Anda di halaman 1dari 2

Proses Pembuatan Cat

Pada umumnya proses pembuatan cat terdiri dari 5 tahapan, yakni:

1. Tahap Pra-Pencampuran
Tahap ini merupakan tahap pembasahan awal, dimana pigmen, pelarut, resin dan ekstender di campur dalam suatu alat pencampur sederhana yang disebut mixer. Tahap pra pencampuran ini berfungsi untuk membuat tahap pendispersian menjadi lebih sederhana dan singkat sehingga memudahkan penanganan bahan-bahan tersebut.

2. Tahap Dispersi
Merupakan tahap terjadinya proses pengecilan partikel campuran bahan baku cat, sehingga dapat terbalut oleh bahan-bahan cair. Tahap ini menghasilkan produk millbase

3. Tahap Stabilisasi
Millbase di formulasikan pada konsentrasi pigmen yang tinggi dan molekul-molekul pigmennya masih saling berdekatan sehingga masih memungkinkan terbentuknya koagulan. Oleh karena itu masih dalam keadaan tidak stabil. Pada tahap stabilisasi konsentrasi pigmen diturunkan dengan menambah bahan pengikat dan pelarut sesuai dengan formulasinya sambil di aduk

4. Tahap Penambahan
Setelah proses stabilisasi selesai maka dianjurkan dengan tahap penyesuaian warna cat dengan cara membandingkannya terhadap warna dari standar atau batch sebelumnya. Pada tahap ini jika warna yang diperoleh tidak sesuai dengan warna standar atau batch sebelumnya, mak dilakukan penambahan beberapa cat intermediate yang sesuai dengan formulasi sampai di dapatkan warna yang sesuai standar atau batch sebelumnya. Setelah warna cat sesuai , dilakukan pengaturan kekentalann dan pH. Pada tahap ini juga dilakukan bahan zae additive untuk memperoleh produk akhir.

5. Tahap Pengujian Mutu


Mutu produk cat diuji oleh bagian Quality Control untuk mengetahui apakah produk cat telah sesuai dengan formulasi. Uji produk cat yang dilakukan diantaranya adalah viskositas (kekentalan), pH, daya tutup, kehalusan, berat jenis dan daya kering. Daya tutup merupakan kemampuan suatu pigmen untuk menutupi substrat yang mempunyai warna kontras (biasanya hitam atau putih). Daya tutup sangat penting karena menentukan jumlah pigmen yang diperlukan dan akan berpengaruh terhadap biaya bahan baku, konsistensi, kilap (glass) dan sifat-sifat lainnya.
6.

Tahap Pengemasan (packaging)


Packaging adalah proses pengemasan cat yang sesuai standar pengemasan atau jumlah yang di inginkan. Dan pengemasan dilakukan apabila cat tersebut sudah di

saring, kemudian dikemas di dalam kaleng kemasan tertentu untuk disimpan digudang atau langsung dijual