Anda di halaman 1dari 40

ASSALAMU ALAIKUM WR.WB.

MANAJEMEN BK
Kegiatan mengelola bimbingan dan konseling

SETIAWATI
Jurusan PPB FIP UPI

Oleh :

SOSOK PRIBADI MANUSIA INDONESIA YANG DICITA-CITAKAN

Tujuan Pendidikan Nasional (UU No. 20/2003 : (1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME (2) Berahlak mulia (3) Memiliki pengetahuan dan keterampilan (4) Memiliki kesehatan jasmani dan rohani (5) Memiliki kepribadian yang mantap dan mandiri (6) Memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Implikasi imperatif harus memantapkan proses pendidikan bermutu ke arah pencapaian tujuan tersebut.

PENDIDIKAN BERMUTU
efektif atau ideal harus mengintegrasikan tiga bidang kegiatan utamanya secara sinergis, yaitu (1) bidang administratif dan kepemimpinan, (2) bidang instruksional atau kurikuler, dan (3) bidang bimbingan dan konseling.

Upaya memfasilitasi : Perkembangan potensi peserta didik, yang meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier. Pencapai tugas-tugas perkembangannya aspek fisik, emosi, intelektual, sosial, dan moral spiritual. Pengembangan pribadi peserta didik sebagai makhluk yang berdimensi biopsikososiospiritual biologis, psikis, sosial, dan spiritual.

Agar KONSELI dapat :


1.

Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupannya di masa yang akan datang;

2.

Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal mungkin;


Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, masyarakat serta lingkungan kerjanya.

3.

4.

Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.

1.

2. 3.

4.

Mengenal dan memahami potensi, kekuatan dan tugas-tugas perkembangannya; Mengenal dan memahami potensi atau peluang yang ada di lingkungannya; Mengenal dan menentukan tujuan dan rencana hidupnya serta pencapaian tujuan tersebut; Memahami dan mengatasi kesulitankesulitan sendiri;

5. Menggunakan kemampuannya untuk kepentingan dirinya, kepentingan lembaga tempat bekerja dan masyarakat; 6. Menyesuaikan diri dengan keadaan dan tuntutan dari lingkungan; dan

7. Mengembangkan segala potensi dan kekuatan yang dimilikinya.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Pemahaman potensi dan lingkungannya Fasilitasi pertumbuhan dan perkembangan Penyesuaian diri dgn diri dan lingkungannya Penyaluran menyalurkan bakat dan minat Adaptasi penyesuaian prog pend thd siswa Pencegahan antisipasi agar masalah tdk dialami Perbaikan kekeliruan berpikir, berperasaan,berkehendak Penyembuhan bagi konseli telah mengalami masalah Pemeliharaan menjaga dan mempertahankan Pengembangan kon proaktif membantu konseli

PERENCANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

DESKRIPSI KEBUTUHAN
RASIONAL, VISI, MISI, TUJUAN

KOMPONEN PROGRAM
RENCANA OPERASIONAL PENGEMB. TEMA DAN SATLAY EVALUASI DAN TINDAK LANJUT

1. Rasional
2. Visi

dan Misi 3. Deskripsi Kebutuhan 4. Tujuan 5. Komponen Program

Rencana operasional (Action Plan) 7. Pengembangan Tema/Topik 8. Pengembangan Satuan Layanan 9. Evaluasi 10.Anggaran
6.

ITP : 1. LANDASAN HIDUP RELIGIUS 2. LANDASAN PERILAKU ETIS 3. KEMATANGAN EMOSIONAL 4. KEMATANGAN INTELEKTUAL 5. KESADARAN TANGGUNG JAWAB 6. PERAN SOSIAL SEBAGAI PRIA ATAU WANITA 7. PENERIMAAN DIRI DAN PENGEMBANGANNYA 8. KEMANDIRIAN PERILAKU EKONOMIS 9. WAWASAN DAN PERSIAPAN KARIR 10. KEMATANGAN HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEBAYA 11. PERSIAPAN DIRI UNTUK PERNIKAHAN DAN HIDUP BERKELUARGA

ASPEK

KEIMANAN DAN KETAQWAAN KEPADA TUHAN YME TAHAP DAN TUJUAN : Pengenalan : Mengenal arti dan tujuan beribadah Akomodasi : berminat mempelajari arti dan tujuan ibadah Tindakan : melakukan berbagai kegiatan ibadah dengan kemauan sendiri

Pengenalan

: Mengenal jenis-jenis norma dan memahami alasan pentingnya norma dalam kehidupan Akomodasi : Bersikap positif terhadap norma Tindakan : berperilaku sesuai dengan norma yang dijunjung dalam masyarakat

Pengenalan

: mengenal emosi sendiri dan cara mengekspresikan secara wajar (tidak kekanak-kanakan atau impulsif) Akomodasi : berminat untuk lebih memahami keragaman emosi sendiri dan orang lain Tindakan : dapat mengekspresikan emosi atas dasar pertimbangan kontekstual (norma/budaya)

Pengenalan

: Mengenal cara belajar efektif, pemecahan masalah dan pengembilan keputusan. Akomodasi : memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif, berminat untuk melatih memecahkan masalah. Tindakan : dapat memecahkan masalah dan mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang matang, bertanggung jawab atas resiko yang mungkin terjadi

Pengenalan

: memahami pentingnya berperilaku yang bertanggung jawab dalam kehidupan sosial Akomodasi : memiliki sikap-sikap sosial dalam berinteraksi sosial dengan orang lain yang bersifat heterogin (multi etnis, budaya dan agama), seperti sikap altruis, empati, kooperatif, kolaboratif dan toleran. Tindakan : berperilaku sosial yang bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan orang lain

1. Pelayanan

dasar

bimbingan 2. Pelayanan responsif 3. Perencanaan individual 4. Dukungan sistem

Pengertian : proses pemberian bantuan kepada seluruh peserta didik melalui kegiatan penyiapan pengalaman terstruktur secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka mengembangkan perilaku jangka panjang sesuai dengan tahap dan tugas-tugas perkembangan (standar kompetensi kemandirian) yang diperlukan dalam pengembangan kemampuan memilih dan mengambil keputusan dalam menjalani kehidupannya Diperlukan asesmen awal

Tujuan : perkembangan normal, mental yang sehat, memperoleh keterampilan dasar hidup. 1. Memiliki kesadaran (pemahaman) tentang diri dan lingkungannya. 2. Mampu mengembangkan keterampilan untuk mengidentifikasi tanggung jawab atau seperangkat tingkah laku yang layak bagi penyesuaian diri dengan lingkungannya. 3. Mampu menangani atau memenuhi kebutuhan dan masalahnya. 4. Mampu mengembangkan dirinya dalam rangka mencapai tujuan hidupnya.

Pengertian pemberian bantuan kepada


peserta didik yang menghadapi kebutuhan dan masalah yang memerlukan pertolongan dengan segera tidak segera menimbulkan gangguan dalam pencapaian tugas perkembangan

Ragam bantuan konseling individual,


konseling krisis, konsultasi dengan orang tua, guru, alih tangan.

Asesmen ITP, AUM, angket, wawancara,


observasi, sosiometri, absensi, psikotes.

Tujuan :
1.

Mengatasi hambatan atau kegagalan dalam mencapai tugas perkembangan

2. Mengintervensi masalah-masalah atau kepedulian pribadi peserta didik yang muncul segera dan dirasakan saat itu

Fokus pengembangan : 1. Merasa cemas tentang masa depan 2. Merasa rendah diri 3. Berlaku impulsif 4. Bolos 5. Malas 6. Kurang bisa bergaul 7. Malas beribadah 8. Pergaulan bebas 9. Tawuran 10. Manajemen stress 11. Masalah dalam keluarga

Pengertian : bantuan agar peserta didik mampu merumuskan dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depan berdasarkan pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungannya. Diperlukan : kegiatan orientasi, informasi, konseling individual, rujukan, kolaborasi, advokasi

Tujuan :
1.

Memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya


Mampu merumuskan tujuan, perencanaan, atau pengelolaan terhadap perkembangan dirinya Dapat melakukan kegiatan berdasarkan pemahaman, tujuan, dan rencana yang telah dirumuskannya.

2.

3.

Fokus pengembangan
1.

Pengembangan konsep diri yang positif Pengembangan keterampilan sosial yang efektif

2.

1.

Pengembangan jejaring (networking)


Kegiatan managemen (pengembangan program, pengembangan staf, pemanfaatan sumber daya manusia, pengembangan kebijakan)

2.

1. Asesmen lingkungan harapan sekolah/madrasah dan masyarakat (orang tua), sarana dan prasarana pendukung program bimbingan, kondisi dan kualifikasi konselor, dan kebijakan pimpinan. 2. Asesmen kebutuhan atau masalah peserta didik aspek fisik, masalah kepribadian, tugas perkembangan.

Pelayanan Dasar

1. Bimbingan Kelas 2. Pelayanan Orientasi 3. Pelayanan Informasi 4. Bimbingan Kelompok 5. Pelayanan Pengumpulan Data (Aplikasi Instrumentasi)

Pelayanan Responsif
1. 2. 3. 4.

5.
6. 7. 8. 9.

Konseling Individual dan Kelompok Referal (Rujukan atau Alih Tangan) Kolaborasi dengan Guru Mata Pelajaran atau Wali Kelas Kolaborasi dengan Orang Tua Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait di luar Sekolah/ Madrasah Konsultasi Bimbingan Teman Sebaya (Peer Guidance/ Peer Facilitation) Konferensi Kasus Kunjungan Rumah

Perencanaan Individual
1. Merumuskan tujuan, dan merencanakan kegiatan )alternatif kegiatan yang menunjang pengembangan dirinya, atau kegiatan yang berfungsi untuk memperbaiki kelemahan dirinya 2. Melakukan kegiatan yang sesuai dengan tujuan atau perencanaan yang telah ditetapkan 3. Mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukannya

Dukungan Sistem
1. Pengembangan Profesi 1) in-service training 2) aktif dalam organisasi profesi 3) aktif dalam kegiatan ilmiah 4) melanjutkan studi 2. Manajemen Program bermutu (sistematis dan terarah)

1. Maksud dan tujuan 2. Fungsi 3. Aspek-aspek yang dievaluasi 4. Langkah-langkah evaluasi 5. Akuntabilitas kejelasan program, proses, implementasi dan hasil yang dicapai

1. Kesesuaian antara program dengan pelaksanaan 2. Keterlaksanaan program 3. Hambatan-hambatan yang dijumpai 4. Dampak pelayanan bimbingan terhadap KBM 5. Respon peserta didik, personel sekolah/ madrasah, orang tua dan masyarakat terhadap pelayanan bimbingan 6. Perubahan kemajuan peserta didik

1. Merumuskan masalah atau instrumentasi 2. Mengembangkan atau menyusun instrumen pengumpul data 3. Mengumpulkan dan menganalisis data 4. Melakukan tindak lanjut (follow up) memperbaiki atau mengembangkan

1. Mengamati partisipasi dan aktivitas peserta didik dalam kegiatan pelayanan bimbingan 2. Mengungkapkan pemahaman peserta didik tas bahan-bahan yang disajikan atau masalah yang dihadapinya 3. Mengungkapkan kegunaan pelayanan bagi peserta didik sebagai hasil dari partisipasi/aktivitasnya dalam kegiatan pelayanan bimbingan

4. Mengungkapkan minat peserta didik tentang perlunya pelayanan bimbingan lebih lanjut 5. Mengamati perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu 6. Mengungkapkan kelancaran proses dan suasana penyelenggaraan kegiatan pelayanan

1. 2. 3.

4.
5. 6.

Kepala Sekolah/ Madrasah dan Wakasek/Madrasah Koordinator BK Konselor Guru Mata Pelajaran/ Praktik Wali Kelas Staf Administrasi