Anda di halaman 1dari 25

A

Nama Anggota Kelompok 2:


Lailla Nurrin F Rahmawati Dian Syafitri Eni Lestari Eva Yulia S Rikhana Dwi R Novita Ashariningsih Retno Safitri (22030111120011) (22030111130038) (22030111130052) (22030111130064) (22030111130065) (22030111130068) (22030111130070) (22030111130076)

Fungsi Sistem Muskular Ciri-ciri Otot oPergerakan oPenopang tubuh dan mempertahankan postur oProduksi panas Kontraktilitas Eksitabilitas Ekstensibilitas Elastisitas

Istilah khusus pada jaringan otot


1. Sitoplasma disebut sarkoplasma 2. Retikulum endoplasma disebut retikulum sarkoplasma 3. Membran plasma disebut sarkolema a. Tubulus-T adalah rangkaian tubulus transversus pada otot rangka dan jantung yang terbentuk melalui invaginasi sarkolema berbentuk seperti jari. b. Sisterna terminal adalah struktur berbentuk kantong di kedua sisi tubulus-T retikulum sarkoplasma. c. Invaginasi tubulus-T dan sisterna terminal yang berdekatan di kedua sisinya membentuk suatu triad.

Jenis-jenis Otot

Klasifikasi & Jenis Otot


Klasifikasi Otot
Struktural ada tidaknya stirasi/lurik Fungsional ada tidaknya volunter & involunter

Otot rangka Otot polos Otot jantung

Perbedaan otot rangka, otot jantung, dan otot polos

OTOT RANGKA
Anatomi Mikroskopis Serabut Otot
1. Miofibril : a. filamen tebal miosin b. filamen tipis aktin, tropomiosin, dan troponin 2. Pemitaan berdasarkan sususnan miofilamen a. Pita Alebih gelap(anisotropik, atau mampu mempolarisasi cahaya) b. Pita Ilebih terang (isotropik, atau nonpolarisasi) c. Garis Z d. Zona H e. Garis M f. Sarkomer jarak antara garis Z ke garis Z lainnya

M EKANISME

KONTRAKSI

ATP menempel kepala miosin ATP ADP + P + energi pemecahan tersebut butuh Magnesium 3. Kepala miosin menempel pada aktin 4. Kepala miosin berotasi sehingga mendorong aktin 5. ATP menempel kepala miosin, perlekatan miosin-aktin terlepas
1. 2.

Mekanisme kontraksi

Peranan

2+ Ca

jika kalsium(Ca2+) tidak ada, tropomiosin dan troponin mencegah terjadinya antara ikatan aktin dan miosin jika kalsium ada, maka reorganisasi troponin tropomiosin memungkinkan terjasinya hubungan antara aktin dan miosin

Otot polos
otot tidak berlurik dan involunter a. Otot polos unit ganda ditemukan pada dinding pembuluh darah besar, pada jalan udara besar traktus respiratorik, pada otot mata yang memfokuskan lensa dan menyesuaikan ukuran pupil, dan pada otot erektor pili rambut b. Otot polos unit tunggal atau ( viseral ) ditemukan tersusun dalam lapisan dinding organ berongga atau visera

Menurut bahan pembentuknya : a. Tulang rawan (kartilago) : tulang rawan hialin, tulang rawan elastik, tulang rawan fibrosa b. Tulang keras: tulang kompak sistem-sistem Havers tulang spons

Berdasarkan bentuknya: a. Tulang pipa (panjang) b. Tulang pendek c. Tulang pipih d. Tulang tak beraturan

T ULANG RAWAN
Bersifat bingkas dan lentur serta terdiri atas sel- sel rawan yang dapat menghasilkan matriks berupa kondrin Terdapat pada cuping hidung, cuping telinga, antara tulang rusuk dan tulang dada, sendisendi tulang, antar ruas tulang belakang, pada cakra epifis
Tulang rawan hialin
Matriksnya memiiki serat kolagen yang tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat

Tulang rawan elastik


serat kolagen elastic tidak nyata seperti rawan hialin tulang rawan tersebar dan pada tulang

Tulang rawan fibrosa


Matriksnya mengandung serabut kolagen kasar dan tidak teratur

Tulang kompak - rapat dan padat. - osteon atau Sistem Havers.

Tulang cancellus (berongga)/ tulang spons - trabekula - sumsum tulang merah. Contoh: tulang pendek, pipih, irregular, bagian epifisis dari tulang panjang.

TULANG PIPA (PANJANG)


Di dalam rongga tulang pipa, terdapat bagian yang disebut sumsum tulang Tulang pipa memiliki dua sumsum tulang yakni sumsum tulang merah dan kuning >>tulang paha, tulang hasta, tulang lengan atas, tulang pengumpil, tulang betis, dan tulang kering. fungsi: menahan berat tubuh dan alat pergerakan.

Tulang jenis pendek memiliki bentuk mirip

kubus, pendek tak


beraturan, atau bulat

tulang telapak kaki dan telapak tangan

Tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spon


berfungsi sebagai pelindung atau untuk memperkuat

tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak

tulang ini terdapat di wajah dan tulang belakang

P ERSAMBUNGAN
TULANG

Alat gerak dibagi atas: Alat gerak pasif kerangka tulang badan

Alat gerak aktif otot-otot badan


Sendi adalah tempat dari dua tulang atau lebih saling berhubungan baik terjadi pergerakan atau tidak.

K LASIFIKASI STRUKTURAL
PERSENDIAN

Persendian fibrosa, tidak memiliki rongga sendi


dan diperkokoh dengan jaringan ikat fibrosa

Persendian kartilago, tidak memiliki rongga sendi dan diperkokoh dengan jaringan ikat kartilago

Persendian synovial, memiliki rongga sendi dan diperkokoh dengan kapsul dan ligament artikular yang membungkusnya

K LASIFIKASI FUNGSIONAL
PERSENDIAN

Sendi sinartrosis atau sendi mati sutura, sinkondrosis

Amfiartrosis
simfisis, sindesmosis, gomposis

Diartrosis

Persendian Kondoloid

sendi antara tulang radius dan karpal

Sendi Peluru

Sendi Kisar Sendi Engsel

Sendi Pelana

Persendian pada sendi synovial merupakan hasil kerja otot rangka yang melekat pada tulang-tulang yang membentuk artikulasi 1.Fleksi 2.Ekstensi 3.Adduksi 4.Abduksi 5.Rotasi 6.Sirkumduksi 7.Inversi 8.Eversi 9.Proteksi 10.Retraksi 11.Elevasi 12.Depresi