Anda di halaman 1dari 3

Fakultas Kedokteran Gigi Departemen Prostodonsia Tahun 2012 Ester A.

Sembiring Pengaruh Penambahan Serat Kaca pada Bahan Basis Gigitiruan Resin Akrilik Polimerisasi Panas terhadap Kekasaran Permukaan dan Penyerapan Air xii + 66 Halaman Bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas adalah bahan basis gigitiruan yang umumnya digunakan karena estetis dan mudah manipulasinya, akan tetapi bahan ini mempunyai kekurangan yaitu mudah fraktur. Salah satu faktor yang menyebabkan mudah fraktur adalah penyerapan air yang tinggi. Penyerapan air yang tinggi dipengaruhi oleh kekasaran permukaan, apabila terjadi peningkatan kekasaran permukaan mengakibatkan meningkatkan jumlah ruang kosong yang diisi oleh molekul air. Penambahan serat kaca pada bahan basis gigitiruan akan meningkatkan kekasaran permukaan yang mengakibatkan peningkatan penyerapan air. Penambahan serat kaca dengan konsentrasi yang berbeda pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas dapat memberikan hasil yang berbeda-beda, maka peneliti merasa perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kekasaran permukaan dan penyerapan air bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas dengan penambahan serat kaca dan pengaruh penambahan serat kaca pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas terhadap kekasaran permukaan dan penyerapan air serta korelasi yang terjadi antara kekasaran permukaan dan penyerapan air setelah penambahan serat kaca.

Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Penelitian ini dilakukan pada sampel resin akrilik polimerisasi panas tanpa penambahan serat kaca, dan dengan penambahan serat kaca 1%, 1,5% dan 2% dengan ukuran sampel berdiameter 20 mm dengan tebal 2 mm (ISO 1567:1999) standard uji kekasaran permukaan dan berdiameter 15mm dengan tebal 1 mm (ISO 4049:2004) standard uji penyerapan air. Jumlah total sampel sebanyak 48 sampel . Kedua ukuran sampel diukur kekasaran permukaan dan penyerapaan air. Setiap sampel dilakukan pengujian kekasaran permukaan dan penyerapan air kemudian dianalisis dengan uji ANOVA satu arah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat kaca pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas terhadap kekasaran permukaan dan penyerapan air lalu dilanjutkan dengan uji LSD untuk mengetahui pasangan perlakuan mana yang bermakna dan uji Korelasi Pearson untuk mengetahui korelasi antara kekasaran permukaan dan penyerapan air setelah penambahan serat kaca. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penambahan serat kaca pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas terhadap kekasaran permukaan dengan p = 0,00 (p < 0,05) dan terhadap penyerapan air dengan p = 0,00 (p < 0,05). Korelasi positif antara kekasaran permukaan dan penyerapan air pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas yang ditambah serat kaca 1%, 1,5% dan 2%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan serat kaca 1% pada bahan basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas tidak terjadi peningkatan kekasaran permukaan dan penyerapan air yang berlebihan sehingga dapat digunakan dengan baik sebagai bahan basis gigitiruan. Daftar rujukan : 39 (1986-2011)

PERNYATAAN PERSETUJUAN Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan tim penguji skripsi Medan, 03 Maret 2012 Pembimbing 1. Syafrinani, drg. Sp. Pros (K) NIP : 195708311985032002 2. Ika Andryas, drg. NIP : 198205112008121003 Tanda tangan .............. ..

TIM PENGUJI SKRIPSI Skripsi ini telah dipertahankan dihadapan tim penguji pada tanggal 03 Maret 2012 TIM PENGUJI KETUA ANGGOTA : Eddy Dahar,drg., M. Kes : 1. Syafrinani,drg., Sp.Pros (K) 2. M. Zulkarnain,drg.,M.Kes 3. Siti Wahyuni, drg. 4. Ika Andryas, drg.