Anda di halaman 1dari 4

Aspek Formatif Sastra

Pengaruh Faktor Eksternal Terhadap Prestasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran ekonomi ABSTRAK Agustin, Sri. 2008. Pengaruh Faktor Eksternal Terhadap Prestasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kalianget. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan Program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Umi Mintarti W, S.E. M.P. Ak. (2) Dr. Hadi Sumarsono, ST, M.si. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Melalui pendidikan diharapkan siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang sangat diperlukan untuk memecahkan persoalan yang dihadapi. Pendidikan memiliki peran penting dalam mencerdaskan bangsa. Proses belajar tidak selalu berhasil, hasil yang dicapai antara siswa yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan. berhasil tidaknya proses belajar mengajar tergantung dari faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar banyak jenisnya tapi digolongkan menjadi dua golongan yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Guru ekonomi harus mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi siswa dalam pelajaran ekonomi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah faktor eksternal. Faktor internal sangat mempengaruhi belajar siswa namun faktor internal dipengaruhi oleh faktor eksternal.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang kondisi dan pengaruh faktor eksternal (lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat) secara parsial maupun simultan terhadap prestasi belajar siswa dalam ... Read More Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer ABSTRAK Wijianto, Kokok. 2007. Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Untuk SMA Pada Pokok Bahasan Fisika Atom Sub Pokok Bahasan Perkembangan Teori Atom. Skripsi, Program Studi Pendidikan fisika, FMIPA Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Drs. Yoyok A.L, M. Si., (II) Drs. Mudjihartono. Telah dilakukan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Untuk SMA Pada Pokok Bahasan Fisika Atom Sub Pokok Bahasan Perkembangan Teori Atom. Teori atom merupakan salah satu materi pelajaran fisika yang konsepnya sulit dibayangkan sehingga sangat membutuhkan animasi dan visualizes agar le-bih mudah dipahami. Oleh karena itulah, untuk mempelajari teori atom diperlukan suatu media yang dapat menjelaskan konsep yang bersifat abstrak ini menjadi le-bih mudah dipahami, menarik, menyenangkan, dan diharapkan pembelajaran akan berlangsung secara efektif serta efisien. Dalam pembuatan media ini, digunakan perangkat lunak makromedia flash 8 dan fireworks 8. Tahapan yang dilakukan antara lain mendefinisikan masalah dan tujuan pembuatan media, membuat diagram, membuat storyboard, mengapli-kasikan ke komputer, pengecekan kesalahan, serta evaluasi dan revisi. Hasil pembuatan media pembelajaran ini, terdiri dari tujuh tampilan utama yaitu tampilan pembuka, tampilan menu utama, tampilan teori atom Dalton, tam-pilan teori atom Thomson, tampilan teori atom Rutherford, tampilan spektrum atom hidrogen, dan tampilan teori atom Bohr. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam skripsi ini meng-hasilkan sebuah ... Read More Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Think Pair Share untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi ABSTRAK Karimah, Inayatul. 2008. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Think Pair Share untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X-G MAN Lamongan. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Masjhudi, M.Pd, (II) Drs. Sulisetijono, M.Si Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bidang studi Biologi di MAN Lamongan, diperoleh informasi bahwa motivasi dan hasil belajar sebagian besar siswa masih rendah. Proses pembelajaran Biologi di MAN Lamongan belum terpusat pada siswa (Student centered). Hal itu karena kelas masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, atau membahas Lembar Kerja Siswa (LKS) sehingga siswa tidak terlalu aktif dalam pembelajaran dan kurang menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk belajar Biologi. Hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa hanya mencapai (67,65%), sehingga ketuntasan

1/4

belajar secara klasikal (85%) belum bisa dicapai. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Strategi pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model Think Pair Share (TPS). Pembelajaran ini memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit memberikan siswa waktu lebih banyak untuk berpikir, menjawab, dan saling membantu sama lain. Saat pertanyaan diajukan ke seluruh siswa, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk memikirkan jawaban dari pertanyaan sebelum dilaporkan ... Read More Peningkatan Kemampuan Siswa Dalam Memanfaatkan Citra Penginderaan Jauh Dengan Menggunakan Google Earth Pada Matapelajaran Geografi Kelas XII Di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya Shinta Prima Rosdiana, Mustaji Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan Abstrak: Berdasarkan hasil tes awal pada siswa kelas XII IPS di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya pada materi pokok mengenai penginderaan jauh diperoleh hasil bahwa nilai siswa belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah yaitu 75. Salah satu penyebabnya adalah cara mengajar yang masih konvensional. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan Google Earth pada pembelajaran geografi materi pokok penginderaan jauh dan bagaimana pengaruh penggunaan Google Earth terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memanfaatkan citra penginderaan jauh pada siswa kelas XII IPS di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) dengan menggunakan design 2 yaitu one group pretest and postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS Madrasah Aliyah Negeri Surabaya yang berjumlah 70 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi dan pemberian tes. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh t hitung 18,42 dengan t tabel 2,75 pada taraf signifikasi 99%. Berarti terjadi perbedaan dari hasil tes akhir yang dilakukan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan dengan menggunakan Google Earth memperoleh peningkatan hasil belajar yang signifikan dibanding kelompok yang tidak ... Read More Pembelajaran Berbasis TIK Untuk Anak Berkesulitan Belajar (Learning Disability) Didik Dwi Prasetya * Abstract: The strategic role of Information and Communication Technology (ICT) for education in Indonesia is still not optimal, especially for the children with learning disability.On the other hand, the prevalence of children berkesulitan learning is constantly increasing from year to year.One of the impacts resulting from this issue is the quality of education in Indonesia is very alarming.To help overcome existing problems, this article reveals the application of ICT-based learning as a practical solution.Web-based interactive learning applications developed include the material for dyslexia, dysgraphia, and dyscalculia.Implementation and testing results show that the application of web-based learning can be a supplement in the middle of the lack of facilities for children with learning disabilities.Web-based Interactive multimedia learning also has the potential to motivate children in learning and enabling widespread access, anytime and anywhere without the limited space and time. 1. Pendahuluan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran.Sayangnya, sejauh ini pemanfaatan TIK bagi pembelajaran masih belum optimal, terlebih untuk kalangan anak berkesulitan belajar. Di sisi lain, prevalensi jumlah anak berkesulitan belajar terus mengalami peningkatan dengan perbandingan anak laki-laki dan anak perempuan antara 4:1 hingga 7:1 (Abdurrahman, 2003). Kesulitan belajar merupakan ... Read More Pola Diskusi dan Tingkat Interaksi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Online Munzil * ABSTRAK: Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak pada semua kehidupan manusia, termasuk juga terhadap dunia pendidikan. Lahirnya komputer dan berkembangnya dunia internet sebagai sarana interaksi antar manusia, membawa dampak pada perkembangan sistem pembelajaran pada semua jenjang. Kemajuan fenomenal adalah dengan lahirnya pembelajaran online yang sering dikenal sebagai e-learning. Penggunaan pembelajaran online telah berkembang pesat pada beberapa perguruan tinggi di negara maju, termasuk juga dalam bidang penelitian pembelajaran online. Salah satu keunggulan pembelajaran online

2/4

adalah adanya forum diskusi yang dapat digunakan sebagai saran interaksi antara mahasiswa dengan dosen maupun antara mahasiswa dengan sesame mahasiswa dalam membahas materi perkuliaahan. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa 55 mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah aplikasi komputer melalui pembelajaran online pada jurusan Teknologi Pembelajaran Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui tingkat interaksi mahasiswa dalam forum diskusi, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui pola diskusi dan mendapatkan gambaran yang lebih mendalam tentang apa dan bagaimana interaksi mahasiswa dalam diskusi pada pembelajaran online. Hasil penelitian menunjukan pada forum diskusi antara mahasiswa dengan dosen dan antar sesama mahasiswa ditemukan tiga pola, yaitu: 1) pola tertutup, 2) pola semi tertutup, dan 3) pola terbuka. Pada pola tertutup dosen memberikan topik utama dan ... Read More Pemilihan Cerpen Dalam Surat Kabar Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di Sekolah Menengah Atas Abdul Azis * ABSTRAK: Pembelajaran sastra cenderung kurang berani menggali teks dalam konteks yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemilihan cerita pendek dalam surat kabar untuk kepentingan alternatif bahan ajar pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Data dalam penelitian ini adalah cerpen dalam surat kabar, guru, dan siswa. Teknik analisis meliputi proses pengorganisasian dan pengurutan data tentang bahan ajar ke dalam pola kategori dan satuan uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian responden pada aspek kesesuaian isi cerpen dengan bahan ajar adalah baik sesuai dengan bahan ajar, aspek pemilihan cerpen sebagai bahan ajar adalah layak dijadikan bahan ajar, dan aspek kesesuaian cerpen dalam surat kabar dengan prinsip pemilihan bahan ajar adalah sesuai dengan prinsip penyusunan bahan ajar). A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Begitu banyak guru yang terlanjur terjebak pada cara pengkajian sastra yang agak menyesatkan. Lalu, mereka menularkannya pada siswa-siswanya. Maka berantailah ketersesatan dalam pengkajian sastra. Pengkajian sastra dan pemahaman terhadapnya, berkutat pada teks yang diperlakukan sebagai artefak beku, kerontang, dan artifisial. Segala konsepsi tentang unsur intrinsik menjadi senjata pamungkas kekayaan-sosiokultural yang mendekam di dalam teks. Hal tersebut kiranya patut diperhatikan oleh para pengajar untuk mempertimbangkan kembali upaya-upaya yang telah dilakukan dalam pengajaran apresiasi sastra utamanya karya sastra ... Read More Mengenal berbagai metode dan strategi Pembelajaran Metode debat Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat. Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Keterampilan sosial yang dibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilan menyelesaikan tugas kelompok. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa dan peran siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok. Peran tersebut mungkin bermacam-macam menurut tugas, misalnya, peran pencatat (recorder), pembuat kesimpulan (summarizer), pengatur materi (material manager), atau fasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar. Metode Role Playing Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui ... Read More Potensi Komputer untuk membantu memamhami Pola Pikir Dan Tingkat Keabstrakan Matematika

3/4

Sekolah Pola pikir dalam matematika sebagai ilmu adalah deduktif. Artinya, sifat atau teorema yang ditemukan secara induktif ataupun empirik harus kemudian dibuktikan kebenarannya secara deduktif. Namun, dalam matematika sekolah pada proses pembelajarannya dapat digunakan pola pikir induktif. Ini berarti dalam menyajikan proses pembelajaran matematika pada jenjang SD atau SLTP perlu dimulai dengan contoh-contoh, yaitu hal-hal yang khusus dan selanjutnya secara bertahap, menuju pada suatu simpulan atau sifat yang umum. Simpulan atau sifat unium. ini dapat saja berupa definisi ataupun teorema. Hal ini dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan tahap perkembangan intelektual siswa dalam memahami matematika. Namun demikian, pada jenjang SLTP untuk menyajikan topik-topik tertentu tidak harus menggunakan pola pikir induktif. Pengenalan pola pikir deduktif sudah dapat dimulai secara terbatas dan selektif. Sedangkan pada jenjang SMA, penggunaan pola pikir induktif dalam penyaJian suatu topik sudah semakin dikurangi.Sementara itu, pada matematika sekolah sifat abstrak terhadap objek matematika masih tetap ada. Sifat abstrak ini merupakan salah satu penyebab sulitnya seorang guru mengajarkan matematika di sekolah. Oleh karenanya, menurut Soedjadi (2000) seorang guru matematika pada waktu membelajarkan matematika di kelas, yang bersangkutan harus berusaha mengurangi sifat abstrak dari objek matematika. Hal iini dimaksudkan untuk memudahkan siswa dalam menangkap pelajaran matematika di sekolah. Dengan kata lain, seorang guru ... Read More Teknologi Berbasis Komputer Dan Program Cai Dalam bidang pendidikan, penggunaan teknologi berbasis komputer merupakan cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber sumber yang berbasis mikro prosesor, di mana informasi atau materi yang disampaikan disimpan dalam bentuk digital, bukan dalam bentuk cetakan atau visual. Selain itu teknologi ini selalu terkait dengan penggunaan layar kaca untuk menyajikan informasi/materi kepada siswa. Berbagai jenis aplikasi teknologi komputer dalam pembelajaran umumnya dikenal dengan istilah "Computer Asissted Instruction (CAI)", atau d?alarn istilah yang suda diterjemahkan disebut sebagai 'Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK)". Istilah CAI umumnya menunjuk pada semua software pendidikan yang diakse melalui komputer di mana pengguna dapat berinteraksi dengannya. Sistem komputc dapat menyajikan serangkaian program pembelaJaran kepada siswa, baik berup informasi konsep maupun latihan soal?soal untuk mencapai tuJan tertentu, dan sism melakukan aktivitas belajar dengan cara berinteraksi dengan sistern komputer. Sementai dalam kedudukannya dapat dikatakan bahwa CAI adalah penggunaan komputer sebag, bagian integral dari sistem instruksional, di mana biasanya pengguna terikat pac . interaksi dua arah dengan komputer. Menurut Kaput dan Thompson (1994), CA diartikan sebagai bentuk bentuk pembelajaran yang menempatkan komputer dalam pera guru. Sedangkan menurut Heinich (Said, 2000), CAI adalah suatu progra pembelajaran yang dibuat dalam sistem komputer, di mana dalam menyampaikan materi sudah diprograrnkan langsung kepada pengguna. Materi pelajaran ... Read More

4/4