Anda di halaman 1dari 11

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

1. UMUM 1.1 Spesifikasi ini merupakan panduan formal yang memuat seluruh persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh kontraktor yang menangani pekerjaan overcoating pada proyek packing plant PT. SEMEN PADANG (Persero) yang berlokasi di daerah Ciwandan, Jawa Barat. Definisi 1.2.1 OWNER adalah PT. SEMEN PADANG (Persero) yang bertindak sebagai pemilik proyek yang disebutkan pada pasal 1 di atas. Selanjutnya disebut Pihak Pertama; adalah PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI yang berbadan hukum, memiliki sumber daya, reputasi dan kemampuan finansial yang memadai, yang menerima order berdasarkan surat perintah kerja dari PT. SEMEN PADANG (Persero) untuk melaksanakan pekerjaan sesuai ruang lingkup yang ditetapkan. Selanjutnya disebut Pihak Kedua.

1.2

1.2.2

KONTRAKTOR

1.3

Ruang Lingkup 1.3.1 Ruang lingkup pekerjaan pengecatan (overcoating) meliputi pencucian permukaan, serangkaian aktivitas persiapan permukaan, aplikasi pengecatan, dan inspeksi jaminan mutu pada seluruh struktur baja yang terdiri atas handrail, ladder, platform dan besi profile yang telah terpasang pada bangunan proyek packing plant PT. Semen Padang (Persero) di Ciwandan, Jawa Barat dengan luas pekerjaan sebesar 15,000 m2; Termasuk di dalamnya, Pihak Kedua harus menyediakan seluruh sumber daya terkait dengan mobilisasi dan demobilisasi; transportasi; tenaga kerja, material, peralatan, dan suku cadangnya yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan; gudang tertutup tempat penyimpanan material dan peralatan; alat bantu dan kelengkapan lainnya yang diperlukan seperti terpal, tangga, scaffolding atau gondola, dan perlengkapan kesehatan dan keselamatan kerja; Skopa pekerjaan didasarkan pada harga satuan (unit rate) yang menjadi acuan pembayaran atas dasar luas permukaan yang telah tuntas dikerjakan oleh Pihak Kedua. Unit rate yang dimaksudkan merupakan harga jasa hasil pelaksanaan pengecatan (overcoating) yang meliputi seluruh aktivitas dan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan oleh klausa 1.3.1 dan 1.3.2 di atas.

1.3.2

1.3.3

1.4

Referensi dan Standar Kerja 1.4.1 1.4.2 SSPC-SP1 Solvent Cleaning; SSPC-SP2 Hand-Tool Cleaning;
1 of 11

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

1.4.3 1.4.4 1.4.5 1.4.6 1.4.7 1.4.8 1.4.9 1.4.10 1.4.11 1.4.12 1.4.13 1.4.14 1.4.15 1.4.16 1.5

SSPC-SP3 Power-Tool Cleaning; SSPC-Vis2 Method for Evaluating Degree of Rusting on Painted Steel Surface; SSPC-Vis3 Visual Standard for Power- and Hand-Tool Cleaned Steel; SSPC-PA1 Shop, Field, and Maintenance Painting of Steel; SSPC-PA2 Measurement of Dry Coating Thickness with Magnetic Gauges; SSPC-PA3 Guide to Safety in Painting Application; NACE RP0178 Design and Fabrication Details; ASTM E337 Standard Test Method for Environment; ASTM D4285 Standard Test Method for Quality of Compressed Air; ASTM D4414A Standard Test Method for Wet Film Thickness; ASTM D1186 Standard Test Method for Non-Destructive Dry Film Thickness; ISO 8502-3:1992 Assessment for Surface Cleanliness; Data Teknis Produk dan Lembar Keselamatan Manufactur (Paint Technical Data dan Material Safety Data Sheet); Peraturan Pemerintah Setempat dan Perundangan Terkait.

Kewajiban Pihak Kedua 1.5.1 Melaksanakan survey lokasi untuk melihat kondisi aktual pekerjaan yang telah ditentukan sebelum operasionalisasi pekerjaan berlangsung; Menghadiri pre-job conference yang dilaksanakan oleh Pihak Pertama dan melakukan verifikasi atas masalah teknis yang belum dan/atau kurang dipahami; Menyediakan seluruh tenaga kerja, material, peralatan, sarana dan alat bantu kerja, transportasi, gudang penyimpanan tertutup, kelengkapan kesehatan dan keselamatan kerja selama pekerjaan berlangsung termasuk mengurus perijinan dari pemerintah setempat jika diperlukan; Melaksanakan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi dan harus melakukan koreksi atau tindakan perbaikan bila ditemukan penyimpangan, ketidakcukupan, atau ketidaksesuaian terhadap dokumen ini tanpa penambahan biaya apa pun juga yang dibebankan kepada Pihak Pertama; Jika terdapat ketidakjelasan spesifikasi dengan data teknis produk yang digunakan, Pihak Kedua harus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan personil yang ditunjuk oleh Pihak Pertama; Menghadirkan technical service representative paint manufacturer bila Pihak Pertama membutuhkannya untuk mengevaluasi kualitas pekerjaan overcoating; Memperhatikan keselamatan karyawan dan lingkungan kerjanya serta menghindari terjadinya pencemaran lingkungan.
2 of 11

1.5.2

1.5.3

1.5.4

1.5.5

1.5.6

1.5.7

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

Bila terjadi kecelakaan atau komplain dari pihak lain, Pihak Kedua harus bertanggung-jawab penuh atas musibah atau pengaduan tersebut dan menyelesaikannya dengan tuntas tanpa membebankan resikonya kepada Pihak Pertama; 1.5.8 Melakukan pembersihan lokasi kerja dari sisa-sisa material dan sampah serta menata atau memperbaiki kembali sarana dan fasilitas Pihak Pertama jika ada yang rusak akibat pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan; Menunjukkan dan menyerahkan catatan atau rekaman rinci pekerjaan termasuk laporan kerja yang dibutuhkan oleh Pihak Pertama. Setiap penagihan harus dilengkapi dokumen tagihan dengan lampiran laporan kemajuan kerja yang telah diperiksa dan ditanda-tangani oleh personil yang ditunjuk Pihak Pertama; Mampu tunduk dan taat pada seluruh aturan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama dan apabila terjadi musibah atau kecelakaan yang ditimbulkan oleh kelalaian, kesengajaan, maupun karena tindakan spekulatif selama berlangsungnya masa kontrak pekerjaan yang mengakibatkan kerusakan fisik pada sarana dan/atau fasilitas Pihak Pertama, maka Pihak Kedua harus bertanggung-jawab sepenuhnya mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan tersebut sesuai penilaian yang dilakukan oleh Pihak Pertama dan Kuasanya.

1.5.9

1.5.10

2. PERSIAPAN PEKERJAAN 2.1 Pihak Kedua harus memiliki standar prosedur kerja, prosedur tanggap gawat darurat, dan formulir pelaporan dan rekaman kerja yang terlebih dahulu diverifikasi kecukupannya dan disetujui oleh Pihak Pertama; Pihak Kedua harus memasang tangga, scaffolding atau gondola yang mampu mendukung pelaksanaan pekerjaan yang aman dan memenuhi ketentuan keselamatan kerja. Personil yang melakukan pemasangan harus berpengalaman. Petugas safety yang ditunjuk oleh Pihak Pertama akan melakukan inspeksi sebelum menerbitkan izin kerja dan sewaktu-waktu akan melaksanakan inspeksi keselamatan kerja berkala; Pihak Kedua harus mengidentifikasi obyek atau sarana kritis yang harus dilindungi dari kontaminasi atau cemaran yang dapat ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung. Pemasangan terpal, tirai penutup, dan rambu-rambu pada lokasi kerja harus dilakukan oleh Pihak Kedua untuk menjamin mobilisasi dan demobilisasi serta keefektifan pekerjaan; Pihak Kedua harus memiliki gudang penyimpanan tertutup yang aman dari potensi ledakan dan kebakaran untuk menjamin terpeliharanya kualitas material cat dan thinner yang digunakan. Material tersebut harus ditaruh di atas palet kayu dan tidak boleh diletakkan langsung di atas lantai semen atau tanah, serta paling tidak terdapat 1 (satu) unit tabung pemadam kebakaran di dekat lokasi gudang penyimpanan;
3 of 11

2.2

2.3

2.4

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

2.5

Pihak Kedua harus memiliki peralatan kerja minimal yang berfungsi dengan baik dan memelihara ketersediaan suku cadangnya di antaranya adalah: 2.5.1 Water cleaning dan kertas pH untuk pencucian; 2.5.2 Telescopic inspection mirror untuk pengamatan kisi-kisi yang tersembunyi dan sulit terjangkau; 2.5.3 SSPC-Vis2 untuk mengidentifikasi kondisi awal permukaan; 2.5.4 Hand- dan power-tools seperti wire brushes, scrapers, chisels, knives and chipping hammers untuk penataan permukaan; 2.5.5 SSPC-Vis3 untuk standar photo pembanding tingkat pembersihan permukaan; 2.5.6 Sling psychrometer dan dewpoint calculator untuk mengukur titik pengembunan dan kelembaban udara; 2.5.7 Magnetic thermometer untuk mengukur temperatur permukaan yang dikerjakan; 2.5.8 Transparan tape bening untuk mendeteksi debu pada permukaan sebelum pengecatan; 2.5.9 Round- dan flat-brush untuk stripe coating; 2.5.10 Agitator untuk pengadukan material cat dua-komponen; 2.5.11 Wet film thickness untuk pengukuran ketebalan cat basah; 2.5.12 Air spray atau airless untuk aplikasi pengecatan; 2.5.13 Digital dry film thickness dan kalibratornya untuk mengukur ketebalan cat kering; 2.5.14 Kompresor dengan kapasitas volume yang memadai dan tidak mengandung air dan minyak; 2.5.15 Perlengkapan safety yang dibutuhkan seperti body hardness, safety booth, pakaian pengaman, sarung tangan, helmet, masker dan tabung pemadam kebakaran. Pihak Kedua harus mempunyai sumber daya pelaksana dengan ketentuan di bawah ini: 2.6.1 Helper dengan kualifikasi minimal yang dapat membantu pekerjaan Blaster/Painter; 2.6.2 Blaster/painter dengan kualifikasi minimal level 1 (satu) dari Asosiasi Coating Indonesia atau sesuai standar kompetensi nasional yang diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia KEP.102/MEN/II/2007; 2.6.3 Foreman dengan kualifikasi minimal Coating Inspector level 1 (satu) dari Asosiasi Coating Indonesia atau sesuai standar kompetensi nasional yang diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia KEP.102/MEN/ II/ 2007; Scaffolder dengan kualifikasi minimal sesuai ketentuan dan 2.6.4 peraturan pemerintah; 2.6.5 Banyaknya sumber daya pelaksana yang diperlukan untuk klausa di atas diatur lebih lanjut berdasarkan kesepakatan bersama antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua.

2.6

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

4 of 11

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

3. MATERIAL CAT 3.1 Jenis material cat yang digunakan untuk pekerjaan pengecatan (overcoating) struktur baja proyek packing plant Pihak Pertama adalah sebagai berikut: 3.1.1 Intermediate Coat: Epoxy Mastic Alumunum Pigmented dengan ketebalan kering berkisar antara 100-150 m (micron); 3.1.2 Top Coat: Two Component Aliphatic Polyurethane dengan ketebalan kering berkisar antara 50-100 m (micron). Merek produk yang dapat digunakan untuk material cat sesuai klausul 3.1 di atas diatur di bawah ini, namun harus memperoleh persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Pertama: 3.2.1 HEMPEL 3.2.2 SIGMA UTAMA 3.2.3 INTERNATIONAL 3.2.4 CARBOLINE 3.2.5 JOTUN 3.2.6 BERGER PAINT 3.2.7 SIGMAKALON Material cat yang digunakan harus mempunyai sertifikat batch number dan shelf-life yang dijamin belum kadaluarsa oleh manufaktur atau produsennya pada saat penyerahan di lokasi kerja; Lembar data teknis dan lembar keselamatan produk (MSDS) yang digunakan harus dimiliki, dibaca, dan dipahami oleh Pihak Kedua dan setiap saat mudah diakses; Material cat yang diterima dari manufaktur harus terlebih dahulu diperiksa kondisinya, kaleng tidak cacat dan harus tersegel rapat, memiliki label yang jelas (dapat dibaca), dengan kemasan kaleng yang orisinal; Setiap kaleng material cat yang akan digunakan harus diperiksa terlebih dahulu oleh Pihak Pertama untuk memastikan kualitasnya tidak gelling, berubah warna, dan dapat diaduk dengan rata dan baik; Thinner yang dipakai untuk mengencerkan material cat harus sesuai dengan kode pelarut dan aturan yang tercantum pada lembar data teknis produk yang digunakan dari pihak manufaktur yang sama.

3.2

3.3

3.4

3.5

3.6

3.7

4. KONDISI CUACA 4.1 Pekerjaan persiapan permukaan dan aplikasi pengecatan tidak dapat dilakukan jika: 4.1.1 Temperatur permukaan baja kurang dari 30C di atas temperatur titik pengembunan (dewpoint); 4.1.2 Kelembaban udara atau relative humidity sama dengan atau di atas 85%; 4.1.3 Kondisi angin yang kencang dan berdebu.

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

5 of 11

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

4.2

Pengujian cuaca untuk mendeteksi titik pengembunan dan kelembaban udara harus dilakukan sebelum, selama, dan sesudah pada masingmasing tahap pekerjaan persiapan permukaan dan aplikasi pengecatan dengan ketentuan interval pengujian minimal setiap 2 (dua) jam sekali; Jika kondisi cuaca berfluktuasi atau tidak menentu, maka pengujian harus dilakukan sesering-mungkin untuk memastikan kualitas pekerjaan tidak terganggu; Setiap pengujian yang dilakukan harus disaksikan oleh personil Pihak Pertama dan memperoleh persetujuannya untuk tindak-lanjut pekerjaan; Pihak Pertama berhak untuk memberhentikan pekerjaan sewaktu-waktu jika cuaca tidak memenuhi ketentuan pada klausul 4.1 di atas.

4.3

4.4

4.5

5. PERSIAPAN PERMUKAAN 5.1 Pihak Kedua harus mengidentifikasi segala kontaminasi seperti oli, minyak, debu, kerak besi, karat, dan cat lama yang terkelupas, termasuk mengenali distribusi karat dan persentasenya pada permukaan sebelum dikerjakan. Temuan-temuan yang diperoleh harus dicatat dan dikendalikan; Cacat fabrikasi berupa porositas pengelasan dan bekas percikan las yang menempel pada permukaan harus dihilangkan terlebih dahulu dengan sikat baja dan/atau pahat pembersih; Sudut-sudut yang tajam dan alur pengelasan yang kasar harus dirapikan dan dibulatkan dari permukaan paling tidak sekitar 0.3 mm dari tiap sudutnya menggunakan gurinda atau alat yang sesuai; Pencucian permukaan hanya dapat dilaksanakan oleh Pihak Kedua bila telah disepakati oleh Pihak Pertama yang telah melakukan inspeksi awal; Seluruh permukaan harus dicuci bersih dengan pressure washer yang bertekanan 3,000-5,000 psi menggunakan air tawar tanah atau PDAM dengan pH antara 6-8. Pemeriksaan kualitas air yang digunakan harus dilakukan oleh Pihak Kedua dan disaksikan oleh Pihak Pertama; Oli, minyak, gemuk termasuk nodanya harus disikat dan dibilas bersih dengan sabun yang tidak mengandung santan dan dicuci secukupnya dengan air tawar bersih hingga seluruhnya tidak nampak secara kasat mata dari permukaan; Cat lama yang merekat lemah pada permukaan termasuk karat dan kerak besinya jika ada, harus dibersihkan seluruhnya dengan seksama dari permukaan menggunakan power-brush atau power-sander hingga mencapai tingkat kebersihan SSPC-ESP3/PWB atau SSPC-ESP3/SD. Pembuktian harus dilakukan menggunakan standar photo SSPC-Vis3;
6 of 11

5.2

5.3

5.4

5.5

5.6

5.7

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

5.8

Kriteria penerimaan dan penolakan antara karat dan cat lama yang merekat keras dan lemah pada permukaan harus dibuktikan dengan pengikisan permukaan menggunakan pisau dempul; Jika masih terdapat cat lama atau karat yang merekat lemah pada permukaan, pembersihan harus ditindaklanjuti dengan power brush atau power sander hingga seluruhnya bersih dari permukaan; Bila alat power brush atau power sander yang dilakukan menggunakan tenaga penggerak angin, kualitas angin dari kompresor harus dibuktikan negatif dari air dan minyak. Pengujian harus disaksikan oleh Pihak Pertama; Setelah tingkat pembersihan permukaan dicapai, seluruh debu pada permukaan harus dihilangkan bersih memenuhi ketentuan ISO 85023:1992 rating 1 menggunakan air blow duster atau vacuum cleaner. Bila air blow duster yang digunakan, kualitas angin dari kompresor harus dipastikan negatif dari air dan minyak; Kualitas sambungan las yang terputus-putus yang dapat menimbulkan undercutting corrosion, harus ditutup rata dengan epoxy sealer jenis putty yang memiliki kompatibilitas dengan material cat yang digunakan dan ditindaklanjuti dengan perataan permukaan dengan baik. Kontaminasi debu yang dihasilkan harus dibersihkan dan diuji sesuai ketentuan klausul 5.11 di atas; Epoxy sealer yang digunakan pada klausul 5.12 di atas, tidak menyerap uap air dan harus disetujui kesesuaiannya oleh Pihak Manufaktur material cat; Pekerjaan pengecatan overcoating harus dilakukan pada hari yang sama dengan aktivitas persiapan permukaan dan tidak boleh lebih dari 4 (empat) jam setelah pembersihan permukaan;

5.9

5.10

5.11

5.12

5.13

5.14

6. PENCAMPURAN, PENGENCERAN, DAN PENGADUKAN 6.1 Materi cat yang akan digunakan harus diatur menurut first-in first-out basis, kode produk komponen A dan B harus dicocokkan sesuai produk data teknis, termasuk kode produk pelarut yang akan dipakai untuk pengenceran; Komponen A harus diaduk rata terlebih dahulu, gumpalan cat yang mengendap pada dasar kaleng harus diaduk sampai seluruhnya larut, dan komponen B dituang masuk ke dalam komponen A secara pelanpelan agar tidak menimbulkan buih atau gelembung udara; Pencampuran komponen A dan B harus mengikuti perbandingan campuran atau mixing ratio yang disyaratkan oleh lembar data teknis produk dan Pihak Kedua harus menggunakan agitator untuk memastikan homogenitas pengadukan; Thinner yang digunakan sebagai pengenceran, jenisnya harus sesuai menurut lembar data teknis produk cat yang dipakai dan harus berasal
7 of 11

6.2

6.3

6.4

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

dari pihak manufaktur yang sama serta jumlahnya yang ditambahkan ke dalam cat tidak melebihi ambang yang disyaratkan oleh teknikal data; 6.5 Pot-life atau tenggang waktu pemakaian setelah pencampuran komponen A dan B harus diukur menurut temperature campuran cat untuk mengetahui tenggang waktu aplikasi yang sebenarnya;

7. APLIKASI PENGECATAN 7.1 Permukaan yang akan diaplikasi dipastikan bersih dan kering, tidak mengandung air, oli, minyak, dan gemuk, termasuk bekas jari tangan yang terdapat pada permukaan harus dibilas thinner; Kondisi cuaca harus mendukung aplikasi pengecatan, tidak dibenarkan melakukan aplikasi bila kondisi tidak memenuhi seluruh klausa 4. Rekaman pengujian cuaca harus dikendalikan; Bagian-bagian yang sulit dijangkau, kisi-kisi, sudut-sudut dan alur pengelasan yang telah ditata-rapi, terlebih dahulu diaplikasi stripe coat menggunakan brush jenis oval. Bila memakai brush jenis flat, lebarnya tidak boleh lebih dari 5 cm dan brush yang digunakan tersebut tidak meninggalkan serat pada permukaan; Permukaan yang memiliki baut dan rivet, harus menggunakan brush jenis oval untuk stripe-coat dan seratnya harus terbuat dari bahan alami yang lentur dan lembut (bukan sintetik/plastik); Hasil stripe coat tidak boleh meninggalkan cacat pada permukaan dan harus diperbaiki bila ditemukan sagging (tetesan cat menggumpal), running (bleber) dan bekas serat pada permukaan; Alat semprot yang digunakan harus memenuhi ketentuan SSPC-PA1. Bila menggunakan air spray untuk intermediate harus memakai nozzle 1.8 mm dan untuk top coat 1.5 mm. Jika menggunakan airless, nozzle yang digunakan untuk intermediate harus memiliki diameter 0.021 inch dan untuk top coat 0.017-0.019 inch dengan sudut kelebaran semprot yang sesuai; Alat semprot yang digunakan harus dipastikan berfungsi dengan baik dan dalam keadaan bersih. Angin dari kompresor harus dibuktikan negatif dari air dan minyak; Sebelum penyemprotan pada permukaan, ketebalan basah sekali ayun harus diketahui terlebih dahulu agar ketebalan kering yang diharapkan dapat dikendalikan; Penyemprotan pada permukaan harus dilakukan menurut teknik yang benar, dengan sudut dan jarak semprot yang tepat, dan dengan ayunan atau gerakan tangan yang stabil setiap saat untuk memenuhi ketebalan basah yang disyaratkan;

7.2

7.3

7.4

7.5

7.6

7.7

7.8

7.9

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

8 of 11

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

7.10

Permukaan yang telah dicat harus dipastikan oleh Pihak Kedua tidak terdapat cacat penyemprotan seperti cat yang bleber, kulit jeruk, debu cat (dry spray), permukaan yang terlewati/tidak tertutup, dan cemaran noda cat. Jika ditemukan harus segera dibetulkan oleh Pihak Kedua; Cat yang telah diaplikasi pada permukaan harus dibiarkan mengering sesuai ketentuan lembar data teknis produk. Pengukuran ketebalan cat kering hanya dapat dilakukan apabila permukaan pengecatan bila dipegang tidak meninggalkan bekas sidik jari pada permukaan tersebut; Ketebalan cat kering yang diukur harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh dokumen ini menggunakan prosedur pengukuran dan kriteria penerimaan dan penolakan sesuai SSPC-PA2. Alat DFT yang digunakan harus dikalibrasi terlebih dahulu dan disaksikan oleh Pihak Pertama; Pelapisan top coat selanjutnya harus dilakukan sesuai interval time yang diperkenankan oleh lembar data teknis produk. Permukaan harus dipastikan bersih oleh Pihak Kedua dan aplikasi dikerjakan sesuai ketentuan ketebalan yang ditetapkan oleh spesifikasi ini; Personil yang ditunjuk oleh Pihak Pertama untuk memeriksa kualitas pekerjaan berhak sepenuhnya menolak dan menuntut perbaikan kepada Pihak Kedua.

7.11

7.12

7.13

7.14

8. TINDAKAN PERBAIKAN 8.1 Setiap kerusakan atau cacat yang terjadi pada lapisan permukaan cat harus segera diperbaiki sebelum melampaui ambang aplikasinya. Jika telah berakhir, maka permukaan yang akan diperbaiki tersebut harus terlebih dahulu dikasarkan kembali oleh Pihak Kedua sebelum perbaikan dilaksanakan; Pengasaran pada permukaan harus dilakukan dengan amplas yang memiliki grit kekasaran 280-320 dengan teknik feather-edge yang rata dan disetujui oleh Pihak Pertama; Material coating yang digunakan untuk perbaikan harus menggunakan material yang sama pada saat aplikasi sebelumnya dengan ketebalan kering antara yang diperbaiki dengan ketebalan sebelumnya tidak lebih besar selisihnya dari 10% dengan teknik overlapping sekitar 50 mm;

8.2

8.3

9. PENGENDALIAN INSPEKSI JAMINAN KUALITAS 9.1 Setiap pengendalian kualitas yang dilakukan oleh Pihak Kedua akan diperiksa oleh Pihak Pertama. Pengukuran dan pengujian kualitas tersebut dianggap tidak valid bisa tidak disaksikan oleh Pihak Pertama; Seluruh rekaman inspeksi dan pengendalian kualitas yang dilakukan oleh Pihak Kedua harus diserahkan buktinya dalam bentuk laporan harian tertulis kepada Pihak Pertama;
9 of 11

9.2

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

9.3

Inspeksi jaminan kualitas yang harus dilakukan oleh Pihak Kedua minimal mencakup: 9.3.1 Inspeksi cuaca menurut ASTM E337; 9.3.2 Inspeksi kualitas angin kompressor menurut ASTM D4285; 9.3.3 Inspeksi cacat fabrikasi menurut NACE RP0178; 9.3.4 Inspeksi kontaminasi oli, minyak, dan gemuk pada permukaaan menurut SSPC-SP1; 9.3.5 Inspeksi distribusi dan persentase karat awal menurut SSPCVis2; 9.3.6 Inspeksi tingkat kebersihan permukaan menurut SSPC-Vis3; 9.3.7 Inspkesi kebersihan permukaan yang telah dibersihkan menurut ISO 8502-3:1992 9.3.8 Inspeksi batch number, shelf-life, mixing ratio, %thinner, potlife, induction time, drying time, coating interval, dan curing time menurut SSPC-PA1; 9.3.9 Inspeksi ketebalan cat basah menurut ASTM D4414A; 9.3.10 Inspeksi ketebalan cat kering menurut SSPC-PA2; 9.3.11 Inspeksi hasil akhir penampilan pengecatan menurut SSPCPA1. Pihak Pertama dapat sewaktu-waktu melakukan pengujian merusak (destructive-test) seperti pemeriksaan kekuatan adhesi dan curing test untuk memastikan kecukupan dan kesesuaian mutu yang diharapkan sesuai persyaratan dokumen ini; Permukaan yang dirusak tersebut harus diperbaiki oleh Pihak Kedua sesuai persyaratan teknis yang dituangkan dalam klausa 8.1 sampai 8.3 dan menurut diktum 1.5.4 dalam dokumen ini.

9.4

9.5

10. PENGENDALIAN REKAMAN DAN LAPORAN 10.1 Pihak Kedua harus menyiapkan dan mendokumentasikan laporan harian (daily record) aktivitas pekerjaan. Laporan harian tersebut minimal harus berisi: 10.1.1 Luas pekerjaan yang telah dilaksanakan pada permukaan; 10.1.2 Jam kerja yang digunakan per aktivitas pekerjaan; 10.1.3 Jumlah material, konsumebel, dan suku cadang yang telah digunakan. Akumulasi total luas permukaan yang telah diaplikasi sampai hari terakhir pelaporan; Rekaman yang harus diserahkan kepada Pihak Pertama adalah: 10.3.1 Sertifikat manufaktur untuk setiap batch number material cat yang digunakan; 10.3.2 Cacatan inspeksi harian pengendalian kualitas.

10.2 10.3

11. GARANSI 11.1 Pihak Kedua bersama Pihak Manufaktur Material Cat yang digunakan sanggup memberikan jaminan garansi tertulis untuk life-time ketahanan kualitas minimal selama jangka waktu 5 (lima) tahun;
10 of 11

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

Spesifikasi Teknis Pekerjaan Overcoating PP Ciwandan PTSP Dokumen TERKENDALI Nomor:

11.2

Bila selama masa garansi, terjadi pengelupasan cat sebesar 10% dari total seluruh luas permukaan atau sebanding dengan SSPC-Vis2 Rust Grade 3, maka Pihak Kedua bersama Pihak Manufaktur Material Cat yang digunakan harus memperbaiki seluruh permukaan yang rusak tersebut tanpa membebankan biaya apa pun juga terhadap Pihak Pertama.

12. PENUTUP 12.1 12.2 Seluruh ketentuan yang dituangkan pada tiap klausul dalam dokumen ini mengikat-penuh Pihak Kedua; Bila Pihak Kedua mengabaikan dan/atau meninggalkan tanggung-jawabnya sebelum pekerjaan yang ditetapkan dalam klausul 1.3.1 berakhir, maka Pihak Pertama mempunyai hak untuk menuntut Pihak Kedua secara hukum; Segala ketentuan yang belum diatur dengan jelas dalam dokumen teknis ini akan dituangkan dalam adendum tersendiri yang terlebih dahulu harus disepakati oleh kedua belah pihak; Aturan-aturan lain yang menyangkut operasionalisasi pekerjaan dari segi bisnis dan/atau komersial akan dituangkan dalam kontrak kesepakatan kerja.

12.3

12.4

Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin tertulis sebelumnya dari PT. SEMEN PADANG (Persero).

11 of 11