Anda di halaman 1dari 2

Fly with Poppers Jakarta adalah merupakan kota telah manjadi gaya hidup dan tak

metropolitan yang penuh dengan hiburan. Bagi para penikmat malam, Jakarta malam hari adalah surga. Semakin malam, Jakarta semakin bergairah. Banyak tempat hiburan yang mulai bermunculan. Tetapi tentunya tidak seperti tempat hiburan pada siang hari. Hiburan malam hari di Jakarta hadir bersama dengan kerlap-kerlip lampu disco dan dentuman musik. Tempat hiburan malam di Jakarta umumnya berfungsi sebagai

terpisahkan oleh tren pada masyarakat. Beranjak dari tren tersebut banyak orang yang kerap mengunjungi hiburan malam untuk bersenang senang. Ini identik sekali dengan obat-obatan. Poppers adalah salah satu dari obat obatan yang sering disalahgunakan. Fenomena penyalahgunaan Poppers sudah lama namun banyak dilakukan tidak yang

tempat hang out kaum urban. Bentuknya

mengetahui tentang poppers. Mungkin masih

beraneka ragam, ada yang berlabel tempat olahraga seperti bilyard, ada juga berbalut rumah bernyanyi seperti tempat karaoke dan yang paling banyak adalah klub malam. Anggapan tempat hiburan malam ini selalu identik dengan hal-hal negatif seperti narkoba dan seks, dan penyalahgunaan obatobat tertentu. Namun kebutuhan akan suatu hiburan bagi masyarakat

banyak dari Anda yang masih asing dengan Poppers, maklum karena cairan poppers ini memang tidak sepopuler obat obatan lainnya seperti extacy, kokain, mariyuana dan obat obat terlarang lainnya. Poppers hadir dalam botol kecil 50 ml yang berisi cairan kimia yang disebut alkyl nitrites. Menurut Dr. Harry Sudarma, alkyl nitrites adalah

merupakan zat kimia yang terdapat dalam produk pengharum ruangan dan beberapa alat alat pengharum aroma terapy serta

mendorong menjamurnya tempat hiburan malam. Apalagi saat ini hiburan malam

obat kuat, sehingga tidak heran jika poppers memang dapat memberikan sensasi

merelaksasikan otot otot sphincter dari anus, sehingga dapat mengurangi rasa sakit ketika melakukan hubungan anal sex. Selain itu poppers juga dapat merileksasikan otot otot di vagina. Oleh karena itu poppers memang terkenal di kalangan

relaksasi sesaat. Namun Dr. Harry juga menambahkan jika alkyl nitrites tersebut dapat berbahaya jika dihirup secara

langsung apalagi jika keseringan. Pemakaian poppers adalah dengan cara dihirup langsung dari botol nya. Tian, seorang Mahasiswa mengatakan efek dari Poppers akan timbul kira kira 30 detik setelah kita menghirupnya, dan efek nge-fly tersebut akan dirasakan kurang lebih selama 5 menit, lalu setelah itu efek nge-fly akan hilang dan kemudian menghirupnya kembali. Poppers biasanya dibawa jika akan mengunjungi klub klub malam. Tian juga menambahkan dengan menghirup poppers akan terasa lebih rileks dalam menikmati musik musik dari klub malam tersebut. Poppers memang lebih populer dikalangan homoseksual, namun poppers bukan hanya dipakai oleh homoseksual namun juga kalangan heteroseksual. Alasannya menjadi lebih populer bagi kalangan homoseksual adalah karena poppers dapat

heteroseksual. Penyalahgunaan obat obatan memang sering disepelekan bagi pengguna nya. Efek serius dari penggunaan poppers ini adalah dapat menurunkan sistem ketahanan imun tubuh yang tentunya dapat menyebabkan individu yang menyalahgunakannya rentan terhadap infeksi, terutama infeksi dari HIV yang akan berujung pada AIDS. Selain itu, bahaya dibalik penggunaan poppers ini yang banyak menimbulkan kematian adalah bila penggunaannya digabung dengan obatobatan kuat seperti Viagra, yang pada akhirnya akan menyebabkan penurunan dari tekanan darah sehingga otak akan kekurangan oksigen dan pada akhirnya akan menyebabkan kematian yang tersering akibat penyalahgunaan obat-obatan ini.