Anda di halaman 1dari 1

B A A m B

e r I A i . k a L . a t A
a

BAB IA. Latar Belakang Teori strukturalisme sastra merupakan sebuah teori pendekatan terhadap tekstekssastra yang menekankan keseluruhan relasi antara berbagai unsur teks. Unsur-unsur tekssecara berdiri sendiri tidaklah penting. Unsur-unsur itu hanya memperoleh artinya didalam relasi, baik relasi asosiasi ataupun relasi oposisi. Relasi-relasi yang dipelajari dapat berkaitan dengan mikroteks (kata, kalimat), keseluruhan yang lebih luas (bait, bab),maupun intertekstual (karya-karya lain dalam periode tertentu). Relasi tersebut dapat berwujud ulangan, gradasi, ataupun kontras dan parodi (Hartoko, 1986: 135-136).Istilah kritik strukturalisme secara khusus mengacu kepada praktik kritik sastra yangm e n d a s a r k a n m o d e l a n a l i s i s n y a p a d a t e o r i l i n g u i s t i k m o d e r n . t e t a p i u m u m n y a strukturalisme mengacu kepada sekelompok penulis di Paris yang menerapkan metodedan istilah-istilah analisis yang dikembangkan oleh Ferdinan de Saussure (Abrams, 1981:188-190). Strukturalisme menentang teori mimetik, yang berpandangan bahwa karyasastra adalah ( tiruan kenyataan), teori ekspresif, yang menganggap sastra pertamatamas e b a g a i u n g k a p a n p e r a s a a n d a n wa t a k p e n g a r a n g , d a n m e n e n t a n g t e o r i - t e o r i y a n g menganggap sastra sebagai media komunikasi antara pengarang dan pembacanya.