Anda di halaman 1dari 22

Pemakan bagian tumbuhan yang telah mati (detrivore)

Detritivores (juga disebut sebagai saprophages, detrivores atau detritus feeders) adalah organisme yang mendaur (recycle) detritus (decomposing organic material), mengembalikannya ke dalam rantai makanan ( food chain). - Penting sebagai dekomposer - Detrivore melakukan seleksi/preferensi (sehingga keanekaragaman detrivore di tanah berkaitan dengan tipe vegetasi yang menghasilkan serasah tersebut)
Kelompok hewan Detritivorous : milipeda, kutu batang (woodlice),kumbang tahi (dung betle), cacing tanah

Jaring makanan yang melibatkan Hewan-hewan detrivore

Contoh-contoh hewan Detrivore

dung beetle

Earthworms

Dung-flies

Woodlice

Adaptasi berkaitan dengan herbivori


Keberhasilan herbivor dalam aktivitas grazing/browsing :
- Adaptasi morfologi gigi/bagian mulut

- Adaptasi pada saluran pencernaan - Adanya endosimbion dengan mikroba( bakteri/protozoa) - Adanya reseptor (bau, rasa)

I.

Mamalia

A. Adaptasi morfologi susunan gigi B. Adaptasi saluran pencernaan C. Adanya endosimbion mikroba Adaptasi gigi: - Secara umum semua mamalia herbivor punya kesamaan * ada gigi seri (Incisor ) sebagai pemotong * geraham (cheek) : mengunyah * gap/ruang diantara keduanya (diastema), merupakan ruangan untuk pergerakan makanan oleh lidah Namun, beberapa herbivor ada yang punya taring, seperti kuda, kijang (canine) struktur dan fungsi sama dengan gigi seri (yang bersama-sama dalam memotong)

Spesialisasi Gigi pada Herbivore


* Bertambahnya ukuran gigi * bertambahnya molarisasi dari premolar * perkembangan email dan dentin terus berlangsung (karena ruang pulva terbuka) efektif untuk mencegah kerusakan gigi karena tingginya kandungan silikat pada rumput

Kuda, Zebra :punya gigi seri atas bawah Kerbau, Rusa, domba, sapi : gigi seri atas tidak ada, tapi palatumnya keras (sebagai bantalan untuk memotong untuk gigi seri bawah) Beberapa rodentia (tikus rotan, praire dogs) - kaki depan memegang vegetasi, lalu dibawa ke mulut - ada yang membelah batang menjadi dua bagian lalu di bawa ke mulut

* Panda : merupakan kelompok karnivora (dalam

klasifikasi) Red panda dan Giant Panda secara umum vegetarian (makan jagung, akar-akar, rumput, buah, lichen, vegetasi bambu, kadang-kadang makan serangga, hewan kecil atau telur )

Kekhasan yang dimiliki Panda (dalam hervivori) * Gigi panda khas dibanding karnivore terdekatnya dan diadaptasikan untuk grinding Plant food - geraham luas dan permukaan bergeligi - pergerakan rahang dari sisi ke sisi (side to side) * Bagian bawah lambungnya berotot dan seperti Gizzard yang berfungsi menghancurkan serat dan ada ruang khusus untuk mencerna selulosa

Kingdom: Phylum: Class: Subclass: Superorder: Order: Suborder: Superfamily: Family: Genus: Species:

Animalia Chordata Mammalia Eutheria Laurasiatheria Carnivora Caniformia Musteloidea Ailuridae Ailurus A. fulge

Gorillas are herbivorous (plant-eating). Plant material contains cellulose which is indigestible to many nonherbivorous animals. With regard to digestion, herbivorous animals that do not ruminate (re-chew their food as part of the digestive process) rely solely on the microbes (microscopic bacteria) living in their colon. The bacteria function to breakdown the indigestible plant cellulose and turn it into valuable digestible carbohydrates through the fermentation process.

Western lowland gorilla (Gorilla gorilla gorilla): This subspecies consumes parts of at least 97 plant species. About 67% of their diet is fruit, 17% is leaves, seeds and stems and 3% is termites and caterpillars.

B. Adaptasi Saluran Pencernaan Makanan herbivor banyak mengandung selulosa - Herbivor tidak punya enzim khusus untuk mencerna selulosa - Ada simbiosis dengan mikroba Dua kelompok herbivor mamalia: 1. Ruminansia (sapi, rusa, jerapah) : lambungnya termodifikasi menjadi 4 ruangan (Rumen & retikulum : pencernaan mikrobial, omasum : tempat penghalusan makanan dan Abomasum : tempat pencernaan enzimatik ) 2. Non-Ruminansia (kelinci, kuda, tikus) (pencernaan mikrobial terjadi pada Caecum

Protozoa dan bakteri pada pencernaan Herbivor


Bersifat anaerob, hidup di rumen, mampu mencerna serat, selulosa, hemiselulosa, lignin Protozoa: -Epidium ecaudatum -Entodinium caudatum -Entodinium simplex -Polyplastron multiresiculatum -Ophyroscolex sp. -Diplodinium sp.

Bakteri : Bakteriodes sp. Butyvibrio sp. Fusobakterium sp. Streptoccus sp. Selenomonas sp. Micrococcus sp. Rumenococcus sp.

Mechanisms of herbivory Note that plants are a source of carbon and nitrogen for herbivores. The nitrogen content of plant material is a strong correlate of herbivory. A. Introduction to digestion: Teeth - fragmentation Avoidance - well developed taste Breakdown of cellulose is accomplished via an expanded foregut or hindgut and requires symbionts with the ability to break the 1,4 subunit linkages in carbohydrates. B. Microbial farms 1. Ruminants - cellulose and a diverse array of hydrocarbons are broken down to smaller biochemical units - large volume retention and slow transit time. 2. Cecal digesters - rapid transit time, and large volume throughput. Examples include elephants, horses, & howler monkeys. 3. Foregut - Colobus monkeys - intermediate to the other two forms - determinants are fluid volume and retention time

Omnivore An omnivore (from Latin: omne all, everything; vorare to devour) is a species of animal that is physiologically adapted for eating and digesting both plant and animal matter.
Adaptations The dentition of omnivores is adapted to eating plant and animal matter. The human jaw structure is a well known example, as the incisors and canines are good for tearing flesh and the molars are good for grinding vegetable matter. Many wide-ranging and resilient species are omnivores, such as rats, raccoons and opossums. These are often called opportunistic feeders. Omnivores can live on different types of food as the availability changes throughout the year. Grizzly bears, for example live on shrubs, berries and usually smaller mammals and animals until the salmon migration to mating grounds. The bears take advantage of this migration and store nutrition from the salmon before hibernating in winter. All omnivorous animals are by definition heterotrophs

Aspek Herbivori pada serangga


A. Mulut : Mandibula, reseptor B. Antena : Reseptor C. saluran pencernaan : detoksifikasi, sedikit mikrobia, ada sel khusus Mulut : - mandibula : toothed edges, grinding surface - reseptor sensori (sensilium), kemoreseptor berlimpah di mulut (sebagai perasa/taste) - pada beberapa serangga mandibulanya menghasilkan enzim yang bisa mempenetrasi dinding sel tumbuhan

Antena : Banyak mengandung reseptor (kemoreseptor, olfaktori) - reseptor perasa : ujung sensilium berpori, kontak dengan zat kimia dengan sentuhan - reseptor pembau (sensori olfaktori) : sensilium banyak ada pori pada bagian di atas kutikula
Misal : -kecoak pada antenanya mengandung sekitar 100.000 sensilium olfaktori - Bombyx mori : sekitar 25.000 Sensilium juga terdapat pada kaki, abdomen, thorax

Sensilium pada serangga

sensilium pada serangga di perbesar

Sensilium reseptor bau Pori pada seluruh bagian sesilium yang muncul

Sensilium reseptor perasa, pori hanya pada bagian ujung sesilium

Adaptasi Saluran Pencernaan Serangga


Usus depan : ada tembolok dengan spikula untuk pencernaan mekanis Usus tengah : detoksifikasi dan penyerapan nutrien Usus belakang penyerapan air dan mineral-mineral
a. Intracellular - mycetocytes - specialized cells that break cellulose bonds. b. Extracellular - alimentary canal protozoans c. Fungal gardens - termites, bark beetles, and leaf cutter ants (large volume and high retention time, but external to the organism). Many ants here in Florida are fungal gardeners. d. Inoculation by parent is necessary for the next generation to acquire the symbiont necessary for the fermentative digestion of cellulose.

* Sedikit fakta keterlibatan pencernaan mikroba * Efisiensi pencernaan pada serangga lebih rendah dibanding mamalia (dapat menjelaskan kenapa serangga mengeluarkan porsi feses yang lebih besar terhadap bobot tubuhnya, dibanding mamalia herbivor)