P. 1
Analisis Mimpi & WAT-Jung

Analisis Mimpi & WAT-Jung

|Views: 163|Likes:
Dipublikasikan oleh Juwati Indah Wahyu Mardani

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Juwati Indah Wahyu Mardani on Jun 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2015

pdf

text

original

Analisis Mimpi dan Asosiasi Kata Jung

FUNGSI JIWA
Empat fungsi jiwa menurut Jung :  Dua rasional (pikiran dan perasaan), dan dua tidak rasional (pendirian dan intuisi), Pada umumnya manusia mempunyai ke empat fungsi tersebut, akan tetapi biasanya hanya salah satu fungsi yang paling berkembang superior. Fungsi superior menguasai alam sadar, Fungsi inferior menguasai alam tidak sadar.

SIKAP JIWA
2 tipe yaitu tipe ekstrovert dan introvert Tipe ekstrovert memiliki ciri :  Sikap kesadaran yang mengarah keluar dirinya  Orientasi tertuju keluar, pikiran, perasaan dan tindakannya ditentukan oleh lingkungan  Cirinya penyesuaian dengan lingkungan baik, tingkah laku baik, cepat dan tepat serta pandai bergaul Tipe introvert memiliki ciri :  Sikap kesadarannya mengarah ke dalam dirinya  Cirinya: sulit menyesuaikan dengan lingkungan,semua dipandang dari sudut dirinya, kurang dapat bergaul

Struktur Ketidaksadaran
Struktur Ketidaksadaran menurut Jung  A. Ketidaksadaran pribadi  B. Ketidak sadaran kolektif A. Ketidak sadaran pribadi
 Daerah yang berdekatan dengan ego, terdiri

dari pengalaman-pengalaman alam sadar/disadari dan kemudian di represi , dilupakan atau diabaikan  Isi ketidaksadaran pribadi sama seperti pra sadar pada konsep Freud, yang dapat menjadi sadar

Struktur Ketidaksadaran
B. Ketidaksadaran kolektif  Diwariskan dari generasi ke generasi  Merupakan endapan cara reaksi manusia yang khas sejak dulu dalam menghadapi situasi ketakutan, bahaya, perjuangan, kelahiran dan kematian (akibat dari pengalamanpengalaman yang berulang selama banyak generasi / diwariskan turun-temurun), misalnya setiap mendengar suatu kata tertentu  Bersifat universal

Struktur Ketidaksadaran
Contoh : kecenderungan manusia takut pada kegelapan, ular, karena diasumsikan bahwa manusia terdahulu menemukan banyak bahaya dalam kegelapan dan menjadi korban ular berbisa Pengalaman-pengalaman seseorang tentang dunia sebagian besar dibentuk oleh ketidaksadaran kolektif, walau tidak sepenuhnya demikian

Letak Ketidaksadaran
 Alam tidak sadar (unconciousness)

berisikan kejadian-kejadian jiwa yang terletak pada daerah perbatasan antara ketidaksadaran pribadi dan kolektif, yaitu hal-hal yang tidak dapat diingat lagi.
 Unconciousness lebih dekat ke arah

ketidaksadaran kolektif.

Archetype
Merupakan komponen struktural dari ketidaksadaran kolektif, yaitu suatu bentuk pikiran (ide) universal yang mengandung unsur emosi yang besar. Merupakan pikiran instingtif dan reaksi instingtif terhadap situasi tertentu yang terjadi di luar kesadaran, dibawa sejak lahir dan tumbuh pada ketidaksadaran kolektif selama perkembangan manusia yang disebut sebagai pola dasar.

Contoh: Archetype ibu menghasilkan gambaran tentang figur ibu, dengan kata lain bayi mewarisi konsep yang sudah terbentuk lebih dulu tentang ibu yang bersifat umum dan menentukan bagaimana bayi mempersepsikan ibunya.

Kompleks
Merupakan Ide yang dipengaruhi oleh perasaan dan timbul sebagai akibat dari pengalaman traumatik yang berlarut-larut pada masa kanakkanak.

Kompleks terjadi didasarkan bentuk-bentuk pengalaman manusiawi yang universal. Contoh : Reaksi khas seorang anak terhadap ibunya ditentukan oleh pengalaman pribadi tentang ibunya.

Kausalitas dan Teleologi
 Teleologis  menerangkan masa sekarang

dari sudut pandang masa depan  Kepribadian manusia dipahami menurut kemana ia pergi bukan dimana ia telah berada  Sebaliknya masa sekarang dapat dijelaskan oleh masa lampau  kausalitas  Orang memeriksa masa lampauseseorang dengan maksud untuk menerangkan tingkah lakunya sekarang

Kausalitas,Teleologi & Sinkronisitas
 Prinsip Sinkronisitas Jung :

Diterapkan pada peristiwa yang sama, tetapi peristiwa itu tidak disebabkanoleh yang lain. Contoh : org berpikir ttg seseorang dan orang yang dipikirkan itu muncul, atau mimpi tentang kematian seseorang dan kemudian mendengar berita itu
Jung : telepati jiwa, kewaskitaan bukti prinsip sinkronisitas

Kausalitas,Teleologi & Sinkronisitas
 Banyak pengalaman yg tidak dapat dijelaskan

sbg hal yg kebetulan terjadi bersamaan, seolah-olah ada tata susunan lain di alam semesta disamping apa yg digambarkan oleh kausalitas.  Gejala sinkronistik bisa dijelaskan berdasarkan hakekat arkhetipe; arkhetipe bersifat psychoid yaitu bersifat psikologis dan fisik sekaligus.  Arkhetipe tidak menyebabkan 2 peristiwa, tapi memiliki kualitas yg memungkinkan sinkronisitas itu terjadi

Progresi dan Regresi
 Perkembangan mengikuti gerak maju

Progresif  Perkembangan mengikuti gerak mundur  Regresif
Progresi Jung : Ego sadar menyesuaikan diri secara memuaskan baik thdp tuntutan lingkungan luar maupun thdp kebutuhan ketidaksadaran.

Progresi dan Regresi
 Apabila gerak maju terganggu  libido tdk

bs disalurkan dlm nilai2 yg berorientasi ekstravert/lingkungan. Akibatnya libido diregresi ke dlm ketidaksadaran dan disalurkan dlm nilai2 intravert  Hal ini berarti : Nilai ego obyektif ditransformasikan menjadi nilai subyektif  Menurut Jung pemindahan energi regresif bukan penyesuaian diri yg buruk, justru membantu ego menemukan jalan ke depan

Regresi dan Mimpi
 Dengan melakukan regresi, ego bisa

menemukan pengetahuan yg berguna dlm ketidak sadaran yg memungkinkan utk mengatasi kegagalan  Jung : manusia hrs menaruh perhatian khusus thdp mimpi krn mimpi adlh pewahyuan dr bahan tak sadar

Mimpi & Sumber Potensi
 Jung : mimpi dipandang sbg tonggak

yg menunjukkan jalan ke arah perkembangan sumber2 potensial

Penelitian Eksperimental ttg Kompleks
 Gabungan antara word association test &

gejala2 fisiologis emosi (Jung, 1973).
 Dlm WAT : suatu daftar baku kata-kata

dibacakan kepada subyek satu persatu dan subyek disuruh menjawab dengan kata pertama yg muncul dlm pikirannya. Waktu respon dihitung dg stopwatch

Progresi dan Regresi
 Perubahan pernafasan dihitung dg

pneumograph pada dada, dan perubahan daya konduksi elektris kulit diukur dg psychogalvanometer pd telapak tangan.
 Bukti :adanya reaksi emosional yg mungkin

ditimbulkan olej kata-kata khusus pada daftar.   umum telah mengetahui bhw pernafasan dan resitensi kukit dipengaruhi oleh emosi

Progresi dan Regresi
 Jung memakai gejala ini utk menggali

kompleks-kompleks dlm diri pasien.  Waktu jawab yg lama/lambat disertai nafas tak teratur dan resistensi kulit menunjukkan bahwa kompleks sdh berhasil disentuh dg suatu kata, misal : “ ibu ”

Isi dan Metode Mimpi Jung
2 sifat mimpi : 1. Prospektif 2. Retrospektif

3 Metode Mimpi: 1. Amplifikasi 2. Rangkaian Mimpi 3. Imajinasi Aktif

Metode Amplifikasi
 Utk menjelaskan unsur tertentu dlm mimpi yg

dianggap memiliki arti simbolik yg kaya.  Beda dg asosiasi bebas  Dlm amplifikasi, org yg bermimpi diminta utk mempertahankan unsur & memberi asosiasi ganda.  Ada lambang yg banyak muka dan tak pernah diketahui maknanya

Metode Rangkaian Mimpi
 Freud : menggunakan bahan mimpi

dan asosiasi bebas tiap komponen mimpi berturut-turut.
 Jung :

 menggunakan rangkaian mimpi.  metode konsistensi internal dlm pnlt kualitatif spt mimpi, cerita, fantasi

Metode Imajinasi Aktif
 Subyek disuruh memusatkan perhatian pd

gambaran mimpi yg mengesankan tetapi tdk dpt dimengerti atau gambaran visual yg spontan dan mengamati apa yg terjadi dg gambaran itu  Fantasi2 yg ditimbulkan oleh imajinasi aktif biasanya memiliki bentuk yg lebih baik darpada mimpi2 pd mlm hari, krn fantasi tsb diterima oleh kesararan dlm keadaan jaga, bukan tidur.

Serangan thdp Jung
 Ernest Jones : Jung msk dlm filsafat semu

 Glover :

- konsep arkethipe bersifat metafisik & tidak dpt dibuktikan absurd - tdk punya konsep perkembangan yg menerangkan pertumbuhan jiwa - WAT bkn milik Jung, tp Galton dan diperkenalkan ke psikologi eksperimental oleh Wundt

Kritik & Kecenderungan dunia barat saat ini
 Jung dianggap terlalu banyak bicara ilmu

gaib, mistik & agama (yg umumnya tdk disenangi psikolog (??).  Dunia barat saat ini cenderung : introversi, fenomenologi, eksistensialisme, meditasi, kerohanian, ilmu mistik, ilmu gaib, transendensi, pemenuhan diri Jung sebagai pemimpin spiritual & intelektual gerakan revolusioner

Bagaimana dengan anda ?
 Freud atau Jung ?  Apa alasan anda ?

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->