Anda di halaman 1dari 3

Ciata 06PJM 1.

Istilah yang digunakan dalam project matrik yang berhubungan dengan penjadwalan dan biaya Planned value Earned value = Biaya yang direncanakan / dianggarkan dari jadwal kerja untuk kegitan / proyek

= Pengukuran kinerja yang memberitahu kita berapa banyak anggaran yang benar harus dikeluarkan pekerjaan yang telah diselesaikan = Biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikan kegitan proyek = Total kumulatif nilai yang direncanakan

Actual Cost

Budgeted of completion Cost Variance =

Perbedaan antara kegiatan / komponen wbs perkiraan biaya dan actual cost = Persentasi pekerjaan yang telah diselesaikan setiap dollar yang dihabiskan = Perbedaan antara kemajuaan saat proyek dan jadwal asli yang direncanakan Rasio dari pekerjaan yang dilakukan pekerjaan yang

Cost Performance index

Schedule Variance

Schedule Performance index = dijadwalkan Expected Time to Complete Estimate of Completion = =

Waktu yang diperkirakan hingga proyek benar selesai

Estimate hingga proyek selesai

2.

Bentuk pendistribusian informasi Face to face meeting = Pertemuan dimana percakapan bersifat internal atau beralih ke pertemuan formal dan presentasi

Telephone , Email, wireless device = Revolusi mobile teknologi telah meningkatkan mobilitas dimana alat komunikasi tanpa tatap muka Collaboration Technology = Beraneka ragam alat TI yang mendukung informasi dan kolaburasi

Contoh : Pengguna internet mengembangkan internet , intranet, aplikasi ekstranet aplikasi

Different place

Same Place

Same Time Telephone / Tele confrence, video Conference ,internet messaging , Chat room Formal or informal Meeting

Different Time Electronic mail Thread Discussion Area Electronic mail Thread Discussion Area

3.

4.

PERT (Program Evaluation & Review Technique) = digunakan pada teknik jaringan project diagram untuk membuat representasi visual dari jadwal kegiatan dengan alur logical dan hubungannya Prodecessor = Kegiatan Pendahulu Early Start = Waktu paling awal proyek tersebut berjalan Early Finish = Waktu paling awal proyek tersebut selesai Late Start = Waktu paling akhir proyek berjalan Late finish = Waktu paling akhir proyek selesai Minimal = Simbol A Most likely = Simbol M Maximal = Simbol B Perencanaan Kualitas Proyek IT untuk Mensupport Kualitas proyek objectives perencanaan ini bisa formal dan informal, tergantung pada ukuran project terdiri dari : Quality philosophies dan principles, Quality Standard dan metrics, Verification , configuration management, Monitor & Control , learn, improve & nature Perencanaan dan pengelolaan perubahan Assess willingness, Readiness dan ability to chang = langkah awal dalam membangun Perencanaan Pengelolaan Develop or adopt a strategy for change Implement the management plan and track progress Evaluate experience & develop lessons and learned (Tim mempunyai pengalaman dalam melakukan perubahan)

5.

6.

Outsourcing = Pemindahan fungsi pengawasan dan pengeloaan suatu proses bisnis kepada perusahaan penyedia jasa Total OutSourcing = Menyerahkan sepunuhnya kepada pihak lain Total Insourcing = Penyewaan / Peminjaman Sumber daya manusia Digunakan dalam jangka waktu tertentu Selective Outsourcing = Mengsupport Flexibility lebih baik Defacto Insourcing = Menyerahkan semua yang menyangkut IT ke perusahaan lain dikarenakan adanya latar belakang sejarah

7.

Syarat Seorang Leader Model The way = memimpin dengan menggunakan contoh Inspire a shared vision = Menunjukan visi dan mimpi untuk turut berperan menciptakan masa depan Challenge the process = Pemimpin melihat tantangan dan melakukan perubahan , berinovasi / berkembang

Enable other to act = Pemimpin berkolaburasi dengan yang lain untuk mewujudkan visi dan misi Encourage the heart pemimpin tidak boleh menyerah harus memotivasi yang lain, bisa dengan memberi apresiasi pada orang

8. Project Implementation = penginstalasian / menerapkan Hasil proyek kedalam organisasi baik system yang
dibuat / dibeli Pada saat yang sama pengujian selesai dan tim project serta manager project bertanggung jawab untuk memastikan bahwa SI disalurkan / ditransfer dan pengembangan lingkungan test kepada sponsor atau organisasi Perbandingan Metode Implementasi Direct Cut over Implementasi Cepat Beresiko jika system tidak di tes Tim Project lebih tertekan pada tempat Pararel Mendukung keamanan & back up pada masalah yang ditemukan pada implementasi system baru Meningkatkan keyakinan pada system baru ketika hasil dibandingkan Lebih lama &Makan biaya lebih daripada direct cut over Tempat mempunyai tekanan yang lebih untuk user dari sistem Phased Memungkinkan pendekatan yang terorganisir & dikelola untuk menerapkan system modul Pengalaman implementasi bisa menunjukan implement selanjutnya lebih baik Lebih lama dan makan biaya lebih dari direct cut over Masalah ditemukan sebelum tahap awal bisa berdampak pada seluruh jadwal implementasi