Anda di halaman 1dari 2

Merakit Sepeda untuk Pemula

SHUTTERSTOCK Sepeda sedang menjadi tren di mana-mana. Berbeda dari hobi lainnya, sepeda lebih menyentuh hati banyak orang. Sejak kecil kita pasti sudah bersentuhan dengan kendaraan beroda dua ini dan bersepeda disukai baik pria maupun wanita. Berbeda dari hobi-hobi lainnya yang baru kita kenal sejak kita tumbuh dewasa atau hanya di sukai hanya oleh wanita atau pria saja. Romantisme bersepeda membuat aktivitas ini mudahnya diterima oleh semua lapisan. Sepeda banyak ragamnya, tergantung tujuan penggunaannya. Bila cuma hendak dipakai bibi membeli sayuran di pasar yg tidak jauh dari rumah, sepeda mini dengan keranjang depan sudah jauh dari cukup. Namun, bila kita sudah hendak mempergunakan sepeda untuk perjalanan jauh di atas 10 kilometer, seperti mengikuti fun bike yang saat ini sedang marak digelar, tentu membutuhkan spesifikasi yang sedikit lebih tinggi. Spesifikasi yang lebih baik itu dimungkinkan dengan menambah gigi yang berguna untuk mengatur kecepatan atau memperingan pesepeda bila menghadapi tanjakan. Gigi dengan 24 tingkat kecepatan sudah cukup untuk menaklukkan jalan raya saat mengikuti fun bike. Adapun aksesori seperti keranjang mungkin sudah tidak diperlukan lagi dan diganti dengan botol minum yang menempel pada frame sepeda. Pada tingkatan yang lebih tinggi lagi, seperti untuk bersepeda keliling perkampungan di sekitar Serpong atau yang biasa disebut crosscountry atau XC, spesifikasinya tentu berbeda lagi. Faktor keamananan dan kenyamanan akan menjadi pertimbangan dalam pemilihan sepeda ini. Saat ini batangan sepeda memiliki ukuran yang disesuaikan dengan tinggi badan si pemakainya. Untuk tinggi badan di bawah 160 cm disarankan memakai frame ukuran S. Ukuran M bisa dipergunakan untuk yang bertinggi badan di 160cm-180cm. Sisanya memakai ukuran L.

Saat ini juga tersedia yang didesain khusus untuk wanita. Suspensi sepeda untuk lintasan seperti jalur pipa gas (JPG) di Lengkong Gudang, Serpong, bisa diperlukan namun bisa juga tidak. Fork (garpu/suspensi ban depan) sepeda dengan peredam kejut tentu lebih nyaman sehingga membuat lengan tidak cepat lelah. Fork berharga di bawah Rp 1 juta sudah cukup untuk main di JPG. Adapun lintasan seperti Rindu Alam Puncak, Bogor, Jawa Barat, yang memiliki permukaan tanah berbatuan dengan jalan menurun berkilo-kilo meter menuntut fork dengan kualitas peredaman yang jauh lebih baik. Sistem penggerak atau gigi untuk kebutuhan hobi bagi pemula sebenarnya sudah cukup dengan 24 speed. Namun, karena petimbangan teknis, ada baiknya mencari yang minimal memiliki percepatan 27 speed. Tahun 2011 ini sudah diperkenalkan gigi 3 x 10 atau 30 speed. Semakin banyak pilihan gigi tentu akan semakin memudahkan kita menghadapi setiap tanjakan yang mengadang. Selain itu ada sistem penggerak yang meliputi setang, stem, seat post, dan sadle. Setang ada dua pilihan, yakni flat bar dan rise bar. Setang lurus banyak dipakai untuk kebutuhan balap, sedang rise bar lebih terkesan nyaman. Stem adalah penghubung antara frame dengan setang, sangat memengaruhi kenyamanan. Stem yang terlalu panjang atau terlalu pendek akan berakibat posisi mengemudi menjadi tidak nyaman. Sebaiknya cobalah dulu sepeda milik teman dengan ukuran yang frame sama untuk mengetahui berapa panjang stem panjang yang cocok. Tahun ini cakram rem hidrolik paling banyak mengisi pasar, tahun lalu masih banyak rem disk mekanik yang mengunakan kabel. Namun, perlahan-lahan rem mekanik sudah jarang ditemui karena memang sudah banyak yang tidak memproduksinya lagi. Kalaupun ada, harganya tidak terpaut jauh dengan rem hidrolik paling murah sekalipun. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan ban. Ada baiknya memakai ban berprofil kasar atau pacul. Ukuran yang disarankan adalah 20 untuk depan dan 19 untuk belakang yang dipasang di pelek ukuran 26 inci. Merakit sepeda memang tidak semudah seperti yang dibayangkan. Bahkan, salah-salah isi kantong kita bisa terkuras karena tergoda tampilan maupun merek. Bagi pemula, lebih praktis membeli sepeda utuh atau full bike dibanding dengan merakit sendiri. Saat ini sudah banyak pilihan sepeda merek lokal seperti Polygon,United, dan Wimcycle yang tak kalah kualitasnya dari sepeda impor. Namun, bila memang hendak merakit sendiri, bagi pemula yang hendak bermain XC sebaiknya menyediakan anggaran ideal sekitar Rp 3-4 juta. Semoga pengetahuan tentang frame, suspensi, dan sistem percepatan dapat membantu menemukan sepeda yang cocok. Dan, yang penting adalah bersepedanya bukan sepedanya.
Sumber : http://serpong.kompas.com/kolom/detail/37/merakit.sepeda.untuk.pemula