Anda di halaman 1dari 9

Ethical-legal problems of DNA databases in criminal investigation Permasalahan etika -hukumdaridatabaseDNA dalaminvestigasi kejahatan

Oleh : Arwin Okwandi Pembimbing : dr. Ferryal Basbeth Sp. F. DFM


Click to edit Master subtitle style

6/18/12

Kemajuan dalamteknologi DNAdan penemuan berbagai macam bentuk DNAtelah menciptakan database DNAindividuuntuk tujuan investigasi kriminal. Ada 3 sistem database yang bisa di analisis : 1. Sistem didasarkanpada analisisumumpenduduk 2. Pengambilansampeluntuk daftarkejahatantertentu 3. Hanya berdasarkan pada analisisspesifik darisetiap kasus Dari setiap sistem diatas di bandingkan dan kemudian di periksa Ditemukan sistem yang kedua adalah pilihan yang terbaik yang dipakai di negara spanyol dan eropa lainnya.

6/18/12

Introduction
Kemajuan dalam teknologi DNAdan penemuan berbagai bentukDNAtelah memfasilitasi penciptaan databaseDNAindividuuntuk tujuan investigasi kriminal. Oleh karena itu,berbagaikemungkinanyang cukup besar telah dibukauntukinvestigasi kriminal,dan jika kita membandingkananalisis DNAdengan buktiditemukan di TKP(misalnyadarah, rambut, air liur,sperma,dll) dengananalisis sampelyang membuatdatabase, kitadapat menemukankemungkinan pelaku kejahatan.

6/18/12

Masalahetika dan hukum yangbanyakmuncul dalam penyusunandatabaseDNA danmasalah ini secara khususditemui dalam peraturan hukum analisis Dalam tulisan ini, tigakelompokutamakemungkinan dianalisisketika berhadapan dengan database.kelebihan dankelemahan darisetiap sistem inidibandingkan, dan kontroversialisuisuyangdibangkitkan tersebut kemudiandiperiksa: 1. Sebuah sistemberdasarkansidik jari DNAumum analisispopulasi dankonservasisuatu darianalisis DNAprofil darisemua bukti ditemukandi TKP. 2. Sebuahsistem berdasarkananalisis sampel DNAuntuk hanya daftarkejahatantertentu dan merekamanprofil DNAdarisemua bukti ditemukandi TKPuntuk inikhususnya kejahatan. 3. Sebuah sistemhanya didasarkanpada analisisspesifik dari kasus,pengambilansampel dariindividu yangtelah diketahuikejahatannya dalam penyelidikan,dan dibandingkandari buktiyang telah 6/18/12 dikumpulkan dalampenyelidikantertentu.

1.Database DNA yangmelibatkananalisis populasi umum


Dilakukan pengambilan sidik jari daripopulasi Kelebihan : Jika sudah ditemukan barang bukti yang cukup. Padasuatu kejahatan yang telah di temukan jejakdan ataubukti biologisdari pelakukejahatantersebut , laludikumpulkan dan dianalisis.Dengan membandingkanDNAdari sampel yang disimpandi laboratoriumforensik, hasil akan dapat diperolehdalam investigasi kriminal ini. Kelemahan : tingginya biaya dan diharuskan melakukan pelaksanaananalisis.Ini akan berarti bahwaindividu yang apabila tidakjelas dalam melakukan kejahatanharusmenjalani analisis

6/18/12

2.Database yangterbatas pada subjek pasif tergantung padakejahatantertentu dalam investigasi

Dalamundang-undangdarinegara-negara Eropakebanyakan penciptaandatabaseterdiri dariseluruh populasiyang dianggaptidak proporsional . Databaseharus terutamadibuat darisampel yang diambildari orang-orang yangdianggapberhubungan eratdengan kejahatan. Tingkat hubungannya dimana seseorang yang pernah ditindak pidana, untuk mendapatkan sampel,lalu akan diselesaikan secara hukum atau diadili oleh hakim dalam setiap kasus tertentu. Kelemahandari sistemkedua adalah bahwasangat objektif sesuai denganprinsipperadilanyang berbedakriteria yang harus dipenuhi.

6/18/12

3.Sebuah sistemyang berlawanan dengan pembuatan database untukinvestigasi kriminal. Waktukonservasianalisis

Salah satu kelemahan utama yang dihadapi dalam sistem kedua yang diajukan adalah penetapan waktu periode di mana data harus tetap ada dan sebelum dieliminasi dari database. Dalam sistem ketiga, kebebasan pribadi yang dilanggar, tetapi pada tingkat yang minimal, dalam sistem ini melibatkan untuk pengujian individu jika hanya ada bukti yang jelas dan indikasi dari hubungan erat antara individu dengan kejahatan yang dilakukan. Pada prinsipnya, sistem ini dapat ditolak oleh masyarakat dengan alasan bahwa tidak sangat efisien dalam menetapkan pelaku kejahatan.

6/18/12

6/18/12

Terima kasih

6/18/12