Anda di halaman 1dari 1

Andhika Desya A (13105120) Pada percobaan giroskop dilakukan 2 buah percobaan yaitu percobaan yang pertama dengan menggunakan

beban konstan (momen luar konstan) dengan putaran spin (s) diubah-ubah selanjutnya didapat perioda dari tiap-tiap putaran putaran presesi. Dari periode tersebut akan didapat harga dari putaran presesi( p). Percobaan kedua yang dilakukan adalah dengan menjaga putaran spin (s) tetap konstan dengan momen luar yang diubahubah dengan cara mengganti beban pada lengan motor dengan perbandingan beban 2:1, didapat perioda dari tiap-tiap putaran putaran presesi. Dari periode tersebut akan didapat harga dari putaran presesi(p). Dari grafik percobaan terlihat hubungan hubungan antara parameter-parameter momen (M), kecepatan putar spin (s) dan kecepatan putar perkusi (p) menunjukkan hubungan yang linear jika salah satu parameter dan juga momen inersia rotor dianggap konstan. Hal ini juga terlihat sesuai dengan persamaan
M = I . .p s

Namun dari hasil perhitungan teoritik terlihat adanya perbedaan yang dihasilkan dengan yang dihasilkan pada percobaan . Hal ini dapat disebabkan antara lain : Kesalahan pada alat ukur kecepatan putar. Kemungkinan terjadinya gesekan yang dapat mengakibatkan perubahan pada osilasi. Percobaan kerap kali diulang akibat alat ukur ini rusak. Kesalahan karena kekurang tepatan dalam pencatatan waktu untuk periode putataran presesi. Sehingga tidak didapat putaran presesi yang sebenarnya. Kesalahan pemantauan kedudukan garis hitam pada waktu berputar. Sehingga memungkinkan terjadinya pengambilan data pada saat giroskop tidak berada dalam keadaan setimbang.