P. 1
Aspek Pembelajaran Bahasa Indonesia

Aspek Pembelajaran Bahasa Indonesia

|Views: 1,562|Likes:
Dipublikasikan oleh Adhy Tau Nungaiya

More info:

Published by: Adhy Tau Nungaiya on Jun 19, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

Sections

ASPEK-ASPEK PEMBELAJARAN BAHASA

A.

MENDENGARKAN

Mendengarkan atau menyimak merupakan bentuk komunikasi lisan yang bersifat reseptif.
Mendengarkan dilakukan dengan atensi dan intensi. Pendengar harus memasang telinga baik-
baik, memusatkan konsentrasi, dan menimbulkan suatu kebutuhan untuk memperoleh
informasi. Hal ini berbeda dengan kegiatan mendengar yang berarti dalam keadaan mampu
atau dapat menangkap suatu bunyi/suara dengan telinga. Meskipun demikian, mendengar dan
mendengarkan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Kegiatan mendengarkan terdiri atas tindakan mendengar, memahami, dan mengapresiasi atau
menanggapi. Ada tiga tahapan penting dalam proses mendengarkan, yaitu:
a.tahap interpretasi: pendengar menafsirkan makna atau pesan yang terkandung dalam
informasi yang didengar;
b.tahap evaluasi: pendengar membuat penilaian atas informasi yang didengar dan
mengambil suatu keputusan;
c.tahap reaksi: pendengar melakukan suatu tindak lanjut sebagai bentuk respon atau
tanggapan atas informasi yang didengar.

Mendengarkan merupakan tindakan aktif reseptif, pendengar tidak sekadar menerima
informasi, tetapi juga mengolah atau memprosesnya. Dalam proses pengolahan itu terjadi
interaksi aktif antara informasi yang diperoleh dengan informasi/pengetahuan awal yang
dimiliki pendengar. Kemampuan pendengar memahami dan memproses informasi sangat
dipengaruhi oleh tujuan mendengarkan serta wawasan yang dimiliki.

Pembelajaran mendengarkan tidak disajikan secara terlepas, tetapi terpadu (integrative)
dengan aspek-aspek pembelajaran bahasan yang lain, misalnya dikaitkan dengan
pembelajaran menulis dan berbicara. Hal ini sejalan dengan rambu-rambu yang terdapat
dalam pengantar Standar Isi 2006 KTSP yang mengatakan bahwa pembelajaran bahasa
mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis yang dilaksanakan secara
terpadu dan dengan porsi yang seimbang.

Kegiatan mendengarkan atau menyimak untuk siswa SMA dan MA sangat beragam.
Berdasarkan bahan atau sumber simakan, kegiatan mendengarkan tersebut meliputi

mendengarkan siaran berita radio dan televisi, sambutan atau khotbah, pembicaraan dalam
diskusi atau seminar, wawancara, laporan lisan, cerita secara langsung atau rekaman,
pementasan drama, pembacaan cerpen, pembacaan penggalan novel, pembacaan teks
drama,dan pembacaan puisi.

Sedangkan berdasarkan tujuannya, pembelajaran mendengarkan dapat diidentifikasi sebagai
berikut.
a.Mendengarkan untuk menangkap ide-ide pokok.
b.Mendengarkan untuk menangkap detail-detail penting.
c.Mendengarkan untuk memahami urutan peristiwa.
d. Mendengarkan untuk membuat prediksi dengan mengembangkan daya imajinasi.
e.Mendengarkan melakukan apresiasi karya sastra.

Untuk mencapai hasil yang optimal, pembelajaran mendengarkan atau menyimak harus
dikembangkan dengan berstrategi. Ada 3 tahap strategi pembelajaran menyimak yang harus
dilewati, yaitu:

1

a.tahap pramenyimak: guru membangkitkan skemata siswa, yaitu pengetahuan awal dan
pengalaman hidup siswa yang berhubungan dengan topik simakan. Hal ini bisa dilakukan
secara visual dengan menunjukkan sebuah gambar yang menarik;
b.tahap menyimak: secara garis besar meliputi proses interpretasi/memahami dan
mengevaluasinya;
c.tahap pascamenyimak: yaitu tahap pengukuhan atas pengetahuan baru yang diraih siswa,
dilanjutkan dengan memotivasi dan memfasilitasi siswa untuk melakukan reaksi positif baik
secara lisan dan tertulis

B.

BERBICARA

Keterampilan berbahasa ada 4, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Dari
ke-4 keterampilan berbahasa tersebut, yang paling menonjol pemakaiannya di masyarakat
adalah berbicara. Pembelajaran keterampilan berbicara di SMA dan MA bertujuan melatih dan
mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan bahasa secara lisan untuk
mengemukakan pendapat, perasaan, menjalin komunikasi, dan melakukan interaksi sosial
dengan anggota masyarakat yang lain

Kompetensi berbicara yang ingin dicapai mencakup kemampuan melafalkan secara tepat
(menggunakan artikulasi secara tepat), memilih kata (diksi), menggunakan intonasi dan irama,
berbicara untuk mengemukakan pendapat, berbicara untuk menyampaikan informasi,
berbicara untuk berinteraks dan berdiskusi, serta berbicara untuk menyampaikan hasil
reproduksi.

Secara umum, keterampilan berbicara dibedakan menjadi berdiskusi, berpidato, wawancara,
memberikan tanggapan, menyampaikan informasi, menceritakan suatu peristiwa, dan
berbicara sastra

a. Berdiskusi

adalah suatu cara bertukar pendapat antara dua orang atau lebih untuk memperoleh
kesepakatan atau keputusan bersama. Yang termasuk dalam kegiatan berdiskusi adalah
diskusi kelompok, diskusi panel, workshop/ lokakarya, rapat kerja, seminar, konferensi,
kongres, simposium, kolokium, sarasehan, cawan ikan (fish bowl), dan debat.

b. Berpidato

adalah penyampaian uraian secara lisan tentang suatu hal di depan umum, Langkah-
langkah persiapan berpidato adalah sebagai berikut.
1.Menentukan topik.
2.Menentukan maksud/tujuan.
3.Menganalisis situasi dan pendengar.
4.Memilih dan merumuskan topik ke dalam ide-ide yang lebih terperinci.
5.Mengumpulkan bahan.
6.Memahami dan menghayati materi.
7.Latihan berpidato.

c. Wawancara

adalah suatu cara mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada
seseorang (narasumber). Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan harus disiapkan terlebih
dahulu, disesuaikan dengan tujuan yang diharapkan.

d. Memberikan tanggapan
adalah kegiatan menyampaikan pendapat tentang sesuatu yang merupakan tanggapan,
persetujuan, ketidaksetujuan, kritik, atau dukungan terhadap sesuatu.

2

e. Menyampaikan informasi
adalah kegiatan memberikan informasi atau berita tentang sesuatu kepada orang lain.
Ada tiga hal penting dalam penyampaian informasi, yaitu: keakuratan, kelengkapan, dan
kejelasan.

f. Menceritakan suatu peristiwa
adalah kegiatan berbicara yang dilakukan untuk menceritakan kesan pembicara tentang
sesuatu atau suatu peristiwa.

g. Berbicara sastra

Yang dimaksud dengan berbicara sastra adalah kegiatan berbicara yang berkaitan dengan
karya sastra. Pengembangan kemampuan berbicara sastra meliputi berbalas pantun,
musikalisasi puisi, mendongeng, dramatisasi/bermain peran berdasarkan naskah,
menceritakan kembali isi cerpen, dan menanggapi secara lisan pementasan karya sastra.
Masalah ini secara khusus akan dibicarakan pada aspek sastra.

Sasaran penilaian keterampilan berbicara adalahsebagai berikut.
1. Topik

: kemampuan memilih, menentukan dan memahami topik

2. Retorika

: kemampuan menyusun dan menyampaikan topik
3. Kebahasaan: a. kemampuan menggunakan bahasa baku
b. keterampilan menggunakan bahasa secara efektif dan pragmatis
4. Sikap/aspek non-bahasa : mimik, pantomimik, suara.

C.

MEMBACA

Semakin derasnya arus informasi membuat kemampuan membaca menjadi suatu kemutlakan
untuk dimiliki. Tanpa kemampuan membaca yang baik, niscaya siswa akan kedodoran
mengakses informasi yang melimpah tersebut. Oleh karena itu, pembelajaran membaca yang
efisien dan efektif mendapat perhatian besar dalam Standar Isi 2006 KTSP di semua jenjang.

Membaca secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses memahami pesan atau informasi
yang terkandung dalam suatu teks. Membaca dilakukan untuk berbagai maksud dan dengan
berbagai cara. Antara maksud dan cara tersebut terdapat hubungan erat. Pemilihan cara
membaca mana yang akan digunakan didasarkan pada tujuan yang hendak dicapai. Untuk
sekadar mendapatkan kesan umum dan informasi pokok suatu teks, tidak perlu membaca
secara intensif, tetapi cukup secara sekilas (skimming).

Perlu ditekankan bahwa dalam pembelajaran membaca, terdapat perbedaan antara
keterampilan membaca dan membacakan. Hal ini terkait dengan tanggung jawab yang harus
dipikul pembaca. Pada saat membacakan, pembaca harus memerhatikan faktor-faktor penting
yang dapat memengaruhi ketersampaian pesan/ informasi. Pembaca harus memerhatikan
pelafalan/ artikulasi, lagu kalimat, intonasi, jeda, dan sebagainyangga informasi yang
disampaikan dapat dipahami dengan mudah oleh orang lain.

Tak kalah penting untuk diperhatikan dalam pembelajaran membaca adalah pemilihan teks
bacaan. Pemilihan teks bacaan harus memerhatikan tingkat kemampuan dan kondisi siswa,
alokasi waktu, tema, dan kebutuhan siswa sendiri. Guru tidak wajib menggunakan teks yang
ada dalam buku teks. Dengan alasan tertentu, teks bisa diganti dengan teks lain yang lebih
relevan dengan kondisi lokal dan kebutuhan siswa.

Ada berbagai jenis keterampilan membaca yang dikembangkan dalam pembelajaran bahasa,
yaitu membaca teknik/nyaring, membaca intensif, membaca ekstensif, membaca cepat, dan
membaca indah.

3

1.Membaca Teknik/Nyaring
Membaca teknik adalah cara membaca bersuara dengan memerhatikan artikulasi kata,
intonasi frasa, intonasi kalimat, serta kandungan isi bacaan itu sendiri. Pembaca dituntut
untuk bisa membedakan secara jelas intonasi kalaimat berita, kalimat tanya, kalimat seru
atau perintah. Pembaca harus bisa membedakan lagu kalimat bernada marah, takut,
gembira, sedih, dan suasana hati lainnya. Oleh karena itu, pungtuasi atau tanda baca
menjadi hal penting sekali untuk dicermati.

Kompetensi dasar membaca dalam standar isi KTSP 2006 SMA yang termasuk
membaca teknik yaitu: membaca naskah berita, membaca teks pidato, membaca laporan,
membaca puisi, pembacaan cerpen, dan pembacaan penggalan novel.

2.

Membaca Intensif

Membaca intensif adalah membaca dalam hati atau tanpa suara untuk memahami secara
mendalam dan mendetail informasi yang terkandung dalam teks.

Motivasi diri, kondisi eksternal/lingkungan, serta kebiasaan-kebiasaan tertentu menjadi
faktor penentu dalam mencapai hasil yang optimal. Yang perlu dihindarkan pada saat
membaca intensif adalah kebiasaan membaca dengan bersuara (vokalisasi) dan membaca
dengan kepala, tangan, jari, dan bibir bergerak. Untuk meminimalisasi gerakan itu,
pembaca perlu memiliki luas jangkauan mata yang memadai. Hal sangat penting yang
harus dilakukan adalah pemusatan konsentrasi pada saat membaca.

Kompetensi dasar membaca dalam Standar Isi 2006 KTSP menyatakan bahwa yang
termasuk membaca intensif adalah membaca cerpen, membaca sastra melayu klasik,
membaca paragraf deduktif dan induktif, membaca hikayat, membaca novel, membaca
tajuk rencana, dan membaca artikel ilmiah.

Untuk teks sastra, membaca intensif bertujuan untuk menelaah dan mengidentifikasi
unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Sementara, untuk teks nonsastra, bertujuan untuk
mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan penjelas.

3.

Membaca Ekstensif

Membaca ekstensif atau membaca secara luas merupakan bagian dari membaca dalam
hati. Membaca ektensif dipraktikkan dengan membaca teks sebanyak mungkin dalam
waktu yang singkat. Bertolak belakang dengan membaca intensif, membaca ekstensif
sekadar untuk mendapat informasi secara dangkal atau umum. Membaca ekstensif
meliputi membaca survei (survey reading), membaca sekilas (skimming), dan membaca
dangkal (superficial reading).
a. Membaca Survei adalah membaca untuk melihat-lihat secara sekilas garis besar isi
buku, surat kabar, majalah, atau suatu artikel tertentu. Membaca survei dilakukan
dengan membaca secara cepat indeks, daftar isi, bagan, skema, atau judul-judul
dalam surat kabar atau majalah.
b.Membaca Sekilas (skimming) adalah membaca sepintas dengan mata bergerak cepat
untuk mendapatkan informasi atau kesan umum isi suatu buku, artikel, surat kabar,
atau majalah. Skimming dilakukan dengan membuka-buka halaman secara cepat
pada bagian halaman judul, kata pengantar, daftar isi, indeks, judul bab, judul subbab,
skema, diagram. Khusus untuk membaca berita surat kabar, dapat dilakukan dengan
membaca sekilas bagian paragraf awal (teras/lead) dan paragraf akhir. Pada kedua
bagian paragraf itu, penulis biasanya mengutarakan pokok-pokok masalah dan sikap
pandangan penulis atas suatu permasalahan.
c.Membaca Dangkal adalah membaca untuk mendapat pemahaman yang dangkal atau
bagian sisi luarnya. Hal ini tidak terlepas dari bahan bacaan yang bersifat ringan

4

seperti cerita humor, anekdot, cerpen, dan sebagainya. Membaca dangkal biasanya
dilakukan di waktu senggang dan bertujuan untuk fun atau kesenangan semata.

4. Membaca Cepat (Speed Reading)
Membaca cepat bukan sekadar membaca secara kuantitatif atau membaca sebanyak-
banyaknya tulisan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Membaca cepat bertujuan untuk
dapat memahami gagasan-gagasan penting suatu teks secara cepat dan cermat. Oleh
karena itu, ukuran kecepatan efektif membaca (KEM) seseorang harus dikaitkan dengan
kemampuan memahami apa yang dibacanya. Rumus untuk menghitung hasil pengukuran
membaca cepat adalah:

Jumlah kata dalam teks
---------------------------------- X ...% pemahaman =…kpm (kata per menit)
Jumlah menit membaca

Jika jumlah kata dalam teks adalah 300; waktu baca 2 menit; persentase pemahaman
70%, maka KEM-nya adalah (600:4) x 70% = 105 kpm.

Kemampuan membaca cepat dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya kemampuan
daya konsentrasi, wawasan dan latar belakang budaya, pengetahuan bahasa, kecepatan
gerak mata melakukan fiksasi, dan sebagainya. Oleh karena itu, standar KEM
(Kemampuan Efektif Membaca) yang ditetapkan untuk setiap jenjang berbeda. Semakin
bertambah usia dan tingkat pendidikan, standarnya juga semakin tinggi. Untuk siswa di
Indonesia, standar kompetensi membaca cepat yang ditetapkan dengan tingkat
pemahaman 75%, yaitu: siswa (kelas akhir) SD adalah 100-150 kpm, siswa (kelas akhir)
SMP dan MTs adalah 300 kpm, dan siswa (kelas akhir) SMAdan MA adalah 350 kpm.

Untuk mengukur pemahaman isi bacaan, siswa dapat menjawab pertanyaan pemahaman
yang diajukan secara lisan. Selain itu, siswa dapat juga diminta mengidentifikasi ide pokok
paragraf dengan bantuan kata kunci setiap paragraf. Hal penting untuk diperhatikan adalah
dalam pengerjaan tugas tersebut siswa tidak diperkenankan membaca teks. Siswa hanya
mengandalkan ingatannya saja.

Sebelum pengukuran dilakukan, guru sudah menghitung jumlah kata dalam teks bacaan
dan menyediakan alat pencatat waktu, seperti arloji atau stopwatch.

SQ3R
Membaca buku secara efisien dan efektif memerlukan sistem atau teknik tertentu. Salah satu
sistem yang kini banyak diterapkan adalah SQ3R, singkatan dari SURVEI – QUESTION –
READ – RECITE - REVIEW. Teknik ini terbukti efektif untuk menemukan ide pokok dan detail
penting yang menjadi pendukung ide pokok serta membuat pembaca lebih awet
mengingatnya.

SURVEI – tahap prabaca untuk mendapatkan gambaran umum atau ABSENtrak dari buku
yang akan dibacanya. Dilakukan dengan melihat sekilas bagian daftar isi, kata pengantar,
pendahuluan, halaman indeks, daftar tabel/grafik/bagan, dan survei bab-bab.

QUESTION – pembaca memunculkan beberapa pertanyaan tentang isi bacaan sesuai
informasi yang dibutuhkan dengan memanfaatkan informasi awal yang terdapat pada judul
atau subjudul. Untuk memfokuskan pertanyaan, dapat menggunakan rumusan 5W + 1H.

READ – membaca secara intensif halaman demi halaman buku. Lewatkan atau percepat saat
membaca bagian-bagian tidak penting.

5

RECITE /RECALL – berhenti membaca untuk mencerna isi bacaan setelah selesai satu bab
atau bagian buku. Bisa dilakukan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan
atau diajukan sendiri. Bila tidak bisa menjawab, bisa membaca sekali lagi.

REVIEW – menelusuri kembali judul-judul bab, subbab, dan bagian-bagian penting lain dengan
menemukan pokok-pokok yang perlu diingat setelah selesai membaca buku.

D.

MENULIS

Kompetensi menulis sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Hal itu terkait dengan banyaknya
fungsi dan tujuan menulis. Menulis tidak lagi dipahami sekadar proses pengungkapan gagasan
atau cara berkomunikasi melalui tulisan. Menulis telah menjadi gaya dan pilihan untuk
mengaktualisasikan diri, alat untuk membebaskan diri dari berbagai tekanan emosi, sarana
membangun rasa percaya diri, dan sarana untuk berkreasi dan rekreasi.

Pembelajaran menulis akan efektif bila siswa diberi banyak kesempatan untuk berlatih dan
disediakan saluran untuk mempublikasikan aneka karya tulisan yang diproduksinya. Penjejalan
konsep-konsep teoretis hendaknya dijauhkan meskipun tidak ditinggalkan sama sekali, karena
hal itu hanya akan menumpulkan daya kreatif siswa. Pembelajaran menulis secara umum
dibedakan atas menulis nonfiksi (ilmiah/faktual) dan fiksi (nonilmiah/imajinatif). Dalam Standar
Isi 2006 KTSP Bahasa Indonesia untuk kelas X, yang termasuk pembelajaran menulis nonfiksi,
yaitu:

•menulis paragraf naratif, deskriptif, ekspositif, argumentatif, dan persuatif;

menulis hasil wawancara;

menulis teks pidato.
Sedangkan yang termasuk menulis fiksi, yaitu:

menulis puisi lama (pantun, syair);

menulis puisi baru;

menulis cerpen, baik berdasarkan pengalaman sendiri atau orang lain.

Hal-hal penting yang perlu mendapat perhatian dan tekanan dalam pembelajaran menulis yaitu
sebagai berikut.
a.Kemampuan memilih dan menetapkan topik/ tema tulisan.
b.Penentuan sudut pandang tulisan.
c.Menginventaris dan menyiapkan bahan-bahan isi tulisan dan data pendukungnya.
d. Penyusunan kerangka tulisan yang sistematis.
e. Penuangan dan pengembangan gagasan berdasar pola-pola tertentu, sesuai jenis
karangannya.
f.Pengorganisasian gagasan secara tegas dan jelas (ada paragraf pembuka, isi, penutup).
g.Perumusan dan penulisan judul karangan yang menarik.
h.Penyuntingan/pengeditan berita (mencakup validitas dan legalitas isi, ejaan, diksi, struktur
kalimat, acuan makna, grafika, dan sebagainya).
i. Penulisan catatan kaki dan referensi untuk karya tulis ilmiah.

Guna merangsang gairah menulis siswa, hasil karya siswa hendaknya jangan disembunyikan,
tetapi diekspos melalui berbagai media komunikasi yang dimiliki sekolah. Untuk itu ,
seyogyanya sekolah memiliki klub jurnalistik yang diharapkan bisa menjadi motor hidupnya
kegiatan koran dinding (kording), majalah dinding (mading), atau majalah sekolah. Siswa juga
didorong untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi tulis menulis. Masih dalam tujuan
sama, sekolah bisa memfasilitasi penerbitan bunga rampai atau antologi berisi kumpulan karya

6

pilihan siswa, misalnya puisi, cerpen, profil tokoh yang diolah dari hasil wawancara, narasi
pengalaman hidup siswa, dan sebagainya.

Penilaian hasil karya siswa yang menyita waktu, membosankan, dan dengan tingkat
subjektivitas tinggi sering dikeluhkan oleh guru dan siswa. Untuk itu guru harus kreatif
menyiasatinya dengan mengembangkan teknik penilaian yang efektif, efisien, dan objektif.
Salah satu caranya yaitu guru membuat rubrik (bank marks) atau blangko penilaian yang berisi
aspek yang dinilai, kriteria, dan standar penyekoran. Selain hasil penilaian akan lebih objektif,
dengan adanya panduan itu siswa pun bisa dilibatkan sebagai penilai hasil karya teman.
Sejalan dengan salah salah satu prinsip penilaian, yaitu terbuka (transparan), rubrik penilaian
sebaiknya dibeberkan kepada siswa sebelum penilaian menulis dilakukan.

E.

SASTRA

Kata sastra sebenarnya berasal dari kata kesusastraan. Akan tetapi, orang lebih suka
menggunakan istilah sastra. Kata kesusastraan berasal dari bahasa Sanskerta (susastra)
dengan memperoleh imbuhan ke - an. Kata su berarti baik atau indah dan kata sastra berarti
tulisan atau karangan. Jadi, kesusastraan berarti semua tulisan atau karangan yang indah dan
baik; semua tulisan atau karangan yang mengandung nilai-nilai kebaikan dan ditulis dengan
bahasa yang indah.

Fungsi sastra bagi hidup dan kehidupan manusia adalah sebagai berikut.
1. Fungsi reaktif, yaitu fungsi atau manfaat memberikan rasa senang, gembira, dan
menghibur
2. Fungsi didaktif, yaitu fungsi atau manfaat mengarahkan dan mendidik pembaca karena
mengandung nilai-nilai moral.
3. Fungsi estetika, yaitu fungsi atau manfaat yang dapat memberikan keindahan bagi
pembaca karena bahasanya yang indah.
4. Fungsi moralitas, yaitu fungsi atau manfaat yang dapat membedakan moral yang baik dan
tidak baik bagi pembacanya karena sastra yang baik selalu mengandung nilai-nilai moral
yang tinggi.
5. Fungsi religiusitas, yaitu fungsi atau manfaat yang mengandung ajaran-ajaran agama yang
harus diteladani oleh pembaca.

Sastra tidak bisa dikelompokkan ke dalam aspek ketrampilan berbahasa karena bukan
merupakan bidang yang sejenis. Walaupun demikian, pembelajaran sastra dilaksanakan
secara terintegrasi dengan pembelajaran bahasa baik dengan keterampilan mendengarkan,
berbicara, membaca, maupun menulis. Dalam praktiknya, pengajaran sastra dapat berupa
pengembangan kemampuan mendengarkan sastra, berbicara sastra, membaca sastra, dan
menulis sastra.

Berdasarkan hal di atas, pembelajaran sastra mencakup hal-hal berikut.
1.Menyimak sastra : mendengarkan dan merefleksikan pembacaan puisi, dongeng,
cerpen, novel, pementasan drama.
2.Berbicara sastra : berbalas pantun, deklamasi, mendongeng, bermain peran
berdasarkan naskah, menceritakan kembali isi karya sastra,
menanggapi secara lisan pementasan karya sastra.
3.Membaca sastra : membaca karya sastra dan memahami maknanya, baik terhadap
karya sastra yang berbentuk puisi, prosa, maupun naskah drama.
4.Menulis sastra : menulis puisi, menulis cerpen, menulis novel, menulis drama.

Sasaran Pembelajaran Sastra

7

1. Pembelajaran menyimak sastra
Sasaran pembelajaran menyimak sastra adalah pengembangan kemampuan
mendengarkan, memahami, dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan. Sasaran lain
adalah pengembangan kemampuan siswa dalam memahami pikiran, perasaan, dan
imajinasi yang terkandung dalam karya sastra yang dilisankan.

2. Pembelajaran berbicara sastra
Kemampuan berbicara sastra merupakan kemampuan melisankan karya sastra yang
berupa menuturkan, membawakan, dan membacakan karya sastra. Kemampuan tersebut
merupakan salah satu indicator dari subkompetensi “menguasai ekspresi sastra dalam
berbagai jenisdan bentuk”

3. Pembelajaran membaca sastra
Salah satu syarat untuk dapat memahami karya sastra dan membaca sastra dengan baik
adalah mempunyai pengetahuan yang baik tentang sastra. Sasaran pembelajaran
membaca sastra adalah pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan hakikat
membaca, hakikat sastra dan membaca sastra, teknnik memahami dan mengomentari
karya sastra.

4. Pembelajaran menulis sastra
Penulisan sastra membutuhkan penghayatan terhadap pengalaman yang ingin
diekspresikan, penguasaan teknik penulisan sastra, dan memiliki wawasan yang luas
mengenai estetika. Tujuan pembelajaran menulis sastra adalah:
a. agar siswa menguasai teori penulisan sastra yang berkaitan dengan unsur-unsur dan
kaidah-kaidah dalam penulisan sastra, teknik penulisan sastra, dan estetika;
b. agar siswa terampil menulis sastra.

8

V. SILABUS DAN PENGEMBANGANNYA

A. PENGERTIAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN SILABUS

Silabus adalah rencana pembelajaran suatu mata pelajaran tertentu yang mencakup:
a. standar kompetensi;
b. kompetensi dasar;
c. materi pokok/pembelajaran;
d. kegiatan pembelajaran;
e. indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian;
f. penilaian;
g. alokasi waktu;
h. sumber belajar.

Sebagai implementasi KTSP, guru-guru di sekolah dapat menyusun dan mengembangkan
silabus sendiri dengan memerhatikan karateristik siswa, sekolah, dan kondisi lingkungannya.
Hal itu dapat dilakukan sendiri maupun bersama guru lain, misalnya melalui forum MGMP.

Penyusunan silabus harus memperhitungkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk
mata pelajaran, baik selama satu semester maupun satu tahun.

Agar silabus yang disusun dapat dipergunakan sesuai harapan, maka dalam
pengembangannya harus memerhatikan prinsip-prinsip penting, yaitu sebagai berikut.
1.Ilmiah

Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatannya harus benar secara keilmuan.

2.Relevan

Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi disesuaikan kondisi
peserta didik.
3.Sistematis

Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional.

4.Konsisten

Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara semua unsur silabus.

5.Memadai

Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan
sistem penilaian cukup menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6.Aktual dan Kontekstual
Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem
penilaian memerhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam
kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.

7.Fleksibel

Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik,
serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.

8.Menyeluruh

Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

B. LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS

1.Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Dilakukan dengan memerhatikan urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau
tingkat kesulitan materi. Selain itu juga memerhatikan keterkaitan antara standar
kompetensi dan kompetensi dasar baik dalam satu mata pelajaran maupun antarmata
pelajaran.

9

2.Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran
Dilakukan dengan mempertimbangkan potensi peserta didik; relevansi dengan karakteristik
daerah tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta
didik; kebermanfaatan bagi peserta didik; struktur keilmuan; aktualitas, kedalaman, dan
keluasan materi pembelajaran; relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan
lingkungan; alokasi waktu.

3.Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan
proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru,
lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar.
Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan
pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar
memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

4.Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh
perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata
pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja
operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar
untuk menyusun alat penilaian.

5.Penentuan Jenis Penilaian
Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator.
Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes dalam bentuk tertulis maupun
lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek
dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan Penilaian Diri. Penilaian merupakan
serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang
proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan
berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan
keputusan.

6. Menentukan Alokasi Waktu
Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu
efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah
kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan
kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan
waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang
beragam.

7. Menentukan Sumber Belajar
Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan
pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan
fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar
kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan
pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

10

C.SILABUS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMA/MA KELAS XI
(Contoh silabus; salinan silabus pemerintah per jenjang)

SILABUS

KELAS X SEMESTER 1

Nama Sekolah

: SMA / MA....

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Kelas

: X

Semester

: 1
Standar Kompetensi: Mendengarkan

1. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

1.1Menanggapi
siaran atau
informasi dari
media elektronik
(berita dan
nonberita)

- Siaran (langsung) dari
radio/ televisi, teks
yang dibacakan, atau
rekaman berita/
nonberita
- Pokok-pokok isi berita
- Menanggapi isi berita

·Mendengarkan berita
tentang bencana alam
(Misal: Gunung Merapi
Yogyakarta, gempa dan
tsunami Aceh)*
·Menuliskan isi berita dalam
beberapa kalimat
·Menyampaikan secara
lisan isi berita
·Mendiskusikan isi berita
yang disampaikan

· Menuliskan isi siaran
radio/televisi dalam
beberapa kalimat dengan
urutan yang runtut dan
mudah dipahami.
· Menyampaikan secara lisan
isi berita yang telah ditulis
secara runtut dan jelas
· Mengajukan pertanyaan/
tanggapan/ berdasarkan
informasi yang didengar
(menyetujui, menolak,
menambahkan pendapat)

Jenis Tagihan:
·tugas individu
·tugas kelompok
·ulangan

Bentuk Instrumen:
·performansi
·format
pengamatan
·uraian bebas
·pilihan ganda
·isian singkat

4

Radio/
tape/
televisi/
kaset
rekaman

1.2Mengidentifikasi
unsur sastra
(intrinsik dan
ekstrinsik) suatu
cerita yang
disampaikan
secara langsung/
melalui rekaman

-Rekaman cerita,
tuturan langsung
(kaset, CD, buku
cerita)
·Unsur intrinsik (tema,
alur, konflik,
penokohan, sudut
pandang, amanat)
-Unsur ekstrinsik
(agama, politik,
sejarah, budaya)

· Mendengarkan cerita
daerah tertentu (Misalnya:
Si Kabayan, Roro
Jonggrang, Malin
Kundang)*
· Mengidentifikasi unsur
intrinsik dan ekstrinsik

· Menyampaikan unsur-unsur
intrinsik ( tema, penokohan,
konflik, amanat, dll.)
· Menyampaikan unsur-unsur
ekstrinsik (nilai moral,
kebudayaan, agama, dll)
-Menanggapi (setuju atau
tidak setuju) unsur-unsur
intrinsik dan ekstrinsik yang
disampaikan teman

Jenis Tagihan:
-tugas individu
-ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
isian singkat

4

- Kaset
rekaman
cerita
- Buku
cerita

11

VII.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. HAKIKAT RPP DAN DASAR-DASAR PENYUSUNANNYA

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan pegangan bagi guru dalam
melaksanakan pembelajaran untuk setiap Kompetensi Dasar (KD). RPP memuat hal-hal
yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian
penguasaan suatu Kompetensi Dasar.

Dalam RPP harus tercantum identitas nama sekolah, mata pelajaran, kelas dan semester,
standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, alokasi waktu, tujuan pembelajaran,
materi pembelajaran, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran,
sumber belajar, dan penilaian

Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus yang
disusun oleh satuan pendidikan.

Alokasi Waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang
bersangkutan, yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. Oleh
karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam
satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi
dasarnya.

Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang
ditargetkan/dicapai dalam RPP. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk
pernyataan yang operasional dari Kompetensi Dasar. Tujuan pembelajaran dapat
terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan.

Materi Pembelajaran adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada
dalam silabus.

Metode Pembelajaran dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula
diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik
pendekatan dan/atau strategi yang dipilih.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran memuat unsur kegiatan
pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Akan tetapi, dalam satu
rangkaian kegiatan pembelajaran yang penyajiannya lebih dari satu pertemuan,
bagian-bagian tersebut tidak harus ada dalam setiap pertemuan.

Sumber Belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat, dan
bahan. Dalam RPP, harus dicantumkan judul buku pengarang, dan halaman referensi
atau sumber rujukan yang diacu.

Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen pengumpulan
data. Untuk penilaian teknik tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah berupa
proyek, harus disertai rubrik penilaian.

B. Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SMA/MA

: ...................................

Mata Pelajaran

: ...................................

Kelas/Semester

: ...................................

Standar Kompetensi

: ...................................

Kompetensi Dasar

: ...................................

12

Indikator

: ...................................

Alokasi Waktu

: ..... x 45 menit ( … pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
B. Materi Pembelajaran
C. Metode Pembelajaran
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Pembuka
b.Kegaiatan Utama (bisa dibagi dalam beberapa pertemuan)
c.Kegiatan Penutup
E. Sumber Belajar
F. Penilaian
a.Teknik
b.Instrumen
c.Rubrik Penilian

13

SILABUS

KELAS XI SEMESTER 1

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Mendengarkan
1. Memahami berbagai informasi dari sambutan/khotbah dan wawancara

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

1.1Menemukan
pokok-pokok
isi sambutan/
khotbah yang
didengar

Sambutan atau
khotbah

pokok-

pokok isi
sambutan

ringkasan

sambutan/
khotbah

•Mendengarkan sambutan atau
khotbah
•Menuliskan pokok-pokok isi
sambutan tersebut ke dalam
beberapa kalimat
•Menyampaikan (secara lisan)
ringkasan sambutan atau
khotbah
•Menanggapi ringkasan isi
sambutan atau khotbah

•Mencatat pokok-pokok isi
sambutan atau khotbah
yang didengarkan
•Menuliskan pokok-pokok isi
sambutan tersebut ke
dalam beberapa kalimat
•Menyampaikan (secara
lisan) ringkasan sambutan
atau khotbah

Jenis Tagihan:
•tugas individu
•ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian bebas

pilihan ganda

jawaban

singkat

2

tape/ kaset
khotbah

1.2 Merangkum isi
pembicaraan
dalam
wawancara

Wawancara melalui
radio atau televisi

isi pokok

wawancara

cara
merangkum hasil
wawancara

Mendengarkan
wawancara melalui radio/
televisi *

Merangkum seluruh isi
pembicaraan dalam beberapa
kalimat
•Menyampaikan (secara lisan) isi
rangkuman kepada orang lain
•Menanggapi (secara lisan) isi
rangkuman wawancara

Mencatat pokok-
pokok pembicaraan
wawancara: siapa yang
mewawancarai dan siapa
yang diwawancarai, apa isi
pembicaraannya

Merangkum isi
pembicaraan dalam
beberapa kalimat

Menyampaikan
(secara lisan) isi rangkuman

Jenis Tagihan:

tugas

individu

ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian

bebas

pilihan

ganda

jawaban

2

wawancara
di radio/
televisi

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
14

kepada orang lain

singkat

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
15

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Berbicara
2. Mengungkapkan secara lisan informasi hasil membaca dan wawancara

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

2.1Menjelaskan
secara lisan
uraian topik
tertentu dari
hasil
membaca
(artikel atau
buku)

Artikel/ buku

pokok-pokok
isi artikel/ buku

hal-hal yang
menarik dalam
artikel/ buku

Membaca artikel/ buku
•Mendata pokok-pokok isi
artikel/ buku yang diperoleh
dari hasil membaca
•Menyampaikan (secara lisan) isi
artikel dengan memerhatikan
penggunaan bahasa Indonesia
yang baik dan benar
•Mengemukan hal-hal yang
menarik dalam artikel/ buku yang
telah dibacanya dengan
memberikan alasan

•Mendata pokok-pokok isi
artikel/ buku yang diperoleh
dari hasil membaca
•Menyampaikan (secara lisan) isi
artikel dengan memerhatikan
penggunaan bahasa Indonesia
yang baik dan benar
•Mengemukan hal-hal yang
menarik dalam artikel/ buku yang
telah dibacanya dengan
memberikan alasan

Jenis Tagihan:

pr

aktik

tu

gas individu

tu

gas kelompok

Bentuk Instrumen:

un

juk kerja

for
mat pengamatan

4

buku/
artikel dari
media
cetak/
elektronik

2.2Menjelaskan
hasil
wawancara
tentang
tanggapan
narasumber
terhadap topik
tertentu

Dialog yang berupa
tanya jawab

daftar
pertanyaan

rangkuman
hasil wawancara

•Mencatat pokok-pokok hasil
wawancara topik tertentu *
•Membuat rangkuman hasil
wawancara dengan kalimat
yang efektif
•Menyampaikan rangkuman
hasil wawancara
•Mendiskusikan rangkuman
hasil wawancara

•Mencatat pokok-pokok hasil
wawancara topik tertentu
•Membuat rangkuman hasil
wawancara dengan kalimat
yang efektif
•Menyampaikan rangkuman
hasil wawancara

Jenis Tagihan:

tugas
kelompok

praktik

Bentuk Instrumen:
•uraian bebas
•unjuk kerja
•format
pengamatan

4

tape/ kaset,
daftar
pertanyaan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
16

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Membaca
3. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

3.1Menemukan
perbedaan
paragraf
induktif dan
deduktif
melalui
kegiatan
membaca
intensif

Paragraf yang berpola
deduktif dan induktif

kalimat

utama

kalimat

penjelas

kalimat
kesimpulan

ciri paragraf
deduktif/ induktif

perbedaan
deduktif dengan
induktif

•Membaca paragraf berpola
deduktif dan induktif
•Mengidentifikasi ciri paragraf
induktif dan deduktif
•Menjelaskan perbedaan
antara paragraf deduktif
dengan induktif
•Mengidentifikasi frasa nominal
dalam paragraf induktif dan
deduktif

•Menemukan kalimat yang
mengandung gagasan utama
pada paragraf
•Menemukan kalimat penjelas
yang mendukung gagasan
utama
•Menemukan paragraf induktif
dan deduktif
•Mengidentifikasi ciri paragraf
induktif dan deduktif
•Menjelaskan perbedaan
antara paragraf induktif
dengan induktif
•Mengidentifikasi frasa nominal
dalam paragraf induktif dan
deduktif

Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok
ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

buku yang
terkait
dengan
paragraf

artikel/
berita dari
media
cetak/
elektronik

3.2Membacakan
berita dengan
intonasi, lafal,
dan sikap
membaca
yang baik

Naskah berita

ciri-ciri
naskah berita

lafal

tekanan

intonasi

jeda

•Membacakan naskah berita
dengan memerhatikan lafal,
intonasi, kejelasan ucapan,
tatapan mata, dan sikap
membaca yang benar *
•Mendiskusikan pembacaan
berita yang dilakukan teman

•Membacakan naskah berita
dengan memerhatikan lafal,
intonasi, kejelasan ucapan,
tatapan mata, dan sikap
membaca yang benar
•Membahas pembacaan berita
yang dilakukan teman

Jenis Tagihan:

tugas

individu

Bentuk Instrumen:

unjuk kerja

format

4

berita dari
media
cetak/
elektronik

buku tata
bahasa

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
17

rangkuman

isi berita

kalimat

tunggal

pola kalimat

•Mengidentifikasi kalimat
tunggal

•Mengidentifikasi kalimat
tunggal

pengamatan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
18

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Menulis
4. Mengungkapkan informasi dalam bentuk proposal, surat dagang, karangan ilmiah

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

4.1Menulis
proposal
untuk
berbagai
keperluan

Contoh proposal

unsur-unsur

proposal

Membaca contoh

proposal
•Mengidentifikasi komponen
atau unsur-unsur yang
terdapat dalam sebuah
proposal
•Menulis proposal sesuai
dengan keperluan dengan
menerapkan kalimat kalimat
tunggal

Membahas proposal
dalam kelompok kecil untuk
mendapatkan masukan
perbaikan

•Mengidentifikasi komponen
atau unsur-unsur proposal
•Menulis proposal sesuai
dengan keperluan dengan
menerapkan kalimat tunggal
•Membahas proposal dalam
kelompok kecil untuk
mendapatkan masukan
perbaikan

Jenis Tagihan:
tugas kelompok
tugas individu
ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawabansingkat

6

buku yang
terkait
dengan
proposal

4.2Menulis surat
dagang dan
surat kuasa

Beberapa contoh surat
perjanjian jual beli dan
surat kuasa
•ciri-ciri surat
dagang dan surat
kuasa
•unsur-unsur surat
dagang dan surat
kuasa

•Mendaftar jenis surat niaga
•Membaca surat perjanjian jual
beli dan surat kuasa
•Menulis surat perjanjian jual –
beli dan surat kuasa sesuai
keperluan

•Mendaftar jenis surat niaga
•Menulis surat perjanjian jual-
beli dan surat kuasa sesuai
dengan keperluan
•Menjelaskan isi surat jual-beli
dan surat kuasa
•Memperbaiki surat perjanjian
jual beli dan surat kuasa hasil

Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok
ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

buku yang
terkait
dengan
surat-
menyurat

buku EyD

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
19

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

•Mendiskusikan surat
perjanjian jual - beli dan surat
kuasa yang telah dibuat

Memperbaiki
surat perjanjian jual – beli
dan surat kuasa tulisan teman
berdasarkan struktur kalimat
dan EyD

tulisan teman berdasarkan
struktur kalimat dan EyD

4.3Melengkapi
karya tulis
dengan
daftar
pustaka dan
catatan kaki

Contoh karya tulis
dengan dilengkapi
daftar pustaka dan
catatan kaki
•unsur-unsur karya
tulis
•daftar pustaka
•catatan kaki

•Membaca contoh karya tulis
yang dilengkapi dengan daftar
pustaka dan catatan kaki *
•Menulis karya tulis, dengan
dilengkapi daftar pustaka dan
catatan kaki
•Menyunting karya tulis yang
dilengkapi daftar pustaka dan
catatan kaki karya sendiri
atau karya teman
berdasarkan struktur kalimat
dan EyD

•Menentukan topik atau
gagasan yang akan
dikembangkan dalam karya
tulis (berdasarkan
pengamatan atau penelitian)
•Menyusun kerangka karya
tulis
•Mengembangkan kerangka
menjadi karya tulis, dengan
dilengkapi daftar pustaka dan
catatan kaki

Menyunting
karya tulis yang dilengkapi
daftar pustaka dan catatan
kaki karya sendiri atau karya
teman berdasarkan struktur
kalimat dan EyD

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•ulangan
•tugas individu

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

6

buku yang
terkait
dengan
karya
ilmiah

buku EyD

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
20

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Mendengarkan
5. Memahami pementasan drama

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

5.1Mengidentifikasi
peristiwa,
pelaku dan
perwatakannya,
dialog, dan
konflik pada
pementasan
drama

Rekaman drama
pristiwa
penokohan
konflik
pesan
amanat
isi drama

•Mendengarkan rekaman
drama
•Mengidentifikasi unsur-unsur
intrinsik drama
•Merangkum isi drama
berdasarkan dialog yang
didengar
•Mengaitkan isi drama dengan
kehidupan sehari-hari.

•Menentukan tokoh, peran,
dan wataknya
•Menentukan konflik dengan
menunjukkan data yang
mendukung
•Menentukan tema dengan
alasan
•Menentukan pesan dengan
data yang mendukung
•Merangkum isi drama
berdasarkan dialog yang
didengar
•Mengaitkan isi drama dengan
kehidupan sehari-hari.

Jenis Tagihan:
tugas kelompok
tugas individu
ulangan

Bentuk Instrumen:
•uraian bebas
•pilihan ganda
•jawaban singkat

4

rekaman
drama

5.2Menganalisis
pementasan
drama
berdasarkan
teknik
pementasan

Pementasan drama
•gerak
(action)

mimik/

pantomimik

blockng

tata
panggung

•Menonton pementasan drama
•Mengidentifikasi pementasan
drama berdasarkan gerak atau
action para tokoh (mimik,
pantomimik (gerak anggota
tubuh yang lain), blocking
(posisi aktor di atas pentas))
•Menganalisis tata busana, tata
panggung, tata bunyi, tata

•Mengidentifikasi pementasan
drama berdasarkan gerak
atau action para tokoh
( mimik, pantomimik (gerak
anggota tubuh yang lain),
blocking (posisi aktor di atas
pentas))
•Menjelaskan tata busana

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•tugas individu
•ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian

bebas

pilihan

4

pementasan
drama

rekaman
video

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
21

tata busana

tata bunyi

tata lampu

lampu

yang dipakai para tokoh
cerita
•Menjelaskan tata panggung
yang menggambarkan
peristiwa (tempat, waktu,
suasana)
•Menjelaskan tata bunyi (efek
dan musik)
•Menjelaskan tata lampu

ganda

jawaban

singkat

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
22

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Berbicara
6. Memerankan tokoh dalam pementasan drama

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

6.1Menyampaikan
dialog disertai
gerak-gerik dan
mimik, sesuai
dengan watak
tokoh

Naskah drama

gerak

(action)

mimik/

pantomimik

blocking

tata
panggung

tata busana

tata bunyi

tata lampu

•Membaca dan memahami teks
drama yang akan diperankan
•Menyampaikan dialog disertai
gerak-gerik dan mimik, sesuai
dengan watak tokoh
•Mendiskusikan penyampaian
dialog teman

•Membaca dan memahami teks
drama yang akan diperankan
•Menghayati watak tokoh yang
akan diperankan
•Menyampaikan dialog disertai
gerak-gerik dan mimik, sesuai
dengan watak tokoh

Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok

Bentuk Instrumen:
unjuk kerja
• format
pengamatan

6

buku drama

6.2 Mengekpresikan
perilaku dan
dialog tokoh
protaganis dan
atau antagonis

Naskah drama
•penghayatan watak
tokoh
•tokoh protagonis
•tokoh antagonis

•Membaca dan memahami teks
drama yang akan diperankan
•Menghayati watak tokoh yang
akan diperankan
•Mengekpresikan perilaku dan
dialog tokoh protagonis,
antagonis, atau tritagonis*
•Mendiskusikan
pengekspresian perilaku dan
dialog yang disampaikan
teman

•Membaca dan memahami
teks drama yang akan
diperankan
•Menghayati watak tokoh
yang akan diperankan
•Mengekpresikan perilaku dan
dialog tokoh protogonis,
antagonis, atau tirtagonis
•Mendiskusikan
pengekspresian perilaku dan
dialog yang disampaikan
teman

Jenis Tagihan:

tugas

individu

tugas

kelompok

Bentuk Instrumen:
unjuk kerja

format
pengamatan

6

buku
drama

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
23

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
24

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Membaca
7. Memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/novel terjemahan

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

7.1Menemukan
unsur-unsur
intrinsik dan
ekstrinsik
hikayat

Teks hikayat

ciri-ciri

hikayat

unsur-unsur
intrinsic ( alur,
tema, penokohan,
sudut pandang,
latar, dan amanat)

•Membaca teks hikayat
•Mengidentifikasi ciri hikayat
sebagai bentuk karya sastra
lama
•Menemukan unsur-unsur
intrinsik (alur, tema,
penokohan, sudut pandang,
latar, dan amanat) dalam
hikayat
•Menceritakan kembali isi
hikayat dengan bahasa
sendiri

•Mengidentifikasi ciri hikayat
sebagai bentuk karya sastra
lama
•Menemukan unsur-unsur
intrinsik (alur, tema,
penokohan, sudut pandang,
latar, dan amanat) dalam
hikayat
•Menceritakan kembali isi
hikayat dengan bahasa
sendiri

Jenis Tagihan:

tugas

individu

tugas

kelompok

ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian

bebas

pilihan

ganda

jawaban

singkat

4

buku
hikayat

7.2Menganalisis
unsur-unsur
intrinsik dan
ekstrinsik
novel
Indonesia/
terjemahan

Novel Indonesia dan
novel terjemahan
•unsur-unsur
intrinsik ( alur,
tema, penokohan,
sudut pandang,
latar, dan amanat)
•unsur ektrinsik
dalam novel
terjemahan(nilai

Membaca novel
Indonesia dan novel
terjemahan
•Menganalisis unsur-unsur
ekstrinsik dan intrinsik (alur,
tema, penokohan, sudut
pandang, latar, dan amanat)
novel Indonsia dan
terjemahan
•Membandingkan unsur

•Menganalisis unsur-unsur
ekstrinsik dan intrinsik (alur,
tema, penokohan, sudut
pandang, latar, dan amanat)
novel Indonsia
•Menganalisis unsur-unsur
ekstrinsik dan intrinsik (alur,
tema, penokohan, sudut
pandang, latar, dan amanat)
novel terjemahan

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•tugas kelompok
•ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

novel
Indonesia

novel
terjemahan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
25

budaya, sosial,
moral, dll)

ekstrinsik dan intrinsik novel
terjemahan dengan novel
Indonesia

•Membandingkan unsur-
ekstrinsik dan intrinsik novel
terjemahan dengan novel
Indonesia

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
26

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 1

Standar Kompetensi

: Menulis
8. Mengungkapkan infomasi melalui penulisan resensi

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

8.1Mengungkapkan
prinsip-prinsip
penulisan resensi

Resensi novel sastra
atau novel populer
dengan
memerhatikan unsur-
unsur resensi dan
prinsip-prinsip
penulisan resensi:
−identitas buku
−kepengarangan
−keunggulan buku
−kelemahan buku
−kesimpulan

•Membaca resensi
•Mengungkapkan prinsip-
prinsip penulisan resensi:
-identitas buku
-kepengarangan
-keunggulan buku
-kelemahan buku
-ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD
-kesimpulan

Mengungkapkan prinsip-
prinsip penulisan resensi:
-identitas buku
-kepengarangan
-keunggulan buku
-kelemahan buku
-ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD
-kesimpulan

Jenis Tagihan:

tugas

kelompok

tugas kelompok

ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian bebas

pilihan ganda

jawaban singkat

4

buku yang
terkait
dengan
resensi

media
cetak/
elektronik

8.2Mengaplikasikan
prinsip-prinsip

Unsur-unsur resensi
−identitas buku

Menulis resensi novel dengan
memerhatikan:

Menulis resensi novel
dengan memerhatikan

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok

4

buku yang
terkait

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
27

penulisan resensi

−kepengarangan
−keunggulan buku
−kelemahan buku
−ikhtisar (inti
permasalahan)
dengan bahasa
komunikatif dan
penggunaan EyD

−identitas buku
−kepengarangan
−keunggulan buku
−kelemahan buku
−ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD

-identitas buku
-kepengarangan
-keunggulan buku
-kelemahan buku
-ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD

•tugas kelompok
•ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

dengan
resensi

media
cetak/
elektronik

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
28

SILABUS

KELAS XI SEMESTER 2

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Mendengarkan
9. Memahami pendapat dan informasi dari berbagai sumber dalam diskusi atau seminar

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/Alat

9.1Merangkum isi
pembicaraan
dalam suatu
diskusi atau
seminar

Gagasan para
pembicara dalam
diskusi

pokok-
pokok isi

rangkuman

•Mendengarkan diskusi/
seminar
•Merangkum seluruh isi
pembicaraan ke dalam
beberapa kalimat
•Menanggapi rangkuman yang
dibuat teman

•Mencatat pokok-pokok
pembicaraan: siapa yang
berbicara dan apa isi
pembicaraannya
•Merangkum seluruh isi
pembicaraan ke dalam
beberapa kalimat
•Menanggapi rangkuman
yang dibuat teman

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•tugas kelompok
•ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

televisi/
gagasan
para
pembicara

9.2Mengomentari
pendapat
seseorang
dalam suatu
diskusi atau
seminar

Komentar para
pembicara

cara
memberikan
komentar

•Mendengarkan pendapat
seseorang dalam diskusi/
seminar
•Mengomentari pendapat
seseorang dalam diskusi/
seminar

•Mengajukan pertanyaan
•Menanggapi pembicara
dalam bentuk kritikan atau
dukungan
•Menambahkan alasan yang
dapat memperkuat
tanggapan

Jenis Tagihan:

tugas

kelompok

tugas

individu

ulangan

Bentuk Instrumen:
•uraian bebas
•pilihan ganda
•jawaban singkat

4

televisi/
gagasan
para
pembicara

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
29

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Berbicara
10. Menyampaikan laporan hasil penelitian dalam diskusi atau seminar

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

10.1Mempresentasikan
hasil penelitian
secara runtut
dengan
menggunakan
bahasa yang baik
dan benar

Contoh hasil
penelitian

langka

h-langkah
penelitian

syarat-

syarat
penelitian

•Melakukan penelitian *
•Menulis hasil penelitian
•Mengemukakan ringkasan
hasil penelitian
•Menjelaskan proses
penelitian dengan kalimat
yang mudah dipahami
•Mendiskusikan hasil
penelitian teman yang telah
dipresentasikan (setuju atau
tidak setuju) dengan
argumen yang kuat

•Menuliskan pokok-pokok
yang akan disampaikan
secara berurutan
•Mengemukakan ringkasan
hasil penelitian
•Menjelaskan proses
penelitian dan hasil
penelitian dengan kalimat
yang mudah dipahami

Jenis Tagihan:

tugas

kelompok

tugas

individu

Bentuk Instrumen:
unjuk kerja
•format penilaian

4

buku yang
terkait
dengan
penelitian

10.2 Mengomentari
tanggapan orang lain
terhadap presentasi
hasil penelitian

Tanggapan para
pembicara

cara-

cara
memberikan
komentar

•Mendengarkan presentasi
hasil penelitian
•Mengemukakan tanggapan
yang mendukung hasil
penelitian
•Mengomentari tanggapan
orang lain terhadap

•Mengemukakan tanggapan
yang mendukung hasil
penelitian
•Menanggapi kritikan
terhadap hasil penelitian
•Menyampaikan alasan yang
mendukung penolakan

Jenis Tagihan:

tugas

kelompok

tugas

individu

Bentuk Instrumen:

4

buku yang
berhubungan
dengan
penelitian

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
30

presentasi hasil penelitian •Mengomentari tanggapan
orang lain terhadap
presentasi hasil penelitian •unjuk kerja
•format
pengamatan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 2
untuk SMA dan MA dan MA Kelas XI
31

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Membaca
11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca cepat dan membaca intensif

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

11.1Mengungkapkan
pokok-pokok isi
teks dengan
membaca cepat
300 kata per
menit

Teks terdiri atas 600
atau 900 kata
•teknik membaca
cepat
•fungsi membaca
cepat
•rumus membaca
cepat

•Membaca cepat teks
•Menjawab secara benar 75%
dari seluruh pertanyaan yang
tersedia
•Mengungkapkan pokok-pokok
isi bacaan

•Membaca cepat ± 300 kata
per menit
•Menjawab secara benar 75%
dari seluruh pertanyaan
yang tersedia
•Mengungkapkan pokok-
pokok isi bacaan

Jenis Tagihan:

pertanyaan

tertulis

lisan

ulangan

Bentuk Instrumen:
•pilihan ganda
•uraian bebas
•jwaban sinkat

2

artikel/
berita dari
media
cetak/
elektronik

11.2Membedakan
fakta dan opini
pada editorial
dengan
membaca
intensif

Tajuk rencana atau
editorial dalam surat
kabar atau majalah
•fakta
•opini

•Membaca tajuk rencana atau
editorial
•Mendiskusikan fakta dan opini
dalam tajuk rencana atau
editorial

•Menemukan fakta dan opini
penulis tajuk rencana atau
editorial
•Membedakan fakta dengan
opini
•Mengungkapkan isi tajuk
rencana/editorial

Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok
ulangan

Bentuk Instrumen:

uraian bebas

jawaban
singkat, pilihan
ganda

2

media
cetak/
elektronik

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Menulis
12. Mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman/ringkasan, notulen rapat, dan karya ilmiah

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

12.1 Menulis

rangkuman/ring-
kasan isi buku

Ringkasan buku
nonfiksi

•Membaca buku nonfiksi
•Mendaftar pokok-pokok
pikiran buku yang sudah
dibaca
•Membuat ringkasan dari
seluruh isi buku
•Mendiskusikan ringkasan
untuk mendapatkan masukan
dari teman

Mendaftar pokok-pokok
pikiran buku yang sudah
dibaca

Membuat ringkasan dari
seluruh isi buku

Mendiskusik

an ringkasan untuk
mendapatkan masukan dari
teman

Jenis Tagihan:

tugas

individu

tugas

kelompok

ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

buku
nonfiksi

12.2Menulis notulen
rapat sesuai
dengan pola
penulisannya

Contoh notulen rapat
•unsur-unsur
notulen
•pola notulen

Membaca
beberapa contoh notulen

Mengidentifika
si dua notulen rapat atau lebih

Mencatat
perbedaan dan persamaan
antara dua notulen rapat atau
lebih

Menemukan
pola penulisan notulen rapat
yang lengkap

Menulis

Mengidentifi
kasi dua notulen rapat atau
lebih

Mencatat perbedaan dan
persamaan antara dua
notulen rapat atau lebih

Menemukan pola
penulisan notulen rapat
yang lengkap

Menulis notulen rapat

Mendiskusikan notulen
rapat yang telah dibuat

Jenis Tagihan:

tug

as kelompok

tug

as individu

ula

ngan

Bentuk Instrumen:

urai

an bebas

pilih

4

buku yang
terkait
dengan
surat-
menyurat

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

notulen rapat

Mendiskusikan

notulen rapat yang telah
dibuat

an ganda

jaw

aban singkat

12.3Menulis karya
ilmiah seperti
hasil
pengamatan
dan penelitian

Beberapa karya
tulis hasil
pengamatan atau
penelitian

un

sur-unsr karya
ilmiah

•Mengadakan penelitian
tentang sesuatu *

Menentukan

gagasan yang akan
dikembangkan dalam karya
tulis (berdasarkan
pengamatan atau
penelitian)

Menulis karya
tulis, dengan dilengkapi
daftar pustaka

Menyunting
karya tulis sendiri atau
karya teman

•Mendaftar hal-hal yang
perlu ditulis, berdasarkan
topik yang dipilih
•Menentukan gagasan
yang akan dikembangkan
dalam karya tulis
(berdasarkan
pengamatan atau
penelitian)
•Menyusun kerangka
karya tulis
•Mengembangkan
kerangka menjadi karya
tulis, dengan dilengkapi
daftar pustaka
•Menyunting karya tulis
sendiri atau karya teman

Jenis Tagihan:

tugas
kelompok

tugas
kelompok

ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

6

buku yang
terkait
dengan
karya
ilmiah

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Menulis
8. Mengungkapkan infomasi melalui penulisan resensi

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

8.1Mengungkapkan
prinsip-prinsip
penulisan
resensi

Resensi novel sastra
atau novel populer
dengan
memerhatikan unsur-
unsur resensi dan
prinsip-prinsip
penulisan resensi:

-

identitas buku

-

kepengarang
an

-

keunggulan
buku

-

kelemahan
buku

-

kesimpulan

•Membaca resensi
•Mengungkapkan prinsip-
prinsip penulisan resensi:
-identitas buku
-kepengarangan
-keunggulan buku
-kelemahan buku
-ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD
-kesimpulan

Mengungkapkan prinsip-
prinsip penulisan resensi:
-identitas buku
-kepengarangan
-keunggulan buku
-kelemahan buku
-ikhtisar (inti
permasalahan) dengan
bahasa yang komunikatif
dan penggunaan EyD
-kesimpulan

Jenis Tagihan:

tugas

kelompok
•tugas kelompok
•ulangan

Bentuk Instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda
jawaban singkat

4

buku yang
terkait
dengan
resensi

media
cetak/
elektronik

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Mendengarkan
13. Memahami pembacaan cerpen

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

13.1Mengidentifikasi
alur,
penokohan,
dan latar dalam
cerpen yang
dibacakan

Cerpen yang
dibacakan

unsur-unsur

cerpen (alur,
penokohan, dan
latar)

Mendengarka
n cerpen yang dibacakan
teman

Mengidentifika

si unsur-unsur intrinsik
dalam cerpen yang didengar

Mendiskusika

n unsur-unsur intrinsik
dalam cerpen

Melaporkan

hasil diskusi

•Mengidentifikasi alur ,
penokohan, dan latar
cerpen yang didengar
•Mendiskusikan alur,
penokohan, dan latar
cerpen

Jenis Tagihan:

t

ugas individu

t

ugas kelompok

ul

angan

Bentuk Instumen:

uraian

bebas

pilihan

ganda

jawaban

singkat

4

buku
kumpulan
cerpen

13.2Menemukan nilai-
nilai dalam
cerpen yang
dibacakan

Cerpen yang
dibacakan

nilai

-nilai (moral,
budaya, sosial,
agama)

Menemukan
nilai-nilai (moral, budaya,
sosial) dalam cerpen

Mendiskusika

n nilai-nilai tersebut

•Menemukan nilai moral,
budaya, dan sosial
dalam cerpen
•Mendiskusikan nilai-nilai
tersebut

Jenis Tagihan:

t
ugas individu

t
ugas kelompok

ul

angan

2

buku
kumpulan
cerpen

Bentuk Instumen:

u

raian bebas

ja

waban singkat

pi

lihan ganda

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Berbicara
14. Mengungkapkan wacana sastra dalam bentuk pementasan drama

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

14.1Mengekspresikan
dialog para tokoh
dalam
pementasan
drama

Teks drama

p

enghayatan
watak

p

engekspresian
dialog

•Membaca dan memahami teks
drama yang akan diperankan
•Menghayati watak tokoh yang
akan diperankan
•Mengekspresikan dialog para
tokoh dalam pementasan
drama
•Mendiskusikan dialog para
tokoh dalam pementasan
drama

•Menghayati watak tokoh
yang akan diperankan
•Mengekspresikan dialog
para tokoh dalam
pementasan drama
•Menanggapi penampilan
dialog para tokoh
dalam pementasan
drama

Jenis Tagihan:

tugas

individu

tugas

kelompok

Bentuk Instrumen:

unjuk

kerja

format
pengamatan

4

buku drama

14.2Menggunakan
gerak-gerik,
mimik, dan
intonasi, sesuai
dengan watak
tokoh dalam
pementasan
drama

Teks drama
gerak-gerik,
mimik,
intonasi

•Memerankan drama dengan
memerhatikan penggunaan
lafal, intonasi, nada/tekanan,
mimik/gerak-gerik yang tepat
sesuai dengan watak tokoh
•Mendiskusikan peran yang
ditampilkan dalam
pementasan drama

•Memerankan drama
dengan memerhatikan
penggunaan lafal,
intonasi, nada/tekanan,
mimik/gerak-gerik
yang tepat sesuai
dengan watak tokoh
•Menanggapi peran yang
ditampilkan dalam
pementasan drama

Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok

Bentuk Instrumen:

unjuk

kerja

format
pengamatan

4

buku drama

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Membaca

15.

Memahami buku biografi, novel dan hikayat

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

15.1Mengungkapkan
hal-hal yang
menarik dan
dapat diteladani
dari tokoh

Buku biografi tokoh
sastra (sesuai
dengan daerah
masing-masing)*

hal-hal yang

menarik

perefleksian

tokoh

penentuan
hal-hal yang dapat
diteladani

Membaca
buku biografi tokoh sastra
sesuai dengan daerah
masing-masing *)
•Mengungkapkan hal-hal yang
menarik tentang tokoh dalam
buku biografi yang dibaca
•Merefleksikan tokoh dengan
diri sendiri
•Menemukan tokoh yang mirip
pada tokoh lain
•Menemukan hal-hal yang bisa
diteladani tentang tokoh
tersebut

•Mengungkapkan hal-hal
yang menarik tentang tokoh
dalam buku biografi yang
dibaca
•Merefleksikan tokoh
dengan diri sendiri
•Menemukan tokoh yang
mirip pada tokoh lain
•Menemukan hal-hal yang
bisa diteladani tentang
tokoh tersebut

Jenis Tagihan:

tugas Individu

tugas kelompok

Bentuk
Instrumen:

uraian

bebas

pilihan

ganda

jawaban

singkat

4

buku biografi

15.2Membandingkan
unsur intrinsik dan
ekstrinsik novel
Indonesia/
terjemahan
dengan hikayat

ciri-ciri

hikayat

ciri-ciri novel

Indonesia

ciri-ciri novel

terjemahan

unsur-unsur

hikayat

•Membaca hikayat, novel
Indonesia, novel terjemahan

Mengidentifikasi unsur
intrinsik dan ekstrinsik
hikayat, novel Indonesia dan
terjemahan

Mengidentifikasi
unsur intrinsik dan
ekstrinsik hikayat, novel
Indonesia dan novel
terjemahan sebagai bentuk
karya sastra
• Menjelaskan unsur intrinsik
dan ekstrinsik hikayat,

Jenis Tagihan:

tugas

individu

tugas
kelompok

ulangan

Bentuk

4

buku hikayat
novel
Indonesia
novel
terjemahan

unsur-unsur

novel

Menjelaskan unsur-
unsur intrinsik dan ekstrinsik
hikayat, novel Indonesia dan
terjemahan
•Membandingkan unsur
intrinsik dan ekstrinsik novel
Indonesia dan terjemahan
dengan hikayat

novel Indonesia dan novel
terjemahan

Membandingkan
unsur intrinsik dan
ekstrinsik hikayat, novel
Indonesia dan novel
terjemahan

Instrumen:

uraian

bebas

pilihan

ganda

jawaban

singkat

SILABUS

Nama Sekolah

: SMA/MA ...

Mata Pelajaran

: Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas

: XI

Semester

: 2

Standar Kompetensi

: Menulis
16. Menulis naskah drama

Kompetensi
Dasar

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi
Waktu

Sumber/
Bahan/ Alat

16.1Mendeskripsikan
perilaku manusia
melalui dialog
naskah drama

Teks drama
•unsur-unsur drama
(tema, penokohan
konflik)

Membaca drama
•Menulis teks drama*) dengan
menggunakan bahasa yang
sesuai untuk:
•Mendeskripsikan perilaku
manusia melalui dialog
•Menghidupkan konflik
•Memunculkan penampilan
(performance)

Menulis teks drama dengan
menggunakan bahasa yang
sesuai untuk:
−mendeskripsikan perilaku
manusia melalui dialog
−menghidupkan konflik
−memunculkan
penampilan
(performance)

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•tugas invidu

Bentuk Instrumen:
•uraian bebas

4

buku drama

16.2 Menarasikan
pengalaman
manusia dalam
bentuk adegan
dan latar pada
naskah drama

•Teks drama
•Unsur-unsur
drama (tema,
penokohan konflik

•Mendaftar pengalaman
sendiri yang menarik
•Menarasikan pengalaman
sendiri dalam bentuk adegan
drama
•Menghadirkan latar yang
mendukung adegan

•Mendaftar pengalaman
sendiri yang menarik
•Menarasikan
pengalaman sendiri
dalam bentuk adegan
drama
•Menghadirkan latar yang
mendukung adegan

Jenis Tagihan:
•tugas kelompok
•individu
•ulangan

Bentuk Instrumen:
•uraian bebas
•jawaban singkat
•pilihan ganda

4

buku drama

BAB 1 ALAM DAN LINGKUNGAN

(halaman 1 s.d. 18)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->