Anda di halaman 1dari 3

4.2. Pembahasan 4.2.1.

Kulit Hasil pengamatan preparat kulit diperoleh bagian-bagian kulit yang lebih lengkap dapat dilihat pada pengamatan dengan perbesaran 100 kali. Bagian-bagian itu antara lain: lapisan epidermis, lapisan dermis, lapisan hypodermis, dan lapisan. Sel-sel yang terdapat dan terlihat pada pengamatan preparat kulit ikan diantaranya adalah sel goblet (mukosa) dan sel alarm substance atau sel kejut, taste bud, dan melanophore. Lapisan epidermis tersusun atas beberapa lapisan sel epitel yang bersatu pada membran dasar memisahkan dermis dengan epidermis. Lapisan dermis tersusun atas jaringan ikat kolagen, sedangkan hypodermis terdiri atas jaringan ikat longgar dan pembuluh darah yang banyak. Perbesaran 40 kali, bagian-bagian kulit yang terlihat sama dengan perbesaran 100 kali namun bagian-bagian tersebut tidak terlihat jelas. Menurut Hibiya dan Takashima (1995), sel epitel merupakan struktur dasar dari epidermis. Sel yang terdapat di lapisan luar biasanya adalah sel squamosa dan disebut sel epitel superfisial. Sel epitel superfisial mempunyai kemampuan untuk sekresi dan mengandung bermacam-macam glikoprotein seperti glikokaliks. Selain sel epitel, lapisan epidermis mengandung beberapa macam sel, seperti sel mukosa, sel club, dan sel sacciform. Sel-sel bebas bergerak seperti limposit dan makrofage.

4.2.1. Insang Hasil pengamatan dengan perbesaran 100 kali, bagian-bagian yang terlihat dengan jelas adalah lamela primer yang berbentuk batang meruncing pada ujungnya, merupakan tempat melekatnya lamela sekunder. Struktur lamela sekunder berbentuk seperti bulu, tulang sejati terdapat pada lengkung insang berbentuk batang bercabang. Tulang rawan merupakan tempat menempelnya lamela primer berbentuk batang bercabang lebih kecil dibanding dengan tulang

sejati. Lamela primer terdiri atas penyangga tulang rawan, sistem sirkulasi dan sel epitel berlapis banyak. Kedua lapisan dari sel epitel merupakan epitel lamella sekunder. Lapisan luar adalah sel epitel berfungsi untuk pernafasan, yang memiliki mikrofil tipis dan kecil. Epitel lamella sekunder didukung oleh banyak sel-sel tiang atau sel pilar yang dapat berkontraksi dan memisahkan saluran kapiler. Sistem jaringan pembuluh darah terdapat dua saluran utama, yaitu sistem arterio arterial dan sistem arterio venous. Sistem arterio arterial dibentuk oleh oleh arteri dan afferent di dalam lamella primer. Arteriol afferent dan efferent meluas ke seluruh lamella primer, dan bercabangcabang.. Dalam sistem arterio venous, ada venous sinus pusat dan pembuluh afferent yang berhubungan. Afferent menjalar secara paralel ke lamella arteri primer Sepasang lengkung insang umumnya berubah bentuk menjadi tulang pharyngeal dan tidak berperan dalam proses respirasi. Pada lamella primer terdiri dari tulang rawan, sistem vaskular dan lapisan epitelium, yang banyak mengandung sel goblet dan sel klorit yang sering kali terlihat pada lapisan dasar lamella sekunder. Pada lapisan terluar dari lamella sekunder dibatasi oleh sel epitel respiratori mempunyai mikrofili dan mikroridge marginal di permukaan apikalnya. Lamella sekunder juga ditopang oleh banyak sel pilar yang dapat mengkerut dan terpisah dari saluran kapiler. 4.2.3. Lambung Hasil preparat yang diamati dengan perbesaran 100 kali terlihat bagian-bagian lambung yaitu epitelium, mukosa, gastrik pit, dan gastric \ glane. Perbesaran 40 kali sama nampak jelas dengan perbesaran 100 kali. Lambung adalah salah satu organ pencernaan yang sangat khas. Dalam pengamatan histologi yang kami

lakukan tampak bagian-bagian lambung secara jelas. Bagian-bagian tersebut mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda-beda. Lapisan terluar yang tampak dalam pengamatan adalah lapisan mukosa yang lebih tebal daripada lapisan sub mukosa dan lapisan muskularis. Lapisan mukosa tersusun atas lapisan epitel pembatas, basal lamina, lamina propria dan muskularis mukosa. Lamina propria terdiri dari jaringan penyambung jarang yang kaya akan pembuluh darah. Pada bagian terluar lapisan terdapat selaput yang biasa disebut dengan membran serosa (serosatella). Membran ini tersusun atas jaringan ikat yang berfungsi untuk mengikat antara organ yang satu dengan yang lainnya. Di antara lapisan mukosa dan muskularis terdapat sebuah lapisan yang tampak dalam pengamatan merupakan lapisan yang paling terang. Lapisan yang tersebut adalah lapisan sub mukosa. Lapisan ini terdiri dari satu atau lebih jaringan penyambung. Pada lapisan ini terdapat stratum granullosum dan stratum kompaktun yang tidak terlihat pada pengamatan. 4.2.4. Usus