Anda di halaman 1dari 22

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat dan

Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan akhir kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu tahun akademik 2009-2010 kelompok 34 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli sampai 20 Agustus 2009. Adapun tujuan dari penyusunan laporan ini adalah untuk memberikan gambaran dan keterangan tentang program kerja yang telah kami laksanakan di Desa Pulorejo Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Dalam kesempatan kali ini izinkanlah kami berterima kasih kepada : 1. Bapak Azhar Muttaqin, M.S.Ag, M.Ag sebagai Dosen Pembimbing

Lapangan yang telah membimbing dan banyak memberikan masukan masukan pada kami dalam pelaksanaan program KKN-T sampai dengan pembuatan laporan akhir KKN T. 2. Bapak Nugroho Adi Wiyono, SP, sebagai Tim Pembimbing Lapangan, yang telah membimbing, membantu dan memberikan masukan pada kami selama pelaksanaan program KKN-T di Desa Kepel. 3. Kepala Desa Pulorejo beserta Staf-nya yang telah menerima dan memberikan izinnya pada kami untuk melaksanakan KKN T di Desa Pulorejo serta kerjasama yang baik dalam setiap program yang kami laksanakan. 4. Tokoh-tokoh masyarakat Desa Pulorejo, yang telah memberikan banyak informasi maupun data mengenai keadaan desa yang mana sangat kami perlukan. Kuliah Kerja Nyata-Terpadu yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), merupakan program wajib bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan studi, juga memberikan kesempatan kepada kami menanamkan kepribadian yang religius, intelektual, dan humanis. Berbagai model program KKN-T yang telah kami laksanakan sejalan dengan motivasi perubahan kondisi, pemikiran dan hasil evaluasi.

Harapan kami, semoga laporan KKN-T yang telah kami buat dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Pulorejo, maka saran dan kritik yang membangaun sangat kami perlukan sebagai perbaikan. Jombang, 20 Agustus 2009

KKN-T Kelompok 34

BAB I PENDAHULUAN A. Keadaan Geografis Desa, Luas Wilayah, Jumlah Dusun Keadaan geografis yang dimiliki oleh Desa Pulorejo Dengan kondisi yang berbeda dengan desa-desa yang lain di Kabupaten Jombang dimana kondisi tersebut adalah: 1. Ketinggian Permukaan Laut 2. Banyaknya Curah Hujan 3. Topografi 4. Suhu Udara rata-rata 1. Desa 2. Nomor Kode 3. Kecamatan 4. Kabupaten 5. Propinsi : Pulorejo : 04 : Ngoro : Jombang : Jawa Timur a. Luas Desa b. Batas Wilayah 2. Pertanahan Desa Pulorejo mempunyai sumber daya alam yang sangat berpotensi dan juga wilayahnya sangat luas. Keadaan tanah di Desa Pulorejo sangat baik untuk bercocok tanam, mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Pulorejo sebagai petani dan buruh tani. Status tanah yang ada di Desa Pulorejo didasarkan pada hak kepemilikan dan tanah milik kas desa, sedangkan untuk peruntukan tanahnya digunakan sebagai jalan desa, sawah irigasi. Untuk lebih rincinya mengenai status dan peruntukan tanah desa dapat dilihat pada tabel 1 dan tabel 2. Utara Selatan Barat Timur : Ha : : Banyuarang : Jombok : Puncangro : Badang : 110 Mdl : 5 Mm/ 4 Bulan :: 20-310 Celcius

Dalam data Monografi yang dimiliki oleh Desa Pulorejo adalah sebagai berikut:

1. Luas dan Wilayah Desa Pulorejo

Tabel 1: Jenis dan Kesuburan Tanah Uraian Luas (Ha) Warna tanah (sebagian besar) 150 Tekstur 102 Kedalaman atau kesuburan tanah 259 Jumlah 511 Sumber: Monografi Desa Pulorejo Tahun 2003 Tabel 2: Aset Tanah No Aset Tanah 1. Tidak memiliki tanah pertanian 2. Memiliki tanah kurang dari 0.1 Ha 3. Memiliki tanah antara 0.11-0.5 Ha 4. Memiliki tanah antara 0.51-1 Ha 5. Memiliki tanah lebih dari 1 Ha Sumber: Data Monografi Desa Pulorejo Tahun 2003. Data obritasi yang dimiliki oleh Desa Pulorejo sebagai berikut: - Jarak dari desa ke kecamatan - Jarak dari desa ke ibu kota kabupaten : 7 km : 17 km Jumlah orang 2265 239 610 439 129 No 1. 2. 3. Keterangan Warna abu-abu lempungan 40 cm

Jumlah dusun yang dimiliki oleh Desa Pulorejo sebanyak 7 dusun yaitu: Dusun Kwangen, Dusun Pulorejo, Dusun Santren Dusun Banjar Poh, Dusun Bodo, Dusun Katerban dan Dusun Bakalan. B. Keadaan Demografi Desa Demografi adalah suatu keadaan yang menggambarkan kondisi suatu daerah dengan indikator jumlah penduduk, penyebaran penduduk, jenis pekerjaan penduduk, komposisi penduduk, jumlah angkatan kerja. Dimana keadaan demografi Desa Pulorejo adalah sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 Dusun Kwangen Santren Pulorejo Banjarpoh Katerban Bakalan Bodo Jumlah Perempuan 220 232 465 320 285 628 611 2761 Laki-laki 209 187 420 331 250 632 606 2635

Adapun rincian penduduk Desa Pulorejo berdasarkan mata pencahariannya disajikan pada tabel 3. Tabel 3: Klasifikasi Secara Umum Petani Buruh tani Buruh/Swasta PNS Pengrajin/Industri Pedagang Peternak Petani Ikan ABRI Pengangkutan+C38 Jenis medis Pensiunan Penjahit Montir Supir Pramuwisma PRT Kontraktor Tukang Kayu Guru Swasta Jumlah Sumber: Data Monografi Desa Pulorejo tahun 2003 Menurut klasifikasi Desa a. Angkatan Kerja (penduduk usia 15-60 Tahun) No 1 2 3 4 Uraian Ibu Rumah Tangga (tidak bekerja) Masih sekolah Tidak bekerja Tenaga Kerja Formal/Non Formal Pengangguran Jumlah Jumlah 565 894 1669 227 3355 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Uraian Jumlah 1417 Orang 617 Orang 311 Orang 36 Orang 65 Orang 353 Orang 5 Orang 4 Orang 12 Orang 15 Orang 6 Orang 22 Orang 4 Orang 5 Orang 21 Orang 188 Orang 3 Orang 22 Orang 43 Orang 3149 Orang

b. Pendidikan Prasarana Pendidikan No 1 2 3 4 Uraian SLTP SD TK TPA Jumlah 1 5 3 1

Lembaga Pendidikan Agama Perpustakaan Jumlah Tingkat Pendidikan Penduduk No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Buta Huruf Tidak tamat SD Tamat SD Tamat SLTP Tamat SLTA Tamat D1 Tamat D2 Tamat S1 Jumlah

5 6

7 1 18 Jumlah 134 1117 1982 1235 814 7 5 29 5323

Wajib Belajar 9 Tahun No 1 2 3 Uraian Usia 7-15 Tahun Usia 7-15 yang masih sekolah Usia 7-15 tahun yang tidak sekolah Jumlah 847 839 9

C. Keadaan Sosial Ekonomi Desa Berdasarkan letak desa yang berada di pegunungan, secara otomatis sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sektor pertanian merupakan sumber utama pemasukan warga, terutama hasil perkebunan misalnya mlinjo, tebu dan lain sebagainya. Disamping itu, sebagian warga juga bekerja sebagai pegawai negeri atau swasta dan berdagang. Daftar Ekonomi Masyarakat 1.1 Pengangguran No Uraian Jumlah 1 Angkatan Kerja (usia 15-55 tahun) 1325 2 Penduduk usia 15-55 tahun yang masih sekolah 501 3 Penduduk usia 15-55 tahun yang menjadi ibu 1312 4 5 rumah tangga Penduduk usia 15-55 tahun yang bekerja penuh 1160 Penduduk usia 15-55 tahun yang bekerja tidak 594 tentu

1.2 Tanaman Padi No 1 2 3 4 5 Uraian Luas tanaman padi Hasil per hektar Biaya permukaan perhektar Biaya bibit perhektar Biaya obat perhektar Jumlah 87 Ha Rp. 5.600.000 Rp. 840.000 Rp. 216.000 Rp. 52.000

1.3 Tanaman Jagung No 1 2 3 4 5 Uraian Luas tanaman jagung Hasil perhektar Biaya pemupukan perhektar Biaya bibit perhektar Biaya obat perhektar Jumlah 40 Ha Rp. 5.600.000 Rp. 840.000 Rp. 216.000 Rp. 52.000

1.4 Tanaman Kedelai No 1 2 3 4 5 Uraian Luas tanaman kedelai tahun ini Hasil perhektar Biaya pemupukan perhektar Biaya bibit perhektar Biaya obat perhektar Jumlah 4 Ha Rp. 3.500.000 Rp. 210.000 Rp. 105.000 Rp. 33.000

1.5 Tanaman Lainnya (ubi kayu) No 1 2 3 4 5 Uraian Luas tanaman ubi kayu tahun ini Hasil perhektar Biaya pemupukan perhektar Biaya bibit perhektar Biaya obat perhektar Jumlah 15 Ha Rp. 7.000.000 Rp. 420.000 Rp. 275.000 Rp. -

D. Keadaan Sosial Budaya Desa Jumlah penduduk yang ada di Desa Pulorejo kurang lebih 5396 jiwa yang mayoritas mata pencaharian penduduknya sebagian besar sebagai petani. Hal ini terlihat dengan masih luasnya area yang digunakan untuk pertanian Tebu dan banyaknya penduduk yang menanam Mlinjo.

Masyarakat Desa Pulorejo memiliki tingkat pendidikan yang sudah cukup baik, itu bisa dilihat dari tingkat pendidikan penduduk yang lulus SLTA dan S1 sudah cukup banyak, oleh karena itu tingkat penghasilan penduduk desa Pulorejo juga sudah cukup baik, walaupun masih banyak penganguran, banyaknya penganguran di Desa Pulorejo itu diakibatkan tingkat kemalasan pada para remaja desa Pulorejo. Agama yang dianut oleh penduduk Desa Pulorejo adalah Agama Islam. Tradisi keagamaan juga dapat terlihat di Desa Pulorejo diantaranya adalah tahlilan bersama, hadroh yang diadakan oleh tokoh keagamaan yang ada di Desa, dan kegiatan peringatan Lailatul Ijma yang diadakan secara bergantian dari satu dusun ke dusun yang lain dan itu diadakan setiap satu bulan sekali. Berdasarkan data kependudukan Desa Pulorejo tahun 2003 tingkat kesehatan masyarakat masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Hal itu dapat terlihat dari masih tingginya angka kematian ibu melahirkan, maka program posyandu sangat mendukung peningkatan kesehatan masyarakat secara umum telah didukung oleh keberadaan Bidan desa serta penyuluhan-penyuluhan tentang kesehatan bagi masyarakat yang diadakan oleh Puskesmas Kecamatan. Sedangkan dalam aspek sosial budaya yang masih dilestarikan keberadaannya adalah semangat gotong royong, yang tercermin dalam kegiatan arisan yang diadakan ibu-ibu PKK, dan adanya acara Lailatul Ijma yang itu juga bisa dijadikan sarana untuk berkumpul warga desa dan mempererat hubungan masayarakat desa. C. Keadaan Keagamaan Di Desa Pulorejo ini, mayoritas beragama Islam yang mana untuk kegiatan keagamaan sudah lumayan bagus, kegiatan keagamaan di Desa ini terbagi dua yakni ada kelompok perempuan dan laki-laki, bagi perempuan untuk kegiatan yasinan diadakan pada malam jumat, dan untuk laki-laki diadakan pada malam senin. Namun di sini untuk setiap dusun memiliki jadwal yang berbeda-beda dalam pengadaannya. Dalam setiap satu bulan, di Desa Pulorejo juga memiliki acara hataman, yang diadakan bergilir di setiap rumah yang telah ditentukan, acara hataman itu

dilakukan dimasing-masing dusun yang ada di Pulorejo. Di Desa Pulorejo juga memiliki acara satu bulanan yang dinamakan Lailatul Ijma, yang mana kegiatan itu dilakukan di dusun yang terpilih untuk mengadakan acara tersebut dengan biaya patungan dari semua warga yang ada di Pulorejo. Banyaknya kegiatan keagamaan yang dilakukan di desa Pulorejo, bisa dipastikan untuk tingkat pengetahuan Islam yang ada di desa ini sudah cukup baik, walaupun ada beberapa dusun yang masuh kekurangan guru ngaji, anak-anak di sini juga sejak kecil sudah diajarkan untuk mengikuti kegiatan keagamaan. Di desa pulorejo jumlah musholah adalah 15 buah dan masjid ada 6 buah. Jumlah penduduk yang mememuk agama Islam adalah 5.289 orang, Kristen 31 orang, dan Hindu 3 orang. D. Lembaga Pemerintahan dan Lembaga Desa Lembaga pemerintahan dan Lembaga Desa yang ada di Desa Pulorejo, antara lain: 1. Lembaga pemerintahan a. Pemerintah Desa Pulorejo Lembaga Pemerintah yang ada di Desa Pulorejo terdiri dari 11 orang perangkat desa dengan rata-rata pendidikan yang ditempuh SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas). Untuk lebih jelasnya mengenai Struktur Lembaga Pemerintah Desa ada pada tabel di bawah ini. No 1. 2. 3. 4. 5 6 7 8 9 Jenis Aparat Desa Kepala Desa Sekretaris Desa Staf bidang pemerintahan Staf bidang pembangunan Staf bidang kesra Staf bidang umum Kasun RW RT Pendidikan SLTA SLTA SLTP SLTP SLTP SLTP SLTP SLTP/SD SLTP/SD Jumlah 1 1 1 1 1 1 7 7/9 8/35

b. Badan Perwakilan Desa (BPD) - Jumlah anggota : 13 Orang

- Pendidikan Ketua BPD 2. Lembaga Desa

: SLTA

a. Lembaga Kemasyarakatan 1. Organisasi Perempuan 2. Organisasi Pemuda 3. Organisasi Bapak-Bapak 4. Organisasi LSM b. Lembaga Ekonomi 1. Warung Kelontong 2. Toko/ Swalayan 3. Depot 4. Koprasi arga kencana 5. Bank BKD 6. Industry kerajinan emping Mlinjo 7. Usaha perternak ayam 8. Usaha keramba c. Lembaga Pendidikan 1. Taman Kanak-Kanak (TK) Jumlah guru Jumlah murid 2. SD / Sederajat a. SDN Pulorejo I, II, III, IV - Jumlah guru - Jumlah murid b. M.I - Jumlah guru - Jumlah murid 3. SLTP / MTS.S. - Jumlah guru : 13 orang : 195 murid : 1 unit : 13 orang : 30 orang : 429 murid : 2 unit : 8 orang : 139 orang : 5 unit : 38 unit : 9 unit : 1 unit : 1 unit : 1 unit : 1 unit : 1 unit : 3 unit : 2 Buah : 3 Buah : 1 Buah : 1 Buah

- Jumlah murid d. Lembaga Keamanan 1. Jumlah Poskamling 2. Jumlah Hansip

: 334 siswa

: 15 unit : 98 orang : sangat baik

3. Bentuk partisipasi masyarakat dalam siskamling

BAB II IDENTIFIKASI SUMBER DAYA

(Potensi Desa) A. Alam Keadaan Alam desa Pulorejo adalah kering dan panas serta berdebu. Serta di Desa pulorejo memiliki dua jenis tanah yakni tanah sawah dan tanah kering yang selanjutnya akan dijelaskan pada tabel yang ada dibawah ini : No 1 2 Tanah Sawah Irigasi teknis Irigasi Semi Teknis Tanah Kering Tegal/lading Permukiman Luas Ha 235,421 19,000 Luas Ha 150,000 106,579

Di desa Pulorejo ini juga memiliki komoditas tanaman pangan yang mana dari setiap tanaman pangan memiliki luas tanah yang berbeda antara lain: a. Jagung b. Kacang Kedelai c. Kacang Tanah d. Kacang Panjang e. Ubi Kayu f. Ubi Jalar g. Cabe h. Tomat i. Terong : 37 Ha : 3 Ha : 5 Ha : 5 Ha : 20 Ha : 3 Ha : 4 Ha : 2 Ha : 4 Ha

Curah hujan di desa Pulorejo adalah 4 Mm per jumlah bulan hujan yakni 4 Bulan. Dan tinggi tempat hujan di Desa Pulorejo adalah 110 Mdl, sedangkan kesuburan tanah di desa Pulorejo adalah 259 Ha. B. Potensi Tiap Dusun Di desa Pulorejo, kecamatan Ngoro dan Kabupaten Jombang ini memiliki potensi di bidang pertanian, yaitu tanaman Melinjo yang dengan sengaja memang dikembangkan oleh sebagian besar masyarakat desa, selain mlinjo di beberapa dusun yang ada di Pulorejo ini memiliki pertanian tebu, karena itulah sebagian dari penduduk desa Pulorejo bekerja sebagai petani. Dusun yang memiliki potensi mlijo

antara lain dusun Kwangen, dusun Banjar poh, dusun Pulorejo, sedangkan yang memiliki potensi pertanian tebu adalah dusun Bodo, dusun Paterban, dusun Bangkalan. Dari sektor ekonomi, masyarakat desa Pulorejo ini mengembangkan home industri dari Mlinjo untuk dijadikan kripik, namun disini hasil atau rasa dari kripik mlinjo yang ada di Desa Pulorejo ini hanya ada dua rasa, yang mana rasa dari keduanya itu sudah sangat umun dimasyarakat biasanya hasil dari panen mlinjo ini sudah ada pemasoknya dari luar desa Pulorejo. Pengembangan dalam skala besar belum pernah terjadi, dikarenakan cara penduduk Pulorejo dalam menjual hasil panen itu hanya dititipkan di toko-toko terdekat. Untuk pertanian tebu di desa Pulorejo ini sudah cukup baik, karena tebu yang sudah dipanen bisa langsung di distribusikan ke pabrik gula, baik yang ada di daerah jombang maupun di luar daerah jombang. Selain pertanian tebu dan mlinjo di Pulorejo juga memiliki komoditas buah-buahan dan pekebunan yang dibudidayakan antara lain : No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Uraian Jeruk Nipis Mangga Rambutan Papaya Durian Pisang Semangka Bengkuang Tebu Kelapa Luas Ha 1 3 5 4 2 7 3 3 72 6

Selain pertanian dan perkebunan di desa Pulorejo juga memiliki potensi dibidang perternakan antara lain : No 1 2 3 4 5 Uraian Sapi Kambing Ayam rabat petelor Kelinci Wallet Jumlah 281 233 5000 500 6000

Jumlah C. Keahlian Mata Pencarian

12014

Mata pencaharian utama masyarakat di desa Pulorejo ini adalah pertanian, tapi di sini masih banyak penduduk yang tidak memiliki lahan pertanian, terutama untuk pertanian jenis tebu, kebanyakan mereka bekerja sebagai buruh atau mengerjakan tanah orang lain. Sebagian waktu masyarakat desa Pulorejo dihabiskan bekerja sebagai petani, namun ada beberapa masyarakat Pulorejo yang bekerja sebagai guru dan dokter, namun jumlahnya tidak begitu banyak. Keahlian yang dimiliki oleh ibu-ibu desa Pulorejo adalah membuat emping Mlinjo yang nantinya akan dipasarkan ketoko-toko terdekat. Selain bekerja sebagi pembuat emping Mlinjo, ibu-ibu desa Pulorejo juga bekerja sebagai buruh tani dan sebagai guru.

BAB III PROGRAM DAN PELAKSANAAN

A. Program Kerja dan Sasaran Dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Pada Masyarakat kali ini yang dilaksanakan di Desa Pulorejo Kec. Ngoro, Kab. Jombang. Adapun salah satu program yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus adalah lomba-lomba, dan

yang menjadi sasaran kegiatan Agustus adalah warga dusun Kwangen, yang mana dusun Kwangen adalah dusun terdekat dengan lokasi tempat tinggal KKN-T kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Malang. Ada dua macam lomba yang akan diadakan pada 17 Agustus 2009 yakni lomba yang diperuntuhkan untuk ibu-ibu dan yang kedua lomba yang diperuntuhkan untuk anak-anak. Ada pun lomba yang di tujukan untuk ibu-ibu adalah, lomba memasukkan benang dalam jarum, lomba membawah tampah, dan lomba tarik tambang. Sedangkan untuk anak-anak adalah lomba makan krupuk, membawa klereng, memukul air, memasukkan paku dalam botol dan lomba mengambil koin. B. Langkah-langkah Pelaksanaan Lomba dimulai pukul 15:00 sore dan berakhir pukul 18:30. lomba di bagi menjadi dua tempat, tempat pertama dikhususkan untuk semua lomba yang diikuti oleh Ibu-ibu dan tempat yang kedua di khususkan untuk lomba yang diikuti oleh anak-anak. Perlombaan awal yang dianak-anak adalah lomba makan krupuk, sedangkan di ibu-ibu adalah lomba memasukkan benang dalam jarum. Kemudian setiap lomba dilakukan secara berurutan. Untuk penilaian pada masing-masing lomba dilakukan pada saat lomba, sehingga ketika lomba berakhir, hasil pemenang juga sudah ditentukan, dan untuk pembagian hadiah lomba dilakukan pada malam hari tepatnya pukul 19:00 di balai desa, pembagian hadiah dilakukan bersamaan dengan perpisahan kewarga desa pulorejo. C. Problematika yang Dihadapi Pada dasarnya tidak ada problematika yang berarti dalam perlombaan 17 Agustus, hanya saja pada saat lomba memasukkan benang dalam jarum, sedikit mengalami kendala yang akhirnya lomba di ulang,kendalanya adalah adanya ibuibu yang protes karena lubang jarum yang digunakan tidak sama besarnya, akhirnya lomba pun di ulang, namun kejadian itu tidak berpengaruh apa pun terhadap kemeriaan lomba, dan selebihnya berjalan dengan baik.

D. Faktor Penghambat dan Pendukung Pelaksanaan Program. Faktor Penghambat Waktu yang sempit membuat persiapan lomba tidak maksimal, dan banyaknya panitia yang sakit membuat lomba untuk 17 Agustus menjadi tertunda, yang semula lomba diadakan pada tanggal 15-18 Agustus menjadi satu hari yakni tanggal 18 Agustus dengan waktu yang sangat terbatas. Faktor Pendukung Antusias warga yang begitu besar membuat lomba ini menjadi semakin semarak dan menarik, dan banyaknya peserta dalam setiap perlombaan menjadikan lomba semakin berwarna dan menyenangkan. Faktor pendukung lainnya adalah kekompakan panitia membuat lomba berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. E. Tabulasi Kegiatan dan Hasil Kegiatan Harian

Tanggal 23-07-09 24-07-09 25-07-09 26-07-09 27-07-09 28-07-09 29-07-09 30-07-09 31-07-09 01-08-09 02-07-09 03-07-09

Waktu 15:00 15:00 19:00 16:00 19:00 12:00 16:00 09.45 14:00 15:30 11:00 15:30 10:00 15:30 10:30 15:30 18:30 15:00 10:00 15:30 12:30 12:00 14:30

Nama Kegiatan Pendekatan ke warga Pendekatan ke warga Tahlilan dirumah warga Mengambil kotoran sapi untuk bahan pupuk Pertemuan rapat warga hasil pemilu Mencari bamboo untuk bahan kerajinan tangan Membeli peralatan untuk sosbud Sosialisasi Ibu ibu hamil Mengajar anak-anak TPA mengaji di mushola kwangen Membantu teman dari bidang pendidikan mengajar SD Mengajar ngaji di musholah kwangen Les dibalai desa bidang IPS Seminar kewirausahaan Mengajar SD Pulorejo II kelas IV IPS Penyuluhan kewirausahaan kripik tempe MeMengajar SD kelas V IPS Ikut Nyasinan ibu-ibu di Kwangen Penyuluhan kerajinan tangan dari bahan bekas Koordinasi Program mingu ke II MeMengajar SD kelas IV IPS Hataman di Kwangen Ke Bu Lurah bayar Living kost Mengajar Ngaji

04-07-08 05-07-09 06-07-09 08-07-09 09-08-09 10-08-09 12-08-09 15-08-09 16-08-09 17-08-09 18-08-09 19-08-09 20-08-09

15:30 10:00 13:00 03:30 10:00 15:30 15:00 10:00 18:30 15:30 19:00 19:00 15:30 15:00 15:00 07:00

Mengajar SD bahasa Indonesia Bersih-bersih balai desa Koordinasi Mengajar SD kelas 4 IPS Bikin topi untuk TK Mengajar SD IPS kelas 6 Seminar pendidikan Regional Penyuluhan Narkoba Tabliq akbar Mengajar SMP Matematika Nonton Bareng di Kwangen Perpisahan KKN dan Syukuran 17 Agustus Di Kelurahan Penutupan Mengajar di SD Pulorejo Lomba 17 Agustus 2009 Berpamitan kerumah-rumah warga desa, khususnya dusun Kwangen Pulang ke malang

BAB IV KESIMPULAN A. Kesimpulan Desa Pulorejo merupakan salah satu desa diantara beberapa desa di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Adapun salah satu kegiatan yang dilakuakn adalah kegiatan 17 Agustus 2009 yang diadakan di dusun Kwangen. Selain untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia lomba-lomba tersebut juga diadakan untuk mengakrabkan diri dengan warga sebelum KKN-T berakhir. Banyaknya lomba membuat keakraban antara Warga dengan kelompok KKN-T menjadi semakin akrab, dan suasana yang meriah tercipta disetiap perlombaan.

B. Saran Dalam melaksanakan program KKN-T sangat penting menjalin hubungan yang baik dengan perangkat desa, Karang Taruna dan masyarakat desa setempat agar dalam pelaksanaan program mandapat respon yamg baik dari masyarakat desa. Komunikasi yang baik antara panitia juga sangat penting untuk dilakukan, agar dalam setiap kegiatan bisa berjalan dengan baik.

BAB V

REKOMENDASI
A. Evaluasi

Bahwa dalam pelaksanaan program KKN T kelompok 34 di desa Pulorejo sangatlah lancar dimana dalam pelaksanaan program tersebut tidak luput dari kerjasama dengan berbagai pihak di desa Pulorejo, yaitu perangkat Desa (Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua LPKMD), pemuda desa dan pihak pemerintah setempat serta anggota-anggota kelompok 34 yang sangat membantu program dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu. Dalam pelaksanaan program dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu pasti ada hambatan dan rintangan, baik dari internal kelompok maupun dari external.kelompok. namun rintangan dan hambatan tersebut dapat dilalui dengan baik karena adanya kerjasama antara anggota kelompok dan perangkat desa setempat. B. Saran Kami memberikan masukan kepada teman-teman KKN-T yang akan ditempatkan di Desa Pulorejo berikutnya, untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat, baik dengan perangkat desa maupun dengan Karang Taruna yang ada di desa tersebut dan juga menjaga hubungan baik dengan kelompok tani yang ada di desa Pulorejo, karena kita tidak bisa melakukan apa-apa tanpa bantuan mereka dan kami berpesan pada LPM (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Muhamdiyah Malang untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Terpadu ke depan dan desa yang layak untuk dijadikan tempat atau lokasi KKN-T lagi karena masyarakat sekitar memerlukan masukan masukan berupa penyuluhan-penyuluhan atau pelatihan pelatihan tentang berbagai hal yaitu pertanian dan perekebunan, hukum perpajakan serta kewirausahaan.

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR KELOMPOK 34 DESA PULOREJO KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG
Jombang, 20 Agustus 2009 Koordinator Desa Sekretaris

Eko Desta A

Pinkan Utami

Mengetahui Dosen Pembimbing Lapangan Tim Pembina Lapangan

Azhar Muttaqin, M.S.Ag, M.Ag Mengesahkan

Nugroho Adi Wiyono, SP

Kepala Desa Pulorejo

Lampiran 1

Susunan Kepanitiaan Lomba 17 Agustus SC : Dyah Ayu Kusumastuti Yeni Setiyane Y Ketua Pelaksana : Ade Untoro Bendahara : Resti P Sekretaris : Pinkan Co acara : Eko Desta Biyung Tyo Ririn Co Konsumsi: Indah Riska Tia Dwi Co Dekdok: Simon Aas Ginar Hudil Co Perlengkapan : Rudi Aprilianto Adi P Mita Nurul Co Humas : Bobby Putri Arsyad Ayung Adi Ismail

Lampiran 2