Anda di halaman 1dari 11

Nama kelompok: Hal

1. Ariyanto (08130005) 2. sigit heryanto (08130013)

: Tugas system informasi manajemen Jawaban


1. Sistem informasi memiliki banyak peranan dalam suatu organisasi/institusi/perusahaan

diantaranya adalah : turut serta dalam pelaksanaan tugas rutin; mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sistem; mengkoordinasikan subsistem-subsistem; dan mengintegrasikan subsistem-subsistem yang ada. Selain memiliki banyak peranan, system informasi memiliki banyak kemampuan juga, dimana dengan kemampuan yang dimiliki diharpakn dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya-biaya tertentu, meningkatkan servis terhadap konsumen, dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya peningkatan dalam pengambilan keputusan. Kemampuan yang dimiliki oleh sistem informasi, antara lain : a) melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar dengan kecepatan tinggi b) menyimpan informasi dalam jumlah besar ke dalam ruang yang kecil dan mudah c) diakses. d) menyajikan informasi dengan jelas e) meng-otomatisasi proses-proses yang manual f) menyediakan komunikasi dalam dan antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat. Secara garis besar sistem informasi dikelompokkan menjadi 2, yaitu sistem informasi digunakan untuk mendukung operasional dan sistem informasi yang mendukung manajemen. PENGADAAN SISTEM INFORMASI Cara pengadaan sistem informasi secara garis besar terdapat 3 cara : a) Membuat sendiri b) Membeli perangkat lunak yang sudah jadi
c) Outsourcing : menyerahkan pengembangan sistem ke pihak luar

Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan dan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi organisasi untuk memilih pengadaan sistem informasi secara tepat dan bijak. Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing cara secara lengkap:

CARA Membuat sendiri

KELEBIHAN KEKURANGAN 1. Dapat diatur sesuai kebutuhan 1. Butuh waktu lama 2. Lebih mudah ditegrasikan dengan 2.Kemungkinan program mengandung system yang sudah ada secara bug cukup besar. lebih baik. 3. Dapat menyebabkan pengembang 3. Proses pengembangan system system putus asa, karena dapat dikelola dan dikendalikan. kesulitannya memahami keinginan pemakai dalam menyatakan kebutuhan. Membeli 1. Bebas memilih sesuai dengan 1. Terdapat kemugkinan tidak perangkat kebutuhan. mendukung fungsi-fungsi yang lunak yang 2. Membutuhkan waktu relative spesifik di organisasi. sudah jadi singkat untuk pengembangan. 2. Harga mahal. 3. Sudah teruji dan biasanya bebas 3. Tidak seefisien kalau membuat dari bug. sendiri. 4. Dapat dilakukan uji coba sebelum 4. Butuh waktu dan biaya tersendiri membeli. untuk evaluasi. 5. Dokumentasi lengkap. 5. Terdapat kemungkinan tidak kompatibel dengan perangkat keras yang sudah dimiliki. Outsourcing 1. Organisasi/perusahaan dapat lebih 1. Menjadi sangat bergantung pada berkonsentrasi pada pihak luar. bisnis/pekerjaan internal. 2. Kehilangan kendali terhadap system 2. Biaya untuk asset teknologi dan dana. informasi tidak perlu ada/dialihkan 3. Mengurangi keunggulan kompetitif ke bagian lain. karena pihak luar tidak dapat 3. Menyingkat waktu pengembangan. diharapkan untuk menyediakannya. 4. Lebih hemat biaya (dibeberapa organisasi/perusahaan).

2. Manfaat Teleconference Dalam Pengambilan Keputusan.

Dalam era kompetisi seperti saat ini, kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan sangat menentukan. Untuk institusi yang memiliki satuan kerja yang terpisah-pisah, banyak masalah yang dihadapi. Adapun faktor factor masalah yang mendorong memanfaatkan teknologi ini adalah : a. waktu keterbatasan waktu sangat mempengaruhi bagi setiap individu khususnya bagi para pengambil keputusan, hal ini disebabkan oleh kesibukan dari aktifitas individu tersebut. b. Biaya Faktor ini sudah jelas bahwa dibeberapa tempat untuk bisa mengundang seorang datang ke suatu tempat lain membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari biaya tiket pesawat, biaya travel perjalanan, biaya transpot, biaya penginapan, dll.. c. Jarak Faktor ini juga mempengaruhi mengapa sangat dibutuhkannya teknologi ini. Di beberapa tempat, Jarak untuk mencapai suatu tempat sangatlah jauh dan terkadang sulit untuk dicapai sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak dibandingkan yang dibutuhkan untuk menghadiri pertemuan tersebut. Hal ini menyebabkan adanya ketidakefisienan pemanfaatan tenaga & waktu karena jarak yang terlalu jauh. Dengan membahas secara lisan dan saling melihat dari bahasa tubuh dengan menggunakan telecoference, setiap peserta dapat berbagi informasi dan segera memberikan tanggapan atau umpan balik, semua tanpa harus bertemu satu sama lain secara langsung. Beberapa pemanfaatan teleconference dalam pengambilan keputusan di berbagai bidang.: a. ekonomi Dengan video-conference pengusaha dapat melakukan pertemuan-pertemuan bisnis penting dengan biaya yang lebih murah dan waktu yang lebih hemat dibandingkan harus melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. b. pendidikan Teleconference membantu siswa dari berbagai negara dan budaya yang berbeda dan belajar dari satu sama lain. Virtual lapangan juga terlihat dengan penggunaan teknologi ini, khususnya siswa yang terisolasi secara geografis, secara ekonomis atau tidak. Dengan menggunakan

Teleconference dengan kemungkinan majikan di kota lain, para siswa dapat lulus efektif terbaik untuk pertanyaan wawancara kemungkinan kerja setelah sekolah. Dalam semua cara mungkin, Teleconference sebenarnya membantu siswa belajar lebih lanjut. c. medis Di bidang medis, Teleconference juga dapat membantu pengambilan keputusan dalam hal berbagi diagnosa, konsultasi, dan transmisi foto medis diperlukan. Dengan penggunaan Teleconference, pasien dapat decontrol dengan baik oleh dokter dan perawat baik secara rutin atau dalam situasi darurat, sehingga menyimpan lebih hidup dan membuat penggunaan manfaat kesehatan. Syarat dasar teleconference dapat dilaksanakan: komponen yang dibutuhkan untuk sebuah sistem teleconference diantaranya : a. b. Video input : camera video atau webcam Video output : monitor computer atau proyektor

Audio input : microphones a. Audio output : speaker atau headphone b. Media transfer data : LAN atau Internet
3. Sistem informasi manajemen kepegawai di pemerintahan kabupaten bungo-jambi

DESKRIPSI Salah satu unsur pendukung pelaksanaan fungsi manajemen adalah sebuah Organisasi, keberadaan dan kelancaran aktifitas pegawai atau karyawan dalam kegiatan organisasi tersebut. Sistem Kepegawaian di pemerintahan kabupaten bungo adalah untuk kelancaran tugas organisasi dan menjadi unsur pendukung Pelaksanaan fungsi dari manajemen sebuah organisasi, adalah keberadaan dan Kelancaran aktifitas administrasi. Pemanfaatan teknologi informasi dapat menghasilkan efisiensi dalam berbagai aspek pengelolaan informasi yang ditunjukkan oleh kecepatan dan ketepatan waktu pemrosesan, serta ketelitian dan kebenaran informasi (validitas) yang dihasilkan. Hal ini berkaitan dengan penggunaan perangkat keras komputer (hardware), program aplikasi pendukung (software), perangkat komunikasi dan internet sebagai sarana pengelolaan informasi.

SIMPEG sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada seluruh personalia yang ada karena pegawai merupakan aset penting dalam penyelenggaraan organisasi yang perlu dikelola dengan baik. Pengelolaan pegawai yang baik dalam lingkup kecil akan meningkatkan kinerja pegawai dan dalam lingkup yang lebih besar dan akan membawa perbaikan kinerja pemerintah secara keseluruhan. Mengingat pentingnya pengelolaan data pegawai tersebut, maka peningkatan kualitas pengelolaan kepegawaian melalui implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian merupakan salah satu prioritas dalam tahapan pengembangan e-government. TUJUAN & MANFAAT Maksud dan tujuan sistem ini dengan mengacu pada tata urut administrative di bidang kepegawaian yang secara dinamis ditunjukan untuk : 1. Mendapatkan solusi terpadu dalam lingkup tata kerja kepegawaian di lingkungan instansi atau suatu departemen. 2. Menerapkan perluasan sarana kerja berbasis teknologi tinggi yang mudah namun efektif dalam rangka peningkataan kualitas pelayanan, secara internal maupun eksternal. 3. Mencapai kualitas hasil kerja dan pelayanan yang memadai. 4. Menuju pada tersosialisasinya budaya tertib dan budaya teknologi, secara gradual dan sistematik di lingkungan internal dalam mewujudkan tata kerja yang tertib, efisien dan mencerminkan semangat keterbukaan.
5. Menuju pada terwujudnya paperless office, yang secara tidak langsung merupakan pada

dukungan pada kerangka besar upaya pelestarian lingkungan hidup. Beberapa manfaat dalam pengembangan adalah sebagai berikut : 1. Memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat mengenai kepegawaian. 2. Membantu menganalisis personal yang pantas untuk duduk pada suatu posisi tertentu di organisasi. 3. Memberikan sistem kesejahteraan yang optimal, sesuai prestasi yang dicapai.
4. Pengelolaan data yang lebih mudahw.pilarsolusi.com

FITUR SIMPEG

Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ( SIMPEG ) yang ditawarkan memiliki fitur-fitur kemampuan sistem, diantaranya : 1. Mampu mencatat data individu yang meliputi : a) Biodata b) Riwayat Pendidikan Formal dan Non Formal c) Pelatihan Kepegawaian d) Riwayat kepangkatan dan jabatan e) Daftar Penilaian Pekerjaan (DP3) f) Riwayat Keluarga g) Riwayat Penghargaan / Tanda Jasa h) Riwayat Pengalaman i) Riwayat Organisasi j) Riwayat Cuti k) Riwayat Gaji 2. Mampu menghasilkan berbagai keluaran, antara lain: a) Daftar Urut Kepangkatan b) Daftar Susunan Kepangkatan c) Daftar Kekuatan Pegawaian d) Daftar Kenaikan Pangkat Struktural e) Daftar Kenaikan Gaji Berkala f) Rencana Kenaikan Pangkat g) Pendidikan yang telah diikuti h) Historis Karir i) Laporan Statistik Pegawai j) Surat Keputusan
3.

Memiliki sistem security yang handal, yang dapat memberikan akses secara luwes namun aman.

4. Mampu mendayagunakan database populer yang tersedia di pasaran ( SQL Server, Oracle,

MySQL, dll ). 5. Mudah digunakan (user friendly). 6. Menerapkan sistem multi-user.

7. Luwes dalam penerapan kebutuhan topologi jaringan.


8. Dapat diintegrasikan dengan Sistem Informasi Penggajian (Payroll System ) maupun

Sistem Absensi Sidik Jari. PERANCANGAN SISTEM Dalam lingkup kegiatan ini dilakukan pelaksanaan perancangan dan pembuatan database fisik beserta perancangan program aplikasi baik berbasis web ataupun client / server. Tugas pokok yang harus dikerjakan adalah pembuatan rancangan rinci database, perancangan user interface, pembatasan akses, modifikasi / pembuatan tabel dan relasinya, sampai dengan uji coba dan instalasinya. Pemilihan database engine berdasarkan sistem yang sudah terinstalasi/ tersedia ataupun menggunakan database yang baru. Sistem Operasi server yang berjalan menggunakan Operating System Windows 2000 /2003. Koneksi ke Database menggunakan sistem ODBC (interface that enables applications to access in database management systems that use Structured Query Language as data accsess standard sehingga dalam pengembangan lebih lanjut dapat men sinkronisasi database lainnya. Rancangan aplikasi dan kemampuan program Dalam perancangan aplikasi dan kegunaan program diantaranya berpedoman pada : 1. Sistem pembuatan sistem interface antar muka (GUI) menggunakan prinsip sederhana, kaya informasi dan menarik. 2. Merupakan subsistem dari sistem yang sudah ada. Kemampuan dalam pemasukan data, perubahan data, penghapusan data, manipulasi data dalam pengelolaan database secara online atau client/server. Dan Membuat laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna aplikasi baik di tingkat atas maupun pengguna umum. 3. Pencarian data dan informasi berdasarkan kriteria tertentu yang terdapat dalam database sistem. Dan Membedakan pengguna dalam mengakses sistem berdasarkan tingkatan manajemen atau kepentingan dalam pelaksanaan sistem.
4. Aplikasi yang dikembangan bertujuan memberikan kemudahan pengolahan data input dan

output.

Prosedur Penyusunan Sistem Pemetaan proses/hasil kajian Tujuan kegiatan Database terkait yang sudah ada

Penyesuaian variable data

Perancangan form

Pengembangan database

Pembuatan program aplikasi/web

Input data pelatihan Uji coba dan review database

Pemantauan dan pemeliharaan

Arsitektur Jaringan
Ruang bupati

Bidang pembinaan dan pengembangan scann er Ruang kepala BKD Swith hub 8/16 server

staff

Bidang mutasi dan pensiun

Printer epson

Printer HP

Bag keuangan

Bagian IU

Spesifikasi Hadwere Deskripsi Hadwere Detail Computer server dual Prosesor HP xeon Computer client Printer Epson LQ 2180 Printer HP laserjet Switch/hub dlink 16 port Kabel belden UPS 1000 VA UPS 500 VA Perangkat pendukung Meja computer Rak server Kursi computer AC split 1 PK Jumlah 1 8 1 1 1 3 1 1 8 1 8 2 Unit Unit Unit Set Set Set Roll Set Set Unit Unit Set Unit

Spesifikasi Softwere Deskripsi Aplikasi SIMPEG Biodata Data riwayat hidup Daftar urut kepagkatan Data historisjabatan Data historis pangkat Data historis pendidikan Daftar penilai pekerjaan(DP3) Riwayat keluarga Riwayat organisasi Riwayat cuti Riwayat gaji Surat keputusan (SK) Laporan data kepegawaian berdasarkan: statistic pegawai,golongan/ruang, pangkat, jabatan, TMT, masa kerja, riwayat perkerjaan, DP3, kenaikan gaji berkala, dll. Aplikasi administrasi Database connection Setting user ID Konfigurasi system System operasi Database User application rutime Security system Utility Microsoft windows XP SP2 versi personal Microsoft office 2007 Standar user Antivirus Avira 2011 dan smadav rev 8.3, hak akses user Remote client 1 1 8 1 1 Lisensi Lisensi Lisensi Pkt Pkt 1 Pkt Detail Jumlah 1 Unit Pkt

4. Dari kasus no 4, tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat khususnya pengguna TI. Karena masyarakat mulai perhatian terhadap etika, terutama karena kesadaran bahwa computer dapat mengganggu privacy individu. Dari segi tanggung jawab sosial kasus pada no 4 sangat merugikan masyarakat pengguna TI. Sebab tanpa seizin user pemilik, hachker sudah masuk bahkan merusak data KPU ataupun data orang lain. Hal ini sangat merugikan KPU sendiri bahkan masyarakat pengguna TI pada umumnya.