Anda di halaman 1dari 1

Backup database RS/GIS dengan Metode Synchronize Sudah menjadi hal yang biasa bagi praktisi RS/GIS memiliki

database dengan ukura n raksasa. Terlebih jika sudah berhubungan dengan raster/images atau file vektor hasil turunan/konversi dari data raster, akan banyak sekali file-file gemuk di dalam harddisk. Di sisi lain, data-data rs/gis biasanya hanya memiliki dua tipe kategori: (1) data penting, dan (2) data penting banget. Tidak pernah ada data y ang dihapus. Di sini lah backup sangat diperlukan. Selain itu, praktisi RS/GIS sering berpindah-pindah kerja. Misalnya di kantor me nggunakan PC hebat konek database ke server, pulang ke rumah masih lembur mengguna kan laptop Core2 Duo paling tidak. Di sini akan muncul permasalahan koneksi ke d atabase. Desain database rsgis yang sederhana mungkin hanya pengaturan folder yang rapi d engan sistem penamaan yang konsisten. Ada juga yang menggunakan format-format da tabase seperti geodatabase ESRI, ArcSDE, Oracle, dsb. Apa pun desainnya, secara fisik di dalam partisi hard disk, database tersebut akan berupa file dan folder, yang serperti saya singgung sebelumnya, ukurannya tentu besar. Bagaimana saat a kan memindah project GIS dari PC ke Notebook (misalnya) sedangkan data rujukan a da di PC tersebut atau di server? Memilih file-file yang diperlukan atu-atu tentu bukan pilihan tepat. Backup dengan sistem portable project (misal ArcGIS dengan Publisher, ArcView dengan Project File Organizer) juga bukan pilihan bijak, karena esok hari project akan kembali diteruskan di PC di kantor, tidak selamanya di laptop. Copy-paste folder project dan folder database akan memakan waktu lama, karena MS Window hanya mengenal du a mode pengopyan: Replace All dan Stop Copy. Kedua mode tersebut tidak menguntun gkan. Replace All bisa memakan waktu sejam atau dua jam, sedangkan Stop Copy (Ca ncel) berarti kita tidak bisa membackup database (dan project). Di sini saya cuma mau share apa yang saya lakukan untuk mengatasi masalah databa se ini. Sebagai ilustrasi, saya membuat tiga folder utama di PC-Server, yaitu /source; berisi data as it is alias apa adanya. Jika ada teman bawa HD External (s eperti Saykoji) mau setor data langsung saya copy ke folder ini. Tidak pernah ad a data yang dihapus. Ukuran folder ini sekarang adalah 354 GB. Folder ini untuk kategori penting. /data; berisi semua database spasial dan aksesorisnya. Saya menggunakan dua tipe d atabase yaitu berupa susunan folder yang rapi dan geodatabase. Ada juga file-fil e untuk kepentingan display dan proyeksi. Ukuran folder ini sekarang ini adalah 114 GB. Folder ini untuk kategori penting banget karena sering diakses. /carto; berisi file project, hasil analisa, dsb. Jika project sudah selesai dan ada data baru atau turunan maka akan disalin ke folder Data. Ukuran folder ini s ekarang adalah 131 GB. Karena ingin membuat backup dan agar pekerjaan saya bisa dilakukan di PC-Server ataupun di laptop, saya membackup folder /data dan /carto di PC-Server dan lapto p. Jadi, setelah selesai bekerja di kantor, saya backup folder /data dan /carto ke laptop. Malam di rumah iseng-iseng kerja kalau sempat. Ada file-file yang diu bah karenanya. Besoknya di kantor saya backup kembali dari laptop ke PC-Server a gar apa yang saya ubah di laptop bisa sama persis dengan di PC. Untuk melakukan semua ini saya menggunakan SYNCRHONIZE. Copy-Paste sangat tidak saya sarankan dalam hal ini karena akan memakan waktu lama yang dikarenakan tida k secara smart memilih file mana saja yang direplace. Dulu saya menggunakan Sync hronize default bawaan File Explorer. Sekarang saya menggunakan FastCopy. Altern atif lain FileSync, DirSync Pro, atau menggunakan yang lebih rumit seperti ghost . Apa pun software/toolnya, yang penting saran saya gunakan Synchronize untuk back up data dan proyek rs/gis. Dengan backup tersebut, selain pekerjaan kita lebih m obile, kita juga bisa memiliki backup dari data dan pekerjaan RS/GIS. Bayangkan lah sesuatu kemungkinan terburuk menimpa PC-Server atau laptop (salah satu saja) , maka kita masih punya backup yang harganya akan lebih mahal daripada laptop at au PC-Server itu sendiri.