P. 1
Tanda Dan Gejala

Tanda Dan Gejala

|Views: 10|Likes:
Dipublikasikan oleh Arfin Ramadhan

More info:

Published by: Arfin Ramadhan on Jun 26, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

Tanda dan Gejala Simtomatologi ditentukan oleh hubungan anatomic nasofaring terhadap hidung, tuba Eustachii dan dasar

tengkorak § Gejala Hidung : Ò Epistaksis : rapuhnya mukosa hidung sehingga mudah terjadi perdarahan. Ò Sumbatan hidung. Sumbatan menetap karena pertumbuhan tumor kedalam rongga nasofaring dan menutupi koana, gejalanya : pilek kronis, ingus kental, gangguan penciuman. § Gejala telinga Ò Kataralis/ oklusi tuba Eustachii : tumor mula-mula dofosa Rosen Muler, pertumbuhan tumor dapat menyebabkan penyumbatan muara tuba ( berdengung, rasa penuh, kadang gangguan pendengaran) Ò Otitis Media Serosa sampai perforasi dan gangguan pendengaran § Gejala lanjut Ò Limfadenopati servikal : melalui pembuluh limfe, sel-sel kanker dapat mencapai kelenjar limfe dan bertahan disana. Dalam kelenjar ini sel tumbuh dan berkembang biak hingga kelenjar membesar dan tampak benjolan dileher bagian samping, lama kelamaan karena tidak dirasakan kelenjar akan berkembang dan melekat pada otot sehingga sulit digerakkan.
Secara garis besar gejala karsinoma nasofaring digolongkan menjadi 4 kategori : a. Gejala yang disebabkan oleh tumor primer seperti sumbatan hidung, epistaksis, gangguan pendengaran, tinitus akibat sumbatan tuba eustakius. b. Gejala neurologik akibat perluasan ke intrakaranium, sehingga menimbulkan kompresi pada saraf otak II, III, IV, V, dan VI yang termasuk sindrom petrosfenoidal. c. Gajala neurologik yang termasuk sindrom parafaring akibat perluasan ke ruang parafaring sehingga menekan saraf otak IX, X, XI, dan XII d. Pembengkakan kelenjar getah bening leher (limfadenopati) dan atau metastasis ke hati, paruparu, tulang, ginjal, dan limpa (Pandi, 1983; Asroel, 2002; dan Arima, 2006).

Prognosis
Prognosis karsinoma nasofaring secara umum tergantung pada pertumbuhan lokal dan metastasenya. Karsinoma skuamus berkeratinasi cenderung lebih agresif daripada yang non keratinasi dan tidak berdiferensiasi, walau metastase limfatik dan hematogen lebih sering pada ke-2 tipe yang disebutkan terakhir. Prognosis buruk bila dijumpai : limfadenopati, stadium lanjut, tipe histologik karsinoma skuamus berkeratinasi ( Arima, 2006).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->