Anda di halaman 1dari 5

Manajemen Pemasaran Diri

Konsep pemasaran pada awalnya hanya merupakan upaya-upaya untuk menjual produk kepada konsumen. Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi upaya sistematis untuk meningkatkan nilai tambah suatu produk sebelum sampai ke tangan konsumen melalui apa yang disebut marketing mix yaitu memberi nilai tambah dengan 4P: product, price, place, promotion.

Dalam perkembangannya konsep 4P ini oleh mahaguru marketing, Phillip Kotler, ditambah dengan 2P lagi yaitu: power dan public relations. Keenam P inilah yang kemudian dirumuskan oleh Kotler sebagai megamarketing. Selanjutnya perkembangan konsep pemasaran bergerak dari sudut pandang produsen atau penjual kepada sudut pandang konsumen sehingga pemasaran lebih merupakan upaya untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan atau keinginan konsumen. Pemasaran bukan lagi sekedar move atau drive the products tetapi bagaimana suatu produk dapat memuaskan hasrat, keinginan bahkan impian dan harapan konsumennya. Dengan demikian, aktivitas pemasaran dimulai dari upaya mengenali kebutuhan atau keinginan konsumen, perancangan produk, produksi dan sosialisasi produk (iklan dan promosi), distribusi atau hampir dikatakan seluruh aspek bisnis merupakan kegiatan pemasaran itu sendiri.

Bagaimana hal ini dikaitkan dengan ManDiri? Pemasaran dalam ManDiri adalah upaya-upaya seorang individu agar gagasannya, kecerdasannya, kemampuannya (dalam seluruh aspek dirinya), pemikirannya, pandangan hidupnya dapat dikenali dan dimanfaatkan oleh orang lain ataupun oleh organisasi (perusahaan, komunitas, pemerintah, dll.) bahkan masyarakat pada umumnya, yang pada gilirannya dapat membawa individu tersebut kepada pencapaian sasaran kehidupannya. Setiap orang sesungguhnya adalah seorang penjual Everybody is a sales person, selling themselves and their ideas continually.

Esensi dari pemasaran diri kita dapat kita tinjau dari 6P megamarketing Philip Kotler, yaitu pertama: product. Produk adalah diri anda sendiri. Untuk memudahkan pemasaran maka kita harus memberi nilai tambah kepada produk yaitu anda. Bagaimana caranya? Inilah yang kami sebut lifetime improvements atau memakai istilah Stephen Covey penulis 7 Habits of Highly Effective People sebagai upaya terus menerus mengasah gergaji anda baik secara fisik (kesehatan fisik), mental, intelektual, emosi, maupun spiritual. Keseluruhan upaya ini merupakan upaya untuk meningkatkan nilai tambah pribadi anda.

Setelah anda meningkatkan nilai tambah pribadi dan anda merasa sudah saatnya anda memasarkan diri anda, hal kedua yang perlu kita perhatikan adalah: price. Berapakah nilai anda sebenarnya? Hal ini sangat ditentukan oleh citra diri (self-image) anda. Kalau citra diri anda positif dan baik, maka akan lebih mudah bagi anda untuk memasarkan diri anda. Kalau anda dihinggapi kompleks inferioritas atau rasa rendah diri yang berlebihan bagaimana anda dapat menghargai diri anda dengan baik? Sebelum kita mengharap orang lain mempercayai kita, maka kita harus terlebih dulu mempercayai dan memberi niai yang tinggi terhadap diri kita sendiri. Citra diri yang baik seperti sebuah price tag yang kita tempelkan pada wajah kita. Orang akan membeli dengan terlebih dulu melihat label harga yang kita pasang. Citra diri yang jelek akan menyebabkan orang membeli anda dengan murah atau kurang menghargai diri dan kreatifitas anda.

Hal ketiga adalah: place atau dikenal dengan sistem distribusi yang efisien. Dalam konsep pemasaran ManDiri hal ini adalah kita harus berusaha dekat dengan mereka yang kita harapkan akan membeli gagasan, pemikiran dan hasil kreatifitas kita. Banyak cara untuk mendekatkan diri atau memasarkan diri, gagasan ataupun kreativitas kita. Hal yang dapat kita lakukan antara lain adalah menulis buku dan/atau artikel di media massa serta menyediakan situs web di Internet tentang gagasan-gagasan kita, sehingga banyak orang akhirnya dapat mengakses dan memahami pemikiran dan mengapresiasi kreativitas kita. Seorang pemusik akan berusaha masuk dapur rekaman, sehingga lagu-lagunya dikenal publik, seorang pakar akan banyak melakukan seminar publik atau melalui program di radio dan televisi. Jadi sebenarnya banyak sekali saluran distribusi (distribution channel) yang bisa kita manfaatkan agar publik atau orang lain dapat mengetahui kemampuan dan kreativitas kita.

P berikutnya adalah promotion, yang berkaitan dengan upaya yang kita lakukan untuk mempromosikan diri, gagasan atau kreatifitas kita (produk) dengan harga yang tepat (citra diri yang positif), dan melalui saluran distribusi yang kita pilih. Sebagai contoh misalnya kita menulis buku, maka yang bertanggung jawab penuh untuk mempromosikan buku dan pemikiran kita adalah kita sendiri bukan penerbit atau pihak lain. Kita harus secara proaktif melakukan kegiatan promosi. Sebagai contoh berikut adalah hal-hal yang dilakukan oleh penulis buku Chicken Soup for The Soul, yaitu Jack Canfield dan Mark Victor Hansen selama 2 tahun penuh sebelum buku mereka akhirnya terjual sebagai best seller dan laku sebanyak lebih dari 10 juta kopi dan diterjemahkan lebih dari 30 bahasa.

Inilah strategi mereka:

Menghubungi dan berkonsultasi dengan sebanyak mungkin para penulis buku best seller dunia. Minimal satu wawancara di radio setiap hari, tujuh hari seminggu selama 2 tahun.

Secara aktif melakukan publikasi sendiri baik melalui media cetak maupun media elektronik. Mengirim sedikitnya 5 buku setiap hari kepada para kritikus atau peresensi buku dan tokoh-tokoh pembangun opini masyarakat. Mengirim buku gratis kepada redaksi koran, majalah, maupun media elektronik. Aktif berbicara dalam seminar, pertemuan organisasi kemasyarakatan, di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Aktif menulis artikel yang berkaitan dengan buku mereka.

Dengan cara tersebut maka akhirnya buku mereka menjadi buku terlaris, bahkan mereka menjadi lebih produktif dengan menerbitkan banyak sekali seri Chicken Soup yang juga menjadi buku terlaris. Aspek yang paling mendekati promotion adalah public relations (humas). Disinilah kadang-kadang seseorang memerlukan bantuan konsultan humas. Seperti misalnya seorang figur publik atau tokoh masyarakat (pemimpin politik, pengusaha besar, selebritis) sering memerlukan konsultan humas agar dalam pemasaran dirinya dapat dikemas dengan cara yang lebih profesional. Bahkan di Amerika sudah dikenal profesi seorang image consultant yang membantu klien mereka memperoleh citra diri yang positif dalam masyarakat.

P yang terakhir dalam megamarketing adalah power. Jika hal ini diterapkan dalam ManDiri sesungguhnya dapat diartikan sebagai suatu jejaring (network) yang dimiliki seseorang untuk membantu mencapai upayanya memasarkan diri. Network inilah yang membantu dan memberi akses (jalan) bagi seseorang untuk berhubungan dengan publik atau individu lain atau organisasi yang diperlukan untuk memasarkan diri, gagasan dan kreativitasnya. Oleh karena itu dalam ManDiri (baca buku SELF MANAGEMENT) bagian ketiga yang penting adalah membangun jejaring kehidupan seseorang.

Dengan memahami konsep megamarketing dikaitkan dengan ManDiri, maka diharapkan para praktisi manajemen diri dapat lebih proaktif memasarkan diri, kemampuan, gagasan dan kreatifitasnya, sehingga banyak talenta atau bibit bibit unggul dapat ditemukenali dan didorong untuk lebih berkembang dalam rangka pembangunan bangsa dan upaya-upaya mengatasi krisis multidimensi yang melanda bangsa kita.

Demikian pula kita sebagai bangsa dapat menerapkan konsep pemasaran ManDiri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga citra bangsa, prinsip perjuangan kebangsaan, budaya, pandangan hidup, maupun daya saing kita dapat dikenali dan dipahami oleh dunia internasional. Semoga.

Sumber :http://www.sinarharapan.co.id Al-Quran memberitahukan kepada kita tentang dua perubahan, yaitu perubahan yang positif dan negatif. Untuk menunjukkan perubahan yang positif, Al-Quran menegaskan, Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar-Rad: 11). Berkaitan dengan perubahan yang negatif, Al-Quran menegaskan, (Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkanNya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri. (AlAnfal: 53). Abu Harun As Salafy

Seorang Muslim hendaknya selalu meminta pertolongan kepada Allah Taala dalam setiap lini kehidupannya sebagai salah satu bentuk ibadah, berdasarkan firman Allah subhanahu wataala,

Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina. (Al Mukmin: 60)

Hal : Lamaran Pekerjaan Kepada Yth., Manajer Sumber Daya Manusia PT. Permata Indah Berlian Jl. Seruling Senja No 45 Pasar Rebo Jakarta Timur.

Dengan hormat, Bpk. Steven Karet, seorang asisten editor di PT. Permata Indah Berlian, menginformasikan kepada saya tentang rencana pengembangan dan penambahan tenaga di Departement Finansial PT. Permata Indah Berlian. Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini perkenankan saya mengajukan diri untuk bergabung serta menjadi bagian dalam rencana pengembangan PT. Permata Indah Berlian tersebut. Mengenai diri saya, dapat saya jelaskan sebagai berikut : Nama : ...................................... Tempat & tgl. lahir : ...................................... Pendidikan Akhir : ...................................... Alamat : ...................................... Telepon (HP) : ...................................... e-mail : ...................................... Status Perkawinan : ...................................... (single/nikah) Saat ini saya bekerja di PT. Emas Murni Sejati, sebagai staf Pembukuan dan Perpajakan, dengan fokus utama pekerjaan di bidang entri data keuangan dan perpajakan. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan : Daftar Riwayat Hidup. Foto copy ijazah S-1. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan. Pas foto terbaru. Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya. Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup), saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras. Demikian saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Bapak. Hormat saya, ........

Sumber Artikel : http://www.poztmo.com/2011/10/contoh-surat-lamaran-kerja.html . Copyright Poztmo.com - Under Common Share Alike Atribution.