Anda di halaman 1dari 9

Pengertian PPN adalah pajak atas : - Konsumsi barang atau jasa - Dalam daerah pabean Dasar Hukum PPN

- UU No. 42 Tahun 2009 (Perubahan ketiga UU No. 8 Tahun 1983)

Pajak atas konsumsi DN Pajak tidak langsung Pajak objektif Sistem Multi stage tax Sistem pengkreditan pajak Pemungutan menggunakan faktur pajak Netra

PPN menganut prinsip negative list. Barang yang tidak dikenakan PPN : - Hasil pertambangan/pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya - Barang-barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan rakyat banyak - Makanan&minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung - Uang, emas batangan, dan surat berharga

Jasa pelayanan kesehatan medik Jasa di bidang pelayanan sosial Jasa pengiriman surat dengan perangko Jasa keuangan Jasa asuransi Jasa keagamaan Jasa di bidang pendidikan Jasa di bidang kesenian dan hiburan Jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan

Jasa angkutan umum Jasa tenaga kerja selama penyedia tenaga kerja tidak bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja Jasa perhotelan Jasa yang disediakan pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum Jasa penyedia tempat parkir Jasa telepon umum dengan uang logam Jasa pengiriman uang dengan wesel Jasa boga atau katering

Subjek PPN : PKP Non PKP Tarif PPN : - 10 % dari DPP - 10/110 apabila nilai yang dibayarkan kpd pihak yang menyerahkan BKP/JKP telah termasuk PPN

PPh pasal 23 dikenakan atas : - Bunga - Deposito - Royalti - Sewa - Jasa

1.

2.

Tarif 15 % dari jumlah bruto atas bunga, dividen, royalti, dan hadiah dan penghargaan. Tarif 2 % dari penghasilan bruto atas sewa (yang bukan objek PPh final) dan jasa (selain yang telah dipotong PPh pasal 21).