Anda di halaman 1dari 20

Pengantar VB.

NET
1. Mengenal VB.NET Adanya perubahan besar yang dibawa oleh Internet telah dapat menembus segala aspek kehidupan manusia. Hal ini membuat Microsoft mengubah pandangannya tentang masa depan, dari orientasi yang berpusat pada PC ke orientasi yang berpusat pada Internet khususnya masalah service / layanan. Untuk mewujudkan konsep All Internet Based ini, Microsoft mengembangkan kumpulan teknologi baru yang mereka sebut Microsoft.NET. Sebuah hasil survey menjelaskan bahwa untuk membuktikan keseriusan Microsoft dalam melaksanakan konsep ini, mereka membelanjakan jutaan dolar AS yang mewakili 80% dari anggaran Research and Development mereka. Platform .NET tidak hanya dikhususkan bagi aplikasi yang dibuat menggunakan Visual Studio.NET (VS.NET) saja, tapi nantinya semua produk-produk Microsoft kedepannya akan berbasiskan .NET. Contohnya yang telah kita nikmati adalah Microsoft Office 2003, menggunakan format file XML (Extensible Markup Language) untuk penyimpanan datanya. Juga sistem operasi Windows dengan kode Longhorn. Alasan dibuat .NET adalah memberikan pemakai akses ke informasi, file atau program, setiap tempat, setiap saat, setiap platform dan setiap perangkat. Pemakai tidak perlu tahu dimana informasi berada atau detail bagaimana cara memanggilnya. a. Sejarah Singkat Visual Basic versi sebelumnya adalah Visual Basic 6 yang diluncurkan Microsoft tahun 1998. kemudian pada bulan Juli 2000, Microsoft memaparkan pengembangan Microsoft.NET dalam PDC (Proffesional Developer Conference) di Orlando, Florida, AS. Setelah dilakukan pengembangan cukup lama, akan pada Februari 2002 secara resmi Microsoft merilis VS.NET di mana salah satu bahasa pemrogramannya adalah VB.NET. Lalu pada tahun 2003, Microsoft merilis VS.NET 2003 yang memperbaiki performa dan aspek keamanan dari VS.NET 2002. Pada VS.NET 2003 telah menggunakan .NET Framework 1.1 yang terbaru. Pada awal tahun ini Microsoft juga telah merilis VS.NET 2005 dengan menggunakan .NET Framework 2.0.

b.

Edisi Visual Studio.NET Microsoft umumnya dalam setiap versi membuat empat edisi Visual Studio.NET, dimulai dari edisi paling dasar sampai paling lengkap sbb : VS.NET Proffesional Merupakan produk dasar yang terdiri dari VB.NET, Visual C++ .NET, Visual C# .NET dan Visual J# .NET. Dapat untuk membuat dan menggunakan layanan Web XML (XML Web Services), membangun aplikasi web, windows dan mobile menggunakan WML, pada telepon seluler menggunakan basis WAP dan XHTML untuk Pocket PC, Palm dan sejenisnya. VS.NET Academic Memiliki semua fitur yang ada pada edisi Proffesional ditambah dengan beberapa fitur instruksional yang didesain untuk menyedrhanakan pengolahan mata kuliah dan memudahkan pengembangan aplikasi baik untuk fakultas maupun mahasiswa. Terdapat tool untuk fakultas seperti pengelolaan tugas dan code extraction, pembuatan dokumentasi dan contoh kode. VS.NET Enterprise Developer Memiliki fitur standar pada Proffesional ditambah kemampuan untuk mengembangkan aplikasi enterprise seperti : Memungkinkan kerja sama tim developer untuk aplikasi windows dan web. Tim developer dapat berbagi kode sumber dan proyek menggunakan Visual SourceSafe. Disediakan tool untuk membangun aplikasi enterprise. Terdapat Server Explorer dan Visual Component Designer. Adanya Visual Database Tool untuk bekerja secara langsung dengan lapisan data dari berbagai sumber database termasuk SQL Server dan Oracle. Terdapat versi penuh dari SQL Server 2000, Windows Server 2000, Exchange Server, ECommerce Server dan Microsoft Host Integration Server. Developer dapat menggunakan template proyek enterprise dan frameworks yang berisi petunjuk arsitektural terpasang untuk membangun aplikasi.

VS.NET Enterprise Architect Memiliki fitur pada enterprise developer ditambah kemampuan untuk mendesain, menentukan dan mengkomunikasikan arsitektur dan fungsionalitas aplikasi. Diantaranya : Mendesain XML Web Services dan aplikasi secara Visual. Terdapat software modeling Visio berbasis UML (Unified Modelling Language) untuk membuat aplikasi arsitektur, bisnis dan desain database. Juga terdapat model untuk membuat class, fungsi dan method. Disediakan database modelling berbasis Visio. Untuk Business Process terdapat BizTalkServer 2000 Developer Edition. Disediakan fitur untuk membuat Enterprise Template dan Frameworks menggunakan Template Description Language.

2.

Mengapa Menggunakan VB.NET Setiap generasi baru dari perangkat lunak bahasa pemrograman datang karena adanya keterbatasan dari generasi sebelumnya. Teknologi Mobile Device, Hardware, Network dan Internet menyebabkan bahasa pemrograman sekarang kurang ideal untuk bisa maksimal menggunakan teknologi tersebut. a. Keterbatasan VB 6 Dalam pengembangan aplikasi, VB 6 menggunakan dua model yaitu VB Client berbasis form dan komponen COM ( Component Object Model ). Sedangkan untuk client dan server digunakan DCOM ( Distributed COM ). Keterbasan VB 6 : Masalah Deployment Aplikasi Mungkin beberapa dari kita pernah mengalami peristiwa ketika menginstal suatu aplikasi baru, akan menyebabkan beberapa aplikasi yang menggunakan komponen yang sama (file .dll) menjadi rusak atau tidak jalan. Masalah ini disebut DLL Hell atau petaka DLL. Masalah deployment lainnya adalah semua komponen berbasiskan COM memerlukan registrasi dari Class ID-nya ke mesin client lokal. Hal ini menyebabkan sulitnya dan lamanya jika proses tersebut harus dilakukan pada client yang banyak. Kekurangan Interoperability dengan platform lainnya COM akan bekerja secara baik khusus pada platform Microsoft, tetapi COM tidak menyediakan kemampuan untuk mengaktifkan komponen atau interoperate dengannya jika berada dalam platform lain seperti Unix. Ketika aplikasi Microsoft menjadi level enterprise, hal ini akan menjadi masalah. Organisasi yang besar pada umumnya sering kali memiliki platform sistem operasi yang bervariasi sehingga membutuhkan interoperability. Interoperability adalah kemampuan aplikasi untuk berkomunikasi dan bekerja secara berdampingan dengan aplikasi lainnya yang berbeda platform. Kekurangan dalam OOP Teknologi perangkat lunak sekarang ini cenderung berbasiskan Object Oriented. VB 6 belum dikatakan bersifat OOP karena belum memiliki fitur inheritance / pewarisan. Inheritance memudahkan developer untuk memakai ulang fungsi yang ada tanpa harus menulis kembali kodenya. Keterbatasan dalam pengembangan aplikasi berbasiskan Internet VB 6 belum memiliki fitur untuk mendesain form web. Untuk web menggunakan ASP. Antara ASP dan VB memiliki interface dan teknik pemrograman yang sama sekali berbeda. Hal ini menyebabkan developer harus belajar banyak model pemrograman, dan kode yang dikembangkan untuk satu tipe interface, umumnya tidak dapat digunakan oleh tipe interface yang lain. Windows API (Application Interface Programming) yang menyusahkan dan merugikan Banyak developer mengalami kesulitan dalam membuat program Windows API dengan berbagai alasan. API bukan berbasiskan objek sehingga pengembang harus mempelajari pemanggilan fungsi yang kompleks dengan daftar argumen / parameter yang panjang. Keterbatasan lain Diantaranya penerapan multithreading sehingga aplikasi vb 6 tidak bisa digunakan untuk menulis aplikasi service type NT.

Penanganan kesalahan / error handling yang tidak terstruktur menyebabkan developer kesulitan dalam melakukan debugging. b. Alasan Memilih VB.NET Diantaranya : Menyederhanakan Deployment VB.NET mengatasi masalah seputar deployment atau instalasi dari aplikasi berbasis windows yaitu DLL Hell dan registrasi COM. Deployment .NET bersifat XCOPY yaitu cukup memungkinkan untuk pengembang menginstal aplikasi berbasis Windows ke mesin client dengan cara kopi / menyalin file. Tidak perlu lagi registrasi dll dan prosedur instalasi yang berbelit. Fitur auto-downloading, akan mempermudah deployment aplikasi berbasis Windows melalui Internet karena aplikasi dapat diinstal dan dijalankan melalui browser Web. Menyederhanakan Pengembangan Perangkat Lunak VB.NET memiliki fitur compiler yang bekerja secara background real time dan daftar task untuk penanganan bug / error program sehingga pengembang dapat langsung memperbaiki kesalahan kode yang terjadi. Adanya Option Strict On dapat menampilkan kesalahan sintaks jika kita membuat konversi tipe data secara eksplisit yang bisa menyebabkan hilangnya data. Adanya fitur try..catch..finally (exception) diharapkan menjadi bentuk debugging yang lebih terstruktur dibandingkan vb versi sebelumnya. Pada pemrograman database disediakan teknologi ADO.NET (ActiveX Data Objects untuk .NET Framework) yang merupakan kumpulan class dan berisi komponen untuk melakukan koneksi, akses dan manipulasi database. Dalam ADO.NET terdapat provider data SQL Server dan OLEDB. Di VS.NET 2003 ditambah engan Oracle dan ODBC. Untuk membuat laporan disediakan Crystal Report (CR) yang diintegrasikan dalam lingkungan VB.NET. CR dapat digunakan untuk membuat laporan secara grafikal dan interaktif pada laporan data secara relasional. Laporan dapat dibuat untuk aplikasi Windows, Web dan mobile. Kemampuan lain adalah fasilitas threading. Fasilitas ini dapat membuat pengembang membuat aplikasi seperti Service di NT. Threading adalah dimana satu tugas / task dapat dikerjakan secara real time oleh lebih dari satu proses. Mendukung Penuh OOP Dalam VB.NET, anda dapat membuat kode class yang menggunakan secara penuh konstruksi berbasis objek. Class-class tersebut reusable / dapat digunakan kembali. Implementasinya pun berorientasi objek seperti inheritance / pewarisan, encapsulation / pembungkusan, dan polymorphism / banyak bentuk. Mempermudah Pengembangan Aplikasi Berbasis Web Untuk mengembangkan aplikasi Web disediakan desainer form Web, dimana digunakan mekanisme Drag and Drop. Bentuk pemrograman pun bersifat event -driven atau berdasarkan kejadian. Menggunakan Webform, anda dapat membuat aplikasi berbasis Web Thin-Client (Proses bisnis dilakukan disisi server) yang secara cerdas dapat di render pada browser apa saja dan platform apa saja. Sifat editor web adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get) dengan menggunakan teknologi IntelliSense dan tag komplet. Web Service memungkinkan suatu aplikasi berkomunikasi dengan aplikasi lainnya dari berbagai platform menggunakan protokol Internet terbuka (SOAP / HTTP). Fitur ini dapat mengatasi masalah interoperability. XML (eXtensible Markup Language) adalah format dokumen berbasis teks mirip HTML, tetapi khusus untuk menyimpan data / informasi dan merupakan metode untuk menampilkan data yang terstruktur. XML merupakan standar untuk berbagi data antaraplikasi dan antar-platform. Mempermudah Migrasi dari VB 6 ke VB.NET Interoperability COM menyediakan komunikasi dua arah antara aplikasi VB 6 dengan VB.NET. Wizard upgrade pada VB.NET 2003 memungkinkan developer dapat melakukan migrasi lebi dari 95% kode VB 6 menjadi kode VB.NET.

3.

Dot NET Framework Dot NET Framework merupakan man behind the gun dari VB.NET sehingga kita perlu mengetahui jeroan dari teknologi yang ada di dalamnya. Microsoft.NET adalah software yang menghubungkan informasi, orang, sistem dan device yang menjangkau client, server dan tool pengembang. Microsoft.NET disusun oleh : Dot NET Framework, digunakan untuk membangun dan menjalankan semua macam software termasuk aplikasi berbasis Web, aplikasi smart client dan layanan Web Service. Menyediakan komponen untuk berbagi data melalui Network menggunakan platform protokol independen seperti XML, SOAP dan HTTP. Tool-tool pengembang seperti Microsoft Visual Studio .NET yang menyediakan IDE (Integrated Development Environment) untuk memaksimalkan produktivitas pengembangan menggunakan .NET Framework. Serangkaian server termasuk Microsoft Windows Server 2003, SQL Server dan Microsoft BizTalk Server yang terintegrasi, untuk menjalankan, mengoperasikan dan mengelola service Web dan aplikasi berbasis Web. Software client seperti Windows XP, Windows CE dan Microsoft Office XP yang membantu pengembang untuk menyebarkan dan mengelola aplikasinya. Apa itu NET Framework Dot NET Framework adalah lingkungan untuk membangun, deploying / menyebarkan dan menjalankan service Web dan aplikasi lainnya. Dot NET Framework disusun oleh dua komponen utama yaitu Common Language Runtime (Runtime bahasa umum / CLR) dan .NET Framework Class Library. Definisi diatas diambil dari FAQ mengenai .NET Framework. Secara sederhana .NE Framework adalah platform tunggal dimana semua orang dapat mengembangkan aplikasi mengunakan suatu sistem yang mirip dengan JVM (Java Virtual Machine). Hanya berbeda dengan Java, tidak ada penghalang bahasa dengan .NET sehingga aplikasi dapat dikembangkan menggunakan bahasa : VB, C++, C#, J# dan bahasa lainnya yang kompatibel dengan .NET Framework. Bagaimana .NET mencapai tujuannya : Web Service, yaitu suatu komponen aplikasi yang dapat diprogram dan diakses melalui protokol Web standar. Dengan kata lain, Web Service merupakan komponen yang dapat dipanggil dari suatu tempat melalui internet dari aplikasi client. DataSet ADO.NET dan XML yang mendukung seluruh platform. Tool-tool yang kaya, service runtime an deployment XCOPY.

a.

Gambar 1.1 Dot NET Framework

Pada gambar 1.1 terlihat level tertinggi dari .NET Framework adalah compiler Visual Basic dll. Di bawahnya terdapat CLS. Spesifikasi adalah serangkaian aturan yang menentukan fitur minimum yang harus mendukung dari suatu bahasa untuk memastikan bahwa bahasa tersebut akan interoperate dengan CLS-Compliant lainnya dan tool-tool. Sepanjang bahasa tersebut mendukung CLS, maka dapat dipastikan akan bekerja dengan CLR. ASP.NET menyediakan inti dari infrastruktur form-form web untuk pengembangan berbasis UI dan Service Web untuk pengembangan antarmuka secara terprogram. Pengembangan antarmuka pengguna pada platform windows dapat dilakukan menggunakan form form Windows. Fungsi akses data disediakan oleh ADO.NET dan XML. Akhirnya, inti dari pustaka base class menyediakan infrastruktur, service seperti sekuriti, pengolalaan transaksi dll. Common Language Runtime adalah engine yang menjalankan aplikasi .NET Framework. Runtime menyediakan sejumlah layanan, seperti berikut : o o o o o o o o 4. mengelola kode Isolasi memori aplikasi Verifikasi untuk keamanan Konversi dari Intermediate Language ke native code Akses metada yang diperkaya Menangani exception (kejadian yang tidak diharapkan muncul pada saat eksekusi) termasuk exception cross language Interoperation diantara managed code, objek Com dan preexisting DLL Mendukung layanan development seperti profiling, debugging dsb

Lingkungan VB.NET Untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi, Visual Studio.NET menyediakan lingkungan yang disebut IDE. Lingkungan menyediakan tool untuk mendesain, mengeksekusi dan men-debug aplikasi anda. a. Antara Solution dan Project Pada VB 6, keseluruhan program aplikasi disebut sebagai proyek dan biasanya akan menghasilkan sebuah file .exe atau .dll. VS.NET menggunakan solution yang mungkin berisi lebih dari satu proyek dan juga berisi gambar, file XML, dan elemen lainnya yang merupakan bagian dari program. Solution dapat membuat lebih dari satu file .exe atau .dll.

Fitur penting lainnya dari lingkungan yang dapat menangani banyak bahasa adalah class yang dibuat pada suatu proyek dengan suatu bahasa dapat dipanggil dari proyek lainnya yang dibuat dengan bahasa yang berbeda sehingga memungkin interoperability antarbahasa. b. Tipe-tipe Project Pada kotak dialog Visual Basic New Project terdapat pilihan templates yang menunjukkan tipe proyek sebagai berikut : Windows Application. Proyek untuk membuat aplikasi dengan antarmuka windows Class Library. Class Library adalah komponen untuk membuat kode dasar, di mana tidak ada antarmuka yang terlihat. Class adalah kumpulan dari fungsi yang dapat digunakan dalam proyek lainnya. Class library ekivalen dengan tipe proyek ActiveX DLL dan ActiveX EXE dari Visual Basic 6. Windows Control Library. Kontrol Windows seperti TextBox dan Label adalah elemen dasar untuk membuat antarmuka. Jika kontrol yang disediaka VB.NET yang terlihat di toolbox tidak dapat memenuhi kebutuhan anda, anda dapat membuat kontrol sendiri menggunakan Windows Control Library. Ekivalen dengan tipe proyek ActiveX pada Visual Basic 6.

Gambar 1.2 : Kotak Dialog New Project


Console Application. Aplikasi console akan menampilkan output pada jendela command prompt seperti model DOS. Windows Service. Windows Service membuat aplikasi yang tidak memiliki antarmuka. Service dapat dijalankan secara otomatis ketika komputer dijalankan, pause dan restart. Windows service dapat digunakan untuk proses file copy, membaca isi database dan sebagainya. ASP.NET Web Application. Adalah aplikasi yang ditempatkan di server Web dan dapat ditampilkan di browser client dalam bentuk halaman HTML. Pilihan ini akan membuat aplikasi database Web berbasiskan ASP.NET ASP.NET Web Service. Adalah program yang ditanamkan pada server Web, seperti aplikasi Web tetapi tidak menampilkan halaman HTML. Nilai kembaliannya adalah hasil dari perhitungan atau lookup database.

Web Control Library. Digunakan untuk membuat kontrol Web yang digunakan pada halaman Web. Pada Visual Studio.NET 2003 ditambahkan template Smart Device Application untuk membuat aplikasi Pocket PC atau Windows CE.

c.

Tampilan IDE VB.NET

Gambar 1.3 Lingkungan Visual Basic.NET

Solution Explorer Dalam solution explorer anda dapat melihat keadaan dari projek yang dibuat dan juga file-file yang ingin anda akses. Untuk mengakses solution explorer, pilih Solution Explorer dalam menu View.

Gambar 1.4 Solution Explorer


Class View Dalam class view, anda dapat melihat dan melakukan navigasi terhadap simbol-simbol yang ada dalam projek anda. Simbol-simbol tadi disusun dalam bentuk hierarkis yang menunjukkan relasi objek diantara mereka. Untuk mengakses Class View, tekan Ctrl+Shift+C atau pilih Class View dalam menu View.

Gambar 1.5 Class View

Properties Windows Properties Windows digunakan untuk melihat lebih detail properti yang dimiliki oleh suatu objek. Windows ini secara default terletak disebelah kanan tengah. Kita dapat mengaktifkannya dengan cara menekan F4 atau memilih menu View > Properties Windows

Gambar 1.6 Properties Window

5.

Kasus Sederhana : Program Windows Applications Halo World Objek Label1 TextBox1 Button1 Button2 Properti Text Name Text Name Text Name Text Pengaturan Masukkan Nama : txtNama <empty> btnOK OK btnKeluar Keluar

Gambar 1.4 Form Hallo World


Kode Program : Public Class Form1 Inherits System.Windows.Forms.Form #Region " Windows Form Designer generated code " Public Sub New() MyBase.New() 'This call is required by the Windows Form Designer. Ini tializeComponent()

'Add any initialization after the InitializeComponent() call End Sub 'Form overrides dispose to clean up the component list. Protected Overloads Overrides Sub Dispose(ByVal disposing As Boolean) If disposing Then If Not (components Is Nothing) Then components.Dispose() End If End If MyBase.Dispose(disposing) End Sub 'Required by the Windows Form Designer Private components As System.ComponentModel.IContainer 'NOTE: The following procedure is required by the Windows Form Designer 'It can be modified using the Windows Form Designer. 'Do not modify it using the code editor. Friend WithEvents Label1 As System.Windows.Forms.Label Friend WithEvents btnOK As System.Windows.Forms.Button Friend WithEvents btnKeluar As System.Windows.Forms.Button Friend WithEvents txtNama As System.Windows.Forms.TextBox <System.Diagnostics.DebuggerStepThrough()> Private Sub InitializeComponent() Me.Label1 = New System.Windows.Forms.Label Me.txtNama = New System.Windows.Forms.TextBox Me.btnOK = New System.Windows.Forms.Button Me.btnKeluar = New System.Windows.Forms.Button Me.SuspendLayout() ' 'Label1 ' Me.Label1.Location = New System.Drawing.Point(16, 16) Me.Label1.Name = "Label1" Me.Label1.TabIndex = 0 Me.Label1.Text = "Masukkan Kata :" ' 'txtNama ' Me.txtNama.Location = New System.Drawing.Point(16, 40) Me.txtNama.Name = "txtNama" Me.txtNama.Size = New System.Drawing.Size(248, 20) Me.txtNama.TabIndex = 1 Me.txtNama.Text = "" ' 'btnOK ' Me.btnOK.Loc ation = New System.Drawing.Point(16, 72) Me.btnOK.Name = "btnOK" Me.btnOK.TabIndex = 2 Me.btnOK.Text = "OK" ' 'btnKeluar ' Me.btnKeluar.Location = New System.Drawing.Point(96, 72) Me.btnKeluar .Name = "btnKeluar" Me.btnKeluar.TabIndex = 3 Me.btnKeluar.Text = "Keluar" ' 'Form1 ' Me.AutoScaleBaseSize = New System.Drawing.Size(5, 13) Me.ClientSize = New System.Drawing.Size(292, 109) Me.Controls.Add(Me.btnKeluar) Me.Controls.Add(Me.btnOK) Me.Controls.Add(Me.txtNama) Me.Controls.Add(Me.Label1) Me.Name = "Form1"

10

Me.Text = "Form1" Me.ResumeLayout(False) End Sub #End Region Private Sub btnOK_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnOK.Click MessageBox.Show("Haloo, " & txtNama.Text, "Belajar VB.NET") End Sub Private Sub btnKeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnKeluar.Click Me.Dispose() End Sub End Class

Untuk menjalankan program ada tiga cara : Klik tombol panah segitiga pada toolbar Klik menu Debug kemudian pilih Start Tekan tombol fungsi F5

1.

Variabel dan Konstanta Variabel adalah lokasi di memori yang diberi nama. Digunakan untuk memasukan data berupa nilai sementara ke dalam memori selama menghitung, memberi informasi dan sebagainya. Ketentuan dalam memberi nama variabel : karakter pertama harus huruf yang diperbolehkan adalah huruf, angka dan hypen (garis bawah/ _) tidak boleh ada spasi tidak boleh dari 255 karakter haruslah unik jika diletakkan dalam scope yang sama a. Deklarasi Variabel Adalah proses menyebutkan karakteristik variabel seperti nama, tipe data, scope, lifetime, dan initialization value. Contoh : Dim Jawab As String Dim I as Integer = 81 Dim Panjang, Lebar, Tinggi As Integer Public RootPath As String Private TanggalLahir As Date b. Scope Variabel Scope / Jangkauan adalah wilayah kode dimana variabel memiliki kekuasaan atau bisa diakses. Diantaranya : Tingkat Blok Suatu variabel yang berada dalam suatu blok pernyataan seperti pada If.. Then.., For.. Next atau Do.. Loop. Variabel tersebut hanya bisa diakses didalam blok tersebut dimana ia dideklarasikan dan umurnya akan berakhir jika blok tersebut telah selesai dilaksanakan. Tingkat Procedure Jangkauannya hanya ada dalam prosedur tempat variabel dideklarasikan. Disebut juga variabel lokal. Tingkat Module

11

Variabel yang dideklarasikan di luar prosedur dalam modul, class atau structure. Akses ke variabel modul bergantung pada kata kunci aksesibilitas yang dipakai dalam deklarasinya. Tingkat NameSpace Variabel yang dideklarasikan pada tingkat modul tetapi diberikan aksesibilitas Public atau Friend. Contoh: Public Class Form1 Inherits System.Windows.Forms.Form Public X As Double Private Y As Integer Private Sub btnHitung_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnHitung.Click Dim blnSelesai As Boolean = False Dim r As New Random() Do While Not blnSelesai Dim z As Integer z = r.Next(1,100) blnSelesai = (z < 10) Loop MsgBox(Hasil Akhir : & z) End Sub End Class

c.

Aksesibilitas Variabel Aksesibilitas menentukan apakah variabel tersebut dapat diakses dari module atau procedure lain diluar tempat variabel itu dideklarasikan. Sifatnya optional. Attribut tersebut diantaranya : Dim Akses sangat terbatas. Jika dideklarasikan pada tingkat procedure maka jangkauannya hanya di procedure itu saja. Jika procedure telah selesai dijalankan maka nilai variabel Dim ini akan hilang. Umumnya digunakan pada level Procedure dan blok. Public Akses luas dan bebas. Dapat digunakan hanya pada level Module, NameSpace dan File tidak bisa digunakan pada Procedure / Blok. Protected Memiliki akses yang terproteksi. Terproteksi disini adalah hanya bisa diakses dari Class yang sama atau yang mewarisi Class tersebut (inheritance). Dapat digunakan hanya pada level Class. Friend Yang dapat mengaksesnya dari program yang berisi deklarasi ini dan dari manapun dalam assembly yang sama. Hanya dapat digunakan pada level Module, NameSpace atau File. Umumnya hanya digunakan untuk deklarasi Windows atau Web Control. Protected Friend Variabel jenis ini memiliki akses gabungan antara Protected dengan Friend. Dapat digunakan oleh kode dimanapun pada assembly yang sama, pada kode dalam class itu sendiri dan pada kode yang diwarisi oleh class tersebut. Hanya dapat digunakan pada level Class yaitu pendeklarasian anggota dari class. Private Akses terbatas. Yang dapat mengaksesnya hanya dari dalam isi deklarasi. Hanya dapat digunakan pada level Module, Class atau Structure. Contoh penggunaan : Public Class A Public W As Integer Protected X As Integer Friend Y As Integer Private Z As Integer End Class Dalam code diatas, domain yang dapat diakses untuk masing-masing entity adalah : o A.W mempunyai domain akses (aksesibilitas) yang tidak terbatas o A.X hanya dapat digunakan oleh Class anak / turunan / derived dari Class A

12

o o d. Konstanta

A.Y hanya dapat diakses oleh program yang memiliki pendeklarasian Class A A.Z hanya dapat diakses oleh program yang berada didalam Class A / Context yang sama

Konstanta mirip dengan variabel hanya saja nilainya tidak berubah selama program berjalan. Konstanta dideklarasikan dengan kata kunci Const. Konstanta memiliki scope tertentu dan dapat dideklarasikan menggunakan kata kunci Public atau Private. Contoh : Public Const pi As Double = 3.14159285358979 e. Enumerasi Enumerasi menyediakan cara yang tepat untuk bekerja dengan serangkaian konstanta yang berhubungan dan menggabungkan nilai konstanta dalam sebuah nama. Enum hanya muncul pada level Module, Class, Structure, NameSpace atau File. Dapat diakses dari manapun dalam modul, class atau structure dimana dia dideklarasikan. Secara default enumerasi dan anggotanya adalah Public. Tapi dapat dirubah scopenya dengan pernyataan lain. Seperti Public, Protecte, Friend, Protected Friend atau Private. Suatu enumerasi berisi rangkaian konstanta yang berhubungan. Nilai yang sudah didefinisikan dalam enumerasi tidak dapat diubah pada saat program berjalan. Untuk mengakses nilai bisa digantikan dengan string yang telah didefinisikan dalam enum. Contoh: Enum Warna Merah = 0 Hijau = 1 Biru = 2 End Enum 2. Tipe Data dan Structure a. Tipe Data Tabel berikut menunjukan tipe data pada VB.NET

Tipe
Boolean Date String User Defined Type Byte Char Short (Int16) Integer (Int32) Long (Int64) Single

Ukuran
4 bytes 8 bytes 10 bytes Jumlah ukurannnya 1 byte 2 bytes 2 bytes 4 bytes 8 bytes 4 bytes

Jangkauan Nilai
True atau False 1/1/1/1 sampai 31/12/9999 0 2 juta karakter unicode Tergantung dari tipe data untuk tiap anggotanya 0 255 unsigned 0 65.535 unsigned -32.768 32.767 -2.147.483.648 2.147.483.647 -9.223.372.036.854.775.808 - 9.223.372.036.854.775.807 3,4028235E+38 sampai -1,401298E-45 untuk nilai negatif 1,401298E-45 sampai 3,4028235E+38 untuk positif -1,79769313486231570E+308 sampai -4,940656458412456544E-324 untuk nilai negatif 4,940656458412456544E-324 sampai 1,79769313486231570E+308 untuk nilai positif 0 sampai + / - 79.228.162.514.264.337.593.543.950.335 tanpai nilai desimal 0 sampai + / - 79.228.162.514.264.337.593.543.950.335 dengan 28 tempat disebelah kanan desimal.

Double

8 bytes

Decimal

16 bytes

13

Semua tipe data VB.NET adalah object tidak lagi variant dan harus dideklarasikan terlebih dahulu. b. Structure Untuk membuat tipe data sendiri anda dapat menggunakan Structure. Contoh : [Public|Private|Friend] Structure NamaVariabel Deklarasi nonmetode Deklarasi metode End Structure Structure PekerjaSosial Dim NIP As Long Dim Nama As String Dim Salary As Decimal End Structure 3. Operator a. Aritmetika

Operator
* / \ ^ + Mod b.

Keterangan
Perkalian Pembagian reguler. Contoh: 5 / 2 = 2,5 Pembagian integer dengan pembulatan sampai mendekati nol. Contoh : 5 \ 2 = 2 Pemangkatan Penambahan Pengurangan Modulues digunakan untuk operand integer dimana hasilnya merupakan sisa pembagian. Contoh : 5 Mod 2 = 1

Relasi / Perbandingan

Operator
= <> < > <= >=

Keterangan
Sama dengan. Hasilnya TRUE jika a = b dan FALSE jika a <> b Tidak sama. TRUE jika a <> b dan FALSE jika a = b Lebih kecil. TRUE jika a < b dan FALSE jika a > b Lebih besar. TRUE jika a > b dan FALSE jika a < b Lebih kecil atau sama dengan. TRUE jika a <= b dan FALSE jika sebaliknya Lebih besar atau sama dengan. TRUE jika a >= b dan FALSE jika sebaliknya

c.

BitWise

Operator
AND OR XOR

Artinya
Baik sisi kanan maupun kiri dari operator adalah 1 Salah satu atau kedua sisi dari operator adalah 1 Salah satu dari sisi kanan atau kiri dari operator adalah 1 tapi tidak keduanya

Contoh
1 And 0 1 Or 0 1 Xor 0

Hasil
0 1 1

Contoh : 27 And 148 00100101 10010100 (37) (148)

14

---------------------------------- AND 00000100 (4) d. Logika

Operator
AND OR XOR AndAlso OrElse Not

Keterangan
TRUE jika kedua operand TRUE. Selain itu FALSE TRUE jika salah satu atau kedua operand bernilai TRUE. Selain itu FALSE TRUE jika hanya salah satu operand bernilai TRUE. Selain itu FALSE TRUE jika kedua operand bernilai TRUE. Selain itu FALSE TRUE jika salah satu atau kedua operand bernilai TRUE. Selain itu FALSE TRUE jika operand FALSE dan FALSE jika operand TRUE

e.

Memperpendek Operator X = X + 1 menjadi X += 1 X = X * 1 menjadi X *= 1 , dst

1.

Definisi OOP

Ada dua metode dalam mendesain dan membuat konstruksi perangkat lunak yaitu pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek. OOP adalah metode pemrograman di mana pengembang tidak hanya mendefinisikan tipe data dari struktur data tetapi juga tipe dari operasi (fungsi) yang dapat diaplikasikan ke struktur data. Pada cara ini struktur data menjadi objek yang memiliki data dan fungsi. Pengembangpun dapat membuat relasi antara suatu objek dengan lainnya.

Salah satu keunggulan OOP dibandingkan teknik pemrograman terstruktur adalah OOP memungkinkan pengembang untuk membuat modul yang tidak perlu berubah ketika suatu tipe objek yang baru ditambahkan. Pengembang dapat membuat suatu objek baru yang mewarisi beberapa fitur dari objek yang sudah ada. Hal ini membuat OOP mudah dimodifikasi.

Suatu bahasa pemrograman dikatakan mendukung secara penuh OOP jika memilki semua fitur berikut ini : Abstraction. Abstraksi merupakan kemampuan suatu bahasa pemrograman untuk mengubah suatu konsep menjadi representasi abstrak dari konsep dalam suatu program. Contohnya objek pelanggan adalah representasi abstrak dari pelanggan dalam dunia nyata. Suatu objek recordset merupakan representasi abstrak dari sekumpulan data.

Encapsulation. Merupakan konsep untuk memisahkan interface (kumpulan dari method, property atau event yang saling berhubungan) dengan implementasinya. Tujuannya sebenarnya untuk menyembunyikan property dan method dari suatu objek, dan hanya menampilkan method / property yang dibutuhkan. Property / method yang ditampilkan dari suatu objek dikenal dengan istilah interface. Melalui interface inilah suatu objek dapat digunakan. Contohnya adalah sebuah objek walkman. Untuk menggunakan walkman anda hanya diberi beberapa interface, yaitu : Play, Rewind, Forward, Stop dan Eject. Padahal ada method method lain yang sangat penting agar walkman dapat berfungsi. Misalnya method untuk menggunakan sumber energi, berhenti bila

15

kaset habis dsb. Fungsi fungsi tadi dibungkus / disembunyikan oleh objek walkman anda, dengan tujuan agar kita sebagai pengguna objek walkman tidak bingung menggunakan.

Polymorphism Memungkinkan pengembang memakai method yang sama pada class class yang berbeda dan memungkinkan method yang tepat dieksekusi berdasarkan konteks yang memanggilnya. Contohnya adalah sebuah handphone. Suatu handphone ketika menerima sinyal telepon masuk, maka akan dapat bereaksi dalam berbagai bentuk. Ada yang menggunakan ringtone, polyphonic, atau hanya bergetar. Ini berarti objek dasar suatu handphone mempunyai kemampuan (method) untuk bereaksi terhadap sinyal telepon masuk, namun reaksi dari masing-masing tipe handphone (new instance dari handphone) dapat diimplementasikan dalam berbagai bentuk (vibrate, beep once, ringtone, polyphonic). Dalam hal ini, objek handphone anda menggunakan konsep polymorphism.

Inheritance Kemampuan untuk membentuk class turunan yang mewarisi property dan method dari class induk (base class). Sebagai contoh, kita membentuk suatu class employee, dimana di dalam class ini kita mempunyai property : Nama dan Gaji dan satu buah method yaitu Speak.

2.

Objek, Class, Method dan Field Class adalah blueprint / cetak biru atau templateatau spesifikasi dari objek. Dengan kata lain class merupakan representasi abstrak dari objek, sedangkan objek adalah representasi nyata atau instance (perwujudan) dari class.

Class merupakan unit dasar pemrograman berorientasi objek. Class dapat berisi property, field, method dan event dari objek. Gabungan property, field, methods dan event umumnya disebut sebagai members dari class.

Field dan Property berisi informasi atau attribut yang terdapat dalam suatu objek. Field mirip dengan variabel, yang dapat dibaca dan diset secara langsung. Property dapat dibaca dan diset seperti field, tetapi implementasinya menggunakan prosedur property Get dan Set.

3.

Property

Property merupakan informasi yang dapat disimpan dalam suatu objek. Method property membolehkan anda untuk mengontrol operasi baca dan tulis dari property dalam suatu class.

Untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat menggunakan data dari database kita harus mengetahui bagaimana menyambungkan nya. KONEKSI TO ACCESS
Sebelum kita dapat menggunakan data dari database, koneksi antara program dan database harus dibuka lebih dulu. Agar Vb.net kita dapat tesambung dengan Ms.Access terlebih dahulu kita harus membuat String koneksi :

16

Public Connection As String = "Provider = Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source =" & Application.StartupPath & "\db1.mdb;"

Setelah membuat string koneksi tidak lupa juga pada baris pertama dari setiap form yang menggunakan koneksi atau objek Ms.Accessl, tambahkan perintah
Imports System.Data.OleDb Imports System.Data Setelah selesai menambahkan perintah diatas Buat objek koneksi, dan buka koneksi Dim Connect As OleDbConnection(Connection) Koneksi dapat dibuka dengan perintah connect.Open() Untuk memastikan apakan koneksi telah berhasil atau tudak dapat kita tambah kan perintah Try Connect = New OleDbConnection(Connection) Connect.open() MessageBox.Show("koneksi sukses") Catch ex As Exception MessageBox.Show("error") MsgBox(ex.Message) Me.Dispose() End Try

Apa bila setelah aplikasi kita jalankan lalu muncul tampilan

Berarti koneksi yang telah kita buat berhasil .

KONEKSI TO MYSQL
Sebelum kita dapat menggunakan data dari database, koneksi antara program dan database harus dibuka lebih dulu.

17

Disini menggunakan mysqlnetConnector, sebuah library connector yang dibuat oleh mysql untuk menghubungkan aplikasi .net dengan database mysql. Cara lain dapat menggunakan ODBC connector Langkah-langkah membuka koneksi:

Install dan tambah referensi di VB.Net


Agar vb dapat berhubungan dengan mysql, mysqlnetconnector harus sudah terinstall di pc anda, alternatifnya, copykan file mysql.Data.dll ke dalam folder solution anda, lalu klik kanan nama solution(pada solution explorer), pilih add reference-browse dan pilih file tersebut. Pada baris pertama dari setiap form yang menggunakan koneksi atau objek MySql, tambahkan perintah

Imports MySql.Data.MySqlClient

B. Buat string koneksi


Public strconn As String = "server=[lokasi server]; uid=[user mysql]; pwd=[password mysql]; database=[nama database];"
Keterangan : -perintah diatas diketik dalam 1 baris -ganti public dengan dim jika koneksi tidak bersifat global [lokasi server] ganti dengan ip server mysql, gunakan localhost jika pada komputer sendiri [user mysql] ganti dengan nama user yang berhak koneksi ke server mysql [password mysql] ganti dengan password yang valid [nama database] ganti dengan nama database yang valid

Contoh string koneksi: berikut ini akan menghubungkan ke database lokal dengan nama user = root password= root nama database = barang

Public strconn As String = "server=localhost; uid=root; pwd=root; database=barang;"


berikut ini akan menghubungkan ke database di server dengan ip 192.168.1.100 dengan nama user = tamu

18

password kosong nama database = inventory

Public strconn As String = "server=192.168.1.100; uid=tamu; pwd=; database=inventory;"

C. Buat objek koneksi, dan buka koneksi


Public conn As New MySqlConnection(strconn) Koneksi dapat dibuka dengan perintah conn.Open() ada baiknya memasukkan perintah buka koneksi dalam blok try atau if, karena ada beberapa kemungkinan error. Beberapa error umum ialah: -mysql server tidak ditemukan (belum menyala -username atau password salah -koneksi sudah terbuka dan belum ditutup Berikut adalah contoh dengan penanganan error 'jika koneksi tertutup
If conn.State = ConnectionState.Closed Then Try 'buka koneksi conn.Open() ' tangkap error mysql, jika ada ( ini hanya sebagian) Catch mex As MySqlException If mex.Number = 0 Then Msgbox("Tidak bisa connect ke db", "no server") ElseIf mex.Number = 1045 Then Msgbox ("Salah user/pass mysql", "akses ditolak") Else Msgbox (mex.Number & mex.Message, "mysql error")

End If

'tangkap error umum Catch ex As Exception MsgBox(ex.Message)

19

End Try End If

Perhatikan, bahwa pada contoh diatas, catch yang pertama menangkap error oleh mysql, sedangkan catch yang kedua menangkap error umum. Keseluruhan blok hanya akan dijalankan bila belum ada koneksi yang terbuka Setelah koneksi tidak digunakan lagi, tutuplah koneksi dengan perintah
If conn.State = ConnectionState.Open Then conn.Close() End If

SELAMAT MENCOBA

20