Anda di halaman 1dari 1

Bahagianya berkasih sayang karena Allah

Disekitar Arsy ada menara dan cahaya, di dalamnya ada orang orang yang pakainnya dari cahaya, di wajah mereka bercahaya, mereka bukan para Nabi & Syuhada, Hingga para Nabi dan Syuhada kagum kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab Mereka adalah orang orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, saling berkunjung karena Allah, dan saling memaafkan karena Allah.( Al- Hadist ) Rasululloh SAW bersabda : Allah bertanya kepada Nabi Musa lewat wahyuNya Hai Musa, sudahkah Engkau melakukan suatu amal khusus untuk Ku? Nabi Musa menjawab : Ya Tuhan Ku Aku sholat untuk Mu, Aku berpuasa untuk Mu, Aku bersedekah untuk Mu, Aku berzdikir untuk Mu.. Allah SWT menjawab : Sholatmu adalah bakti untukmu Puasamu adalah prisai untukmu Sedekahmu adalah naungan untukmu Zdikirmu adalah cahaya untukmu Lalu manakah amal yang khusus untuk Ku? Nabi Musa bertanya : tunjukanlah kepada Ku amal apa yang Engkau maksudkan? Allah berfirman : Bercinta dan berkasih sayang dengan para hambaKu karena Ku, dan membenci & memusuhi hambaKu juga karena Ku. Di dalam ikhlas tak ada lelah menunggu, tidak letih menanti tak jua bosan antri Di dalam ikhlas tak ada luka batin, juga tiada sakit hati, tak pula ada benci Di dalam ikhlas tiada buruk sangka, tak ada keluh kesah tak jua ada fitnah Di dalam ikhlas tiada amarah Di dalam ikhlas tak ada rasa takut, tidak khawatir dan cemas, tidak juga was was Di dalam ikhlas tiada buru buru, tak pula tergesa gesa, pun tiada membabi buta Di dalam ikhlas tiada pamrih, tiada agenda pribadi, maupun ambisi tak terkendali Di dalam ikhlas tiada kalkulasi, ikhlas menerima, ikhlas memberi, demi Allah semata. Sesungguhnya di dalam hati yang ikhlas dan jiwa yang bebas merdeka, memancar sumber sukses dan bahagia.