Anda di halaman 1dari 34

TUGAS RINGKASAN BUKU KRISTOLOGI D I S U S U N

OLEH: Nama NIM Jurusan : Rosinda E. Situmorang : 1001060 : Theologia

M. Kuliah : Kristologi Dosen : Pater Dr. C.P Manalu DT.h

BAB I KEBERADAAN KRISTUS SEBAGAI YANG PRA-ADA


Yesus Kristus sebagai manusia, Dia itu telah ada sejak kekal. Yesus telah lebih dulu ada sebelum Raja Daud itu ada, Yesus sedang menyatakan keberadaanNya yang Pra-ada yaitu keadaan yang melebihi segala sesuatu yang ada di Jagat ini, Karena Dialah merupakan sumber segala sesuatu(Kol 1:1516).Dia tidak mempunyai permulaan dan akhir.Dia adalah alfa dan omega. 1. Sebagai Firman Allah Yesus secara esensi itu berada dari kekal dan keberadaan-Nya yang kekal tersebut Nampak pada Injil Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersamasama dengan Allah. Pengakuan Iman Nikea Gereja Orthodox yang berbunyi : Anak Tunggal Allah yang dilahirkan dari Sang Bapa sebelum segala zaman, terang yang keluar dari terang, Allah sejati yang keluar dari Allah sejati, dilahirkan dan bukan diciptakan, satu Dzat-hakikat dengan Sang Bapa yang melalui-Nya segala sesuatu tinggal dan tidak pernah terpisahkan dari kekal Karen a Firman dan Roh Allah itu tinggal di dalaM Allah yang satu dan Esa. (Yoh 1:8) Yesu itu adalah Firman yang qodim (kekal) dan melekat pada satu Allah yang Esa.

2. Penampakan dan nubuatan Tentang Firman Sebelum Nuzul ke Jagat Dalam mewujudnyatakan akan janji-Nya terhadap manusia terlebih dahulu Allah menyatakan Diri dalam berbagai macam Nabi yang berefleksi dalam nubuat-nubuatan akan nuzulnya Dirinya Sendiri. 3. Menampakkan Diri sebagai Malaikat Keidentikan akan karakteristik karya Malaikat dengan Yesus sebagai Pribadi yang melepaskan umat mnusia dari segala macam bahaya ini, menunjuk bahwa Malaikat tersebut merupakan baying samar akan Pribadi Sang Sabda sebelum nuzul menjadi manusia dengan sebutan Yesus Kristus( Yoh 1:14;1:31). Peristwa penampakan tiga Malaikat kepada Abraham dipandang sebagai penampakan Sang Tritunggal Mahakudus.

4. Menampakkan Diri kepada Hagar TUHAN berbicara kepada Hagar, Ia memerintahkan Hagar agar kembali kepada Sarai, Ia menjanjikan: Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu. Kuasa untuk membuat keturunan yaitu menciptakan kehidupan itu nyata hanya milik Allah saja. 5. Menampakkan Diri kepada Abraham Dalam Kej (22:1-2) Allah yang berfirman dan memerintahkan Abraham untuk mempersembahkan Ishak sebagai kurban bakaran. Dan Abraham taat kepada Dia dan pergi untuk menyembelih Ishak,Malakh Yahweh berkata kepada Abraham engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku. Ini menunjukkan bahwa Malakh Yahweh mengidentikkan Diri dengan Allah Ia berkata penyerahan Abraham itu adalah kepada-Ku dan menyatakan Dirinya sebagai Allah yang berfirman sebelum kepada Abraham.Hal yang juga dikatakan Yesus(Yoh 14:10). Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriKu sendiri, tetapi Bapa yang diam di dalam Aku. Ini menunjukkan karya Anak identik dengan karya Bapa. 6. Menampakkan Diri kepadaYakub Peristiwa theophania muncul dalam kisah Yakub ketika dia melarikan diri dari kemarahan abangnya Esau(Kej 28:10-13). Ketika Yakub bangun dari tidurnya dan berkata sesungguhya TUHAN ada di tempat ini dan aku tidak mengetahuinya.Penampakan Allah kepada Yakub dinyatakan bahwa Malaikat Allah yang berfirman kepada Yakub dalam mimpi, dan Malaikat Allah itu menyatakan diriNya sebagai Allah yang di Betel.

7. Menampakkan Diri kepada Musa Malaikat TUHAN menampakkan Diri dalam bentuk wujud apa dari semak duri- bukan wujud seperti manusia. (Kej 3:2-6,13-15). Malaikat yang dijanjikan Yahweh kepada Musa mempunyai karya yang sama seperti yang dikatakan oleh Yakub yaitu ntuk melindungi dan menuntun bangsa Israel sampai ke tanah Kanaan dan melepaskan mereka dari marah bahaya. 8. Penampakan Malaikat Yahweh di Luar Taurat a. Menampakkan Diri di Bokhim Dalam (Hak2:1-5) Malaikat TUHAN menyatakan diri bahwa Ia-lah yang menuntun Israel keluar dri Mesir, dan membawa mereka ke negeri perjanjian.

b. Menampakkan Diri kepada Gideon Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon, Malaikat TUHAN menampakkan Diri kepadanya , demikian, TUHAN mehnyertai engkau ya pahlawan yang gagah berani lalu berpalimglah TUHAN kepadanya dan berfirman pergilah dengan kekeuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkraman orang Median. dalam kisah Gideon Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada Gideon dalam seorang manusia dan memberi salam kepada Gideon dengan ucapan: TUHAN menyertai engkau IA tidak mengatakan AKU menyertai engkau . c. Menampakkan diri kepada manoaah dan istrinya Malaikat TUHAN mengingatkan pada gelar yang dikenakan kepada yesus dalam perjaanjian baru(kis 3:13) Allah memuliakan hambaNYA yaitu Yesus.menampakkanTUHAN dalam wujud manusia yang menjadi abdi dan utusan TUHAN , namun pada saat yang bersamaan Ia itu adalah Allah yang menerima persembahan manusia. d. Penglihatan jakharia Dalam zakh 3:1-6 Ia memperjelaskan pebedaan antara malaikat TUHAN(malak yahweh)Dn TUHAN(yahweh) sendiri. e. Wujud manusia Menampakkan Allah dalam wujud manusia merupakan satu isyarat bahwa Sang Sabda yang bersifat Roh itu akan menjelma menjadi manusia juga marupakan pemenuhan janjiAllah terhadap manusia pertama (kej 3:13) untuk mangembalikkan manusia pada fitrahNYA . Allah dalam wujud manusia seperti manusia dapat dilihat pada uraian sbb: Melkisedek

Imam Melkisedek adalah penampakan diri Yesus sebagai Firman Allah dalam theofani yang menyatakan diri kepada Abraham sebelum penjelmaan-Nya sebagai manusia. Itulah sebabnya Kristus memiliki keimamam menurut aturan Melkisedek. Dalam Ibrani Melkisedek dijadikan sama dengan anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. Tiga tamu Abraham YUHAN menampakkan dirri kepada Abraham, namun dilihat oleh tiga temannya dalam wujud manusia. Peristiwa di Pniel Yakub melihat wajah theophania dari Allah itu. Pniel berasal dari kata pneypanim,= wajah, dan el= elohim= Allah, yaitu wajah Allah.

Penampakan Tuhan pada Yesaya Yesaya melihat Tuhan, dalam penglihatan ini Yesaya mendapat perintah untuk menjalankan pengutusan, yaitu memperingatkan Israel yang hatinya keras, telinganya tuli, matanya buta, hatinya tidak mengerti, agar berbalik kepada Allah dan sembuh. Penglihatan Nabi Yehezkiel Dalam penampakan ini TUHAN terlihat seperti tugu awan, dan api serta api menyala di semak belukar, terlihat juga seperti yang dilihat Yesaya. Anak Manusia yang Lanjut usia Penampakan ini adalah satu hakikat wujud, yaitu Firman Allah, dalam dua aspek keberadaan-Nya ketika nanti menjelma menjadi manusia Yesus yang Ilahi dan menjadi dalam Hypostastis. Kasus Sadrakh, Mesakh, Abednego Mereka menolak menyembah berhala, lalu mereka dihukum dan dilemparkan kedalam peleburan api yang sudah panas.Lalu Anak Allah dilihat oleh Nebukadnezar dan menolong mereka. Malakh Yahweh menampakkan diri kepada orang-orang yang berkenan kepada semua orangorang yang berkenan kepada Allah. Nubuatan akan Datangnya Sang Sabda Dalam Yes (9:5) seorang anak akan lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita, lambing pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya akan disebutkan orang, Penasihat Ajaib, Bapa yang kekal, Allah yang perkasa, Raja Damai. Penasihat Ajaib Setiap perkataan dan nasehat Yesus mengacu manusia mengenal Allah secara baik( Yoh 14:7), dan memberikan harapan masa depan yang berwujud keselamatan serta hidup bersama-sama dengan Allah. Allah yang perkasa Dikenakan pada Diri Sang Sabda yang diam dan tinggal dan melekat dalam Allah serta bersamassama dengan Allah.Dalam (Yes9:5), bahwa Yesus sebagai bukti secara Esensi adalah Firman yang tinggal dan melekat dalam Allah yang Esa dan kekal.

Bapa yang Kekal Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu. Raja Damai Sang Sabda yang bersifat Roh telah mengenakan keadaan baru yang diambil dari daging dan darah Sang Perawan Maria dalam Dirinya sendiri.

BAB II TYPOLOGI KRISTUS


Menurut Clark Carlton, typology adalah suatu metode interpretasi Alkitab, dengan jalan mana beberapa pribadi atau peristiwa-peristiwa dalam PL sebagai tanda atau bayangan akan realita sorgawi dan peristiwa masa depan. Tongkat Harun (Kel 17: 5) A. Tongkat itu dalam keadaan aslinya berwujud kayu kering dan tak berakar , tentu saja kayu tersebut tidaklah mempunyai potensi untuk tumbuh apalagi untuk memunculkan sekumtum bunga. Sebagaimana halnya maria walaupun tanpa benih laki_laki oleh kuasa Roh kudus seorang anak lakilaki yang dinamakan imanuel yang artinya Allah menyertai kita. Dan gelar yang diberikan kepada anak ini,menunjuk pada bahwa anak yang dikandung maria penjelmaan dari Sang Sabda yang diam dari kekal sampai kekal didalam dzat hakekat Allah,dan yang sekarang didalam rahim Maria. Itu adalah karya Allah melalui kuasa Roh kudusNya(Mat 1:20). Gereja melihat bahwa tongkat Harun yang kering dan dapat bertunas itu dilihat sebagai typologi kristus yang lahir dari seorang dara. B. Tongkat ular tembaga Kematian, dosa,neraka dan iblis dalam perjanjian lama identik dengan bisa atau racun yang memagut bangsa Israel kedatangan sang sabda dalam bentuk manusia yang berakhir dan di salibkan bagaikan ular tembaga yang tergantung diatas tiang, dan mampu untuk melepaskan manusia dari ikatan dosa, maut, neraka dan iblis (yoh 3:14) sehingga manusia memiliki hidup kristus yang bersifat kekal. Jadi salib merupakan fondasi untuk manusia mendapatkan hidup. Jadi tongkat ular tembaga ini dimengerti oleh gereja sebagai pengorbanan Kristus diatas salib untuk seluruh manusia. C. Manna Manna adalah makanan yang berbentuk roti yang Allah turunkan dari sorga untuk bangsa Israel yang sedang kelaparan (kel 16:15). Inilah Roti yang diberikan TUHAN menjadi makananmu sedangkan Kristus atau sang Roti hidup mampu memberikan hidup kekal bagi siapa saja yang memakannya (yoh 6:51).

D. Dua loh batu Dalam kel 24:1 disebutkan bahwa loh batu yang berisikan hukum Allah pembrian langsung dari Allah dan ditulis oleh jari Allah sendiri. Gereja mengartikan sebagai typology akan keberadaan yesus kristus sebelum nuzul menjadi manusia. Firman yang menempel pada dua loh batu yang ditulis oleh jari Allah sendiri, secara esensi menunjuk pada keberadaan firman yang tinggaldan melekat pada diri Allah dari kekal sampai kekal. E. Api yang menyala disemak belukar Penampakan malaikat TUHAN dalam nyala api disemak duri itu merupakan pengalaman yang datang pada musa. Dalam penampakan dinyatakan bagaikan Maria yang melahirkan Anak, namun tetap perawan. Sang Dara Maria, typology Kristus yang secara esensi sebagai firman Allah yang diam dan melekat satu dalam Allah, telah mengambil daging dan darah maria telah dipaparkan. F. Bangsa Israel yang keluar dari mesir melalui laut teberau Terbelahnya laut teberau dan menyeberanya bangsa Israel dilaut dan kemudian laut itu tertutup kembali. Menurut tradisi dan para bapa gereja Mempunyai arti bahwa sang sabda menjadi manusia melalui sang dara Maria. Artinya yaitu bahwa inti dari srael adalah yesus kristus, karna penggenapan dari semua yangh dinyatakan oleh Allah pada Israel adalah Yesus Kristus. G. Bait Allah atau Kemah Suci Bait Allah dalam perjanjian lama, adalah realita penjelmaan Sang Sabda sebagai manusia. Bagi Allah mempunyai makna yang sangat mendalam dikaitkan dengan Injil Yohanes 1:4 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya. H. Adam Menurut pandangan Bapa Gereja dan Alkitab, Kristus adalah gambaran manusia pertama yaitu Adam bahkan disebut Adam terakhir. Manusia pertama adam menjadi makhluk yang hidup, tetapi Adam yang akhir menjadi Roh yang menghidupkan artinya Yesus Kristus . jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh yang rohaniah. Seperti ada tertulis : manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup, dan roh yang terakhir menghidupkan ( 1kor 15:44-45).

BAB III INKARNASI SANG SABDA


Dalam ibrani 1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi. 1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ayat ini menegaskan bahwa pada zaman dahulu yaitu zaman sebelum Sang Sabda menjelma, Allah berulang kali berbicara dalam berbagai cara yaitu melalui nubuatan, penampakan, penglihatan dan gambaran-gambaran/ typology kepada manusia melalui perantaraan para Nabi. Berhentinya Allah menyampaikan oleh kehendakNya melalui para nabi ini, dikarenakan Sang Sabda yang menjelma itu telah menjadi kegenapan, kepenuhan isi berita dan janji Allah yang disampaikan oleh para nabi. Itulah sebabnya Allah tidak kehendakNya melalui para nabi, tapi melalui SabdaNya sendiri yang telah menjadi manusia(Yoh 1:14). Sang Sabda menjelma menjadi daging ,berarti Sang Sabda bersifat roh yang tinggal dalam diri Allah dari kekal sampai kekal telah mengenakan keberada man usiabaru yang sebelumnya tidak ada dalam diriNya yaitu keberadaan sebagai manusia, namun daging yang dikenakan itu menyatu dengan keberadaan sebagai Firman yang tinggal didalam Diri Allah, maka segenap kepenuhan Allah itu tinggal di dalam Diri Sang Sabda menjelma(Kol 2:9), dikenakan keberadaan jasmaniah di dalam Dirinya atau dua kodrat. Sang Sabda mengenakan keberadaan baru sebagai manusia dalam Dirinya, Dia tetap dan tak berhenti sebagai SabdaNya Allah yang tinggal melekat dalam Diri Allah kekal sampai kekal, sehingga Allah tidak pernah ada tanpa FirmanNya, dan Sorga itu tidak pernah kosong. 1. Kelahiran Kristus Kelahiran kristus dari Dara Maria adalah permulaan dari karya inkarnasi atau Penjelmaan. Keberadaa Sang Firman di dalam kenyataanNya sebagai manusia, jadi kelahiranNya oleh Sang Bunda Suci. Dalam Mat1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Penghormatan kepada Maria erat sekali hubungannya dengan kasih orang percaya kepada Kristus.

2. Penyelaman / Baptisan Kristus Yesus dibaptis bukan untuk pertobatan, karena Dia itu Juruselamat yang tanpa dosa sebad Dia ituah Allah Sang Sabda yang Menjelma. Jdi bukti penyelaman itu adalah untuk membuktikan dirinya sendiri sebagai Juruselamat yang dengan kerendahan hatiNya mau diselamkan dibawah tangan makhlukNya di atas salib nantinya. Dan penyelama oleh Yohanes ciptaanNya itu Sang Firman Menjelma itu menggenapkan seluruh kehendak Allah (Mat 3:15), dan Yesus ingin menunjukkan solidaritasnya dengan dosa umat manusia supaya dosa itu boleh dilebur nantinya oleh kuasa kebangkitanNya. Penyelaman Sang Firman Menjelma menyatakan DiriNya sebagai Sang Anak yang dengan kepenuhan Tritunggal Kudus untuk pertama kalinya dinyatakan kedalam dunia, dimana Bapa, Putra, dan Roh Kudus itu menyatakan Diri. Keselamatan itu menyangkut segenap makhluk (ciptaan) Allah, sebagaimana yang dikatakan dalam (Rm. 8:21) tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. 3. Pencobaan Kristus oleh iblis Sesudah penyelamanNya Kristus dicobai Iblis ketika tinggal di padang gurun dan berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam, hal ini menunjukkkan Kristus itu adalah Adam terakhir melalui kemenanganNya atas iblis melalui pencobaan-pencobaan yang sama yang diberikan oleh iblis kepada Adam, kehendak daging. Peristiwa pencobaan Kristus oleh iblis ini adalah untuk menunjukkan bahwa Kristus adalah Musa yang kedua, yang memulai pelayananNya dengan puasa empat puluh hari empat puluh malam di atas gunung, yang juga memberikan hukum yang baru seperti yang tertera dalam khotbah di atas Bukit dan pada diriNya sendiri sebagai Sang Firman Allah, untuk menggenapi firman yang dinubuatkan dan diajarkan oleh Musa(Mat.5:17-18). 4. Pemuliaan Kristus di atas Gunung Keselamatan berarti bahwa orang percaya manunggal dengan tubuh kemuliaan Kristus supaya ikut ambil bagian dalam kodrat Ilahi, agar serupa dengan TubuhNya yang mulia dan menjadi sama dengan Dia, mengalami pengilahian yaitu bahwa orang ikut ambil bagian dalam korat Ilahi yaitu sinar cahaya kemuliaan Allah sendiri yang ikut mengambil bagian dalam Kerajaan Sang Bapa. Pengilahian ini disebut dalam teologia Orthodox sebagai theosis.

5. Kesengsaraan, Penyaliban dan kematian Sang Kristus Akhir dan puncak dari kehidupan dan karya Sang Kristus sebagai manusia adalah KematianNya di kayu salib yang dimeteraikan oleh kebangkitanNya yang membuat segala apa terjadi selama hidupNya itu dapat dimengerti. Kemanusiaan jasmani kita itu sekarang sudah ada di dalam sorga dimuliakan di sebelah kanan Sang Bapa, karena kemanusiaan kita itu sudah dijadikan manunggal di dalam keesaan Pribadi Sang Firman Menjelma dengan ke-AllahanNya yang berasal dari sorga . Melalui tubuh jasmaniah Sang Firman Menjelma itu melakukan karyanya bagi keselamatan manusia. Tak ada satu karya pun yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus itu tidak dilakukan dalam Tubuh Jasmani, mulai dari kelahiranNya sampai dengan kematianNya, semua terjadi pada Tubuh Jasmani. Di dalam Gereja Ortodox, kematian dan kebangkitan Kristus itu dianggap sebagai suatu peristiwa puncak yang berkaitan satu sama lain, Penyaliban selalu diarahkan ke depan menuju kebangkitan. Penyaliban totalitas daripada kemanusiaan yang dikenakan oleh Sang Firman Menjelma, sehingga kalau Kristus sudah dislibkan sebetulnya semua orang percaya turut disalibkan di sana, karena Kristus mati semua orang percaya ikut mati. 6. Dalam Hubungannya dengan manusia Adamiah Kita dan Hukum Taurat Yang dimaksud dengan manusia Adamiah adalah kemanusiaan yang diwarisi dari Adam yang ditandai oleh kefanaan yaitu keadaan tunduk ketidaktaatan Adam(Rm. 15:12). Sifat dosa Adam itu adalah ketidak-taatan maka itu perlu ditebus oleh ketaatan yang tanpa syarat. Manusia yang Adamiah yang dikenakan oleh Sang Sabda Menjelma itu sudah dibebaskan dari keadaan yang tidak taat dan kecongkakan, yang menjadikannya bermsuhan dengan Allah(Kol. 1:21) yaitu dibebaskan dari keadaan dosa itu dihukum di dalam daging Sang Kristus Yesus di atas salib melalui ketaatan tanpa syarat dan kerendahan hati yang tidak kenal batas, maka kemanusiaan Adamiah itu sekarang diperdamaikan dengan Allah sendiri(Kol, 1:21). Jadi dalam darah Kristus, yaitu kematianNya di atas salib, perdamaian dengan Allah itu sekarang sudah disediakan bagi manusia. Tuntutan hukum Taurat adalah agar manusia taat tanpa syarat terhadap segala yang diperintahkan di dalamnya. Dengan menggenapi hukum Taurat segala perintah Taurat itu manusia dianggap benar dihadapan Allah. Namun manusia tidak taat pada hukum Taurat, maka kutuk Taurat itu dihapus oleh penyaliban Kristus itu. Firman Tuhan berkata dalam Ef 2:15-16 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

Kematian Kristus itu adalah merupakan penggenapan tuntutan-tuntutan kurban binatang yang diperintahkan Taurat jika perintahnya dilanggar oleh manusia, kematian Kristus itu disebut kurban penghapus dosa. Dalam kematianNya Kristus dikatakan telah mengunjungi alam kematian yang dalam ikon suci digambarkan Kristus telah masuk ke dunia bawah tanah itu serta mendobrak pintu gerbang neraka, menghancurkan kunci-kunci dan palang gerbang neraka, menginjak iblis dalam kakiNya (Ibr. 2:14-15)Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. 7. Kebangkitan Kristus dan KenaikanNya ke Sorga dan DudukNya di Sebelah Kanan Bapa Dengan kebangkitanNya itu kristus telah menyatakan diri sebagai yang telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. Semua kemanusiaan orang percaya yaitu totalitas kemanusiaannya sudah ditebus melalui kebangkitan Kristus itu. Kita semua totalitas yang sudah diselamatkan oleh Kebangkitan Kristus sendiri. Tujuan keselamatan adalah panunggalan dengan Sang Tritunggal Maha Kudus. Manusia diselamatkan dari dosa, iblis dan maut. Jadi orang yang manunggal denga Kristus memperoleh keselamatan dengan kemanusiaanNya itu, karena kemanusiaan itu sudah ada di sorga didudukkan di sebelah kanan Allah Sang Bapa maka di dalam Kristuspun orang percaya yang telah manunggal didudukkan di sorga.

BAB IV GELAR GELAR KRISTUS


Dalam pengakuan Iman Nikea diungkapkan bahwa Tuhan itu satu menguasai langit dan bumi itu, adalah Allah sendiri. Dalam Mat 11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Tuhan disini adalah penguasa, Tuan itu menuju pada kewibawaan kepenguasaanNya atas alam semesta ini. Allah sudah melimpahkan bidang kewibawaan penguasaanNya/ ketuhananNya itu kepada Yesus Kristus, itulah sebabnya Yesus Kristus disebut sebagai Tuhan. Dalam Ibr 1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ayat ini menjelaskan Allah telah memberikan hak dan kuasaNya kepada Yesus untuk menguasai segala sesuatu yang ada di bumi ini, termasuk penghakiman di masa yang akan datang. Allahlah yang memberikan kuasa ketuhananNya kepada Yesus supaya Dia dapat menjalankan kekuasaan sebagai Juruselamat, karena berkarya untuk menyelamatkan manusia melalui Yesus. Jadi kalau Yesus disebut Tuhan, bukan berarti itu menunjuk bahwa Yesus itu menjadi sekutu Allah, tetapi berarti bahwa Allah berkarya melalui Dia sebagai Sang Penyelamat. Melalui kuasa atau bidang kekuasaan Ketuhanan Allah yang dilimpah-serahkan/ yang diberikan kepada Yesus ini, maka keselamatan Allah sudah terjadi melalui Tuhan Yesus Kritus. Kemanusiaan Yesus itu bukanlah kemanusiaan biasa, melainkan wujud dari Inkarnasi(Penjelmaan) dari Sang Sabda yang dari kekal sampai kekal berada dan diam di dalam Allah Bapa. Dengan demikian kemanusiaan Yesus Kristus itu tidaklah dapat dipisahkan dari ke-Allahan Sang Sabda. Oleh karena Yesus dalam kedudukanNya sebagai Firman Allah itu tetap tinggal di dalam Allah meskipun telah menjadi manusia, maka berarti Dia itu sehakikat dengan Allah itu sendiri. Hal ini dikarenakan bahwa setelah Yesus dalam KemanusiaanNya telah dimuliakan, kuasa Ketuhanan yang diberikan Allah kepadaNya akan diserahkan kembali kepada Allah. Dalam 1 Kor.15:24,28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.Inilah makna arti Ketuhanan Yesus Kristus itu.

1. Arti Nama Yesus Yesus dalam bahasa Yunani Yehosyua. Yehuah yaitu nma Allah itu sendiri, dan kata Syua artinya yang menyelamatkan. Yesus menunjuk nama pribadi yaitu nama Diri dari Sang Sabda yang menjelma menjadi manusia, juga menunjuk pada karya yang akan dilakukan oleh Yesus Kristus.Dalam Kis 4:12 dikatakan Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." 2. Yesus, Sang Nabi(Ha-Nebi) Dalam Ulangan 18:15-19 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firmanKu yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. 3. Gambar Allah Dalam Kol. 1:15Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakankarena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, maupun kerajaan, baik perintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.Yesus disebut Gambar Allah denagan fungsiNya yang mencerminkan dan menyatakan keberadaan Allah yang dapat dilihat itu kepada m manusia, sehingga Allah yang dapat dimengerti dan dilihat oleh manusia dapat dimengerti dan dilihatmelalui DiriNya.

BAB V BIDAT-BIDAT
Bidat-bidat muncul karena sengaja ingin memutarbalikkan fakta apa yang diyakini-percayai oleh Gereja sepanjang abad. Ajaran-ajaran tentang Kristus (Kristologi) yng menyimpang pada awal dikutuk oleh Gereja yaitu sebagai berikut: 1. Ebionites Kelompok yang percaya dan mengajarkan bahwa sifat ilahi Kristus tidak asli atau dengan perkataan lain bahwa Kristus itu tidak memiliki sifat Ketuhanan yang sejati. Istilahnya Ebion yaitu dilihat hanya seakan-akan ada. Dalam Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Ayat ini menegaskan kedudukanNya sebagai manusia, Dia tetap dan tak pernah berhenti dengan Firman yang tinggal dan diam di dalam Allah. 2. Dosetisme Kelompok ini percaya dan mengajarjan bahwatubuh yang dikenakan Yesus itu, bukanlah tubuh yang riil. Pandangan ini ditolak dan bertentangan dengan ajaran Alkitab.Jadi Sang Sabda Menjelma itu benarbenar memiliki tubuh jasmani yang riil, karena hanya tubuh jasmaniah yang dapat disalibkan, dukuburkan dan bangkit dan bangkit dari antara orang mati. 3. Arianisme Arianisme adalah sebuah ajaran yang diperkenalkan oleh Arius. Ia adalah seorang Presbyter Gereja Orthodox di Alexandria, Mesir. Ajrannya mengatakan bahwa Yesus bukanlah Allah sejati. Yesus adalah makhluk ciptaan Allah Bapa. Pernah ada waktu di mana Yesus belum/tidak ada. Allah yang sejati adalah hanya Bapa sementara Yesus adalah Allah yang lebih kecil dari Allah Bapa. Ajaran ini dikutuk oleh Konsili Nikea(325 M). 4. Nestorianisme Ajaran ini diperkenalkan oleh Nestorius, seorang Ptriarkh Gereja Orthodox di Konstatinopel, Asia kecil. Ajarannya mengatakan Yesus itu mempunyai dua pribadi yang terpisah yaitu pribadi Allah dan pribadi manusia. Ia menyarankan Gereja menyebut Maria sebagai Antropokos(yang melahirkan manusia atau Yesus).

5. Monophysitisme Ajaran ini dicetuskan oleh Archimandrit dari Konstantinopel. Eutykhes mengartikan ajarannya bahwa Kristus itu hanya memiliki satu kodrat saja, yaitu kodrat Ilahi. Sebab yang Ilahi itu lebih berkuasa daripada yang manusiawi, jadi yang manusiawi itu hilang tenggelam ditelan yang Ilahi.Kristus tidak memiliki dua kodrat lagi, namun hanya satu kodrat(monophysit).Ajaran ini disebut Bidat Monophysitisme). 6. Monothelitisme Bidat ini mengajarkan bahwa Kristus itu hanya mempunyai satu kehendak saja, yaitu kehendak Ilahi dan bukan kehendak manusiawi.Ajaran ini ditolak. Jadi kehendak manusiawi Kristus tunduk kepada kehendak IlahiNya yang satu dengan kehendak Sang Bapa. 7. Appolinarisme Kelompok ini mengajarkan bahwa sifat kemanusiaan yang ada dalam Kristus itu kurang sempurna.Firman itu telah menjadi manusia, Sang Firman yang bersifat roh itu telah mengenakan keberadaan baru dalam diriNya yaitu keberadaan sebagai manusia.Keberadaan yang dikenakan ini benar-benar keberadaan yang sempurna/ manusia yang sempurna, Sang Firman Menjelma mengalami proses pertumbuhan dari bayi (Luk.2:40).Ajaran-ajaran kuno ini telah ditolak oleh Gereja sepanjang abad.

Tugas Tafsir PL III Ringkasan Kitab AYUB, MAZMUR, AMSAL PENGKOTBAH, KIDUNG AGUNG ( Dari buku
D I S U S U N OLEH: Nama NIM Jurusan M.Kuliah Dosen : Rosinda E Situmorang : 1001060 :Theologia :Tafsir PL II : Pdt. Mindo Simanjuntak, MTh, MPdK

KITAB AYUB
Mengapa orang tak berdosa harus menderita? Kitab Ayub menyajikan cerita tentang penderitaan yang dialami manusia, percakapan antara Ayub dan sahabat-sahabatnya serta TUHAN berpusat pada pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan yang sulit. Maksud penulisan kitab Ayub berbicara tentang penyebab penderitaan manusia dan peran TUHAN dalam penderitaan ini. Ayub sebagai pameran utama dalam cerita ini yang digambarkan sebagai orang yang saleh, jujur dan takut akan Tuhan serta menjauhi kejahatan(1:1). Ia percaya kepada Tuhan dan diberkati dengan anak yang banyak, kekayaan. Kitab ini memusatkan perhatian terhadap ayub, mengapa orang saleh menderita? Apakah penderitaan disebabkan karena dosa? Apakah TUHAN menyebabkan manusia menderita?mengapa? Kitab Ayub mengajak para pembaca untuk menggumuli pertaanyaan-pertanyaan klasik ini bersama tokoh yang ada didalamnya. Kuasa dan cara TUHAN yang penuh rahasia itu, kadang-kadang berada diluar jangkauan pengertian manusia. Kitab Ayub terdiri dari empat puluh dua pasal. Kitab ini termasuk sastera hikmat karena itu kitab ini mempunyai hubungan dengan sejarah Israel. Thema kitab Ayub adalah Persoalan Penderitaan Manusia yang Saleh. Mengapa orang baik atau saleh menderita? Dengan menonjolkan kitab Ayub penulis maumenyatakan bahwa kepercayaan orang Yehuds selama ini tidaklah selalu benar, sebab kenyataan dalam hidup mereka sehari-hari ialah bahwa orang-orang benat yang selalu hidup menurut kehendak Allah, namun demikian mereka menderita. Daam diskusi Ayub dan kawan-kawannya penulis ingin mencari jawaban terhadap persoalan ini, dan penulis menyimpulkan semuanya adalah kehendak Allah yang terlalu tinggi bagi manusia untuk bisa dimengerti. Dalam pasal 1 dan 2 diceritakan bahwa Allah, atas dorongan setan, mencobai Ayub melalui penderitaan. Meskipun demikian Ayub tetap percaya akan keadilan Allah. Ayub sedang berdiskusi dengan tiga kawannya, yaitu Elifas, Bildad, dan Zofar. Ketiga kawan Ayub ini berbicara mempertahankan konsepsi pembalasan atas dosa orang yang bersalah, menurut mereka penderitaan adalah

konsekwensi dari dosa. Makanya Ayub menderita, itu berarti bahwa Ayub dihikum oleh Allah karena dosanya. Namun Ayub tidak setuju dengan kesimpulan kawan-kawannya itu, sehingga tiga kali ia memohon kepada Allah untuk membenarkan dia.Ayub memohon kepada Allah untuk datang mengadilinya. Allah memang datang, tetapi bukan untuk mengadili Ayub, melainkan supaya Ayub mengakui kemuliannNya. Ayub adalah seorang yang baik yang tiba-tiba kehilangan segalanya. Seperti dari banyak penderitaan kita, rasanya hal ini tidak adil. Jawaban dari teman-temannya bahwa Allah menhakimi orang yang jahat, dan oleh karenanya pasti Ayub telah melakukan kejahatan-sama sekali tidak cocok. Mereka mengatakannya dengan berbagai cara. Ketiga mereka akhirnya kehilangan kesabaran terhadap Ayub. Sesungguhnya, pada percakapan ketiga, Bildad hanya berbicara sedikit sekali . Ayub berdebat dengan kedua orang itu dan dengan Allah dan dengan demikian ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang hanya dapat dijawab dalam Perjanjian Baru. Oleh karena Elihu masih muda, ia tidak dihargai oleh yang lain. Argumentasinya penuh dengan keyakinan orang muda, tetapi juga agak kacau dan tidak matang. Percakapan dengan Elihu mungkin baru belakangan ditambahkan pada kitab ini. Ketiga kawan Ayub ini berbicara mempertahankan konsepsi pembalasan atas dosa orang yang bersalah menurut mereka, penderitaan ialah konsekwensi dari dosa. Makanya Ayub menderita, itu berarti bahwa ia dihukum oleh Allah karena dosanya. Ayub tidak setuju dengan hal ini, kesimpulan kawan-kawannya itu sehingga tiga kali a memohon kepada Allah untuk membenarkan dia(pasal 16, 19, 31). Allah mengatakan kepada Ayub bahwa Ayub tidak berhak menghakimi Allah. Ayub mengakui hal tersebut, dan kemudian ia merendahkan diri. Akhirnya Allah membenarkan Ayub terhadap kawan-kawannya, dan member kepadanya lagi berkat-berkatNya. Kawan- kawan Ayub tidak memberi pertolongan sama sekali, lebih baik jika mereka tidak mengatakan apa-apa. Pendapat mereka yang utama, yaitu bahwa Allah memberkati orang saleh dan menghukum orang jahat, secara umum memang benar. Tetapi tidaklah benar untuk menerapkan pendapat itu. Pendapat

itu tidak memberikan jawaban mengapa orang yang tak berdosa kadangkala menderita, sedangkan orang yang tidak saleh terhindar dari malapetaka. Mereka mengambil kesimpulan bahwapenderitaan yang diderita olek Ayub tentunya merupakan penghakiman Allah atas dosa-dosanya. Sanggahan Ayub bahwa ia sungguh-sungguh tidak berdosa hanya membuat mereka bertambah marah. Pendapat Elihu bahwa penderitaan dapat merupakan cara Allah mengajar kita, hal ini perlu kita perbincangkan lebih lanjut . Tetapi oleh karena baik Ayub maupun Allah tidak memberi tanggapan pada Elihu, maka hal ini berarti bahwa hal itu. Dalam Ayub 5:17-18 Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula.

Ayub terdorong untuk mengatakan banyak hal secara gegabah, karena kekerasan kawan-kawannya yang kurang simpatik. Ia sungguh-sungguh tersesat ketika menentang Allah dan memperdebatkan masalahnya denagn Dia. Ia seakanakan menyatakan bahwa ia lebih tahu dari pada Allah.7:11-21; 9:14-35; 13:3,1528. Seperti kawan-kawannya, Ayub hanya dapat berpikir dalam hubungannya dengan kehidupan ini saja. Namun demikian, permohonannya akan keadilan sebenarnya mulai menggapai masalah dibalik kematian dan mengharapkan keadilan dalam kehidupan selanjutnya. Jawaban Allah Dalam penderitaan Ayub ia ingin minta jawaban dari Allah sendiri dan mendengarkan Allah membenarkan perbuatannya, permohonan Ayub

menimbulkan teman-temannya marah, tapi Ayub tidak mundur, ia tetap berharap pada Tuhan dan meminta pertanggungjawaban dari Tuhan. Allah tidak secara terang-terangan menjelaskan kepada Ayub mengapa ia menderita seperti yang dialaminya Sebalikya ia ingin menunjukkan kebesaranNya dan keajaibanNya yang tanpa batas, yang terlihat terutama dalam keajaiban ciptaanNya. Jika Ayub tidak dapat mengerti rahasia yang paling sederhana bagaimana ia mengerti akan

rencana Allah dalam kehidupan Ayub, namun ia menyesal. Dalam Ayub 42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu". Namun akhirnya Ayub diberkati secara luar biasa oleh Tuhan karena ia beriman kepada Tuhan dalam pencobaan apapun. Allah lebih mementingkan iman kita dari pada kesenangan, harta yang kita miliki. Kitab Ayub memberi kita pelajaran bahwa setiap orang yang hidup dalam dunia yang jatuh ke dalam dosa ini tidak akan luput dari penderitaan. Kita tidak dapat berharap untuk menjalani kehidupan tanpa mengalami kesakita atau kesusahan hanya karena kita umat Allah. Biasanya Allah memberkati dan melimpahi mereka yang mengasihi Dia. Allah juga mengakimi orang yang jahat . Tetapi, tidak selalu terjadi demikian dalam kehidupan ini. Samasekali tidak benar dan kejam, mengatakan bahwa jika seseorang menderita, maka hal itu pasti

disebabkan oleh dosa-dosanya. Kita tidak tahu apa yang mempengaruhi keadaa kita di dunia. Apa yang kita derita/alami mungkin merupakan gambar peperangan rohani yang sedang terjadi di Sorga. Pada saat kita tidak tahu lagi apa yang dapat kita lakukan selain bergantung kepada Allah yang tahu apa yang dilakukanNya, maka iman kita menjadi sungguh iman yang hidup kadang-kadang Allah mengambil semua perkara yang kita andalkan, sehingga kita betul-betul berserah PadaNya. Walaupun kita kadang-kadang dapat melihat rencana Allah dalam penderitaanmita, jalan-jalanNya selalu lebih tinggi dari pada pengertian kita, sehingga rencananya yang sempurna selalu berada di luar jangkauan pengertian kita. Oleh karena itu penderiaan yang kita alami adalah cobaan yang hars kita hadapi dengan mengharapkan Tuhan.

Kitab Mazmur Kitab Mazmur tardiri dari 150 pasal. Para pengarangnya adalah Daud, Asaf, Korah, Musa. Dalam tradisi, Daud dikenal sebagai seorang penyair. Dalam Mazmur-mazmur ini nama Daud disebut sebanyak 73 kali, sedangkan Salomo dua kali, Bani Korah 11 kali, Etan satu kali, Heman satu kali. Kitab Mazmur

termasuk bagian yang terkenal dari Perjanjian Lama. Kitab ini mempunyai arti yang besar untuk Gereja Kristen, baik di bidang liturginya maupun di bidang pembangunan rohani dan kehidupan pribadi orang Kristen. Di dalam Mazmurmazmur ini kita dapati kesaksian mengenai pemberitaan tentang Yahweh, dan kerajaanNya di dalam kehidupan kepercayaan. Kitab ini merupakan pujian,

kidungan, doa, nyanyian dan perasaan dan sukacita dukacita d untuk pertologan Allah persekutuan dengan Dia. Orang Israel memakai mazmur ini sebagai nyanyian-nyanyian kultis di Bait Allah sesudah masa pembuangan di Babylon, mereka menyanyikan mazmur-mazmur. Mazmur merupakan kumpulan puji-pujian dan doa yang dikumpulkan selama kurun waktu yang panjang dalam sejarah umat Israel, sejak zaman Daud sampai sesudah pembuangan ke Babel. Pujian, pengucapan syukur, iman, pengharapan, dukacita karena dosa, kesetiaan, dan pertolongan Allah adalah gagasan utama di dalam Alkitab

SIAPA ITU YESUS? Pendahuluan Masalah ini sangat sering diperbincangkan oleh orang-orang. Ada orang berkata adakah Yesus?Apakah Yesus dengan Allah? Bagaimana sejarah Yesus Kristus, siapakah Yesus itu? Saya akan menjelaskan siapa itu Yesus. Yesus mempunyai sejarah, mulai dari kelahiranNya, karyaNya,

kematianNya, dan kebangkitanNya. Yesus tidak dapat dipikirkan oleh logika manusia.Yesus itu benar- benar ada dan pernah hidup di dunia ini. Yesus Kristus datang untuk menyelamatkan umatNya. Yesus Kristus adalah Allah sejati dari kekal kepada kekal, Yesus adalah Allah dan bersama-sama dengan Allah. Allah telah mengosongkan DiriNya dan mengambil rupa manusia. Kelahiran Yesus dalam kandungan Maria adalah suatu keajaiban, proses yang dipakai oleh allah sehingga seorang dara melahirkan Yesus Kristus.

a. Yesus Kristus dalam Perjanjian Lama Pra-eksistensiNya yang menunjukkan bukti-bukti kekekalan Kristus, dari

masa lalu dlam bentuk bentuk Theopani di dalam Perjanjian Lama dan nubuatan Perjanjian Lama tentang Kristus, yang semuanya dengan tegas menunjukkan kekekalan Kristus. Yang pertama adalah Elohim. Dalam nubuatan tentang penjelmaan-Nya, Ia disebut sebagai Allah(Elohim) yang perkasa(Yes. 9:5). Yesaya 40:3 menunjukkan bahwa Yesus yang dijanjikan Allah dan dinantikan umat Israel dipanggil sebagai Yahweh dan Elohim sekaligus. Pada zaman Zakharia 12:8-10, Mesias itu dikatakan adalah Yahweh sendiri. b. Kristus dalam nubuatan Perjanjian Lama Dari Kejadian sampai Maleakhi penuh dengan nubuatan tentang kedatangan Mesias dari antara orang Israel. Kejadian 3:15 menyatakan nubuatan tentang kedatanganNya dari benuh perempuan, memiliki silsilah, adanya hubunganNya denngan Israel, dan tanah kelahiranNya di Bethlehem. Nubuatan tentang Anak Manusia, tempat, tahun, turunan dan tanda kelahiranNya dalam Yesaya 7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.Dan dalam Mikha 5:1 Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. Ayat ini menunjukkan Keilahian dan kemanusiaan Kristus. Karya dan Jabatan Penebus

Kristus adalah serang nabi. Bahwa Yesus adalah nabi telah diungkapkan dalam Perjanjian Lama. Dalam 18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Ucapan ini sama dengan Kis 3:19-26, ketika Allah yang berbicara tentang Yesus, memerintahkan kita:Dengarkanlah Dia(Mat.17:5). Dengan ini Allah

menunjukkan bahwa Yesus adalah nabi bagiNya yang harus berbicara kepada kita atas nama Allah. Dalam Luk 13:33, Kristus menganggap diriNya nabi, dan oleh para pengikutNya Ia dipandang sebagai seorang nabi yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah di depan seluruh bangsa(Luk.24:19;Luk. 4:18). Kristus adalah Sang Nabi Tetapi, Kristus yang ada dalam pangkuan Bapa, dan sangat mengenal pemikiran terdalam Allah, telah menyatakan dan menyingkapkan Allah kepada manusia. Dalam pengertian ini, Kristus adalah satu-satu Nabi, dan tidak ada wahyu Allah yang benar selain yang disampaikan-Nya. Nabi adalah orang yang berbicara atas nama orang lain, seperti Harun berbicara kepada Firaun atas nama Musa. Nabi Allah adalah orang yang berbicara atas nama Allah, yang menyingkapkan dan menafsirkan Firman dan kehendak Allah kepada manusia/ wakil dan duta Allah kepada umat manusia (2Kor. 5:20). Kristus melaksanakan jabatan kenabian-Nya melalui orang-orang kudus Allah. Ia mengatakan bahwa Roh Kristuslah yang berada di dalam diri orang-orang kudus( 1Ptr. 1:11). Sebelun inkarnasi Kristus, Anak Allah telah menyampaikan kepada Musa dan para nabi

Firman dan kehendak Allah, dengan memberikan Roh Kudus ke dalam hati mereka (1Kor. 2:13). Kristus melaksanakan jabatan kenabian-Nya secara langsung(Ibr. 1:1-2) dan melaksanakan tugas kenabianNya melalui pelayanan Firman. Ia memberikan FirmanNya kepada murid-muridNya(Yoh 17:14) Aku telah memberikan firmanMu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia

1. INKARNASI KRISTUS Ikarkanasi berasal dari bahasa latin yaitu In carne yang dalam bahasa Yunaninya ialah En sarki yang artinya, dalam daging. Ayat-ayat inkarasi dalam Alkitab. Dalam 1 Yoh 4:2mengatakanDemikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, Dalam Roma 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging. 1 Tim 3:16 Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsabangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."Dalam 1 Petrus4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita

penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran

yang demikian, karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa. Selanjutnya 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Rohbuat dosa. Dalam Ef 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera.Yoh 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Dari penjelasan ayat-ayat tersebut di atas disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Inkarnasi Tuhan Yesus yaitu Pribadi kedua dari Allah Tritunggal yang mengambil bentuk kemanusiaan atau dengan kata lain Anak Allah Menjelma dan menjadi daging. Melalui Nubuatan artinya bahwa kedatangan Anak Allah yang dalam daging telah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya. Sebagaimana ditemukan dalam Yesaya 7:14Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Tujuan Inkarnasi Tujuan Inkarnasi/Penjelmaan adalah untuk menyatakan Allah kepada manusia(Yoh. 1:18) Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Untuk menyediakan korban bagi tebusan dosa manusia(Ibr.10:1-10).Untuk menghancurkan pekerjaan setan(Yoh.3:8) Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh, Untuk menjadi Imam Besar yang rahmani(Luk.1:31-33), untuk memberikan teladan kepada oarng-orang percaya(1 Ptr.2:21) Penjelmaan adalah keilahian yang tidak luntur artinya, bahwa ada pembatasan diri praktek. Kemanusiaan yang sempurna adalah aspek yang ditambahkan. Dalam Luk 2:52Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dimana Yesus melewati proses pertumbuhan seperti anakanak pada umumnya. Dia-lah Allah yang berbuat bagi kita, bersabda kepada kita, datang menghampiri kita dan beserta kita(Imanuel). Perbuatan Ilahi berpusat pada Yesus Kristus seorang. Sebagai fakta sejarah, Yesus pernah ada, hidup dan

bergiat dalam sejarah manusia. Kelahiran kristus dari Dara Maria adalah permulaan dari karya inkarnasi atau Penjelmaan. Keberadaan Sang Firman di dalam kenyataanNya sebagai manusia, jadi kelahiranNya oleh Sang Bunda Suci. Dalam Mat 1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus pernah ada, dilahirkan dari Sang Dara Maria. Keempat Injil menyatakan adanya Yesus dalam sejarah, Injil-injil memuat kesaksian yang berpusat pada Kristus, pribadi dan kegiatan-kegiatan dan pengajaranNya dalam sejarah manusia. Markus 1:1 Inilah permulaan Injil

tentang Yesus Kristus, Anak Allah, sebagai Injil yang memperkenalkan kepada

kita Anak Allah dalam sejarah manusia. Dalam Injil Markus Yesus disebut Yesus sebagai Hamba. Dalam Luk 1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita secara tidak langsung menyatakan adanya hikayat dari hal segala perkara yang menjadi yakin diantara kita.Dalam Lukas Yesus disebut Yesus Kristus sebagai Manusia. Dalam Injil Yohanes berbicara tentang logos menjadi manusia dan temanya adalah Yesus Krispus sebagai Anak Allah. Injil Matius menunjukka silsilah tentang Yesus Kristus. Temanya Yesus sebagai Raja(Anak Daud). Dalam Kisah Para Rasul 1:1, penulis menyatakan Yesus dalam tubuh manusia da di Dalam Roh yang bergiat dalam gerejaNya. Temanya Yesus Kristus sebagai manusia. Kitab Ibrani yang menyatakan Yesus sebagaiAnak Allah Yang merupakan Wahyu Allah yang terakhir. Ia-lah Allah yang datang kepada manusia dan yang membawa manusia kepada Allah karena Ia-lah Imam Agung. Paham tentang Kristus dalam Perjanjian Baru berhubungan dengan kemanusiaanNya dan sifatNya yang merupakan suatu kenyataan sejarah. Bagaimana Yesus datang ke dunia ini? Kehadiran Yesus dalam

kandungan Maria merupakan suatu keajaiban dan dikandung dari Roh Kudus. Dalam Yoh 1:1-4 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama

dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Dalam 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Dalam Mrk 10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Dalam Luk 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat".Dalam Yoh 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. Dalam Luk 19:10 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang". Dalam Yoh 17:2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Dalam Yoh 10:10-11 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. Ia datang supaya mereka mempunyai nidup dan

mempunyainya dengan berlimpah-limpah. Dalam Ef 5:25-27 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia

menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. Ia datang untuk jemaat yang telah menyerahkan diriNya. Ia datang untuk menunjukkan rahmatNya kepada bangsa-bangsa lain, dalam Kis 15:14Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya

kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. Yesus datang untuk menyelamatkan umat-Nya.. Dengan kematian-Nya di kayu salib sebagai penebus mereka. Yesus adalah Juruselamat untuk setiap orang yang benar-benar percaya kepadaNya.

Yesus Kristus datang untuk menyelamatkan umat-Nya Dari kekal sampai kekal sampai kekal Yesus adalah Allah. Ia disebut Anak dengan ke-Allah-an Bapa. Keberadaan, kehendak, dana pekerjaan adalah satu, sama dan ilahi. Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dalam pelaksanaan penyelamatan, Allah Bapa yang mengutus dan Allah Anak yang diutus. Yesus selalu melakukan apa yang diperintahkan Bapa kepadaNya. Kerendahan Yesus sebagai manusia mencerminkan hubungan kekal antara Allah Anak dan Allah Bapa. Yesus adalah juga manusia sejati. Sebagai manusia Yesus lahir dari keturunan Raja Daud(Rm 1:3) Dialah seorang Yahudi(Gal 4:4). Ibr 4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Dari permulaan hidupNya di dunia ini, Yesus dicobai iblis. Iblis diijinkan

untuk mencobai iblis, tapi iblis tidak boleh bertindaksemaunya melawan orang milik Allah tanpa izin Allah. Yesus harrus dicobai supaya menjadi nyata, bahwa Ia mengalami apa yang dialami oleh semua manusia lain, tapi Yesus tidak kalah.Yesus menang dalam pencobaan karena Ia memasrahkan dan mengandalkan seluruh hidup-Nya kepada kehendak Allah. Yesus hidup berdasarkan Firman Allah dan sesuai kehendak Allah. Ia melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadaNya dengan cara yang ditetapkan Allah sendiri. Sumber katekisasi masa kini hal 88-89.

Karya- Karya Sang Kristus dan Penderitaan yang DialamiNya Puncak karya Yesus adalah kematianNya di kayu Salib dan kenaikanNya ke Sorga. Ketika Yesus disalib maka seluruh dosa kita telah terhapus karena kita telah ditebus. Dalam pernyataan-pernyataan yesus Kristus yang kita lihat ialah bahwa salib merupakan persyaratan bagi kedatangan Kerajaan Allah dengan kuasa. Dan karena peranan Anak Manusia (Mesias), reinterpretasi itu dipandang perlu dilakukan oleh Yuhan Yesus. Perjamuan terakhir Yesus Kristus yang mengakui adanya Kerajaan Israel dimana merid-murid akan memerintah. Jadi kematianNya tak perlu mematikan pengharapan mereka. Pada peristiwa perjamuan terakhir, disana Yesus mengajarkan suatu peringatan akan

kesengsaraan yang dialamiNya. Peristiwa yang dialami Yesus, penderitaan, penyaliban dan kematian Yesus Kristus, diawali dengan peristiwa penangkapan Yesus, Ia diadili 6 kali secara terpisah. Pengadilan dilakukan dihadapan Hanas, pengadilan di hadapan Kayafas.

Disini Kristus ditanyai apakah benar Anak Allah, Ia mengkuinya, sehingga atas tuduhan inilah mereka meminta penguasa Romawi mengambil alih masalhnya untuk menghukum Yesus. Pengadilan kemudian diadakan dihadapan Pilatus, disini Kristus dituduh melsrsng orang menghormati pemerintah Kaisar dan bahwa Ia menuntut diri adalah Raja Orang Yahudi. Dia dianggap mengacaukan masa dari segi pemerintahan maupun dari segi keagamaan. Pengadilan berikutnnya adalah oleh Herodes(Luk.2:8-12). Di pengadilan ini Yesus bersikap diam terhadap semua pertanyaan sehingga Ia dicemoohi oleh serdadu-serdadu, lalu dikirim kembali kepada Pilatus, lalu diserahkan kepada imam-imam Karena dengki. Maka Yesu disalibkan di Bukit Golgota. Yesus dihukum mati. Allah yang adil harus menjatuhkan hukuman atas dosa-dosa. Hukuman dosa ialah maut. Allah sendiri (yaitu Yesus) menjadi manusia untuk menanggung dosa-dosa umatNya. Yesus menerima hukuman atas dosa-dosa manusia ketika Ia mati di kayu Salib. Barangsiapa percaya kepada Yesus, dosanya tidak diperhitungkan lagi. Kepercayaan diperhitungkan sebagai kebenaran. Kematiaan Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan bagi manusia untuk datng kepada Allah(Yoh 14:6) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Manusia sendiri tidak pernah mampu berbuat apa pun untuk dapat

diperdamaikan dengan Allah, manusia berada di bawah kutuk Allah, tapi Yesus rela menerima kutuk itu tetimpa atas diriNya dalam kematianNya di kayu salib. Kristus Yesus menjadi penebus bagi setiap orang yang percaya kepadaNya, yaitu mereka yang dipilih dalam Dia sebelum dunia dijadikan, pengampunan dosa dan hidup yang kekal hanya ada pada Yesu Kristus.