINS

VASODILATASI

Vasokonstriksi p.d. Ginjal

GFR, ISKEMIA

PELEPASAN PGE-2

Faktor-faktor yang Nefrotoksik OAINS: - Penurunan Vol. Plasma : - Blood loss


- Diuretik, muntah - Ascites, Sirosis hati - Cong. Heart Failure - DM -

Penurunan Fungsi Ginjal Hidronefrosis Obstruksi Ureteral Sindroma Bartter (hipokalemi, alkalosis metabolik,
Tensi rendah atau normal)

Hipertensi Renovaskular

NEFROTOKSIK ANALGESIK (NA): - Aspirin - Salisilat - Fenacetin - Meklofenamat - Asetaminofen - Ibuprofen - Kaffein - Fenilbutazon Wanita Lebih sering alami NA Nefrotoksik analgesik : - Urea darah - Kreatinin serum - Asidosis tubular - Kepekatan urine - Nekrosis papila * - Nefritis Interstitial * * = gejala klasik NA

NA : - Akumulasi metabolit toksik dalam papila - Sistim Imun selular Dehidrasi metabolit di papila NA TOKSISITAS GINJAL AKIBAT ANTIBIOTIKA - Aminoglikosida Gentamisin ABc 5 30 % gagal ginjal Terjadi bbrp hari/minggu setelah Tx Gentamisin
-

Proteinuria, Beta-2 Mikroalbuminuria, GFR Akumulasi Gentamisin

Faktor-faktor penambah efek NT Gentamisin - Dosis Total - Hipokalsemia - Peny. Penyerta - Tx Diuretika - Peny. Hati - Asidosis metabolik - Wanita - Usia Lanjut - Sakit Berat - Pemakaian bersama : - COX-inhibitor - Obat nefrotoksik lainnya - Furosemida

NEFROTOKSIK SEFALOSPORIN Dosis tinggi atau Fungsi Ginjal - Cephaloridine most toxic - Cephalotine - Cephalexin - Cephamandole

SIKLOSPORIN A : Imunosupresan selektif Limfosit T - infeksi lebih jarang dan ringan (dibanding
nimunosupresan broad spectrum yl.)

Lebih efektif dalam pencegahan Rejeksi Keberhasilan Transplantasi Ginjal, Cor, SUTUL, Hati Gagal G.Akut pada Transpl Ginjal : - Ggg Hemodinamik ok. Pembedahan - Penolakan alograf ginjal - Nefrotoksik Siklosporin > 800 nG/ml
-

Nefrotoksik Siklosporin akibat Deposit Sikosporin pada Tubulus Ginjal. Toksisitas Kronik : terjadi setelah > 6 bulan pemberian Siklosporin

NT akibat Obat Anti Kanker: - Sisplatin antineoplasma terutama : tumor solid, kepala, leher, VU, Cervix, testis, ovarium Sisplatin : - Anion Superoksida - Radikal Superoksida Kerusakan jaringan Nefrotoksik : hari ke- 2- 7 - Urea darah , Serum kreatinin , - Nekrosis Tubular Akut brush broder MV - Nekrosis segmental prox-distal tubulus

NITROSO UREA COMPOUND - Streptozocin - Carmustin - Lomustin - Semustin obat2 ini u/ Tx. Kanker pankreas Efek Toksik Ginjal : - 1. (Segera) Awal Tx : - Streptozocin
- 30 - 60 % penderita - Fancony Synd. - Cl Creat : - Urea, Creat - proteinuria, Glukosuria, P-uria - Hipofosfatemia Osteomalasia

2.Efek lambat : - beberapa bulan- tahun - Carmustin - Lomustin - Semustin Dosis kumulatif > 1,4 gram /M2 Toksik

Nefro-toksik akibat ZAT RADIOKONTRAS Bahan Kontras (IV) : - Urografi - Tomografi - Angiografi Gagal ginjal akut. Hospital aquired Renal Insuficiency
Faktor-faktor NT Zat Radio Kontras : - Dehidrasi - Tx. Diuretika - DM - Ggg Fungsi Ginjal - MM - Hiperurisemia - Usia lanjut - Proteinuria - Hepatopati - Dosis besar RK - Radio Kontras ulangan < 24 jam

Preventif: - Pemeriksaan Ulangan RK : > 3 hari kmdn - Hidrasi - Dosis Zat RK dihindari.
Zat Radio Kontras Kurang Toksik: - Iohexol - Iopamidol - Iopromide

PRINSIP FARMAKOKINETIK DALAM MENENTUKAN DOSIS OBAT PADA RF 1. Loading dose : tidak berobah, Kecuali Volume Distribusi berobah 2. Dosis pemeliharaan harus dikurangi - dosis sekali pemberian, - dosis perhari, atau keduanya. 3. Waktu mencapai untuk steady state oleh karena t 4. Ikatan Protein-Obat lebih perobahan sifat fisiko-kimia plasma albumin

Pada gagal Ginjal : 1. Dosis Obat Perlu dikurangi: - Sefalosporin, Etambutol, Vankomisin, Metronidazol, Co-Trimoxazole, Beta-lactam 2. Obat Harus dihindari : - Tetrasiklin (kec. Doksisiklin) - Nitrofurantoin - Nalidixic Acid

Pada gagal Ginjal, Otak menjadi lebih sensitif terhadap : - CNS Depresan, Tranqulizer - Sedativa, Analgesik Opioid
Gagal Ginjal : Gangguan Vol.Cairan Tubuh Hipovolume Sensitif terhadap : 1. Obat Antihipertensi : - alfa-adrenoceptor antagonist, - ACE-inhibitor

2. Obat AINS, Aspirin perdarahan GIT - Retensi Na, Fluid overload Edema Cardiac Failure.

ABc yang dapat menyebabkan RF dan Tipe Kerusakan

Jenis Obat

Tipe Kerusakan

Aminoglikosida
Amphotericin-B Nitrofurantoin Penisilin

Nekrosis tubular
Nekrosis tubular Nekrosis tubular Nefritis Intersisial

Quinolone
Sulfonamida Vankomisin

Obstruksi Tubular
Obstruksi Tubular Nefritis Intersisial Nefritis intersisial

RF - Obat Perlu dihindari/kurangi dosis Jenis Obat Bahaya Akumulasi

ACE-Inhibitor
P-Aminosalisilic Acid Chlorpropamide Fenformin Potasium Diuretik hemat K Obat AINS

Hiperkalemia
Asidosis, perdarahan GIT Hipokalemik Ketosis, Asidosis laktat, Hiperurisemia Hiperkalemia Hiperkalemia GFR

Farmakologi : Dr. Henoch Awaloei, MSc., SpFK. Prof. Dr. Jimmy Posangi, MSc., PhD., SpFK. Judul : OBAT YANG DAPAT MENGINDUKSI FUNGSI GINJAL

GANGGUAN

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU): Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat : Menjelaskan tentang obat-obat atau zat yang dapat menyebabkan ganguan fungsi ginjal. B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK): Mahasiswa dapat menjelaskan Farmakokinetika dan Farmakodinamika obat atau zat lainnya yang dapat menyebakan efek toksik ginjal. - Efek toksik obat pada ginjal menurut lokasi, akibat pemberian obat. - Golongan-golongan obat yang menyebabkan kerusakan ginjal. - Mekanisme kerja obat serta lokasi kerusakan pada ginjal akibat obat. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip farmakokinetika dalam menentukan dosis obat pada gangguan fungsi ginjal. - Obat-obat yang harus dikurangi dosisnya atau dihindari

Referensi : Principles of Pharmacology, Basic Concepts & Clinical Applications Paul L. Munson, Robert Mueller, George R. Breese Chapman & Hall, An International Thompson publishing Inc. 1995, pgs. 685-694. Pharmacotherapy, A pathophysiologic Approach Fift Edition Joseph T.DiPiro, Robert L. Talbert, Gary C. Yee, Gary R. Matzke, Barbara Wells,

L. Michael Posey

McGraw-Hill Comp. Inc. 2002, pgs 889-910