Anda di halaman 1dari 18

Oleh Kelompok 4 :

Gede Arya Wibawa 0904105008


I G Anom Prawira Suta 0904105016
Made Harri Anantha Wijaya 0904105032

ALINYEMENT HORIZONTAL

Diagram Alir / Flowchart pemilihan bentuk Lengkung
Horizontal
Pelebaran Perkerasan pada Lengkung Horizontal
Jarak Pandang pada Lengkung Horizontal
Diagram Superelevasi

START
TIPE S-C-S
TIPE S-S
END
e >1,5 e
n
P > 150 mm
Lc > 20m
Ls > Ls
min
TIDAK
TIDAK
YA
YA
Input
Vr, e max, en, |,
TIPE C-C
e >1,5 e
n
P > 150 mm
Lc < 20 m

DIAGRAM ALIR / FLOWCHART
PEMILIHAN BENTUK
LENGKUNG HORISONTAL








Diketahui :
R
C
= 716 m B = 3,750 m emaks = 10 %
V
R
= 120 km/jam m = 280 m
e
n
= 2 % = 0,02 |
1
= 40

Ditanya : Rancang Alinyemen Horizontal trase diatas.
Jawab :
Berdasarkan tabel 4.7 pada buku Silvia Sukirman halaman 113 diperoleh data untuk nilai R sebesar 716 m
(metode Bina Marga) yaitu :
e = 0,096 = 9,6 %
Ls = 110 m
karena e > ( 1,5 e
n
) maka tipe lengkung S-C-S dapat digunakan







L
C
> 20 m, maka tipe lengkung S-C-S dapat digunakan



P > 0,15 m, maka tipe lengkung Spiral Circle Spiral dapat digunakan


4 , 4
716
90 110 90
= = = x
R
x
L
S
S
t t
u

2 , 31 ) 4 , 4 2 ( 40 2
1
= = = x
S C
u | u
m R L
C
C
89 , 389 716 .
180
2 , 31
180
= = = t t
u

m R
R
L
P
S C
C
S
71 , 0 ) 4 , 4 cos 1 ( 716 82 , 2 ) cos 1 (
6
2
= = =

u
PELEBARAN PERKERASAN PADA LENGKUNG HORIZONTAL
(CURVE WIDENING)
Kendaraan yang bergerak dari jalan lurus menuju tikungan, seringkali tidak dapat
mempertahankan lintasannya pada lajur yang telah disediakan. Hal ini disebabkan
karena :



( ) ( ) ( ( ) ( ) ) b A p R A p b A p R B
c c
2
1
2
1
2
2
2
2
2
2
+ + + +
)
`

+ + =
Ket : Rc = Ri - lebar perkerasan + b
b = Lebar kendaraan rencana
B = Lebar perkerasan yang ditempati
kendaraan di tikungan
U = B b




Ukuran rencana truk adalah: P = Jarak antara gandar = 6,50 m.
A = Tonjolan depan kendaraan = 1,50 m.
b = Lebar kendaraan = 2,50 m.

( ) ( ) ( ( ) ( ) ) b A p R A p b A p R B
c c
2
1
2
1
2
2
2
2
2
2
+ + + +
)
`

+ + =
{ } ( ( ) ) 25 , 1 64 64 25 , 1 64
2
2
2
+ + + =
c c
R R B
Sehingga digunakan rumus :
R
105 , 0 v
Z =
Bt = n (B + c) + Z
b = Bt Bn
Contoh soal Pencapaian Pelebaran pada Lengkung Horizontal

Soal :
Radius lajur tepi sebelah dalam adalah 300 m, kecepatan rencana 60 km/jam. Jalan terdiri
dari jalan 2 lajur dengan lebar total pada bagian lurus 7,00 m. Tentukan tambahan lebar
perkerasan yang perlu dilakukan dengan truk tunggal sebagai kendaraan rencana.
Penyelesaian :

{ } ( ( ) ) 25 , 1 64 64 25 , 1 64
2
2
2
+ + + =
c c
R R B
Rc = Ri + b = 300 - 1,75 + 1,25 = 300,5 m

{ } ( ( ) ) 25 , 1 64 5 , 300 64 25 , 1 64 5 , 300
2
2
2
+ + + = B
= 2,61 m
U = B b = 0,11 m
Z =

=
R
105 , 0 v
=
300
60 . 105 , 0
0,36 m
C = 1,0 m

Bt = n(B + C) + Z = 2(2,61 + 1,0) + 0,3 = 7,56 m

b = Bt Bn = 7,56 7,0 = 0,56 m.
JARAK PANDANG PADA LENGKUNG HORIZONTAL
90
. .
2
360
2

'
R
R S
| t
t
|
= =
50
DS

1432,39
DS

90

R'
S 90
= = =
t t
'
65 , 28

'
90

R
S
R
S
= =
t
|
Sehingga :
m = R(1 - Cos )

m =



|
.
|

\
|

50
S D
1
9 , 1432
Cos
D
|
|
.
|

\
|
=
'
. 65 , 28
1
'
R
S
Cos R m
Jarak Pandang (S)
Panjang Tikungan (L)
Tepi Dalam
c
m
R
Tepi Luar
Penghalang
S < L
Gambar 2. Jarak Pandang Lengkung horizontal
untuk S<L

JARAK PANDANG PADA LENGKUNG HORIZONTAL
S > L
Gambar 2. Jarak Pandang Lengkung horizontal untuk S>L
lajur
Tepi luar
R
Panjang tikungan (L)
Gambar 5
Jarak pandang (S)
Penghalang
c

|
.
|

\
|

'
. 65 , 28
1
R
S
Cos
|
|
.
|

\
|
+
'
. 65 , 28
2 R
S
Sin
L S
m = R
m
DIAGRAM SUPERELEVASI
Diagram superelevasi (Diagram kemiringan melintang)
menggambarkan pencapaian superelevasi dari lereng normal ke
superelevasi penuh.

Ada 3 bentuk diagram superelevasi, yaitu :
1. Diagram Superelevasi Lengkung Busur Lingkaran Sederhana (Circle-
Circle)
2. Diagram Superelevasi untuk Spiral-Circle-Spiral (S-C-S)
3. Diagram Superelevasi Lengkung Spiral-Spiral


Diagram Superelevasi Lengkung Busur Lingkaran Sederhana ( Circle)
( )
( )
n
n
e e
e x
Ls
Ls
+
+
=
max
'
'
3
2
x