Anda di halaman 1dari 2

NAMA NIM PRODI

: Bagus Fery Yanto : 081116055 : S1-Sistem Informasi

ANALISIS KEKUASAAN REZIM PRESIDEN-PRESIDEN YANG MEMIMPIN DI INDONESIA NO 1 REZIM SOEKARNO MODEL MONARKI ALASAN 1. Pada saat terjadi peristiwa TriTuRa yang salah satu isinya membubarkan PKI presiden Soekarno menolak karena bertentangan dengan padanga NASKON(Nasionalisme, Agama, Komunisme) yang diperkenalkannya. 2. Surat Perintah Sebelas Maret(SUPERSEMAR) yang ditanda tangani oleh presiden Soekarno yang berisi, perintah kepada Letnan Jendral Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu guna menjaga keamanan pemerintahan dan keamanan presiden. 1. Ketika kurs dolar mencapai angka Rp 4000,- per dolar AS, penyelesaian masalah ekonomi menjadi sulit dan tidak relevan seperti bahan-bahan pokok yang harganya melambung tinggi diakhir kepemimpinannya. 2. Tahun 1996 terdapat 4 mutasi dalam 50 hari di ABRi yang merupakan keputusan sepihak dari presiden. 1. Memberikan kewenangan pada Timortimor untuk melakukan jejak pendapat merdeka atau tetap menjadi bagian negara Indonesia. Sehingga pada 30 Agustus 1999 Timor-timor merdeka. 2. Pemilu tahun 1999 yang dipercepat, sebelumnya sudah diadakan pemilu pada tahun 1997 dengan alasan memperoleh pengakuan atau kepercayaan dari publik, termasuk dunia internasional, karena pemerintahan dan lembaga-lembaga lain yang merupakan produk Pemilu 1997 sudah dianggap tidak dipercaya. Kemudian dilanjutkan penyelenggaraan sidang umum MPR untuk memilih presiden dan wakil presiden yang baru. 1. Memecat menteri negara perindustrian dan perdagangan Jusuf Kalla serta menteri BUMN Laksamana Sukardi alasannya adalah keduanya terlibat

SOEHARTO

MONARKI

B. J. HABIBIE

DEMOKRASI

ABDURAHMAN WAHID

TIRANI

2.

MEGAWATI

OLIGARKI

1.

2.

SUSSILO BAMBANG Y

DEMOKRASI

1.

2.

korupsi, meskipun Gus Dur tidak memberikan bukti. Pada akhir pemerintahannya banyak pejabat-pejabat yang dicopot jabatannya oleh Gus Dur seperti Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra dicopot dari kabinet karena ia mengumumkan permintaan agar Gus Dur mundur, Menteri Kehutanan Nurmahmudi Ismail juga dicopot dengan alasan berbeda visi dengan Presiden, Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyatakan keadaan darurat kemudian Yudhoyono menolak dan Gus Dur memberhentikannya dari jabatannya beserta empat menteri lainnya dalam reshuffle kabinet pada tanggal 1 Juli 2001 Awal tahun 2003 pemerintah menaikkan harga BBm, TDL, dan telepon yang tidak berpihak pada rakyat. Kebijakannya mengeluarkan inpres Release and Discharge bagi para konglomerat bermasalah pengemplang utang. Kebijakan Pemerintah untuk menaikkan BBM yang dirapatkan oleh DPR sehingga muncul kalimat baru di dalam ayat 6a pada Pasal 7 UU APBN Perubahan 2012, yang memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk menaikan atau menurunkan harga BBM, jika rata-rata harga minyak mentah dalam kurun waktu 6 bulan naik atau turun 15% dari asumsi US$ 105 dollar per barel. Perdamaian konflik Aceh(GAM), sebagaiman peran Jusuf Kalla sebagai mediator yang secara langsung turun bertemu dengan petingi-petinggi GAM sedangkan SBY sebagai orang yang meyakinkan DPR ,ormas dan rakyat indonesia bahwa yang dilakukan adalah hal yang terbaik untuk Aceh