Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU

ANGKATAN XXXIV TAHUN 2010

MAHASISWA/I PESERTA KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU DESA SIMPANG KUBU KEC. KAMPAR KAB. KAMPAR PROVINSI RIAU 2010

KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU ANGKATAN XXXIV TAHUN 2010 DESA SIMPANG KUBU KEC. KAMPAR - KAB. KAMPAR No Lampiran Hal : 01/KKN/UIN/2010 : 1 berkas Proposal : Mohon Bantuan Dana

Kepada Yth Bapak / Ibu DI Kabupaten Kampar

LEMBAR PENGESAHAN
PROPOSAL KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) ANGKATAN XXXIV TAHUN 2010 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU DESA SIMPANG KUBU KEC. KAMPAR - KAB. KAMPAR

Panitia Pelaksana Ketua Sekretaris

Sulaiman Sitorus Nim :

Elfira Nim :

Mengetahui Kepala Desa Simpang Kubu Kec. Kampar Badan Permusyawaratan Desa Ketua

andy NIP. Menyetujui Camat Kampar

andy NIP.

andy NIP.

KULIAH KERJANYATA (KKN) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU ANGKATAN XXXIV TAHUN 2010 DESA PANGKALAN MAKMUR KEC. DAYUN - KAB. SIAK PROPOSAL KEGIATAN

I.

Pendahuluan
Kuliah KerjaNnyata (KKN) merupakan intrakurikuler yang wajib dilaksanakan oleh setiap

mahasiswa yang akan menyelesaikan studi ke tingkat sarjana, serta merupakan salah satu aktifitas perkuliahan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai nilai sama dengan mata kuliah teori-teori yang lainnya yang berkaitan dengan program-program pendidikan yang ada di dalam universitas islam negeri sulatan syarif kasim Riau Pergeseran nilai tata kehidupan masyarakat berlangsung tanpa dapat dielakkan. Untuk dapat mengantisipasi hal itu maka Negara-negara berkembang, khususnya Indonesia berusaha membuat dan merencanakan alternatif-alternatif pembangunan yang lebih menyentuh langsung ke masyarakat khususnya bagi masyarakat yang tergolong miskin dan terbelakang. Mempelajari perjalanan pembangunan Indonesia dan paradigma pertumbuhan ekonomi dan pendekatan Top Down DAPAT disimpulkan bahwa pendekatan ini tidak efektif dan dapat dilaksanakan pembangunan ekonomi selama ini hanya menghasilkan sedikit manfaat nyata bagi golongan masyarakat bawah khususnya pedesaan. Di samping itu penggunaan pendekatan Bottom Up Planning dalam kenyataannya sulit untuk direalisasikan, hal ini disebabkan oleh adanya kebocoran-kebocoran dari faktor institusi sektoral yang ada sebagai akibat dari lemahnya sikap mental sumber daya manusia yang mengelola program tersebut. Untuk memacu desa agar tidak tertinggal dari perkembangan kota, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk pendekatan terhadap desa-desa tertinggal. Seperti pemberian dana inpres desa, melaksanakan program transmigrasi dan sekarang gencar dilaksanakan adalah pemberian dana kepada masyarakat desa dalam kontes ekonomi kerakyatan. Di samping itu agar setiap program pembangunan yang ditawarkan pemerintah mendapat perhatian dan tanggapan dari masyarakat desa maka diperlukan upaya lain, seperti penghijauan, pendidikan dan kebersihan lingkungan serta hal-hal yang berhubungan dengan program kerja pemerintah di desa.

Namun apapun bentuk program pemerintah tersebut kalau tanpa didukung oleh berbagai pihak, baik negeri maupun swasta khususnya perguruan tinggi negeri niscaya tidak akan memberikan hasil yang memuaskan. Menyadari hal tersebut perguruan tinggi sebagai lembaga ilmiah menyadari akan perlunya pastisipasi dalam menyukseskan program pemerintah. Maka untuk berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah lahirlah apa yang disebut Tri Dharma Perguruan Tinggi YANG SALAH satu isinya adalah ikut mengabdi untuk pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat kalangan ekonomi lemah yang ada di desa. Adapun bentuk nyata dari partisipasi perguruan tinggi tersebut adalah dengan menerjunkan Civitas Akademika (Dosen dan Mahasiswa) yang telah disusun rapi dalam bentuk program ilmu pengetahuan dan teknologi. Khususnya kegiatan yang dilaksanakan mehasiswa sekali dalam setahun tersebut di beri Kuliah Kerja Nyata (KKN).

II.

Dasar Pemikiran
1. Undang-undang republik Indonesia Nomor: 02/1989 tentang system pendidikan Nasional. 2. Peraturan pemerintah Nomor: 30/1989 tentang pendidikan perguruan tinggi. 3. Surat keputusan MENDIKNAS No. 155 tahun 1999 tentang Lembaga organisasi Kemahasiswaan. 4. Tri Dharma Perguruan Tinggi tentang Pengabdian kepada Masyarakat.

III.

Tujuan Kegiatan
Berdasarkan latar belakang diatas maka kegiatan ini bertujuan : 1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya olahraga dengan motto memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. 2. Memperbaiki infrastruktur desa mulai dari papan nama jalan, kantor, rumah ibadah, denah desa yang selama ini belum dapat difungsikan. 3. Meningkatkan minat masyarakat terhadap pelaksanaan ajaran agama terutama para generasi muda.

4. Meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat desa Pangkalan Makmur yang selama ini masih terpendam. 5. Meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan membudayakan hidup sehat dan bersih.

IV.

Bentuk Kegiatan
Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut : 1. Perbaikan infrastruktur desa. 2. Memperbaiki sarana dan prasarana desa. 3. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian. 4. Memperbaiki lapangan olahraga desa dan bhakti sosial. 5. Membantu dalam kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah. 6. Penyuluhan-penyuluhan 7. Mengadakan berbagai pelatihan yang menyangkut wirausaha masyarakat desa. 8. Berperan aktif serta dalam kegiatan ibu PKK. 9. Semarak 17 agustus. 10. Penyambutan Bulan Suci Ramadhan.

V.

Peserta Kegiatan
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat desa simpang kubu yang dibantu oleh mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau kecamatan Kampar kabupaten Kampar.

VI.

Waktu Dan Tempat Kegiatan


Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada : Waktu : Senin, 28 Juni sampai sabtu bulan agustus 2010. Tempat : Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar.

VII.

Pendanaan Kegiatan
Sumber dana yang dihadapi agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik adalah : 1. Kas Mahasiswa KKN 2. Kerjasama dengan donator dan sponsor. 3. Partisipasi dari Instansi pemrintah maupun swasta yang sifatnya tidak mengikat.

VIII.

Anggaran Dana
Terlampir.

IX.

Penutup
Demikian proposal ini kami ajukan dengan harapan mendapat perhatian dari semua pihak, atas bantuan yang diberikan kamu ucapakan terima kasih.

Desa Simpang Kubu, 20 juni 2010 KULIAH KERJANYATA (KKN) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU DESA SIMPANG KUBU KEC. KAMPAR KAB. KAMPAR

Ketua

Sekretaris

Sulaiman Sitompul NIM:

Elfira NIM:

Lampiran 1. Anggaran Desa A. Pengeluaran 1. Administrasi Biaya proposal 5 buah @ Rp 20.000 Stempel 2 buah @ Rp 35.000 Distribusi Proposal @ Rp 25.000 Bantalan stempel 1 buah Tinta stempel 2 botol @ Rp 15.000 Tinta Printer 4 kotak @ Rp 25.000 Surat menyurat 2. Penyuluhan Lembaga Desa Honor Penyuluh 2 orang @ Rp 250.000 Transportasi penyuluh ID Card 15 orang @ Rp. 10.000 Konsumsi Aqua gelas 5 kotak @ Rp 20.000 Transpotasi penyuluh Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 100.000 70.000 125.000 15.000 30.000 100.000 100.000

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

500.000 300.000 150.000 300.000 100.000 500.000

3. Pembuatan dan perbaiakan plang nama desa, jalan, plang nama kelompok tani, MDA, peta wilayah dan masjid. Tiang besi dan Plat + Las Dusun I, II, 50 buah @ Rp 150.000 Rp 7.500.000 Kantor Kades2 kaki @ Rp 120.000 Rp 240.000 Plang Nama 3 masjid 2 kaki @ Rp 300.000 Rp 900.000 Peta Wilayah Desa Rp 6.000.000 Pembuatan Sablon nama jalan dan gang Karton 10 kajang @ Rp 2.000 Rp 20.000 Kuas 8 buah @ Rp 25.000 Rp 200.000 Cat Minyak untuk tiang 20 kaleng @ Rp 85.000 Rp 1.700.000 Pemasangan Tonggak Semen 8 sak @ Rp 60.000 Rp 480.000 Pasir 2 pick up @ Rp 150.000 Rp 300.000 4. Membanahi Masjid dan Posyandu Cat air 25 kg 10 kaleng @ Rp 150.000 Rp 1.500.000 1 set kain gorden untuk posyandu Rp 300.000 Lap kaki 5 buah @ 15.000 Rp 75.000 Sapu lantai 6 buah @ Rp 15.000 Rp 90.000 Kain pel 3 buah @ Rp 10.000 Rp 30.000 Buku untuk data posyandu 10 buah @ Rp 25.000 Rp 250.000 Kuas rol 8 buah @ Rp 15.000 Rp 120.000 Kuas Biasa 5 buah @ Rp 10.000 Rp 50.000 Cat kapur 30 kotak @ Rp 20.000 Rp 600.000

5. Pembelian hadiah perlombaan-perlombaan Piala 3 set @ Rp 300.000 Buku 4 kodi @ Rp 35.000 Pembeliaan Al Quran 10 buah @ Rp 30.000 Pembelian sajadah 20 lembar @ Rp 40.000 Pembelian surat yasin 20 buah @ Rp 10.000 Pembelian Iqra 20 buah @ Rp 10.000 Pembelian kain sarung 20 lembar @ Rp 40.000 Pembelian peci 20 lembar @ Rp. 40.000 Pembelian baju melayu 20 lembar @ Rp 50.000 6. Perbaikan dan perlengkapan olahraga Pembersihan / perbaikan lapangan bola kaki Pembersihan / perbaikan lapangan bola volley Net volley Pembelian Bola kaki dan bola volley 7. Sunatan Massal Obat-obatan dan perawatan Administrasi tenaga medis Konsumsi Pembelian kain sarung 20 lembar @ Rp 40.000 Pembelian baju melayu 20 lembar @ Rp 50.000 8. Pelatihan sholat jenazah Pembicara / nara sumber Peralatan penyelenggara jenazah Transportasi peserta Konsumsi 9. Acara Perpisahan Buka bersama tokoh masyarakat dan jemaah masjid Kenang-kenangan Konsumsi Total Biaya Keseluruhan

Rp 1.200.000 Rp 140.000 Rp 300.000 Rp 800.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 800.000 Rp 800.000 Rp 1.000.000

Rp 500.000 Rp 400.000 Rp 100.000 Rp 500.000

Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000 Rp 800.000 Rp 1.000.000

Rp Rp Rp Rp

250.000 200.000 500.000 300.000

Rp 1.000.000 Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp

Terbilang : Rupiah. Bendahara

Mega Nim :