Anda di halaman 1dari 19

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Usaha Semakin bertambahnya jumlah penduduik di Indonesia berbanding lurus

dengan tempat tinggal yang ada, salah satunya adalah Rumah, perumahan, apartemen, rumah susun dll. Dengan bertambahnya jumlah tempat tingggal maka semakin bertambah juga peluang jenis usaha karena semakin banyak kebutuhan yang diperlukan. Salah satu jenis peluang usaha adalah Bengkel Las listrik, dimana

bengkel ini dapat membuat dan memenuhi salah satu kebutuhan tempat tinggal diantanya dapat memeberi salah satu bentuk pengamanan bagi tempat tinggal kita, salah satunya memesang pagar rumah yang terbuat dari besi agar pagar tersebut tahan lama. Pembuatan usaha bengkel las ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi salah satu kebutuhan bagi tempat tinggal namun dapat menciptakan lapangan keraja baru, dimana saat ini masih kurangnya lapangan kerja bagi penduduk Indonesia, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya pengangguran di Indonesia.

1.2

Informasi usaha Jeis Usaha Nama Alamat : Bengkel Las Listrik : Muji Teknik : Desa Cipageran Kota Cimahi

1.3

Tujuan Dalam pembuatan usaha bengkel las listrik ini memiliki beberapa tujuan

tersendiri diantaranya: a. Mengembangkan sumber daya manusia b. Menciptakan lapanagan kerja baru c. Memenuhi salah satu kebutuhan tempat tinggal

BAB II Teori Penunjang

2.1

Pengertian wirausaha Kata entrepreneurship yang dahulunya sering diterjemahkan dengan kata

kewiraswastaan akhir-akhir ini diterjemahkan dengan kata kewirausahaan. Entrepreneur berasal dari bahasa Perancis yaitu entreprendre yang artinya memulai atau melaksanakan. Wiraswasta/wirausaha berasal dari kata: Wira: utama, gagah berani, luhur; swa: sendiri; sta: berdiri; usaha: kegiatan produktif Dari asal kata tersebut, wiraswasta pada mulanya ditujukan pada orangorang yang dapat berdiri sendiri. Di Indonesia kata wiraswasta sering diartikan sebagai orang-orang yang tidak bekerja pada sektor pemerintah yaitu; para pedagang, pengusaha, dan orang-orang yang bekerja di perusahaan swasta, sedangkan wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai usaha sendiri. Wirausahawan adalah orang yang berani membuka kegiatan produktif yang mandiri. Hisrich, Peters, dan Sheperd (2008:h 10) mendifinisikan: Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang mengiringi, menerima imbalan moneter yang dihasilkan, sertra kepuasan dan kebebasan pribadi. Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai berikut: Wirausaha usaha merupakan pengambilan risiko untuk menjalankan usaha sendiri

denganmemanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang

menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangantantangan persaingan (Nasrullah Yusuf, 2006). 2.2 Peluang-Peluang Usaha Banyak perusahaan menawarkan produk yang baik. namun produk tadi hanya sedikit yang terjual. faktor yang ada kaitannya dengan menilai peluang pasar meliputi riset pasar, pengumpulan data dan memilih lokasi bisnia 2.3 Kerangka Rencana Usaha a. Nama perusahaan ; b. Short c. Simpel d. Easy to spell e. Easy to remember f. Enak dibaca g. Tak ada nada sumbang h. Tak ketinggalan zaman i. Ada hub. Dg barang dagangan j. Tidak menyinggung klp.orang/ tidak negative

2.4

Jenis-Jenis Ijin Usaha Dokumen yg diperlukan oleh suatu usaha : a. Tanda Daftar Perusahaan b. Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) c. Bukti Diri Jenis Ijin Usaha a. Surat izin usaha perdagangan b. Surat izin usaha industri c. izin domisili d. Izin mendirikan bangunan ( IMB ) e. Izin dari Departemen teknis sesuai dng bidang usaha

2.5

Faktor-faktor penyebab kegagalan usaha; a. Data dan informasi tdk lengkap b. Salah perhitungan c. Pelakanaan pekerjaan salah d. Kondisi lingkungan

2.6

Pengertian Kreativitas Kreativitas adalah inisiatif terhadap suatu produk atau proses yang

bermanfaat, benar, tepat, dan bernilai terhadap suatu tugas yang lebih bersifat heuristic daripada algorithmic (Dollinger, 1995 h 65). Menurut Heuristic adalah sesuatu yang merupakan pedoman, petunjuk, atau panduan yang tidak lengkap yang akan menuntun kita untuk mengerti, mempelajari, atau menemukan sesuatu yang baru. Heuristic bagaikan10 suatu

map (peta buta) yang belum jelas dimana kita dan kemana kita akan berjalan. Heuristic menstimulasi seseorang untuk belajar lebih dalam untuk dirinya, seperti bagaimana menuju kota B dari kota A dengan petunjuk map yang kurang jelas tersebut. Algorithm adalah suatu mekanikal set dari aturan-aturan, suatu perencanaan operasi yang telah diset sebelumnya untuk pemecahan uatu masalah, pengambilan keputusan, dan penyelesaian suatu konflik. Contohnya, melempar satu koin mata uang adalah suatu algorithm karena jumlah sisi dari koin dan indikator dari kepala atau ekor telah ditetapkan dengan jelas sehingga hasilnya dapat diperkirakan jika koin tersebut dilemparkan. Rockler dalam Innovative Teaching Strategies mendefinisikan bahwa; kretaivitas adalah seseorang yang dengan sadar mendapatkan suatu perspektif baru dan sebagai hasilnya membawa sesuatu yang baru. Kreativitas tersebut melalui suatu proses yang sangat penting dalam tindakan yang orisinil, yang berhubungan dengan produksi, menghasilkan sesuatu yang unik dari seseorang di satu pihak, dan material, kejadian, atau lingkungan dari kehidupannya dilain pihak (h 36-38). 2.7 Kreativitas Seseorang

Secara umum kreativitas seseorang dapat diformulasikan sebagai berikut; a. Kreativitas dimiliki oleh setiap orang (baik pada tingkat kemampuan yang kecil maupun besar) b. Kreativitas memerlukan pencapaian dari suatu perspektif yang baru. Paling tidak baru untuk orang tersebut Perspektif yang baru ini dicapai dengan membawa bersama pengalaman yang tidak berhubungan

sebelumnya. Kreativitas mendambakan sesuatu yang lebih berkualitas Seseorang harus mendekati lingkungannya dengan cara yang holistic c. Orang yang kreatif harus berfantasi, bermain, dan berpikir d. Orang yang kretaif bersikap spontan, fleksibel, dan terbuka terhadap pengalaman Spontanitas dari manusia adalah sumber dari kreativitas (Ibid) 2.8 Pengertian Inovasi Salah satu karakter yang sangat penting dari wirausahawan adalah kemampuannya berinovasi. Tanpa adanya inovasi perusahaan tidak akan dapat bertahan lama. Hal ini disebabkan kebutuhan, keinginan, dan permintaan pelanggan berbah-ubah. Pelanggan tidak selamanya akan mengkonsumsi produk yang sama. Pelanggan akan mencari produk lain dari perusahaan lain yang dirasakan dapat memuaskan kebutuha mereka. Untuk itulah diperlukan adanya inovasi terus menerus jika perusahaan akan berlangsung lebih lanjut dan tetap berdiri dengan usahanya.12 Inovasi adalah sesuatu yang berkenan dengan barang, jasa atau ide yang dirasakan baru oleh seseorang. Meskipun ide tersebut telah lama ada tetapi ini dapat dikatakan suatu inovasi bagi orang yang baru melihat atau merasakannya. (Kotler, 1996). Perusahaan dapat melakukan inovasi dalam bidang: a. Inovasi produk (barang, jasa, ide dan tempat) b. Inovasi manajemen (proses kerja, proses produksi, keuangan, pemasaran, dll)

2.9

Prinsip-prinsip Inovasi Drucker (1985) mengatakan bahwa dalam melakukan inovasi perlu

memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut; a. Sesuatu yang harus dilakukan Menganalisi peluang Apa yang harus dilakukan untuk memuaskan peluang Sederhana dan terarah Dimulai dari yang kecil Kepemimpinan

b. Sesuatu yang tidak harus dilakukan mencoba untuk menjadi yang pandai mencoba ingin mengerjakan sesuatu yang banyak mencoba inovasi untuk masa yang akan dating

c. Kondisi 2.10 Memerlukan ilmu pengetahuan Membangun keunggulannya sendiri Inovasi adalah efek dari ekonomi dan masyarakat

Peluang Inovasi Inovasi dapat bersumber dari adanya peluang-peluang sebagai berikut; a. Penelitian dan Pengembangan b. Keberhasilan/kegagalan c. Penolakan pelanggan

2.11

Inovasi produk Inovasi produk dapat meliputi beberapa kategori yaitu; a. Produk baru yang menciptakan pasar baru secara keseluruhan (newto b. the world products) c. Produk baru yang memungkinkan perusahaan untuk masuk dan d. membangun pasar untuk pertamakalinya (new product lines) e. Produk baru yang melengkapi kini produk yang telah ada (addition to f. existing product lines) g. Produk baru yang menyajikan perbaikan kinerja atau nilai yang h. dirasakan oleh pelanggan lebih besar yang menggantikan produak i. yang ada (improvements in revision to existing products) j. Produk yang sudah ada namun ditargetkan ke pasar atau segmen k. yang baru (repositionings) l. Produksi baru yang menyajikan produk yang sama tetapi dengan m. harga yang lebih rendah (cost reductions) (Booz, Allen dan Hamilton, .1982)

2.12

Bentuk Organisasi Usaha Pengertian Manajemen dan Organisasi; Setiap perusahaan memiliki

tujuan,untuk mencapai tujuan perusahaan adalah Manajemen. Manajemen dan Organisasi tdk dpt dipisahkan satu sama lain,manajemen bagian organisasi dan sebaliknya Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan. Organisasi merupakan tempat untuk mencapai tujuan. Manajemen dpt diartikan sebagai proses dari perencanaan,pengorganisasian,pelaksanaan dan

pengendalian untuk mencapai tujuan tertentu.

Manajemen adalah proses

pengelolaan suatu kegiatan atau usaha dari awal hingga perusahaan berjalan dan bangkrut. Manajemen merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan dgn melalui suatu proses. 2.13 Cara Memperoleh Modal Pengertian Modal; a. Untuk mendirikan atau menjalankan suatu usaha diperlukan sejumlah modal (uang) dan tenaga (keahlian). b. Modal dalam bentuk uang diperlukan untuk membiayai segala keperluan usaha;seperti biaya prainvestasi,pengurusan izin,biaya investasi untuk pembelian aktiva tetap,sampai modal kerja. c. Modal keahlian adalah keahlian dan kemampuan seseorang untuk mengelola atau menjalankan suatu usaha. d. Besarnya modal yg diperlukan tergantung dari jenis usaha yg akan digarap. e. Perhitungan terhadap besarnya kebutuhan usaha dilakukan sebelum usaha tsb dilakukan. f. Perlu dilakukan proses seleksi karyawan g. Modal Investasi digunakan untuk jangka panjang dan dapat digunakan berulang-ulang,biasanya umurnya lbh dari 1 thn. h. Modal kerja digunakan untuk jangka pendek dan beberapa kali pakai dlm satu proses produksi.

10

i. Penggunaan modal investasi jangka panjang untuk membeli aktiva tetap seperti tanah,bangunan,mesin-mesin,peralatan,kendaraan,bersumber dari perbankan. j. Modal kerja adalah modal yg digunakan untuk membiayai operasional perusahaan pada saat sdg beroperasi Kebutuhan modal,baik modal investasi maupun modal kerja dapat dicari dari berbagai sumber dana yg ada yaitu modal sendiri atau modal pinjaman. k. Modal sendiri adalah modal dari pemilik usaha. l. Modal asing adalah modal dari luar perusahaan. m. Pembiayaan suatu usaha dapat diperoleh secara gabungan;modal sendiri dng modal pinjaman n. Modal sendiri adalah modal yg diperoleh dari pemilik perusahaan dgn cara mengeluarkan saham. Keuntungan menggunakan modal sendiri untuk membiayai suatu usaha adalah tidak adanya beban biaya bunga,tetapi hanya membayar deviden o. Modal asing atau modal pinjaman adalah modal yg diperoleh dari pihak luar perusahaan dan diperoleh dari pinjaman. p. Penggunaan modal pinjaman untuk membiayai suatu usaha akan menimbulkan beban biaya bunga,biaya administrasi,serta biaya provisi dan komisi yg besarnya relatif.

11

BAB III Analisis Usaha

3.1.

Produk Pruduk dari bengkel las ini adalah produk yang berbahan dasar besi,

stanles dan logam lainnya. Produk yang di buat diantaranya adalah : a. Pagar rumah b. Trails c. Kanopi d. Kursi taman e. Permainan anak f. Reparasi jenis peroduk yang dibuat. 3.2. Segmen pasar

Bengkel ini memiliki pasar yang sangat luas diantaranya adalah : a. Tempat tinggal pribadi b. Apartemen c. Kantor d. Sekolah e. Perumahan

12

3.3.

Peralatan yang digunakan Peralatan yang digunakan untuk memulai usaha ini cenderung tidak

terlalu canggih karena dilihat dari fungsi / kebutuhan produk yang dibuat tidak memerluka suatu kepresisian ukuran tertentu. Peralatan yang digunakan sebagai berikut : a. Mesin Las listrik b. Elektroda ( kawat las ) c. Gurinda tangan d. Mesin gergaji e. Mesin tekuk f. Gergeji tangan g. Meteran h. Mal sudut i. Mal bentuk j. Jangka k. Mesin bor l. Mata bor m. Palu n. Kunci pas o. Kompresor

13

3.4.

Karyawan a. Manajemen 1 orang b. Bagian desain 2 orang c. Bagian pemasaran 2 orang d. Operator las 2 orang e. Operator pembentukan 3 orang f. Proses finishing 2 orang

3.5.

Operasional kerja Hari kerja Waktu : senin s/d sabtu : 08:00 s/d 16:00 ( disesuikan dengan project)

14

3.6.

Layout ruangan

J K E

A
D F Keterangan : A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. R. Pimpinan R. Managemen R. Pemasaran R. Desain Kantor Gerbang R. pembentukan R. Pengelasan Finishing Bahan dan produk jadi R. Tunggu Tamu C B

15

BAB IV Analisis

4.1.

Modal

dalam perencanaan usaha / memulai usaha baru dibutuhkan modal awal untuk memulai usaha ini. Dalam modal usaha dibagi dalam beberapa tipe modal yaitu : modal investaris dan modal usaha. 4.1.1. Modal investasi

Dalam modal ini jenis modal adalah bias berbentuk alat atau tempat usaha, untuk memuli usaha ini ada bebrapa yang termsuk kedalam modal inventaris, seperti terlihat pada tabeldi bawah ini a. Peralatan yang digunakan
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Alat Mesin Las listrik Elektroda ( kawat las ) Gurinda tangan Mesin gergaji Gergeji tangan Meteran Mal sudut Mal bentuk Jangka sorong Mesin bor tangan Mata bor Palu Kunci pas Kompresor Jumlah Harga Rp 2,000,000.00 Rp 90,000.00 Rp 400,000.00 Rp 1,127,000.00 Rp 32,500.00 Rp 50,000.00 Rp 60,000.00 Rp 75,000.00 Rp 150,000.00 Rp 340,000.00 Rp 350,000.00 Rp 50,000.00 Rp 146,000.00 Rp 10,000,000.00 Rp 14,870,500.00

16

b. Tempat/ lokasi bengkel


No Nama tempat 1 Tanah dan bangunan jumlah Luas 500 m2 harga sewa / tahum Rp 10,000,000.00 Rp 10,000,000.00

4.1.2.

Modal usaha

Modal usaha adalah modal yang diperlukan untuk memulai usaha ini, dari modal material mentah dan gajih karyawan gajih karyawan,
No Nama modal usaha 1 bahan mentah 2 gajih karyawan 3 operasional jumlah Jumlah 1 set pagar 12 orang / 1 bulan` Biaya Rp 25,000,000.00 Rp 18,000,000.00 Rp 3,000,000.00 Rp 46,000,000.00

4.1.3.

Modal keseluruhan untuk memulai usaha bengkel

Modal untuk memulai usaha bengkel ini adalah jumlah modal inventasi ditambah dengan modal usaha
Modal Investasi No Nama Alat 1 Mesin Las listrik 2 Elektroda ( kawat las ) 3 Gurinda tangan 4 Mesin gergaji 5 Gergeji tangan 6 Meteran 7 Mal sudut 8 Mal bentuk 9 Jangka sorong 10 Mesin bor tangan 11 Mata bor 12 Palu 13 Kunci pas 14 Kompresor Jumlah

Jumlah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah

Harga Rp 2,000,000.00 Rp 90,000.00 Rp 400,000.00 Rp 1,127,000.00 Rp 32,500.00 Rp 50,000.00 Rp 60,000.00 Rp 75,000.00 Rp 150,000.00 Rp 340,000.00 Rp 350,000.00 Rp 50,000.00 Rp 146,000.00 Rp 10,000,000.00 Rp 14,870,500.00

17

No Nama tempat 1 Tanah dan bangunan jumlah Modal Usaha No Nama modal usaha 1 bahan mentah 2 gajih karyawan 3 operasional jumlah Jumlah Keseluruhan

Luas 500 m2

harga sewa / tahum Rp 10,000,000.00 Rp 10,000,000.00

Jumlah 1 set pagar 12 orang / 1 bulan`

Biaya Rp Rp Rp Rp Rp

25,000,000.00 18,000,000.00 3,000,000.00 46,000,000.00 70,870,500.00

18

BAB V Kesimpulan Dan saran 5.1 Kesimpulan Pembuatan usaha bengkel listrik sangat mudah karena bentuk pekerjaan yang tidak memerlukan para ahli hanya membutuhkan keterampilan dan pengalaman, usaha ini dapat menjadikan lapangan kerja baru di tempat kita berada dan sedikitnya dapat membantu kebutuhan masyrakat mengenai keamanan tempat tinggal dengan cara memasang pagar rumah. 5.2 Saran Dalam pembuatan usaha baru harus memiliki ide, inovasi yang baru agar usaha kita dapat lebih berbeda dengan yang lain agar kita dapat mendapatkan konsumen yang banyak lokasi usaha harus strategis agar terjangkau oleh konsumen.

19