Anda di halaman 1dari 5

PERBEDAAN BUDAYA DALAM MENCEGAH PENYAKIT Beragamnya kepercayaan budaya menyangkut penyebab dan pengobatan penyakit mengarah pada

sejumlah metode yang berhubungan dengan pencegahan penyakit. Menurut Giger dan Davidhizar , percaya bahwa kesehtana merupakan akibat dari keberuntungan atau hadiah dari tuhan atas perbuatan baik. Jimat dalam bentuk patung atau tulisan cina di lukis dengan menggunakan tinta warna merah atau hitam pada selembar kertas berwarna kuning .jimat permata hijau namyak di gunakan karena banyak orang cina yang menganggap permata tersebut sebagai pemberi anak dll. Beberapa budaya percaya bahwa melanggar adalah hal hal yang di anggap tabu dapat menyebabkan penyakit.

KOMPETENSI PELAYANAN KESEHATAN ANTAR BUDAYA Pelayanan kesehatan di amerika serikat dapat di halangi oleh beragamnya budaya, kurang nya pengetahuan mengenai keberagaman tersebut, dan ketidakmampuan berkomunikasi secara efektif. Marquand menyatakan masalah ini dengan mengatakan dengan meningkatnya jumlah orang dengan budaya berbeda yang datang ke amerika serikat, maka meningkat pula keragaman kepercayaan dan praktik pelayanan kesehatan. Spector menambahkan, dalam beberapa situasi hal ini bukanlah hal yang sulit di situasi lain hal ini kelihatan nya tidak mungkin . Hal yang paling sulit adalah orang orang dengan sistem kepercayaan yang sangat berbeda dari budaya penyedia dari budaya penyedia pelayanan kesehatan yang umum.

KOMPETENSI ANTAR BUDAYA Kompetensi interkultural secara umum di artikan sebagai pengetahuan,motivasi,serta kemampuan untuk berinteraksi secara efektif dan pantas dengan anggota dari budaya yang berbeda.komponen sistem pelayanan kesehatan yang saling berhubungan 1. Mengakui pentingnya budaya 2. Memberikan penilaian terhadap hbungan antar budaya 3. Mempertahankan kewaspadaan terhadap kedinamisan yang di akibatkan oleh perbedaan budaya 4. Memperlengkapi pengetahuan budaya 5. Mengadaptasinya untuk memenuhi kebutuhan pasien

ATRIBUT DALAM KOMPETENSI ANTAR BUDAYA Sistem pelayanan kesehatan antar budaya yang kompeten terdiri atas atribut yang mudah di identifikasi . mengidentifikasi kelima atribut tersebut 1. 2. 3. 4. 5. Kesadaran budaya Pengetahuan budaya Pemahaman budaya Kepekaan budaya Kemampuan budaya

Anderson ,scrimshaw,danfullilove percaya bahwa kompetensi antar budaya harus melibatkan perpaduan dari atribut berikut 1. Staf yang berbeda secara budaya yang mencerminkan budaya orang yang di layaninya 2. Ahli medis atau penerjemah yang berbicara dalam bahasa pasien 3. Pelatihan yang di lakukan pada penyedia pelayanan kesehatan tentang budaya dan bahasa orang ynag mereka layani 4. Tanda dan petunjuk literatur dalam bahsa pasien dan sesuai dengan norma budaya mereka 5. Situasi pelayanan kesehatan yang spesifik secara budaya

MENGEMBANGKAN KOMPETENSI ANTARBUDAYA Penyedia pelayanan kesehatan harus bertindak proaktif dan meningkatkan kepekaan terhadap peranan budaya dalam pelayannan kesehatan. Jadi sangat penting jika penyedia pelayanan tersebut tidak hanya mempelajari budaya orang lain, namun juga budayanya sendiri.

MENGETAHUI BUDAYA ANDA SENDIRI Pandangan mngenai kesehatan dan dan pelayanan kesehatan dibentuk oleh pengalaman budaya seseorang. Jadi sebelum penyedia layanan kesehatan memiliki pengetahuan yang cukupmengenai budaya orang lain.

STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN KESEHATAN Strategi komunikasi merupakan sebuah model atau petunjuk yang anda dapat ikuti utnuk menciptakan pesan yang efektif. Startegi juga penting dalam mengatasi halangan dalam komunikasi yang efektif antara penyedia pelayanan pasien. Luckmann mengidentifikasi 8 halangan yang dapat terjadi dalam pelayanan kesehatan : Kurang nya pengetahuan mengenai latar belakang dan kepercayaan pasien Ketakutan dan ketidak percayaan pasien Rasisme Prasangka dan rasa etnosemtris,e dari baik pemberi dan penerima pelayanan Stereotip mutual Perilaku taat terhadap ritual Perbedaan bahasa Perbedaan persepsi dan harapan

Sejumlah startegi umum yang dapat anda ikuti untuk menciptakan suatu pesan,sehingga menolong dalam mengatasi di komunikasi 1. Jangan memperlakukan pasien sama dengan perlakuan yang anda inginkan dari orang lain 2. Mulailah interaksi dengan pasien yang lahir di budaya lain dengan lebih formal 3. Izinkan pasien untuk terbuka dan jujur 4. Jangan abaikan pengaruh yang mungkin di timbulkan oleh kepercayaan pada kekuatan supernatural terhadap kesehatan pasien 5. Tanyakan langsung mengenai kepercayaan pasien terhadap obat obatan tradisional 6. Jangan pernah mencoba memaksakan perubahan atau menuntut pasien 7. Berempatilah dalam menyampaikan pesan anda 8. Kendalikan diri terhadap berita buruk 9. Ikuti gaya komunikasi pasien 10. Gunakan model LEARN ( listen, explain, acknowledge, recommend, negotiate)

BAHASA DAN PELAYANAN KESEHATAN Perbedaan bahasa ELGIN menjelaskan kekompleksan bahasa sebagai berikut : Bahasa manusia di seluruh dunia menyatakan model yang berbeda mengenai kesehatan dan penyakit/cedera/cacat dan pelayanan kesehatan,tergantung pada metafora yang digunakan bahasa atas hal tersebut dan fenomena yang terkait. semua masalah kesehatan yang di sebabkan oleh

roh roh jahat dan pemikiran buruk sampai pada semua masalah kesehatan merupakan hukuman atas dosa dosa sampai pada semua masalah kesehatan di sebabkan oleh kuman penyakit .

Witte dan Morrison menyatakan, terkadang sulit bagi anggota budaya yang beragam untuk menjelaskan gejala dan perasaan dalam bahasa asing Melakukan Wawancara Wawancara merupakan tekhnik dasar yang digunakan oleh dokter dan tim medis lain nya untuk mendapatkan informasi mengenai apa yang dibutuhkan pasien untuk membuat suatu diagnosis, untuk menentukan tes apa yang penting dilakukan, dan untuk mengobati penyakitnya. Daftar rekomendasi untukk melakukan wawancara lintas budaya : Kecuali anda faasih dalam bahasa target, gunakanlah bantuan penerjemah Usahakan meminta bantuan penerjemah yang gendernya sama dengan si pasien namun hindari bantuan keluarga Pelajarilah kata kata dan kalimat kalimat dasar dalam bahasa target,ulangi dan berbicaralah dengan lambat dan jangan berbicara dengan keras. Sabarlah. Interpretasi yang teliti kadang membutuhkan banyak penjelasan. Jangan abaikan pasien atau mengatakan komentar melalui penerjemah seolah olah pasien tersebut tidak ada di situ Kembalilah ke masalah ketika anda menduga ada masalah, namun mendapatkan respons yang negative ketika menanyakannya. Yakinkan bahwa si penerjemah tahu apa yang di inginkan. Gunakan pertanyaan dan komentar yang singkat , hindari istilah teknis dan istilah profesi seperti kata work up (hasil pemeriksaan) Gunakan bahasa yang dapat di mengerti oleh penerjemah , hindari hal hal abstrak ,ungkapan idiomatic, kiasan,dan metafora Rencanakan apa yang akan anda katakan. Jangan bingungkan penerjemah dengan membantah,memparafrasakan atau berkata terputus putus

Menggunakan Jasa Penerjemah Ada tiga alasan menggunakan jasa penerjemah : 1. Alasan hukum 2. Alasan kualitas pelayanan 3. Alasan keuangan

Seorang penerjemah dibutuhkan jika baik dokter dan pasien tidak fasih dalam bahasa yang sama. Penerjemah dapat menolong menjelaskan perbedaan budaya.

Kematian Dan Kondisi Sekarat Perbedaan budaya memengaruhi kepercayaan seseorang mengenai kematian dan kondisi sekarat yang dapat menimbulkan konflik antara penyedia pelayanan kesehatan dengan keluarga pasien ketika menyampaikan berita buruk pada pasien.