Anda di halaman 1dari 8

PERATURAN DINAS PENDIDIKAN DASAR KABUPATEN BANTUL

NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SEKOLAH DASAR DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KABUPATEN BANTUL TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DINAS PENDIDIKAN DASAR KABUPATEN BANTUL Menimbang : a. bahwa kegiatan penerimaan peserta didik baru perlu dilaksanakan untuk menerima peserta didik secara tepat dalam rangka memperoleh layanan pendidikan; b. bahwa pelaksanaan penerimaan peserta didik baru harus dilaksanakan dengan demokratis, transparan, efektif, efisien, dapat dipertanggungjawabkan dan tidak diskriminatif; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b maka perlu menetapkan Petunjuk Teknis Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menegah Pertama di Kabupaten Bantul.

Mengingat

1. Undang-undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten dalam lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta; 2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 12 Tahun 2008; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-undang Tahun 1950 Nomor 12, 13, 14 dan 15; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 6 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerinah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan; 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses; 9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa; 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggara Sekolah Bertaraf Internasinal pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah; 11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2011 tentang Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Laporan Keuangan Bantuan Operasional SekolahTahun Anggaran 2012; 12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan bagi Sekolah Dasar dan Sekolah Menegah Pertama; 13. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 13 Tahun 2002 tentang Sistim Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Bantul; 14. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 13 Tahun 2007 tentang Penetapan Urusan Pemerintahan Wajib dan Pilihan Kabupaten Bantul; dan 15. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. Memperhatikan 1. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 21 Tahun 2012 tanggal 23 April 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Taman Kanakkanak/Raudhatul Athfal dan Sekolah/Madrasah; dan 2. Peraturan Bupati Bantul Nomor 30 Tahun 2012 tanggal 21 Mei 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMP di Kabupaten Bantul;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PETUNJUK TEKNIS TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH DASAR DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KABUPATEN BANTUL. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Petunjuk Teknis ini yang dimaksud dengan: 1. Daerah adalah Kabupaten Bantul; 2. Bupati adalah Bupati Bantul; 3. Dinas Pendidikan adalah Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul; 4. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN 5. Sekolah Dasar selanjutnya disebut SD; 6. Sekolah Menengah Pertama selanjutnya SMP; 7 Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional selanjutya disingkat RSBl; 8. Orang tua/wali calon peserta didik adalah seseorang yang karena kedudukannya menjadi tanggungjawab langsung terhadap anak asuhnya; 9. Penerimaan Peserta Didik Baru selanjutnya disingkat PPDB ; 10. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SKHUN ; 11. Surat Keterangan Hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut SKHUASBN. 12. Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama yang selanjutnya disebut (SKYBS) ; 13. Surat Keterangan Hasil Ujian Akhir Sekolah Daerah yang selanjutnya disebut SKHUASDA; 14. Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar yang selanjutnya disingkat STTB; 15. Surat Tanda Lulus yang selanjutnya disebut STL ; 16. Surat Tanda Kelulusan yang selanjutnya disebut STK ; 17. Program Paket A adalah program pendidikan pada jalur pendidikan non formal yang diselenggarakan dalam kelompok belajar atau kursus yang memberikan pendidikan setara dengan Sekolah Dasar (SD); 18. Seleksi adalah cara memenentukan peringkat nilai Ujian Nasional beserta prestasi akademik dan non akademik calon peserta didik baru; 19. Pendidikan Inklusif adalah penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya; 20. Tes khusus adalah tes untuk menentukan calon peserta didik baru yang mendaftarkan pada RSBI dan sekolah yang membuka kelas olahraga; 21. Sekolah Kelas Olahraga adalah kelas bagi peserta didik yang memiliki kompetensi istimewa di bidang olahraga; dan 22. Retrievel adalah mengangkat anak yang rawan putus sekolah atau sudah putus sekolah untuk diajak kembali masuk sekolah dengan memperhatikan ketentuan sebagai peserta didik di suatu sekolah.

BAB II

AZAS DAN TUJUAN Bagian Kesatu Azas Pasal 2 Penerimaan peserta didik baru harus berazaskan : oyektivitas, transparansi, akuntabilitas dan tidak diskriminatif. Bagian Kedua Tujuan Pasal 3 Penerimaan peserta didik baru bertujuan memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara usia sekolah agar memperoleh layanan pendidikan yang sebaikbaiknya. BAB III PERSYARATAN PENDAFTARAN Bagian Kesatu SD Pasal 4 Persyaratan calon peserta didik baru kelas I (satu) SD/MI adalah: a. telah berusia 7 tahun sampai dengan 12 tahun wajib diterima; b. telah berusia 6 tahun dapat diterima. Bagian Kedua SMP Pasal 5 Persyaratan calon peserta didik baru kelas VII (tujuh) SMP/MTs adalah: a. telah tamat/lulus SD/SDLB/SLB Tingkat Dasar/MI/Program Paket A; b. memiliki Ijazah/STTB dan SKHUN atau Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama; c. menyerahkan foto copy Kartu Keluarga/ C1 d. berusia paling tinggi 18 (delapan belas) tahun pada hari pertama tahun pelajaran baru.

Bagian Ketiga RSBI Pasal 6 Persyaratan calon peserta didik baru SD RSBI dan SMP RSBI mengacu pada pedoman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Pedoman Penyelenggaraan RSBI dengan persetujuan Dinas Pendidikan.

Bagian Keempat Sekolah Kelas Olahraga Pasal 7 Persyaratan calon peserta didik baru Sekolah Kelas Olahraga diatur sebagai berikut: a. persyaratan umum mengikuti persyaratan di sekolah reguler; b. memiliki sertifikat/piagam penghargaan di bidang olahraga di tingkat kabupaten, nasional atau internasional. Bagian Kelima SD dan SMP Inklusi Pasal 8 (1) SD dan SMP yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Inklusi diwajibkan menerima calon peserta didik baru bagi anak berkebutuhan khusus. (2) SD dan SMP wajib menerima calon peserta didik baruAnak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan selanjutnya Kepala Sekolah mengusahakan sarana dan prasarana beserta guru pembimbung khusus yang memandai. BAB IV PENGELOLAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU Bagian Kesatu Pelaksanaan Pasal 9 (1) Kegiatan penerimaan peserta didik baru dilaksanakan oleh sekolah sesuai dengan Jadwal Pendaftaran ; (2) Tahapan pelaksanaan PPDB dmeliputi : a. publikasi ke masyarakat; b. pendaftaran; c. seleksi; c. pengumuman hasil seleksi; dan d. pendaftaran ulang. Bagian Kedua Jadwal Pendaftaran Pasal 10 Jadwal pendaftaran calon peserta didik baru sebagai berikut : (1) SD Negeri a. Pendaftaran 1) Hari : Senin s.d Kamis 2) Tanggal : 25 s.d 28 Juni 2012 3) Waktu : Pukul 08.00 WIB s.d 13.00 WIB b. Seleksi : Kamis 28 Juni 2012 Pukul 13.30 WIB c. Pengumuman : Jumat 29 Juni 2012 Pukul 08.00 WIB d. Pendaftaran Ulang : Jumat dan Sabtu, 29 dan 30 Juni 2012

(2)

SD Swasta a. Pendaftaran 1) Hari 2) Tanggal 3) Waktu b. Seleksi c. Pengumuman d. Pendaftaran Ulang

: Senin s.d Sabtu : 25 s.d 30 Juni 2012 : Pukul 08.00 WIB s.d 13.00 WIB : Senin 2 Juli 2012 Pukul 08.00 s.d 10.00 WIB : Senin, 2 Juli 2012 Pukul 11.00 WIB : Selasa dan Rabu 3 dan 4 Juli 2012

(3) SMP Negeri a. Pendaftaran 1) Hari 2) Tanggal 3) Waktu

: Rabu s.d Jum;at : 4 s.d 6 Juli 2012 : Pukul 08.00 WIB s.d 13.00 WIB (Hari Jumat s.,d Pukul 11.00) b. Seleksi : Jumat 6 Juli 2012 Pukul 13.00 WIB s.d selesai. c. Pengumuman : Sabtu 7 Juli 2012 Pukul 10.00 WIB d. Pendaftaran Ulang : Sabtu dan Senin 7 dan 9 Juli 2012

4)SMP Swasta a. Pendaftaran 1) Hari 2) Tanggal 3) Waktu

: Rabu s.d Senen : 4 s.d 9 Juli 2012 : Pukul 08.00 WIB s.d 13.00 WIB (Hari Jumat s.,d Pukul 11.00) b. Seleksi : Selasa, 10 Juli 2012 Pukul 08.00 s.d 10.00 WIB c. Pengumuman : Selasa, 10 Juli 2012 Pukul 11.00 WIB d. Pendaftaran Ulang : Rabu dan Kamis 11 dan 12 Juli 2012

5) SD RSBI dan SMP RSBI pelaksanaan pendaftaran s.d pendaftaran ulang dilaksankan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 6) Sekolah Kelas Olahraga Pendaftaran, seleksi, pengumuman dan pendaftaran ulang pada bulan Juni 2012 7) SMP Terbuka Pendaftaran SMP Terbuka dilaksanakan tanggal 13 s.d 31 Juli 2012. 8) Sekolah yang belum terpenuhi jumlah kouta diperbolehkan menerima peserta didik baru sampai dengan hari Senin Tanggal 16 Juli 2012 dengan izin Kepala Dinas Pendidikan. 9) Sekolah dapat menerima siswa retrivel sampai dengan bulan September 2012. Bagian Keempat Tata Cara Pendaftaran Pasal 11 (1) Sekolah wajib menyediakan formulir pendaftaran calon peserta didik baru dan pernyataan mengikuti agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh guru yang seagama.

(2) Calon peserta didik SD yang mendaftarkan diri pada sekolah tertentu wajib menyerahkan fotocopy akta kelahiran/surat keterangan lahir dan isian formulir pendaftaran dari SD/MI yang bersangkutan (3) Calon peserta didik SMP yang mendaftarkan diri pada sekolah tertentu, wajib menyerahkan SKHUN/SKHUASBN/SKHUASDA asli/SKHUN Paket A (asli), Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama serta isian formulir dari sekolah yang bersangkutan dan apabila diminta kembali sebelum pengumuman, maka dianggap mengundurkan diri. (4) Pendaftaran calon peserta didik SMP Terbuka di Tempat Kegiatan Belajar (TKB) atau dapat melalui Guru Pembimbing/Guru Pamong. Seleksi Pasal 12 (1) sekolah dapat mengadakan seleksi calon peserta didik jika pendaftar melebihi daya tampung sekolah/madrasah yang bersangkutan. (2) seleksi calon peserta didik kelas I SD/MI dilakukan semata-mata berdasarkan usia dan tidak dipersyaratkan telah mengikuti TK/RA. (3) seleksi calon peserta didik kelas VII SMP/MTs dilaksanakan dengan menggunakan SKHUN 3 (tiga) mata pelajaran/SKHUASBN/SKHUASDA.ditambah dan/atau pertambahan nilai sesuai surat keterangan penambahan nilai dari Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama.

Bagian Keenam Jumlah Peserta Didik Baru Pasal 13 Jumlah peserta didik baru di setiap sekolah sesuai dengan kouta yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul (Daftar Kouta Penerimaan Siswa Baru SD dan SMP di Kabupaten Bantul Tahun Pelajaran 2012/2013). Bagian Kedua Pemantauan dan Pengawasan Pasal 14 Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya mengkoordinasikan dan memantau pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. BAB HARI AWAL MASUK SEKOLAH dan MASA ORIENTASI SISWA Pasal 15 1, Hari awal masuk SD dan SMP hari Senin tanggal 16 Juli 2012 2. Masa Oriientasi Siswa (MOS) tanggal 16 s.d 18 Juli 2012. 3. MOS tidak boleh memberatkan siswa dan bersifat edukatif.

BAB KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 16 1. 2. 3. 4. Laporan singkat dilakukan setiap hari selama pelaksanaan PPDB dari sekolah/madrasah ke Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul Laporan lengkap dilakukan setelah pendaftaran ulang oleh SD dan SMP ke Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul. Apabila terdapat kekeliruan didalam pedoman ini akan dilakukan pembetulan; Hal-hal lain yang belum diatur dalam Petunjuk Teknis PPDB ini akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kab. Bantul BAB KETENTUAN PENUTUP Pasal 17 Petunjuk Teknis i ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Bantul Pada Tanggal 24 Mei 2012 Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul Ttd Drs. H. SAHARI NIP 19540124 197402 1001

Tembusan 1. Bupati Bantul sebagai Laporan 2. Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bantul 3. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bantul