Anda di halaman 1dari 14

PERENCANAAN AGRIBISNIS ANGGREK (DENDROBIUM)

MATERI PELATIHAN BAGI PETUGAS LAPANGAN DI BPP

DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN TANGERANG 2005

PERSYARATAN TUMBUH TANAMAN


1. Ketinggian Tempat - 0 700 dpl (Ideal < 400 dpl) 2. Cahaya - Membutuhkan 1500 3000 fc (Terik matahari siang hari 7000 10000 fc). Sehingga dipasang jaring penaung (net) dg kerapatan 55 65 % (cahaya yg diterima 35 45 %) - Bila terlalu banyak sinar, sinar ultraviolet akan terserap oleh lapisan sel di bawah epidermis daun, akhirnya warna daun jadi kekuningan lalu kecoklatan seperti terbakar - Lama penyinaran minimal adalah 10 jam, jika kurang pembungaan tidak bisa maksimal. - Untuk hobiis,anggrek bisa ditempelkan di pohon atau ditempatkan di teras (hanya menerima sinar langsung di pagi hari)

3. Kelembaban - Kelembaban optimal berkisar 60 85 % (Higrometer). - Pada malam hari kelembaban jangan melebihi 70 %, shg jangan menyiram tanaman menjelang malam. Kelembaban yg tinggi dapat menyebabkan berkembangnya OPT lebih cepat. - Kelembaban yg amat rendah (< 50 %) membuat udara menjadi kering & suhu meningkat, mengakibatkan tanaman kekurangan air. Cara mengatasi dg melakukan pengabutan atau penyiraman pada lingkungan sekitar. - Dengan kelembaban yg sesuai maka kadar air dalam jaringan tanaman akan stabil shg proses transformasi zat hara dalam tanaman tidak terhambat.
4. Suhu - Siang hari, 27 - 320 C - Malam hari, 21 - 240 C

5. Ketersediaan Air - Sumber air : Sumur air tanah atau pam - Kualitas : Jernih, bebas hama & penyakit, tidak tercemar - Memiliki derajat keasaman (pH) 6 - 7
6. Pemilihan Lokasi - Kontur : datar sampai bergelombang (sirkulasi udara optimal) - Kemudahan akses transportasi (sarana jalan roda empat) - Jarak kebun produksi dengan pemasaran - Faktor keamanan sekitar kebun

SEGMENTASI USAHA
1. Produksi Bibit Botolan a. Bibit Kultur Biji (Perbanyakan generatif) - Waktu usaha : 9 12 bulan - Bentuk dan warna bunga yg dihasilkan beragam - Jika beruntung bisa mendapatkan bunga berkualitas istimewa - Pasar : pekebun anggrek pot (koleksi) b. Bibit Kultur Jaringan (Perbanyakan Vegetatif) - Waktu usaha : 12 18 bulan - Bentuk dan warna bunga yang dihasilkan seragam - Dapat diproduksi secara massal - Pasar : pekebun bunga potong

2. Pembesaran Kompot (Community Pot) - Mrpk kump bibit asal botolan yg dibesarkan bersama dlm satu pot - Analisa Usaha : Waktu usaha : 4 bulan; luas lahan : 100 m2 a. Biaya tetap (Investasi) = Rp 15 309 000,- (Rp 769 559,-/panen) b. Biaya tidak tetap (Variabel) = Rp 23 587 500,c. Biaya Lain-lain (Penyusutan & Promosi) = Rp 2 922 847,d. Total Biaya (a+b+c) = Rp 27 279 906,e. Pendapatan : 1440 kompot @ Rp 25 000,- = Rp 36 000 000,f. Keuntungan (e d) = Rp 8 720 094,R/C Ratio = e/d = 1,32 (Artinya : setiap Rp 1 yg dikeluarkan akan menjadi Rp 1,32 atau memperoleh keuntungan Rp 0,32) a BEP Harga =--------- = 22 307 (Artinya : Titik impas diperoleh bila 1 b/e harga jual Rp 22 307,-/kompot)

3. Pembesaran Seedling - Mrpk pemindahan bibit dari kompot ke pot tunggal ( 6-8 cm) - Analisa Usaha : Waktu usaha : 4 bulan; luas lahan : 100 m2 a. Biaya tetap (Investasi) = Rp 13 961 000,- (Rp 561 125,-/panen) b. Biaya tidak tetap (Variabel) = Rp 15 128 000,c. Biaya Lain-lain (Penyusutan & Promosi) = Rp 1 882 696,d. Total Biaya (a+b+c) = Rp 17 571 821,e. Pendapatan : 8215 seedling @ Rp 3 000,- = Rp 24 645 000,f. Keuntungan (e d) = Rp 7 073 179,R/C Ratio = e/d = 1,40 (Artinya : setiap Rp 1 yg dikeluarkan akan menjadi Rp 1,40 atau memperoleh keuntungan Rp 0,40) a BEP Harga =--------- = 1 450 (Artinya : Titik impas diperoleh bila 1 b/e harga jual Rp 1 450,-/seedling)

4. Pembesaran Anggrek Remaja - Mrpk pemind bibit anggrek dari pot tunggal ke pot remaja ( 10-12 cm) - Analisa Usaha : Waktu usaha : 4 bulan; luas lahan : 500 m2 a. Biaya tetap (Investasi) = Rp 69 805 000,- (Rp 2 805 443,-/panen) b. Biaya tidak tetap (Variabel) = Rp 120 877 667,c. Biaya Lain-lain (Penyusutan & Promosi) = Rp 14 841 973,d. Total Biaya (a+b+c) = Rp 138 525 083,e. Pendapatan : 28 800 pot @ Rp 8 500,- = Rp 244 800 000,f. Keuntungan (e d) = Rp 106 274 917,R/C Ratio = e/d = 1,77 (Artinya : setiap Rp 1 yg dikeluarkan akan menjadi Rp 1,77 atau memperoleh keuntungan Rp 0,77) a BEP Harga =--------- = 5 544 (Artinya : Titik impas diperoleh bila 1 b/e harga jual Rp 5 544,-/pot)

5. Tanaman Dewasa - Mrpk tanaman siap berbunga ( 15 cm) - Analisa Usaha : Waktu usaha : 4 - 8 bulan; luas lahan : 1000 m2 a. Biaya tetap (Investasi) = Rp 123 610 000,- (Rp 4 544 222,-/panen) b. Biaya tidak tetap (Variabel) = Rp 159 476 333,c. Biaya Lain-lain (Penyusutan & Promosi ) = Rp 11 481 439,d. Total Biaya (a+b+c) = Rp 175 501 994,e. Pendapatan : 14 625 pot @ Rp 15 500,- = Rp 226 687 500,f. Keuntungan (e d) = Rp 51 185 506,R/C Ratio = e/d = 1,29 (Artinya : setiap Rp 1 yg dikeluarkan akan menjadi Rp 1,29 atau memperoleh keuntungan Rp 0,29) a BEP Harga =--------- = 15 352 (Artinya : Titik impas diperoleh bila 1 b/e harga jual Rp 15 352,-/pot)

PERENCANAAN USAHA
1. Segmen atau Jenis Usaha yang akan digeluti - Anggrek pot (koleksi) atau anggrek potong - Perpaduan kebun dengan rental, toko bunga, toko saprotan 2. Informasi dan Investigasi Pasar - Karakter pasar, prospek, dan permintaan pasar - Nurseri, pasar tradisional, grosir, toko bunga, sentra2 penjualan, asosiasi dan organisasi profesi, balai penelitian, - Berbagai referensi, literatur juga media internet 3. Permodalan - Sumber permodalan : dana sendiri, bank, mitra usaha, dll - Mrpk hal penting untuk kelangsungan usaha - Terkait dengan penyusunan analisa keyakan usaha

4. Analisa Kelayakan Usaha - Untuk menekan seminimal mungkin kerugian yg mungkin timbul - Informasi detil semua biaya dari unit produksi - Inventasi peralatan dan lahan - Kapasitas produksi dan rencana pemasaran 5. Lokasi Lahan Produksi - Agroklimat (Ketinggian tempat, cahaya, kelembaban & suhu) - Ketersediaan air - Kontur lahan - Jarak kebun produksi dan tempat pemasaran - Keamanan 6. Pembagian Unit Kerja dan Manajemen/Prosedur Kerja - Unit pendukung yang diperlukan - Penataan jadwal kerja - Penentuan prosedur kerja

7. Jenis dan Varietas yang ditanam - Anggrek pot : trend di masyarakat - Anggrek potong : selera konsumen - Jika bervariasi harus dikaji matang berapa prosentase masing2 jenis - Sumber bibit atau kualitas pohon induk harus dapat dipercaya 8. Penguasaan Teknologi Budidaya - Bagi pemula disarankan berusaha di segmen pembungaan (Tan. Dewasa) sebab perawatan relatif mudah dan perputaran dana cepat - Dg sedikit pengalaman disarankan berusaha pada dua segmen, pembibitan 40 % dan tanaman berbunga 60 % - Lebih mahir, pembibitan 50 % dan pembungaan 50 % - Sudah berpengalaman, pembibitan 60 % dan pembungaan 40 %

9. Sumberdaya dan Tenaga Kerja - Luas kebun 500 m2, cukup ditangani oleh anggota keluarga - Luas kebun 1000 m2, perlu 1 orang berpengalaman dan 2 orang tanpa pengalaman yg akan dididik selama 2 -3 bulan - Pemilik modal : memberi pengarahan, ide, batasan2, pengawasan, dan motivasi (kesejahteraan, dukungan, tambahan pengetahuan) 10. Sarana, Prasarana dan Peralatan a. Rumah Naungan - Kompot - seedling : rumah kaca/plastik (greenhouse) - Remaja - dewasa : atap jaring plastik (net) - Perkiraan biaya rumah anggrek adalah Rp 7 761 000,-/100 m2

b. Rak Tanaman - Kompot - seedling : Biaya Rp 5 576 000,-/100 m2 (16 meja) - Remaja - dewasa : Biaya Rp 55760000,-/1000 m2 (80 meja) - Ukuran rak : lebar 100 120 cm, tinggi 60 100 cm, panjang 10 m atau sesuai dengan ukuran rumah anggrek. - Arah rak : Utara - Selatan - Jarak antar rak : 80 100 cm c. Instalasi Penyiraman - Untuk menjaga kelembapan udara - Pada musim panas tanaman perlu disiram 4 5 kali sehari - Teknis penyiraman : Penyemprotan, spinkler, irigasi tetes - Biaya pompa air, sprayer, bak, pupuk & obat2an untuk luas 100 m2 adalah Rp 3 200 000,- (4 bulan)