Anda di halaman 1dari 15

Listrik 3 fasa adalah listrik AC yang menggunakan 3 penghantar yang mempunyai 3 tegangan yang sama, akan tetapi sudut

fasenya berbeda 1200 . Ada 2 jenis hubungan dalam koneksi listrik 3 fasa tadi, yaitu hubungan star/wye(Y) dan hubungan delta().

Hubungan (Y)

Hubungan ()

Ada 2 keadaan yang harus ditentukan terlebih dahulu dalam melakukan analisis perhitungan listrik 3 fasa. Yaitu: Sistem 3 fasa dalam keadaan seimbang Sistem 3 fasa dalam keadaan tidak seimbang.

Listrik 3 fasa yang terhubung wye:

Tegangan masing-masing kawat fasa terhadap netral adalah sebagai berikut: Vrn = Vxu = V 00 Vsn = Vyv = V 1200 Vtn = Vzw = V -1200

Tegangan antar kawat fasa: Vrs = Vrn Vsn = V 00 - V 1200 = V V (cos 1200 j sin 1200 ) = V V (-0,5 j0,87) = 1,5 V + j0,87 V = 1,73 V 300 Maka, didapatlah tegangan antar fasa (Vpp) = 1,73 tegangan fasa ke netral (Vpn) Vpp = 1,73 Vpn

Dalam keadaan seimbang berlaku hubungan : Vrn + Vsn + Vtn = 0 Vrs + Vrt + Vst = 0

Arus yang mengalir di masing-masing kawat fase: Ir = Vrn / Z1 = V 00 / Z1 10 Is = Vsn / Z2 = V 1200 / Z2 20 It = Vtn / Z3 = V -1200 / Z3 30 dengan V adalah tegangan fasa ke netral Arus yang mengalir di kawat netral : In = -(Ir+Is+It) Bila beban seimbang : In = -(Ir+Is+It) = 0

Pada hubungan delta ini tidak ada kawat netralnya, sehingga tegangan yang ada hanya lah tegangan antar fasa. Dimana tegangan antar fasa adalah : Vrs = -Vyv = V 600 Vrt = -Vzw = V -600 Vst = - Vxu = V 1800 dengan V adalah tegangan antar fasa

I1 = Vrs / Z1 = V 600 / Z1 10 I2 = Vst / Z2 = V -600 / Z2 20 I3 = Vtr / Z3 = V 1800 / Z3 30 Arus di masing-masing kawat fasa: Ir = I1 I3 Is = I2 I1 It = I3 I2

Untuk beban yang seimbang : Z1=Z2=Z3= Z0 I1 = V/Z 60 = I 60 I2 = V/Z -60 = I -60 I3 = V/Z 180 = I180 Ir = I1 I3 = I 60 - I180 = 1,73 I -30 Jadi didapat arus yang mengalir dari kawat fasa adalah 1,73 kali arus yang mengalir pada setiap beban. Ip = 1,73 Ib