Anda di halaman 1dari 9

ALJABAR LINIER ELEMENTER

KELOMPOK 13











JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2012
HOMOMORFISME RING DAN SIFAT-SIFATNYA

I. Homomorfisme Ring
Di dalam Teori Grup telah dibahas tentang homomorfisma grup, yaitu pemetaan f dari grup (G,*) kegrup (H,#) yang
mempunyai sifat a,beG berlaku:
f(a * b) = f(a)# f(b).
Berhubung di dalam ring dikenal dua operasi biner, maka pengertian homomorfisma ring juga merupakan perluasan dari
homomorfisma grup yang dikenakan terhadap dua operasi biner yang ada pada ring tersebut.

II. Pengertian Homomorfisme Ring
Definisi :
Misal diberikan ring (R, - , - ) dan (S ,#, $) maka pemetaan f : R S disebut Homomorfisme ring jika a,be R berlaku :
1) f ( a - b ) = f(a) # f(b)
2) f ( a - b ) = f(a) $ f(b)
Di dalam definisi di atas, kita membedakan notasi dua operasi yang didefinisikan pada ring R dan S tetapi di beberapa buku
digunakan notasi yang sama .
Jika f adalah fungsi Onto maka dikatakan bahwa R Homomorfik kepada S atau S adalah bayangan homomorfik dari R dan
ditulis R ~S.


Contoh :
Diket : (M
2 x 2
, +, x) dengan input Z
Di definisikan : M
2x2
= *


+ dimana a, b,c,d Z
Diberikan fungsi g: M
2x2
M
2x2
dengan g(a) = a
Adib : g Homomorfisme
Adit : g(a+b) = g(a) + g(b)
g *


+ *


+ ) = g *


+
= *


+
= *


+
= g *


+ + g *


+
= g(a) + g(b) , terbukti bahwa g(a+b) = g(a) + g(b) maka g homomorfisme.
III. Sifat-sifat Homomorfisme
a. Teorema 1 :
Jika(R, - , - ) dan (S , # ,$) adalah ring
dan f : RS adalah Homomorfisme maka berlaku sifat - sifat :
(i) f(I
R
) = I
S
..............I
R
adalah identitas operasi - di R
f(I
R
) = I
S
..............I
S
adalah identitas operasi # di S
(ii) f(a
-1
) = [f(a)]
-1
untuk setiap a e R ( Berlaku pada operasi pertama dan tidak berlaku pada operasi ke-dua kecuali jika
ringnya RS , maka berlaku pada kedua operasi )
Bukti :
(i) jika a e R berlaku a - I
R
= a
Mak f (a - I
R
) = f(a)
f(a) # f(I
R
) = f(a)
berarti f(I
R
) adalah identitas kanan di S atau f(I
R
) = I
S
Dari sebelah kiri I
R
-a = a
Maka f (I
R
-a ) = f(a)
f(I
R
) # f(a) = f(a)
berarti f(I
R
) adalah identitas kiri di S atau f(I
R
) = I
S
Jadi f (I
R
) = I
S
(ii) Jika ae R berlaku 1). a - a
-1
= I
R

2). a o a
-1
= I
S
Maka f(I
R
) = I
S
sehingga f(a - a
-1
) = f(I
R
)
f(a) # f(a
-1
) = I
S
[f(a)]
-1
= f(a
-1
)
ini berarti f(a
-1
) adalah invers kanan dari f(a) di S atau [f(a)]
-1
= f(a
-1
)
begitu pula untuk a
-1
- a = I
R
sehingga f(a
-1
- a ) = f(I
R
)
f(a
-1
) # f(a) = I
S

[f(a)]
-1
= f(a
-1
)
ini berarti f(a
-1
) adalah invers kiri dari f(a) di S atau [f(a)]
-1
= f(a
-1
)
Karena invers kanan = invers kiri , jadi [f(a)]
-1
= f(a
-1
)
Contoh I :
Misal (M
2 x 2
, +, x) dan (M
2 x 2
, +, x) adalah ring , misal g: M
2x2
M
2x2
dengan g(a) = a adalah homomorfisme a M
2x2,
I= *


+...... I
1
adalah identias operasi (+) di M
2x2,
ring pertama
I
2
= *


+...... I
2
adalah identias operasi (+) di M
2x2,
ring kedua
*


+ *


+ = *


+
g (*


+ *


+) = g*


+
g(*


+) + g (*


+) = g(*


+)........................g Homo
g(*


+) = g(*


+)........................ Teorema I ( identitas , a+ I
1
= a)
ini berarti bahwa g(I
1
) adalah identitas kanan di Z
2
(M
2x2
) atau g(I
1
)= I
2
b. Teorema 2 :
Jika (R
1
, - , - ) dan (R
2
, # , $) adalah ring
makaf : R S adalah Homomorfisme
Maka f(R) adalah subring dari S
Bukti : f(R) adalah subring dari S
Akan ditunjukkan : dengan syarat perlu dan cukup bagi f(R) =C menjadi subring yaitu
f(a) , f(b) e f(R) maka berlaku f(a) #[f(b)]
-1
e f(R) dan f(a) $ [f(b)] e f(R)
(i) Ie R maka f(I) e f(R) .............. (dari Teorema 1)
ini berarti f(R) =C
(ii) a e R dan b e R a e R dan b
-1
e R ..... Karena R ring
sehingga berlaku a - b
-1
e R


selanjutnya f(a - b
-1
) e f(R)
f(a) # [f(b
-1
)] e f(R) .............. Karena f homo
f(a) # [f(b)]
-1
e f(R) .............Sifat (ii) pada teorema 1
kemudian a e R dan b e R a - b e R
sehingga f(a - b) e f(R)
f(a) $ [f(b)] e f(R)
Jadi f(R) adalah subring dari S
Contoh :
Diberikan (M
3
, +,x) dan (M
6
, +,x) adalah ring ,misal g: M
3
M
6
dimana M
3
={0,1,2) dan M
6
={0,1,2,3,4,5}, Jika g(a) = a
g(M
3
)= M
6
g(a x b) g(M
3
) Tabel 1.
g(M
3
)= {0,1,2} g(a) x g(b) g(M
3
)
maka :
g(1+2
-1
) g(M
3
) f(1 x 2) g(M
3
) , dimana 1,2 M
3

g(1)+ g(2
-1
) g(M
3
) f(1) x f( 2) g(M
3
)
1+ 1 g(M
3
) 1 x 2 g(M
3
)
2 g(M
3
) 2 g(M
3
)
g (M
3
) adalah subring dari M
6

+ 0 1 2
0 0 1 2
1 1 2 1
2 2 0 1

c. Teorema 3 :
Setiap bayangan homomorfik dari sebuah Ring Komutatif (RK) adalah juga Ring Komutatif(RK).
Teorema ini dapat dijelaskan sebagai berikut
Misal (R, - , - ) dan (S , # , $) adalah Ring.
Misal f: RS adalah Homomorfisme (homomorfisme sudah menjamin onto)
Adib:R Komutatif S Komutatif
Adit:a,be R berlaku a o b=b o af(a) $ f(b)=f(b) $ f(a) di S
Bukti : Misal x,y eS
karena f adalah onto maka - a, be R sehingga f(a)=x dan f(b)=y
sehingga x $ y = f(a) $ f(b)
f(a) $ f(b) = f(a o b) ... f homo
= f(b o a) ... R komutatif
=f(b) $ f(a) ... f homo
=y $ x
diperoleh x $ y=y $ x atau f(a) $ f(b) = f(b) $ f(a) Jadi, S Komutatif

Contoh :
Misal (M
3
, +,x) adalah ring
Ambil 1 ,2 M
3
diberikan fungsi g : M
3
M
3
, g homomorfisme,dengan g(a) = a
1 + 2 = g (1) + g (2) ..................(dikenai fungsi g)
= g (1+ 2) ..................( g homo)
= g (2+ 1) ..................( g komutatif)
= g (2) + g (1)
= 2+ 1