Anda di halaman 1dari 6

DISTRIBUSI PELUANG 1. 2. 3. 4.

Distribusi Distribusi Distribusi Distribusi Normal Student chi-kuadrat F

1. Distribusi Normal
Dalam bab sebelumnya : penyajian data menurut keadaan kelompok, simpangan baku dan angka baku Penyajian data dapat dilanjutkan dengan menggunakan distribusi normal Contoh : dalam perlombaan lari massal, dapat disajikan data dengan keadaan kelompok. Namun jika dikehendaki dapat dilanjutkan dengan penyajian : 1. Berapa pelari yang gagal untuk jarak 10 km? 2. Berapa pelari yang sukses untuk jarak 10 km? 3. Apakah ada perbedaan antara jarak tempuh menurut kategori jenis kelamin, umur dsb? 4. Adakah hubungan antara jarak tempuh dengan berat badan? 5. Dapatkan diramalkan bahwa semakin banyak yang ikut, semakin banyak pula yang berhasil Dengan adanya persyaratan normalitas data, dapat dilakukan penyajian dalam bentuk membedakan, mencari hubungan dan meramalkan Ciri-ciri distribusi normal : 1. berbentuk lonceng simetris terhadap x = Jika x mempunyai bentuk -~<x<~, maka disebut variabel acak X berdistribusi normal

2. Grafiknya selalu berada diatas sumbu absis X 3. Mempunyai modus

4. Grafiknya mendekati sumbu absis X dimulai dari x= + 3 ke kanan dan x= - 3 ke kiri 5. Luas grafik selalu = satu unit persegi Bentuk-bentuk kurve normal : o Normal Umum Dimana : = rata-rata = simpangan baku

-3 -2 -

+ +2 +3

o Normal baku (standar)

-3

-2

-1

Perubahan dari bentuk normal umum menjadi normal baku dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : o Cari Zhitung dengan rumus :

z=

o Gambarkan kurvenya o Tuliskan nilai Zhitung pada sumbu X di kurve atas dan tarik garis dari titik Zhitung ke atas sehingga memotong garis kurve o Luas yang terdapat dalam tabel merupakan luas daerah antara garis tegak ke titik 0 di tengah kurve o Carilah tempat nilai z dalam tabel normal o Luas kurve normal = 1, karena = 0, maka luas dari 0 ke ujung kiri = 0,5. luas dari titik 0 ke kanan = 0,5

Cara menggunakan tabel kurve normal baku o Berapa z = + 2,34? Jwb : 0,4904 atau 49,04% o Berapa z = - 2,34? Jwb : 0,4904 atau 49,04% o Berapa luas antara z = -2,34 dan z = + 2,34 Jwb : 0,4904 + 0,4904 = 0,9808 o Berapa luas antara z = 1,23 dan z = 2,34 Jwb : 0,4904 - 0,3907 = 0,0997 o Berapa z = +1,23 ke kanan ? Jwb : 0,1093 o Berapa z = +1,23 ke kiri ? Jwb : 1 - 0,1093 = 0,8907 o Berapa nilai z untuk luas 49,60%? Jwb : 2,65 Contoh soal Dari 100 responden di dapat harga rata-rata untuk angket motivasi kerja = 75 dengan simpangan baku = 4 Ditanyakan : 1. berapa jumlah responden yang mendapat nilai 80 keatas ? 2. berapa jumlah responden yang mendapat nilai 70 kebawah? 3. berapa nilai responden yang dapat dikualifikasikan 10% dari nilai tertinggi? Diketahui : = 75 =4 1.

x 80 75 z= 4 z=

= 1,25 Dari tabel kurve normal didapat luas ke kanan =0,1056 atau 10,56% jumlah responden = 10,56% x 100 =10,56 =11 orang

2.

z=

70 75 4

= -1,25 Dari tabel kurve normal didapat luas ke kiri =0,1056 atau 10,56% jumlah responden = 10,56% x 100 =10,56 =11 orang 3. batas kualifikasi 10% tertinggi = 50% - 10% = 40% dari tabel didapat = 1,28. karena SD tertinggi = 4, maka 1,28 SD = 1,28 x 4 = 5,12 Jadi skor tertinggi = 75 + 5,12 = 80,12

2. Distribusi Student
Pada tahun 1908 W.S Gosset dengan nama samaran Student berhasil mempublikasikan karyanya yang disebut Distribusi Student atau Distribusi t Distribusi dapat digunakan untuk data yang tidak normal Tabel distribusi student digunakan dengan cara membandingkan nilai thitung dengan nilai ttabel yang didapat dari tabel distribusi student atau selanjutnya disebut dengan tabel t. Tabel t berguna untuk : o Pengujian hipotesis o Uji kesamaan dua rata-rata o Uji signifikasi koefisien korelasi Thitung didapat dengan menggunakan rumus :

t hitung =

x s n

Sedangkan ttabel dicari dengan cara sebagai berikut : o Tentukan nilai apakah 0,01; 0,02; 0,05; 0,10; 0,20 atau 0,50 o Tentukan apakah untuk uji dua pihak atau satu pihak o Hitung df atau dk = n-1 o Cari nilai tersebut dalam tabel t

Contoh soal : diketahui = 0,05 dan n = 10 Berapa : ttabel untuk dua pihak? ttabel untuk satu pihak? Jawab : ttabel untuk dua pihak = 2,262 ttabel untuk satu pihak = 1,833

3. Distribusi chi-kuadrat

Tabel chi-kuadrat atau 2 digunakan dengan cara membandingkan nilai 2hitung dengan 2tabel yang didapat dari tabel 2 tabel 2 berguna untuk mencari hubungan antara data nominal dan pengujian normalitas data 2tabel dicari dengan cara sebagai berikut : o Tentukan nilai apakah 0,001; 0,01; 0,05; 0,10 o Hitung df atau dk = n-1 2 o Cari nilai tersebut dalam tabel Contoh soal : diketahui = 0,5 dan n = 10 Berapa : 2 tabel Jawab : 2 tabel = 16,92

4. Distribusi F
Tabel distribusi F selanjutnya disebut tabel F digunakan dengan cara membandingkan nilai Fhitung dengan nilai Ftabel yang didapat dari tabel F Tabel F berguna untuk : o Pengujian homogenitas data o Pengujian signifikasi korelasi o Pengujian linieritas data Ftabel dicari dengan cara sebagai berikut : o Tentukan nilai apakah 0,01 atau 0,05 o Hitung df atau dk dengan rumus tertentu, sehingga didapat pembilang dang penyebutnya. o Dalam tabel F ada dk untuk pembilang dan ada dk untuk penyebut sehingga ditulis F(dk pembilang, dk penyebut) o Cari nilai tersebut dalam tabel F

Contoh soal : diketahui = 0,05 dan = 0,01 Pembilang = 24 Penyebut = 8 F0,05(24,8) = 3,12 F0,01(24,8) = 5,28