Anda di halaman 1dari 1

Tugas TK2221 Biomolekul & Sistem Energi Selular

Antony 13009105

Asam Dokosaheksanoat (DHA)


Asam dokosaheksanoat (Docosahexaenoid acid) atau disingkat DHA merupakan asam lemak poliunsaturated omega-3 dengan rantai 22 atom karbon dan 6 cis double bond. Nama sistematiknya adalah allcis-docosa-4,7,10,13,16,19-hexa-enoic acid, yang disingkat
Asam dokosaheksanoat (DHA), C22H32O2

asam lemak 22:6(n-3). Nama lain dari DHA adalah asam servonat (cervonic acid). DHA merupakan komposisi terbesar di antara asam lemak yang terdapat dalam otak dan retina. Sekitar 40% dari asam lemak otak (60% dari otak tersusun atas lemak) terdiri dari DHA dan 60% dari asam lemak retina adalah DHA. DHA menunjang pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak pada bayi. DHA juga berfungsi untuk mempertahankan fungsi kerja normal dari sel otak. Tubuh kita dapat menghasilkan DHA dengan mengkonversi ALA (asam alpha-linoleat), tetapi dengan jumlah yang sedikit, sehingga diperlukan tambahan dari luar tubuh. Sumber DHA yang cukup besar adalah minyak ikan laut dingin, rumput laut, dan ASI. Kadar DHA yang lebih rendah juga dapat ditemukan dalam daging dan telur. Secara komersial juga, DHA diperoleh dari mikroalga seperti Crypthecodinium cohnii dan Schizochytrium sp. yang umumnya terdapat dalam laut. DHA dari mikroalga memiliki kadar EPA yang lebih rendah dibanding dari minyak ikan. EPA tidak dianjurkan sebagai suplemen untuk bayi karena dapat mengganggu keseimbangan DHA dan EPA selama masa pertumbuhan. Selain untuk pertumbuhan otak dan sistem visual, DHA juga dapat memberikan efek positif dalam mencegah penyakit jantung dan perkembangan sistem saraf. DHA bersama asam lemak omega-3 lainnya membantu menurunkan kadar trigliserida, menurunkan tekanan darah, mengurangi resiko penggumpalan darah, dan karena itu mengurangi resiko penyakit jantung. Kelebihan DHA juga dapat memberikan efek negatif bagi tubuh. Tingginya kadar DHA dalam darah akan menyebabkan darah lebih encer sehingga masa pendarahan lebih lama dan juga hemolisis (pecahnya sel darah merah). Studi terbaru menunjukkan bahwa kelebihan DHA juga dapat menyebabkan kanker prostat. Jumlah DHA yang direkomendasikan WHO/FAO untuk bayi adalah 20 mg DHA per kg berat badan. Sedangkan untuk wanita hamil adalah 300 mg DHA per hari dan orang biasa 200 mg per hari. Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Docosahexaenoic_acid http://www.umm.edu/altmed/articles/docosahexaenoic-acid-000300.htm http://clever-brain.com/nutrition/brain-food/docosahexaenoic-acid/