Anda di halaman 1dari 9

BAB I SISTEM ENDOKRIN

A.PENDAHULUAN Kelenjer endokrin adalah organ-organ yang menghasilkan sekresi yang di sebut hormon yang di alirkan secara langsung ke dalam aliran darah dan sel-sel glandular.karena alasan itulah sehingga kelenjer-kelenjer tersebut di kenal sebagai kelenjer buntu (tanpa ductus), berabeda dengan kelenjer eksokrin seperti kelenjer saliva (kelenjer air liur),mensekresi produknya kedalam suatu duktus (saluran).Kelenjer endokrim biasanya mensekresi lebih dari satu jenis hormon,kecuali kelenjer parathyroidea,sehingga dalam tubuh manusia telah dapat didentifikasikan sekitar 40 sampai 50 jenis hormone. Namun hormone dapat mencapai sebagian besar sel tubuh dan hanya sel target tertentu yang memiliki reseptor spesifik yang dapat dipengaruhi. B.GLANDULA ENDOKRIN 1.HYPOPHISE Hypophise atau kelenjar hypophie berada di fose crania. Hypophise diikat oleh badan neural ke chiasma opticus di dasar otak. Kelenjer ini terdiri dari sebuah lobus anterior atau adenohypohise dan sebuah lobus posterior atau lobus neural.Lobus interior hypophise atau adenohipophise dan sebuah lobus posterior atau lobus nural.lobus anterior hypophise kadang-kadang disebut kelenjer utama dalam system endokrin karena mempunyai pengaruh penting dalam pengaturan fungsi kelenje lain Tryroid Stimulating Hormone ( TSH atau hormone tirotropin) Hormon ini mempengaruhi semua aspek fungsi glandula thyroidea, yang nencakup stimulasi akumulasi yodium di dalam kelenjer untuk di ubah menjadi hormone tiorid dan pelepasannya ke dalam system sirkulasi. Adenocorticotropic Hormane (ACHTH) Hormon ini mengatur perkembangan,pemeliharan dan sekresi korteks glandula suprarenalis.Efek metabolic umum hormone ini meliputi mobilisasi lemak, menyebabkan hipoglikemia dan peningkatan pada klikogen otot.

GLANDULA TYROIDEA Glandula tyrpidea adalah suatu kelenjer endokrin yang terdiri atas dua lobus yang simetris,berbentuk konus dengan ujung di sebelah cranial kecil dan ujung di sebelah caudal besar.Antara kedua lobus tersebut di hubungkan oleh isthmus. Glandula thyroidae berada di bagian anterior leher, di sebelah ventral bagian caudal larynx dan bagian cranial trachea, terletak berhadapan dengan vertebra cervicalis 5 - 7 dan vertebra thoracalis 1. Sel-sel kelenjer ini menghasilkan dua hormone yang di sebut tiroksin dan triiodotironin.Kekurangan sekresi hormone thyroid ,yang bila tidak di atasi dapat mengakibatkan tubuh cebol disertai retardasi mental.Pada orang dewasa kekurangan sekresi menimbulkan kondisi yang diesebut miksoedema.sedangkan apabila sekresi hormone berlebihan dapat menimbulkan tirotoksikosis. Orang tersebut akan cemas dan gugup serta frekuensi nadi akan meningkat.

GLANDULA PARATHYROIDEA Kelenjar terletak disetiap sisi kelenjar thyroid yang terdapat di dalam leher,kelenjar ini berjumlah 4 buah yang tersusun berpasangan yang menghasilkan para hormone atau hormone para tiroksin. Masing-masing melekat pada bagian belakang kelenjar thyroid ,kelenjar paratiroid ini menghasilkan hormone yang berfungsi mengatur kadar kalsium dan forfor di dalam tubuh.

GLANDULA SUPRARENALIS Kelenjar adrenal berada di atas dan dibagian depan ujung setiap ginjal,di belakang peritoneum .kelenjar ini di kelilingi jaringan areolar yang mengandung setiap lemak,Setiap kelenjar terdiri dua kelenjar endokrin yang terpisah.Bagian luar di sebut korteks dan bagian dalam di sebut medulla.

PULAU-PULAU LANGERHANS KELENJAR PANKREAS Di dalam kelenjar pancreas terdapat area yang dikenal sebagi pulau langerhans yang mengahasilkan glukon dan insulin, masing masing dari sel a dan b .hormon ini mempengaruhi metabolisme glukosa.

OVARIUM

Terletak di samping kiri dan kanan uterus.Menghasilkan hormon progestron dan estrogen,hormon ini mempengaruhi kerja uterus serta memberikan sifat kewanitaan,misalnya pinggul yang besar,bahu yang sempit dan lain-lain.

TESTIS Hanya di temukan pada pria dan terletak di dalam scrotum. Kelenjar ini menghasilkan hormone testosterone yang mennetukan sifat kejantanan ,misalnya adanya jenggot ,kumis,dan laln-lain.

GLANDULA PINEALE Kelenjar ini terdapat di dalam otak,di dalam ventrikel berbentuk kecil merah seperti buah cemara.Terletak dakat copus .Kelenjar ini menghasilkan melatonin yang memilki efek inhibisi terhadap pelepasan ganadotropin dan menghambat produksi melanin oleh melanosit di kulit.

THYMUS Kelanjar thymus terletak di bagian posterior thoraks terhadap stemum dan melapisi bagian atas jantung.Kelenjar ini ukurannya besar di masa kanak-kanak dan mengecil sering pertambahan usia.Kelenjar ini menghasilakn timosin yang berfungsi : 1. Mengendalikan perkembangan system imundepen thymus dengan menstimulasi differensial dan proliferasi sel limfosit-T 2. Berperan dalam penyakit immunodefisiensi congenital,seperti agammaglobulinemia,yaitu ketidakmampuan total untuk memproduksi antibody.

BAB II SISTEM PANCA INDERA

A.INDERA PENGLIHATAN

a.COVUM ORBITA Berbentuk pyramid dengan empat sisi.Basis terbuka menghadap ke ventral,berbentuk segiempat .Pada apex terdapat foramen opticum dan fissure orbitalis superior .Diding medial letak sejajar satu sam lain ,tipis,turut membentuk dinding cellulae ethmoidalis ,di bentuk antara lain oleh maxilla da os lacrimale.Dinding lateral miring ke medial ,tebal dan dibentuk oleh os zygomaticus. Dilihat dari samping dinding medial lebih menonjol.Dinding lantai(dasar) dibentuk oleh os frontale dengan tepi yang agak menonjol,di sebut margo supra orbitale. b.BULBUS OCULI Berbentuk bulat dengan diameter kira-kira 2,5 cm.Diameter anterior-posterior lebih panjang daripada diameter transversal dan vertical.Terdiri dari 3 lapisan .yaitu: 1.Lapisan superficial,berfungsi proteksi 2.Lapisan tenga,berfungsi nutrisi 3.Lapisan profunda, berfungsi visual

Isi dari bulbus oculi dari ventral ke dorsal adalah : a.Aquaeus humour ( cairan, lautan garam) b.Lensa c.Corpus vitreum Stimulus cahaya mencapai retina dengan melewati cornea ,aquaeus dan corpus vitreum,struktur tersebut tadi merupakan media refraksi ,yang paling penting adalah kornea. Lamina superficialis ( =lamina fibrosa) tebal, membentuk sclera yang emrupakan 5/6 bagian pastesior,berwarna putih dan 1/6 bagian anterior yang transparan membentuk cornea.Tempat

pertemuannya di sebut sclera-cornea junction.Di sebelah medial dari ujung posterior sclera ditembusi oleh nervus opticus ,tempat tersebut disebut blind spot (=papilla nervi optici).Permukaan corne rata dan tebal di bagian tengah. Lamina media (=lamina vascularis=uvea) membentuk chorioidea,corpus ciliare dan iris yang letaknya berturut-turut dari dorsal ke ventral.Ketiga bagian tersebut kaya dengan pembuluh darah,terutama pembulu vena,serabut-serabut saraf dan jaringan ikat longgar yang berisi pigmen.Di dalam corpus ciliare terdapat m.ciliaris ,yang berperan dalam mengatur bentuk lensa ,disebut akomodasi.Bagian paling interior dari uvea membentuk iris atau diaphragm berbentuk cakram,vascular dan berlubang di bagian tenga (pupil).Di dalam iris terdapat serabut-serabut otot yang berjalan silkuler dan radial yang mengatur bentuk pupil sesuai dengan banyaknya cahaya yang masuk kedalam mata.Pada iris terdapat pigmen yang menentukan warnanya. Lamina profunda (=lamina visualis=retina) bersama-sama dengan nervus opticus merupakan bagian otak .Retina mengandung 3 jenis sel: 1.rod and cone 2.neuron bipolar 3.neuron ganglion Rod and cone sensitive terhadap cahaya.Rod lebih sensitive daripada cone dan berperan dalam cahaya dengan intesitas rendah ,sedangkan cone berperan dalam cahaya dengan intensitas yang tinggi dan sensitive terhadap cahaya. Pada saat seseorang melihat lurus ke depan maka stimulus cahaya tiba pada bagian dari retina yang di sebut macula lutea (=yellow spot). Neurit dari sel ganglionmembentuk nervus optucus, meniggalkan bulbus oculi melalui blind spot yang berada disebelah medial dari mocula lutea. Suatu objek dalam llapangan penglihatan akan tampak oleh retina pars lateralis (pars temporalis) dari satu mata dan retina parsnasalis (pars medialis) dari mata yang lain. Serabut-serabut dari n.opticus yang berasal dari retina pars nasalis mengadakan persilangan satu sama lain yang disebut chiasma opticum. Serabut-serabut saraf yang melanjutkan diri ke dorsal, disebelah posterior chiasma opticum membentuk tractus opticus. Suatu stimulus cahaya dapat menghasilkan tiga peristiwa sebagai berikut: a.Dapat melihat benda bersangkutan, artinya stimulus sampai di cortex cerebri. b.Light reflex (=reflex cahaya) disebut juga reflex pupil yaitu pupil member reaksi terhadap cahaya yang secara tiba-tiba masuk kedalam mata, dalam hal ini pupil menjadi kecil sebagai akibat pengaruh dari nucleus edinger westphal melalui n.occulomotorius. c.Reflex somatic yang bersifat protetik, yaitu terjadi gerakan kepala (leher) untuk melihat sumber stimulus cahaya bersangkutan melalui perantaraan tractus tectospinalis dan tractus bulbaris yang akan mempengaruhi otot-otot leher dan otot-otot bola mata (N.III, N. IV dan N.VI).

c.OTOT-OTOT MATA Terdapat 6 buah oto mata dan sebuah otot untuk mengangkat palpebra superior, yaitu: 1.m. rectus superior 2-m. rectus inferior 3-m. rectus lateralis 4m. rectus medualis 5.m. obliquus superior 6.m. obliquus inferior 7m. levator palpebrae superior, yang berfungsi mengangkat palpebra, berorigo pada cavum orbita dan insertion pada kulit palpebra superior. Semua otot tersebut mendapat persarafan dari n.occulomotiris (N. III), kecuali m. obliquus superior yang di persarafi oleh n. trochlearis (N. VI) dan m. rectus lateralis oleh n. abducens (N. IV).

d.GLANDULA LACRIMALIS Terletak dibagian cranio-lateral cavum orbita,memproduksi air mata (tears),berfungsi mencuci bola mata dibagian ventral , mengalir ke medial dan masuk kedalam ductus nasolacrimalis . Ductus nasolacrimalis bermuara kedalam meatus nasi inferior.Pada tepi palpebra terdapat deretan rambut (bulu mata) di sebut cilia.Cilia bersama-sama dengan air mata berfungsi melindungi bola mata terhadap iritasi mekasi,kimiawi dan cahaya yang kemilau.

B.INDERA PENDENGARAN Terdiri dari telinga luar,telinga tenga (=cavum tympani) dan telinga dalam.Di dalam cavum tympani terdapat organon vestibularis.

a.TELINGA LUAR Auricula merupakan tambahan yang melekat pada sisi kepala dan di maksudkan untuk menangkap suara .Dibentuk oleh cartigalo dan dibagian caudalnya terdapat lobules auriculae.

Meatus acusticus externus adalah suatu saluran udara,panjang sekitar 2-3 cm dengan arah medial sampai pada telinga tenga ,berada dalam pars petrosa ossis temporalis.Segitiga bagian lateral dibentuk oleh cartigalo dan 2/3 bagian medial dibentuk oleh tulang biasa. Pada ujung medial dari saluran tersebut terdapat membrane tympani,yang terletak miring ,memisahkan meatus acusticus externus daripada cavum tympani.Letak dari membrane tympani adalah sedemikian rupa sehingga sisi luarnya menghadap kearah ventral,caudal dan lateral .Pada saluran ini terdapat mucosa yang mengandung rambut,kelenjar sebacea dan kelenjer keringat.Hasil produksi dari kelenjar disebut cerumen.

b.TELINGA TENGAH Berisi udara,dipisahkan dari meatus acusticus externus oleh membrane tympani terdapat hubungan antara cellulae mastoid dengan cavum tympani melalui aditus (antrum)tympanicum.Membrana tympani berfungsi menerima getaran udara (suara) dan meneruskannya kepada nervus cochlearis (=NVestibulocochlearis). Terdapat 3 buah tulang kecil yang menyilang dalam cavum tympani mulai dari latera ke medial. Tulang paling luar adalah malleus,ditenga incus dan sebelah dalam adalah stapes.Ketiga tulang tersebut meneruskan geteran udara yang di terima oleh membrane tympani, selanjutnnya diteruskan ke fenestra vestibule.Gerakan dari tulang tulang tersebut dikontrol oleh m.tensor tympani dan m.stapedius.

c.TELINGA DALAM(=AURIS INTERNAL) Terdiri dari labyrinthus osseus dan labyrinthus membraneceus.Labyranthus osseus terdiri dari ruangan dan saluran,berada di dalam pars petrosa ossis temporalis.Ruangan dan saluran-saluran tersebut adalah vestibulum,3 canalis semicircularis,3 ampulla ossea dan canalis spiralis cochlea.Pada tiap canalis semicircularis terdapat crus ampullae dan crus simplex.Canalis spiralis cochlea berbentuk seperti rumah siput dengan basis berada di sebelah medial dan cupula di sebelah lateral.Bangunan ini melingkari suatu sumbu horizontal.Canalis ini bermuara pada dasar vestibulum.

C.INDERA PENGECAPAN

Lingua merupakan organ muscular yang terdiri dari otot intrinsic dan extrinsic.Seperti yang telah di jelaskan pada bab sisitem di gestivus bahwa salah satu fungsi lingua adalah sebagai organ gustatoirus.Hal ini di mungkinkan karena pada lingua terdapat papill yang merupakan reseptor untuk pengecapan.Adapun jenis papilla tersebut adalah

1.Rasa pahit terdapat pada pangkal lidah 2.Rasa manis terdapat pada apex linguae 3.Rasa asin terdapat pada ujung ,samping kanan dan kiri 4.Rasa asm terletak pada samping kanan dan kiri linguae

D.INDERA PENCIUMAN

Saraf penciuman terdapat pada bagian atap dari cavum nasi.Yang berasal dari n.olfactorius (N.I). Nervus olfactorius ini dipakai oleh sel-sel yang sangant khusus terletak pada lamina ossis ethmoidalis. a.PROSES PENCIUMAN Bau yang masuk dalam cavum nasi akan merangsang sel-sel olfactoris sampai ke bulbus olfactoris dan area olfactoris dalam cortex cerebri. b.KULIT(=INTEGUMENT) Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat pada bagian luar menutupi dan melindungi permukaan tubuh.Pada permukaan kulit bermuara kelenjar keringat dan kelenjer sebacea. Terdapat dari 3 lapisan yaitu epidermis,dermis dan subdermis.

A.Epidermis Epidermis adalah lapisan terluar dari kulit .Bagian ini tersusunv dari jaringan epitel aquamoasa bertingkat yang mengalami kratinisasi.Jaringan ini tidak memiliki pembuluh darah dan sel-selnya sangat rapat.Bagian epidermis yang tebal terdapat pada telepak tangan dan kaki.Terdiri dari beberapa lapisan sel yaitu: 1.Stratum corneun 2.Stratum granulosum 3.Stratum spinosum 4.Stratum spinosum 5.Stratum basalis