Anda di halaman 1dari 2

RSUP. DR.

SARDJITO

RAWAT INTENSIF Nama : Umur : Jenis Kelamin : Kelas : Ruang : Instalasi : PERENCANAAN KEPERAWATAN
RENCANA TINDAKAN Kontrol infeksi (6540)

NO . RM : Lantai : EVALUASI HASIL


TANGGAL TERATASI

REKAM DIAGNOSA DAN PERENCANAAN KEPERAWATAN


TGL SHIF JAM

DIAGNOSA KEPERAWATAN /MASALAH KOLABORASI


Risiko infeksi (00004) Definisi : peningkatan risiko untuk terinvasi oleh organism pathogen Factor risiko: Penyakit kronik Imunitas didapat tidak adekuat Pertahanan primer tidak adekuat (kulit rusak, trauma jaringan, stasis cairan tubuh, perubahan sekresi pH, gangguan peristalsis) Pertahanan sekunder tidak adekuat (penurunan Hb, leucopenia, respon inflamasi ditekan) Peningkatan paparan lingkungan (pathogen) Imunosupresi Prosedur invasive Kurangnya pengetahuan untuk menghindari paparan pathogen Malnutrisi Agen farmasetik (contoh: imunosupresan) Rupture membrane amnion Trauma Kerusakan jaringan Data subyektif .......................................................................... .... Data obyektif Kerusakan jaringan: Tanda vital:.. AL:, AE:, AT: , Hb:, TP: .., Alb:., Malnutrisi: BB/TB:..../., IMT:. Prosedur invasive:..

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama.....................risiko uinfeksi teratasi, dengan kriteria hasil: Status imun (0702) Fungsi gastrointestinal klien baik Fungsi pernapasan klien baik Fungi genitourinari klien baik Temperatur tubuh klien normal (36,5 37,5 0 C) Integritas kulit klien baik Integritas mukosa klien tidak mengalami kerusakan atau kering Reaksi skin test tepat terhadap paparan Nilai WBC klien dalam rentang normal Klien tidak mengalami infeksi Klien tidak mengalami tumor Klien tidak mengalami penurunan berat badan Klien tidak mengalami kelelahan klronis Kontrol resiko (1902) Klien bebas dari tanda dan gejala infeksi Klien menunjukkan kemampuan untuk mencegah timbulnya infeksi Jumlah leukosit normal Klien menunjukkan perilaku hidup sehat Status imun, gastrointestinal, Genitourinaria normal Klien dapat menggunakan strategi untuk mengontrol nyeri Klien dapat menggunakan sistem dukungan tenaga kesehatan dan komunitas untuk mengontrol nyeri

Terapkan unversal precaution Batasi pengunjung bila perlu Beri higiene yang baik Monitor tanda dan gejala infeksi (local dan sistemik) Ajarkan teknik cuci tangan Ajarkan pada pasien dan keluarga tentang tanda dan gejala infeksi dan kapan harus melaporkannya kepada petugas Kolaborasi dokter bila ada tanda infeksi
Proteksi infeksi (6550) Ganti letak IV perifer dan dressing sesuai dengan prosedur. Gunakan kateter intermiten untuk menurunkan infeksi kandung kencing Tingkatkan cairan dan nutrisi Inspeksi kulit dan membran mukosa terhadap kemerahan, panas, drainase Pertahankan teknik aseptic dalam tiap tindakan Ganti peralatan perawatan pasien per prosedur protocol Lakukan pemeriksaan kultur bila suspek infeksi dan laporkan hasilnya pada petugas yang berwenang Tingkatkan intake nutrisi dan cairan Tingkatkan tidur dan istirahat Kelola pemberian antibiotic Ajarkan pada pasien dan keluarga cara menghindari infeksi Monitor tanda dan gejala infeksi sistemik dan lokal Nama Paraf

Nama
Penyakit kronik

Paraf

Nama Paraf