Anda di halaman 1dari 1
Sutiyoso dan Pengadilan Koroner == agaikan serangan jantung koroner, kisah “3 Gubernur DET Jakarta, Sutiyoso, de- © ngan pengacilan korone Goroncrs cmt) di Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, dengan cepatmenyu- Tut ketegangan diplomatiktingkat tinge’ antara Australia dan Indonesia. Keridak- ‘mengertian mengenai pengzuilan koro ner, ditambah dugoan perilaku tidak simpatik dari petugas kepolisian, membuat kasus ini menjadi campur baur antara nasionalisme, poitk, can masalah pene- gakan hakum, Apa schenarnya pengadilan koroner? Sefatinya hanya~ leh pengadilan tingkat rendah (hnser wert) di NSW. Berope- ris sejak 1787, coroner’ court beroperas nemast buahwa seria kematian yang dianggap tidak wajar dilaporkan ddan dlakukan investigas. Ini berguna untuk: menentukan identitas korban, kapan dan hagaimana korban meningeal, serta pihak mana saja yang didhiga terlibat dalam kematian tersebut, Kehuarga korban Balibo —khususnya Brian Peters— smengajakan permintaan kepada pengadin koroner unrak memeriksa sebab-musabab kematian lima wartawan Aus tralia. Permintaan diajukan, karena kasus ini belum berumur 100 tahun untuk méemasaki masa kedaluwarsa Meskipun statusnya pengadilan, aturan main coroner’ court berbeda dengan pengadilan Australia lainnya, Alih-alih menjatubkan vonis, hasil pengadilan koroner hanya berbentuk finding” (temuan). Kalzu hasiltemuan menunjukkan ada pihak yang melakukan tindak pidana, maka polisi akan menindaklanjuti hasil remuan tersebut layaknya kasus pidana lainnya, ‘Sebmgai contoh, pengailan koroner menyelidiki sebab lkematianseseorang yang sédlang.berada dalam tahanan polis, atau kematian akibat kecelakxan transportasi. Temuan dan re kkomendasi yang diberikan pengadilan koroner ga berguna ‘untuk menghindariterulangnya kasus yang sama. Misal kkematian yang terjadi di kolam snbuat pengguilan koroner merekomendasikan a pengamanan dan keselamatan di kolam renang diperbaiki Ini artinya, penga- dian ini tidak meluk mengurusi kasus-kasus besar. Boleh jadi, mayoritas kasus yang diterima pengadilan koroner ha- nyalah kematian biasa yang tidak mengundang perhatian media massa. Dipilihnya pengacilan koroner menunjukkan keluarga korban Balibo memburuhkan temuan dan rekomendasi un tukkemudian meminta polisiatau director of uc prosecutions ‘menindaklanjuti, Kalaw temmuan koroner tidak mengindika sikan adanya tindak pidana, maka kasus ini sees baru merupakan langkah awal (essa \ ntuak Gcarma13.u%i2007 rmusabab kematian Brian Peters dan empat o ‘wan lainnya, Kalau ini perkara pidana, tentu yang berwe= rnang adalah supreme cout, bukan pengadilan koroner Pengadilan koroner dapat melakukan rmquest atau court bearing di man pihak rerkait hadir guna didengar keterangannya atau kesaksiannya, Dalam kasus Balibo, bekas Perdana Menteri Gough Whitlam turut diminta hadir dalam persidangan, Dari pemberitaan media massa Australia diketahi bahwa Mark Tedeschi Q.C. mengakw memiliki bukti keterlibatan dua militer Indonesia dalam peristiwa Balibo, Satu hal yang perlu chingat kembali, proses pembukeian di coroner net selkitherbeca dengan pengacilan keiminal Dengan kata lain, karena persidangan koroner tidak ‘menerapkan the strict rues of evidence, maka Klaim sertaalat Dbukti yang dimsliki Tedeschi masih bisadipertanyakan dari sudut hukurn pid Di ujung spektrum yang berbeda, keterangan yang dliberikan sebagian aktivis hak asasi mamusia (HAM) dan para pakar hukum di Indonesia, yang seakan-akan peng: dilan koroner bechak memerintahkan penangkapan Suti= yoso karena tuduhan pelanggaran kejahatan kemanusian, mencerminkan ketidakmengertian bahwa coroner's court tidak mengurusi pelanggaran HAM, Jadi, terlalu pagi ‘menganggap Sutiyoso atau siapa pun juga sehagai pelaku pelanggaran HAM dalam kasus Balibo hanya karena diminta bersaksi dalam pengadilan koroner. Selain dipicu oleh ketidakmengertian mengenai yurisdiksi pengadilan koroner, tingkah laku dua petugas yang membawa suratdari pengadilan koroner telah mem- ‘buat jengkel Sutiyoso, Menurut Artikel 37 UU Pengadilan Koroner Nomor 27 Tahun 1980, bila polis tidak bisa her- tema secara pribadi untuk menyampaikan perintah penga~ dilan kepada seseorang untuk hadir sebagai saksi, maka polisi bisa menitipkan surat tersebut. Polisi dapat m ‘nyampaikan surat itu Fewat resepsionis hotel tempat Suti~ yoso menginap. Jikalau polisi sampai bersikeras memasuki amar horel hanya untuk menyerahkan surat pengadilan, ‘maka patuccliuga balnwa tindakan kepolisian itu tel Janggar ketentuan yang berlaku di NSW Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kasus “serangan” koroner terhadap Bang Yos ini? Kala dul dalam kasus Schapelle Corby banyak warga Australia y ‘marah kepada Indonesia akibat ketidamengertian mere akan proses pengadilan di Indonesia, maka kali ini giliran kita yang salah paham terhadap proses pengaclilan di Australia. Syuburlah, tidak seperti penyakit jantung koro- ner yang sangat mematikan it, masalah Bang Yos dan pi- hak NSW sudah diselesaikan dengan sepucuk surat permohonan maaf. "Nadirsyah Hosen Dosen Fleas Hokum Universtas Willongong, Astalia

Beri Nilai