Anda di halaman 1dari 6

MERANCANG MEDIA VIRTUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN EASY JAVA SIMULATION (EJS)

Dwikoranto1 Jurusan Fisika, FMIPA, Unesa, Surabaya, Indonesia dwi_bsc.saja@yahoo.co.id

Abstrak. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelayakan media virtual dikalangan mahasiswa, dosen, dan para ahli media sebagai perangkat alternatif dalam media pembelajaran. Untuk mengetahui kelayakan media yang dibuat dilakukan dengan tahapan meliputi: (1) Menyusun angket untuk ahli media terhadap media virtual yang dibuat, (2) Menyusun angket respon mahasiswa fisika terhadap media virtual, (3) Menyusun lembar observasi aktivitas mahasiswa selama kegiatan berlangsung, (4) Melakukan uji coba terbatas. Hasil penilaian kelayakan dari ahli media tentang media virtual ini sebesar 83,35% sehingga media virtual ini dapat dikatakan layak sebagai media pembelajaran. Uji coba terbatas yang dilakukan terhadap mahasiswa fisika Universitas Negeri Surabaya angkatan 2006 sebesar 78,24% menilai layak jika media virtual dijadikan sebagai media pembelajaran untuk lebih memahami mata kuliah fisika yang bersifat abstrak dan tidak bisa dipraktekkan pada laboratorium biasa. Pada saat kegiatan dilakukan, pengamat menilai bahwa 94,96% mahasiswa fisika Universitas Negeri Surabaya angkatan 2006 sangat tertarik dengan media virtual ini. Hal tersebut dapat terlihat pada saat proses belajar mengajar dilakukan, semua mahasiswa antusias mengikuti jalannya pembelajaran dan mereka juga mencoba untuk membuat sendiri simulasi menggunakan Easy Java Simulation, dan ini membuktikan bahwa penggunaan media virtual membuat mahasiswa semakin antusias dalam belajar. Kata Kunci: Media Virtual, Pembelajaran Fisika, Easy Java Simulation

Pendahuluan
Tidak semua kegiatan belajar mengajar fisika dapat divisualkan dengan mudah dan ada alatnya, oleh karena itulah, diperlukan pengembangan dari segi fasilitas untuk media pembelajaran untuk mahasiswa yakni dengan media virtual. Dimana dengan media virtual ini mahasiswa bisa melakukan eksperimen untuk membuktikan suatu teori yang hasilnya abstrak seperti gelombang elektromagnetik. Pembuatan media virtual ini nantinya akan dirancang menggunakan komputer yang didukung dengan software. Selain itu, mahasiswa pun bisa merancang suatu simulasi tentang perkuliahan dimana teorinya bersifat abstrak dan tidak bisa dibuktikan dengan peralatan laboratorium biasa. Software yang akan dipakai dalam perancangan media virtual adalah Easy Java Simulation (EJS). Pada penelitian ini akan dikembangkan media pembelajaran untuk mahasiswa. Media pembelajaran yang akan dikembangkan yakni dengan cara merancang laboratorium virtual dalam pembelajaran gelombang elektromagnetik dengan menggunakan teknologi komputerisasi. Selanjutnya media virtual akan diterapkan di kelas yang dipilih yaitu program studi fisika reguler. Masalah yang ingin diselesaikan dalam penelitian adalah bagaimana kelayakan media virtual di kalangan mahasiswa, dosen, dan para ahli media. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan media virtual di kalangan mahasiswa, dosen, dan para ahli media sebagai perangkat alternatif dalam media pembelajaran. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah mahasiswa dapat lebih memahami materi perkuliahan tentang gelombang elektromagnetik dengan cara menggunakan media virtual untuk bisa mengetahui bentuk gelombang yang bersifat abstrak yang tidak bisa di praktekkan di laboratorium biasa. Mempermudah pihak dosen untuk mensimulasikan materi perkuliahan fisika yang bersifat abstrak dan memiliki media virtual yang dapat dijadikan fasilitas untuk mahasiswa dalam membuat suatu simulasi. Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian yang digunakan adalah melalui angket dan metode observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Metode Pembuatan A. Cara memulai Easy Java simulations

BSS_137_1_1 - 6

Untuk menjalankan software Easy Java simulations ke dalam komputer, maka diperlukan Java Software Development Kit (Java SDK) atau Jdk. Java SDK atau Jdk ini telah didistribusikan secara gratis oleh perusahaan Sun atau biasa di download melalui internet dengan alamat website http://java..sun.com. Disarankan agar menggunakan Java SDK versi terakhir. Langkah pertama, mengcopy kedua software tersebut ke hardisk komputer anda, kemudian anda harus menginstal Java SDK ke hardisk komputer anda dengan memilih direktori instalasi c:\jdk1.50_04. Untuk menginstall software Jdk cukup mudah, yaitu klik ikon atau nama file Jdk dua kali, maka akan muncul tombol Next, silahkan klik tombol Next dan ikuti perintah selanjutnya. Setelah install software Jdk sukses, selanjutnya klik folder Ejs dua kali, maka akan tampak folder Data dan folder Simulations serta aplikasi Ejs Console. Untuk memulai membuat simulasi Fisika, silahkan diklik dua kali aplikasi Ejs Console dan tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan Window sebagai berikut.

Gambar 1. Easy Java Simulations start-up console

Selanjutnya akan ditampilkan window Interface dari Ejs sebagai berikut:

Gambar 2. Easy Java Simulations user interface

Terdapat beberapa ikon dalam Workpanel Selector dan Taskbar di atas, masing-masing Introduction, Model, View, New, Open, Save, Save As, Run, Font, Option, dan Information. Ikon Introduction adalah halaman Pendahuluan yang berisi penjelasan materi yang disimulasikan, penyususun Simulasi dan informasi lain yang berupa teks dan persamaan-persamaan fisika yang digunakan dasar pembuatan simulasi. New Mengklik ikon ini, berarti membuat simulasi baru. Open Ikon ini akan membuka file simulasi yang sudah ada di hardisk. Save Ikon ini digunakan untuk menyimpan file simulasi pada disk dengan nama file yang sesuai dengan yang diisikan.. Save as Ikon ini juga digunakan untuk menyimpan simulasi dalam disk, tetap dengan nama file/direktori yang berbeda dari salah satu nama file yang sudah ada. Run Ketika ikon ini di klik Ejs akan menjalankan simulasi. Font Ikon ini untuk memilih tipe dan ukuran font bidang teks yang digunakan. Option Ini untuk modifikasi beberapa option pilihan tampilan dan sifat EJS Information Ikon ini menampilkan informasi tentang Easy Java Simulations

BSS_137_1_2 - 6

1. Cara Membuat simulasi Gelombang Elektromagnetik Terlebih dahulu kita mengklik workpanel sampai muncul enter the new name seperti gambar berikut

Gambar 3. Enter the new name

Kemudian kita tulis nama pendahuluan. Dalam pengisian di bagian pendahuluan klik kanan daerah workpanel kemudian pilih edit, setelah itu kita isi bagian dari pendahuluan seperti pada gambar berikut

Gambar 4. Pendahuluan

Setelah mengisi dan membuat pendahuluan kita akan membuat Model yang terdiri dari Variable, Initialization, Evolution, Constraints, Custom dimana bagian-bagian tersebut dibuat lagi sub-sub bagiannya. Klik Variable,kemudian kita buat sub bagiannya dengan cara klik pada bagian workpanel lalu kita buat sub bagiannya antara lain koordinat, waktu, bidang, gelombang, tampilan dimana bagian bagian tersebut diisi dengan program. a. Koordinat

Gambar 5. Variabel koordinat

b. Waktu

Gambar 6. Variabel waktu

c. Bidang

Gambar 7. Variabel bidang

d. Gelombang

BSS_137_1_3 - 6

Gambar 8. Variabel gelombang

Gambar 9. Variabel tampilan

1) Model Variabel perlu untuk diberi inisilasasi (nilai awal). Menyediakan suatu nilai awal (Initialization) untuk masing-masing variabel, diperlukan nilai awal dengan tepat dari sistem. 2) Evolutions Model Panel berikutnya, memberi label Evolutions, mempunyai arti penting khusus digunakan untuk menandai adanya harus berbuat apa simulasi ketika evolusi berjalan 3) Constraints Subpanel memberi label Constraints digunakan untuk menulis kode Ejs yang diperlukan untuk menetapkan adanya hubungan yang pasti antar variabel yang mempresentasikan system fisis yang disimulasikan. 4) Metode Custom Subpanel yang terakhir yang terkait model diberi label Custom. Panel ini dapat digunakan oleh pembuat simulasi untuk mendefinisikan metode Java. Dengan cara yang berbeda untuk panel custom terkait model, di mana peran utama dirumuskan dengan baik di dalam struktur simulasi, metoda diciptakan di dalam panel ini harus dengan tegas digunakan oleh pembuat simulasi di dalam bagian lain dari simulasi. 5) Memeriksa View Mendesain view dari simulasi memerlukan dua langkah. Pertama kita perlu membangun pohon elemen dan memberi nama masing-masing elemen. Pohon elemen ini mendeskripsikan secara grafis komponen-komponen dari view sebab masing-masing elemen nampak seperti ikon (ada pada Elements for view) yang representatif sesuai dengan fungsinya. Gambar perkakas yang ada di Elements for view (sebelah kanan bingkai) silahkan klik dan di-drag ikon gambar sesuai yang dibutuhkan, untuk dipindahkan ke Tree of Elements yang telah dirancang. Pembuat simulasi harus memberi nama ilustratif pada masing-masing elemen, untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya. Langkah yang kedua, mengedit property dari masing-masing elemen. Property adalah nilai-nilai internal yang terkait elemen itu, untuk menentukan bagaimana elemen terlihat dan berperilaku pada layar monitor. Kita mungkin tertarik dalam mengedit property dari suatu elemen untuk mengubah aspek statisnya dari grafis ( seperti bentuk, warna), atau untuk menggunakan variabel dari model untuk memodifikasi aspek dinamisnya ( ukuran atau posisi) pada layar. Mari kita lihat bagaimana kita menggunakan Properties dalam contoh simulasi gelombang elektromagetik ini.

Gambar 10.View

BSS_137_1_4 - 6

Hasil akhir tampilan simulasi gelombang elektromagnetik tampak pada gambar berikut:

Gambar 11. Hasil akhir Tampilan Gelombang Elektromagnetik

Hasil Validasi Media Setelah media virtual selesai dibuat maka dilakukan validasi kepada ahli media/dosen. Validasi dilakukan dengan mengisi angket untuk ahli media atau dosen yang meliputi format media (keterkaitan media virtual dalam mensimulasikan gelombang elektromagnetik sesuai dengan teori Fisika, keserasian warna, pemilihan musik sebagai latar belakang pendukung tampilan) dan kualitas media (kualitas desain media virtual, kualitas tampilan visualisasi gelombang elektromagnetik, interaktif media dengan pengguna). Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa persentase validasi media virtual oleh ahli media untuk uji cobanya sebesar 83,35%. Karena persentase >80% maka aktivitas mahasiswa termasuk kriteria sangat layak. Hasil Uji Coba 1. Aktivitas mahasiswa selama kegiatan berlangsung Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa persentase aktivitas mahasiswa selama pelatihan berlangsung dengan menggunakan media virtual untuk uji cobanya adalah 94,96%. Karena persentase > 80% maka aktivitas mahasiswa termasuk kriteria sangat layak. Hal ini berarti mahasiswa mengekspresikan perasaan senang selama proses pelatihan berlangsung, tidak mengeluh merasa capek, bersemangat dalam mengikuti pelatihan, mengamati media dengan seksama, tidak mengajukan pertanyaan karena kesulitan dalam membaca teks pada media, mudah memahami materi mengenai Fisika yang bersifat abstrak, melihat animasi dan mahasiswa menjadi antusias. 2. Validasi Angket Respon Mahasiswa Terhadap Media Virtual Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa respon mahasiswa terhadap media virtual selama pelatihan berlangsung yaitu sebesar 78,24 %. Karena persentasenya >65%, maka respon mahasiswa terhadap media virtual termasuk dalam kriteria layak. Hal ini berarti media virtual ini mempunyai format media dengan sistematika penyajian materi yang mudah dipahami, tata cara pengoperasian media virtual mudah, media virtual sesuai dengan teori gelombang elektromagnetik. Kualitas Media virtual ini mempunyai penyajian animasi dan audio pendukung yang menarik. Kejelasan Media media virtual ini cukup baik sehingga materi yang disajikan mudah dipahami dan tampilan simulasi gelombang elektromagnetik dapat membantu dalam pemahaman materi gelombang elaktromagnetik. Sehingga dengan menggunakan media virtual mahasiswa lebih tertarik dan lebih termotivasi dalam belajar fisika. 3. Kelayakan Media Virtual a. Validasi media oleh ahli media atau dosen
Tabel 1. Hasil Analisis Validasi Media Oleh Ahli Media

Indikator Format media Kualitas Media Rata-rata

Persentase (%) 75 91,67 83,35%

Kriteria Baik Sangat baik Sangat baik

BSS_137_1_5 - 6

b. Angket respon mahasiswa


Tabel 2.Analisis Validasi angket respon mahasiswa

Indikator Format media Kualitas Media Kejelasan media Ketertarikan mahasiswa Rata-rata

Persentase (%) 79,90 75,73 74,26 83,08 78,24

Kriteria Baik Baik Baik Sangat baik Baik

Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapt disimpulkan bahwa: 1. Media virtual dengan menggunakan software Easy Java Simulation pada pokok bahasan gelombang elektromagnetik dapat didesain dengan menggunakan software tersebut. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah keserasian warna, tampilan, pemilihan musik, animasi dan audio yang mendukung tampilan media virtual, materi yang disajikan mudah dipahami, tata-tata cara pengoperasian media yang mudah dan sesuai dengan teori gelombang elektromagnetik. Hasil validasi media virtual oleh dosen dan mahasiswa adalah sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran dengan rata-rata persentase keseluruhan indikator >80% dengan persentase tiap indikator >65% sehingga media virtual ini dapat dikatakan layak sebagai media pembelajaran. 2. Aktivitas mahasiswa selama pelatihan menggunakan media virtual mengekspresikan perasaan senang, bersemangat dan antusias dengan persentase keseluruhan >80% dengan kategori sangat layak. 3. Respon mahasiswa terhadap media virtual yang meliputi format media, kualitas media, kejelasan media dan ketertarikan mahasiswa menunjukkan persentase keseluruhan >65% dengan kategori layak. Saran Perlu ditindaklanjuti untuk membuat media virtual sebagai media pembelajaran pada materi Fisika yang lain. Media virtual ini bisa dijadikan sebagai media pembelajaran di Universitas, sekolah dari tingkat SMP hingga SMA. Karena media virtual ini dapat membantu proses belajar mengajar dan mempermudah mahasiswa dan pelajar dalam memahami materi terutamanya tentang Fisika. Selain itu, media virtual ini mudah untuk dipelajari dan dipraktekkan. Daftar Pustaka

[1] Arikunto, Suharsini. (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan [2] [3] [4] [5] [6]

Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta Alonso, Marcelo & Edward J.Finn.(1994). Dasar-Dasar Fisika Universitas Edisi Kedua. (Penerjemah Dra.Lea Prasetyo & Ir.Kusnul Hadi). Jakarta: Erlangga Haliday & Resnick.1988.Fisika.(1998) (Penerjemah Pantur Silaban Ph.D & Drs. Erwin Sucipto). Jakarta:Erlangga http//: www.madlazim.tripod.com http//:www.Politeknik Elektronika Negeri Surabaya-ITS.com Sukmadinata, Nana S.(2006).Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

BSS_137_1_6 / 6