P. 1
Hidrologi - Bab 03 Analisa Curah Hujan

Hidrologi - Bab 03 Analisa Curah Hujan

|Views: 1,443|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Ikrom

More info:

Published by: Muhammad Ikrom on Jun 27, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

pdf

text

original

Bab - Bab - III

ANALIS ANALISA CURAH HUJAN CURAH HUJAN
DAERAH ALIRAN SUNGAI LOKASI STUDI
Krueng Keureuto tergolong sungai tipe kipas dengan beberapa anak sungai. Terdapat 6
anak sungai antara lain : a). Kr. Pirak, b). Kr. Ceuku, c). Kr. Aluleuhop, d). Kr. Kreh, e).
Kr. Peuto dan f). Kr. Aluganto, lebih detail tentang DAS Keureto dan anak sungaina dapat
dilihat pada Tabel 3.1.
Debit sungai rata!rata diperoleh "elalui perhitungan ang dilakukan Departe"en Peker#aan
$"u" ang tertuang dala" %aporan &ePPPrat Agustus '()), *ol. Dua, Anexxes ' hingga
Anexxes + aitu ,- "
.
/dt.
Tabel 3.1. Anak Sungai DAS Kr. Keureuto
0o. DAS %uas DAS
1k"
,
)
Pan#ang Sungai
1k")
Keterangan
'. Kr. Ceuku )),+, ,.,,6 Sub DAS Kr. Pirak
,. Aluleuhop -+,2' ,',-+ Sub DAS Kr. Pirak
.. Kr. Pirak ,'6,-) .2,,6 Sub DAS Kr. Pirak
-. Kr. Kreh .+,+, 6,-, Sub DAS Kr. Kreh
+. Kr. Peuto ,26,33 6',() Sub DAS Kr. Puto
6. Aluganto .2,,) '.,-2 Sub DAS Aluganto
2. Kr. Keureuto 4ulu .3(,2. 2',,, DAS Keureuto
). Kr. Keuruto 4ilir -',.3 ,,,6( DAS Keureuto
5u"lah ('6,.' ,+2,2+
Ke"iringan tanah ang cura" terdapat di 6ilaah hulu Krueng Keureuto hingga kurang
lebih '/. bagian pan#ang dari hulu dengan ke"iringan rata!rata 3,3-(. Ke"iringan di
6ilaah hilir Krueng Keureuto cukup landai dengan ke"iringan rata!rata 3,333-,. 7ahkan
di #e"batan Si"pang %hoksukon ang "erupakan perlintasan Kr. Keureuto dan #alan
propinsi, ke"iringan lahan di sekitar sungai hana 3,333''. Ke"iringan ang sangat landai
ini ditandai dengan terbentukna pola sungai bermeander pada "uara Krueng Keureuto.
Sebagai"ana ditun#ukkan Tabel 3.1 bah6a untuk lokasi studi Krueng Peuto "erupakan
anak sungai dari Krueng Keureuto. Pan#ang sungai Kr. Peuto dari hulu hingga berte"u
dengan Kr. Keureuto 8 6',() k" dengan luas DAS 8 ,26,33 k". Sebagai"ana Kr.
Keureuto, ke"iringan dasar sungai Krueng Peuto paling cura" berada di 6ilaah hulu
aitu sebesar 3,32). Sedangkan ke"iringan dasar sungai rata!rata bagian tengah hingga
hilir "endekati titik perte"uan dengan sungai uta"a Krueng Keureuto di desa 0ga 9atang
$bi 8 3,33,.
Se"entara itu untuk lokasi studi ang ketiga aitu :aduk Sa6ang berada dala" siste"
sungai uta"a Krueng 9ane. &encana 6aduk Sa6ang "asuk dala" siste" sungai ;unci
di"ana Krueng ;unci "erupakan anak sungai Krueng Sa6ang selan#utna Krueng Sa6ang
adalah anak sungai Krueng 9ane. Pan#ang Krueng ;unci 8 '-,)) k" dengan ke"iringan
dasar sungai rata!rata 8 3,33+. Perte"uan Krueng ;unci dengan Krueng Sa6ang berada di
desa %hok Cut dan perte"uan Krueng Sa6ang dengan Krueng 9ane di desa %hok
;eurondong. $ntuk rencana site lokasi 6aduk Sa6ang aitu Krueng ;unci, "e"iliki luas
Daerah Aliran Sungai 8 ,(3,',3 k"
,
dan pan#ang Krueng ;unci 8 ,3,.( k".
KETERSEDIAAN DATA
III.1.1. Data Hujan Harian
Stasiun hu#an terdekat untuk lokasi peker#aan adalah Stasiun 9alikussaleh. Periode
ketersediaan data dari setasiun tersebut adalah tahun '()6!,332. Data hu#an harian
Stasiun 9alikussaleh dikelola oleh 7adan 9eteorologi dan ;eofisika 179;)
9alikussaleh.
9engingat hana terdapat satu stasiun hu#an ang tersedia untuk daerah studi,
"aka analisa curah hu#an rata!rata daerah "aksi"u" di analisa berdasarkan pada
data ang tersedia di stasiun 9alikussaleh. 7erikut ditun#ukkan data hu#an rata!rata
daerah "aksi"u" pada Tabel 3. dan curah hu#an tahunan Tabel 3.3.
Tabel 3.. Hujan Daera! Rata"rata Daera! #ak$i%u%
4u#an tahunan dala" bentuk grafik ditun#ukkan pada Ga%bar 3.1 sedangkan
berdasarkan tahun data hu#an tersedia 1'()6 < ,332) "aka dilakukan analisa tahun
basah dan tahun kering sebagai"ana Ga%bar 3..
Tahun Xi
1 1986 95.2 2000 209.30
2 1987 138.5 1987 138.50
3 1988 104.9 1992 127.50
4 1989 92.8 2001 126.60
5 1990 119 1996 123.40
6 1991 62.8 2006 122.70
7 1992 127.5 1999 121.00
8 1993 102 1990 119.00
9 1994 97.8 1988 104.90
10 1995 74 1993 102.00
11 1996 123.4 1998 99.20
12 1997 79.5 1994 97.80
13 1998 99.2 2004 95.50
14 1999 121 1986 95.20
15 2000 209.3 1989 92.80
16 2001 126.6 2005 87.40
17 2002 49 2003 80.00
18 2003 80 1997 79.50
19 2004 95.5 2007 76.00
20 2005 87.4 1995 74.00
21 2006 122.7 1991 62.80
22 2007 76 2002 49.00
Diurutkan
No. Tahun Xi (mm)
Tabel 3.3. Hujan Ta!unan Sta. #aliku$$ale!
Tahun =i
1 '()6 '.2-.,3 ,333 ,33).)3
2 '()2 '+.+.(3 '()( ')(6.-)
3 '()) ')+..+3 '()) ')+..+3
4 '()( ')(6.-) '((( '2+).63
5 '((3 '-3-.(3 ,33' '2-..(3
6 '((' '..'.+3 '((, '2'3.33
7 '((, '2'3.33 '((. '6,2.(3
8 '((. '6,2.(3 '((- '6,..)3
9 '((- '6,..)3 '((6 '+62.-3
10 '((+ '-63.-3 ,33+ '+66.'3
11 '((6 '+62.-3 '()2 '+.+.(3
12 '((2 '-3'..3 '((+ '-63.-3
13 '(() '.('.33 ,332 '-3+.'3
14 '((( '2+).63 '((3 '-3-.(3
15 ,333 ,33).)3 '((2 '-3'..3
16 ,33' '2-..(3 '(() '.('.33
17 ,33, )6).,3 ,33. '.)2.-3
18 ,33. '.)2.-3 '()6 '.2-.,3
19 ,33- ''().+3 '((' '..'.+3
20 ,33+ '+66.'3 ,33- ''().+3
21 ,336 '36).33 ,336 '36).33
22 ,332 '-3+.'3 ,33, )6).,3
Diurutkan
No. Tahun =i 1"")
'
(
)
6
'
(
)
)
'
(
(
3
'
(
(
,
'
(
(
-
'
(
(
6
'
(
(
)
,
3
3
3
,
3
3
,
,
3
3
-
,
3
3
6
3
+33
'333
'+33
,333
,+33
H
u
j
a
n

T
a
!
u
n
a
n

&
%
%
'
Ta!un
Hi$togra%HujanTa!unan(o$ #aliku$$ale!
Ga%bar 3.1. Hi$togra% Hujan Ta!unan Loka$i Stu)i
Ga%bar 3.. Kur*a Hujan Ta!unan Loka$i Stu)i
5ika "elihat kur>a hu#an tahunan pada lokasi studi sebagai"ana Ga%bar 3.,
"aka periode tahun basah 1berada di atas nilai rata!rata ? '.+3) "") ter#adi pada
tahun '()2,'()), '()(, '((,, '((., '((-,'((6, '((), '(((, ,333 dan ,33+,
sedangkan periode sisana "erupakan tahun kering. Proporsi perbandingan #u"lah
tahun basah dan tahun kering adalah +3@ : +3@. Kondisi curah hu#an + tahun
terakhir "enun#ukkan bah6a peluang ter#adina tahun kering lebih besar
dibandingkan ke#adian tahun basah. 9engenai kondisi data hu#an pada + tahun
terakhir apakah "encer"inkan adana pola 1trend) atau tidak terdapat trend
terhadap keseluruhan data ang tersedia "aka dilakukan pe"bahasan secara detail
pada Sub +ab 3.3.
Deret Berkala Data Hujan Malikussaleh 1986-2007
800
1000
1200
1400
1600
1800
2000
2200
1985 1987 1989 1991 1993 1995 1997 1999 2001 2003 2005 2007 2009
Tahun
H
u
j
a
n

(
m
m
)
R (mm)
Rata-rata
III.1.. Data Karakteri$tik DAS
Karakteristik DAS ang dibutuhkan dala" analisis hidrologi adalah :
') karakteristik topografi DAS aitu bentuk dan
ukuran DAS, ke"iringan lereng, dari peta topografi/rupa bu"i skala ' : +3.333.
,) karakteristik geologi dan tanah DAS "eliputi :
• #enis batuan
• penebaran #enis batuan dan luas batuan
• sifat fisik batuan
• keseraga"an dari #enis batuan
• tekstur dan struktur tanah
.) karakteristik tata guna lahan, aitu luas dan #enis
tata guna tanah ang sangat berpengaruh terhadap koefisien aliran, kapasitas
infiltrasi.
ANALISA DATA
Persaratan data hu#an dala" perhitungan ini "eliputi ketersediaan dan kualitas datana.
long record data sebaikna lebih dari ,3 tahun. Data hu#an tersebut harus consistent,
ketiadaan trend, stationary dan persistensi sebelu" digunakan untuk analisis frekuensi atau
untuk suatu si"ulasi hidrologi. Sebelu" data hu#an digunakan dala" analisis hidrologi,
terlebih dahulu dilakukan analisa statistik terhadap data hu#an. Analisa statistik ang
digunakan untuk "e"astikan bah6a data hu#an tersebut laak digunakan untuk analisa
selan#utna "eliputi :
a. $#i konsistensi 1consistency test)
b. $#i ketiadaan trend
c. $#i stasioner
d. $#i persistensi
Ga%bar 3.3. Diagra% Alir Ta!a, (engujian Data
III.1.3. Uji Kon$i$ten$i
Satu data hu#an untuk stasiun tertentu, di"ungkinkan sifatna tidak konsisten
1inconsistent). Data se"aca" ini tidak dapat langsung dianalisa. 5adi sebelu" data
hidrologi tersebut Asiap pakaiB atau sebagai bahan infor"asi lebih lan#ut, harus
dilakukan pengu#ian terhadap konsistensina. 9etode!"etode banak tersedia
antara lain :
a). Kur>a "assa ganda 1double mass curve)
b). Statistik antara lain : Von Neumann Ratio, Cummulative Deviation, Rescaled
Adjusted Partial Sums, Weighted Adjusted Partial Sums.
9etode!"etode pengu#ian konsistensi data hidrologi, diantarana adalah analisis :
a. Kur>a "assa ganda 1double mass curve), kur>a "assa ganda dapat
diinterprestasikan sebagai berikut : 1i) apabila data stasiun ang diu#i konsisten,
"aka garis ang terbentuk "erupakan garis lurus dengan ke"iringan 1sloe)
ang tidak berubah, 1ii) apabila garis tersebut "enun#ukkan perubahan
ke"iringan, berarti telah ter#adi perubahan sifat data hidrologi 1tidak konsisten).
Penga"atan
atau
Pengukuran
Pengiri"an data
Collecting Data
$#i
Konsistensi
Pe"ilahan
Cnfor"asi
terkait
9elengkapi
data
Data 7enar
siap pakai
infor"asi
Data
ditolak
Koreksi
data
tidak
a
a. Data kon$i$ten b. Data ti)ak kon$i$ten

Ga%bar 3.- De$kri,$i Data Kon$i$ten )an Ti)ak Kon$i$ten
Cara dengan kur>a "assa ganda ini "asih "engundang pertanaan karena
pengu#ian dilakukan atas data satu stasiun terhadap beberapa stasiun disekitarna.
5ika se"ua stasiun harus diu#i, "aka stasiun ang se"ula diu#i ang ke"ungkinan
tidak konsisten, pada giliranna akan "en#adi stasiun acuan.
b. Statistik
7eberapa "etode ang "enggunakan pendekatan statistik antara lain : AVon
Neumann RatioB, ACummulative DeviationB, ARescaled Adjusted Partial SumsB,
AWeighted Adjusted Partial SumsB. 7uishand 1'(),) "en#elaskan cara!cara
pengu#ian Rescaled Adjusted Partial Sums 1&APS) sebagai berikut :
9etode ini ditun#ukkan dengan nilai ko"ulatif peni"panganna terhadap nilai
rata!rata dengan persa"aan berikut :
3
D
3
· S :
( )

·
− ·
!
i
i !
" " S
'
D
, dengan k ?', ,, .,En. 1.!')
"e"perhatikan persa"aan 1.!'), "aka #ika F G 3, "aka nilai
D
!
S akan bernilai
positif sedangkan untuk F H 3 nilai
D
!
S akan bernilai negatif.
Dengan "e"bagi
D
!
S dengan standart de>iasi, diperoleh apa ang disebut
ARescaled Adjusted Partial SumsB 1&APS).
S
S
S
!
!
D
D D
· 1.!,)
di"ana S adalah standar de>iasi. Statistik ang digunakan sebagai alat pengu#i
konsistensi adalah :
D D
3
"aI
!
n !
S #
≤ ≤
·
1.!.)
atau nilai range
D D
3
D D
3
"in "aI
!
n !
!
n !
S S R
≤ ≤ ≤ ≤
− ·
1.!-)
Tabel 3.-. Nilai Kriti$ . )an R
0
n
#
n
R
(3@ (+@ ((@ (3@ (+@ ((@
'3 '.3+ '.'- '.,( '.,' '.,) '..)
,3 '.'3 '.,, '.-, '..- '.-. '.63
.3 '.', '.,- '.-6 '.-3 '.+3 '.23
-3 '.'. '.,6 '.+3 '.-, '.+. '.2-
+3 '.'- '.,2 '.+, '.-- '.++ '.2)
'33 '.'2 '.,( '.++ '.+3 '.6, '.)6
J '.,, '..6 '.6. '.6, '.2+ ,.33
Dengan "elihat nilai statistik diatas "aka dapat dicari nilai
n
#
hitung dan
n
R

hitung. 4asil ang didapat dibandingkan dengan nilai i#in, apabila lebih kecil untuk
tingkat kepercaaan tertentu "aka data "asih dala" batasan konsisten. $#i
konsistensi "etode &APS pada lokasi studi dita"pilkan pada Tabel 3./.
Tabel 3./. (er!itungan Uji Kon$i$ten$i Loka$i Stu)i
Tahun =i SkD SkDD K SkDD K
'()6 '.2-.,3 !'.-.'' !3.+3 3.+3
'()2 '+.+.(3 ,2.+( 3.'3 3.'3
'()) ')+..+3 .-+.'( '.,) '.,)
'()( ')(6.-) .)).'2 '.-- '.--
'((3 '-3-.(3 !'3..-' !3..) 3..)
'((' '..'.+3 !'26.)' !3.66 3.66
'((, '2'3.33 ,3'.6( 3.2+ 3.2+
'((. '6,2.(3 ''(.+( 3.-- 3.--
'((- '6,..)3 ''+.-( 3.-. 3.-.
'((+ '-63.-3 !-2.(' !3.') 3.')
'((6 '+62.-3 +(.3( 3.,, 3.,,
'((2 '-3'..3 !'32.3' !3.-3 3.-3
'(() '.('.33 !''2..' !3.-- 3.--
'((( '2+).63 ,+3.,( 3.(. 3.(.
,333 ,33).)3 +33.-( '.)6 '.)6
,33' '2-..(3 ,.+.+( 3.)2 3.)2
,33, )6).,3 !6-3.'' !,..2 ,..2
,33. '.)2.-3 !',3.(' !3.-+ 3.-+
,33- ''().+3 !.3(.)' !'.'+ '.'+
,33+ '+66.'3 +2.2( 3.,' 3.,'
,336 '36).33 !--3..' !'.6. '.6.
,332 '-3+.'3 !'3..,' !3..) 3..)
5u"lah ..,'),.)) SkDD "in !3.66
&ata!rata ',+3)..' SkDD "aks '.--
n ,,.33 & ,.'3
S ,6(.6. L '.--
Dari hasil analisa sebagai"ana Tabel 3./ di atas, diketahui bah6a nilai L ? ',--
dan nilai & ? ,,'3. 9aka nilai
n
#
hitung ? 3,.' dan
n
R
hitung ? 3,-+M di"ana n
adalah #u"lah data. $ntuk level o$ signi$icant 1tingkat kepercaaan) (+@ dengan
"elihat Tabel 3.-, "aka nilai
n
#
kritis ? ',,, dan
n
R
kritis ? ',--. 7erdasarkan
nilai!nilai tersebut diatas "aka untuk kriteria
n
#
kritis H
n
#
hitung dan
n
R
kritis
H
n
R
hitung, dapat disi"pulkan bah6a data hu#an ang tersedia pada lokasi studi
ang tercatat pada stasiun 9alikussaleh tahun data '()6!,332 adalah konsisten.
III.1.-. Uji Ketia)aan Tren)
Deret berkala ang nilaina "enun#ukkan gerakan ang ber#angka pan#ang dan
"e"punai kecendrungan "enu#u ke satu arah, arah naik atau turun disebut dengan
pola atau trend. $"u"na "eliputi gerakan ang la"ana lebih dari '3 tahun.
Deret berkala ang datana kurang dari '3 tahun kadang!kadang sulit untuk
"enentukan gerakan dari suatu trend. 4asilna dapat "eragukan, karena gerakan
ang diperoleh hana "ungkin "enun#ukkan suatu sikli 1cyclical time series) dari
suatu trend. Sikli "erupakan gerakan tidak teratur dari suatu trend.
Apabila dala" deret berkala "enun#ukkan adana trend "aka datana tidak
disarankan untuk digunakan untuk beberapa analisis hidrologi, "isalna analisis
peluang dan si"ulasi.
$ntuk deret berkala ang "enun#ukkan adana trend "aka analisis hidrologi harus
"engikuti garis trend ang dihasilkan, "isal analisa regresi dan moving average
1rata!rata bergerak). Analisa trend sendiri sebenarna dapat digunakan untuk
"enentukan ada atau tidakna perubahan dari >ariable hidrologi akibat pengaruh
"anusia atau faktor ala".
7eberapa "etode statistik ang dapat digunakan untuk "engu#i ketiadaan trend
dala" deret berkala antara lain :
Spear"an
9ann and :hitne
CoI and Stuart
Dala" N0ea$ibilit1 Stu)1 &0S' 2a)uk Krueng Keureuto3 2a)uk Krueng
(euto )an 2a)uk Krueng Sa4ang )i Kabu,aten A5e! UtaraN "etode ang
digunakan adalah "etode Spear"an. Karena "etode Spear"an dapat beker#a untuk
satu #enis >ariabel hidrologi sa#a, di"ana dala" hal ini adalah hu#an tahunan.
9etode Spear"an "enggunakan siste" koefisien korelasi peringkat sebagai
berikut :
( )
n n
dt
%P
n
i

− ·

·
.
'
,
6
'
1.!+)
,
'
,
'
,
1
]
1

¸



·
%P
n
%P t
1.!6)
di"ana :
KP ? koefisien korelasi peringkat Spear"an
n ? #u"lah data
dt ? selisih Rt dangan &t
Tt ? peringkat dari 6aktu
&t ? peringkat dari >ariabel hidrologi dala" deret berkala.
t ? nilai hitung u#i t
Tabel 3.6. (er!itungan Koe7i$ien Korela$i (eringkat #eto)e S,ear%an
4ipotesa :
43 : tidak terdapat trend data
4' O 43 : terdapat trend data
d! ? n < , ? ,, < , ? ,3
Peringkat
Tahun 'i Rt
1 '()6 '.2-.,3 ,333 ,33).)3 '+ 14.00 196.00
2 '()2 '+.+.(3 '()( ')(6.-) - 2.00 4.00
3 '()) ')+..+3 '()) ')+..+3 . 0.00 0.00
4 '()( ')(6.-) '((( '2+).63 '- 10.00 100.00
5 '((3 '-3-.(3 ,33' '2-..(3 '6 11.00 121.00
6 '((' '..'.+3 '((, '2'3.33 2 1.00 1.00
7 '((, '2'3.33 '((. '6,2.(3 ) 1.00 1.00
8 '((. '6,2.(3 '((- '6,..)3 ( 1.00 1.00
9 '((- '6,..)3 '((6 '+62.-3 '' 2.00 4.00
10 '((+ '-63.-3 ,33+ '+66.'3 ,3 10.00 100.00
11 '((6 '+62.-3 '()2 '+.+.(3 , -9.00 81.00
12 '((2 '-3'..3 '((+ '-63.-3 '3 -2.00 4.00
13 '(() '.('.33 ,332 '-3+.'3 ,, 9.00 81.00
14 '((( '2+).63 '((3 '-3-.(3 + -9.00 81.00
15 ,333 ,33).)3 '((2 '-3'..3 ', -3.00 9.00
16 ,33' '2-..(3 '(() '.('.33 '. -3.00 9.00
17 ,33, )6).,3 ,33. '.)2.-3 ') 1.00 1.00
18 ,33. '.)2.-3 '()6 '.2-.,3 ' -17.00 289.00
19 ,33- ''().+3 '((' '..'.+3 6 -13.00 169.00
20 ,33+ '+66.'3 ,33- ''().+3 '( -1.00 1.00
21 ,336 '36).33 ,336 '36).33 ,' 0.00 0.00
22 ,332 '-3+.'3 ,33, )6).,3 '2 -5.00 25.00
1278.00
22.00
0.28
1.30
Peringkat, &t
No.
K
t
dt
dt
(
!um"ah
n
Tahun 'i
7erdasarkan persa"aan 1.!+) dan persa"aan 1.!6) "aka nilai %P dan u#i!t, dapat
dilihat pada Tabel 3.6, di"ana diperoleh nilai KP ? 3,,) sehingga nilai t hitung ?
',.3. $ntuk u#i , sisi dengan level o$ signi$icant +@ 1"asing!"asing sisi "en#adi
,,+@) dan dera#at bebas 1d!) ? ,3, "aka berdasarkan Tabel 3.8 diperoleh nilai tc
kritis 1t
3,(2+
) ? ,,3).. Dari hasil perhitungan "enun#ukkan bah6a tc kritis 1,,3).) H
t hitung 1',.3). $ntuk kondisi t kritis H t hitung "aka hipotesa 43 diteri"a Dengan
de"ikian dapat disi"pulkan bah6a data hu#an periode tahun '()6 < ,332 ang
tercatat pada Stasiun 9alikussaleh tidak terdapat trend, sehingga data hu#an ang
tersedia dapat digunakan untuk analisa peluang dan si"ulasi.
Tabel 3.8. Nilai t5 untuk Di$tribu$i Dua Si$i
III.1./. Uji Sta$ioner
Deret berkala u"u"na dibedakan "en#adi dua tipe aitu : a). Stasioner dan b).
Tidak Stasioner.
Deret berkala disebut stasioner apabila nilai dari para"eter statistikna 1rata!rata
dan >arian) relatif tidak berubah dari bagian periode/runtun 6aktu ang ada. 5ika
dite"ukan salah satu para"eter statistikna berubah dari bagian periode/runtun
6aktu ang ada "aka deret berkala tersebut disebut tidak stasioner. Deret berkala
tidak stasioner "enun#ukkan bah6a datana tidak ho"ogen/tidak sa"a #enis.
10.0# 5.0# 2.5# 1.0# 0.5#
1 3.070 6.314 12.706 31.821 63.657
2 1.886 2.920 4.303 6.965 9.925
3 1.638 2.353 3.182 4.541 5.841
4 1.533 2.132 2.776 3.747 4.604
5 1.476 2.015 2.571 3.365 4.032
6 1.440 1.943 2.447 3.143 3.707
7 1.415 1.895 2.365 2.998 3.499
8 1.397 1.860 2.306 2.896 3.355
9 1.383 1.833 2.262 2.821 3.250
10 1.372 1.812 2.228 2.764 3.169
11 1.363 1.796 2.201 2.718 3.106
12 1.356 1.782 2.179 2.681 3.055
13 1.350 1.771 2.160 2.650 3.012
14 1.345 1.761 2.145 2.624 2.977
15 1.341 1.753 2.131 2.602 2.947
16 1.337 1.746 2.120 2.583 2.921
17 1.333 1.740 2.110 2.567 2.898
18 1.330 1.734 2.101 2.552 2.878
19 1.328 1.729 2.093 2.539 2.861
20 1.325 1.725 2.083 2.528 2.845
21 1.323 1.721 2.080 2.518 2.831
22 1.321 1.717 2.074 2.508 2.819
23 1.319 1.714 2.069 2.500 2.807
24 1.318 1.711 2.064 2.492 2.797
25 1.316 1.708 2.060 2.485 2.787
26 1.315 1.706 2.056 2.479 2.779
27 1.314 1.703 2.052 2.473 2.771
28 1.313 1.701 2.048 2.467 2.763
29 1.311 1.699 2.045 2.462 2.756
in$. 1.282 1.645 1.960 2.326 2.576
%&ra'at k&(&r)a*aan+ α
dk
Apabila data deret berkala tidak "enun#ukkan adana trend, "aka dilan#utkan u#i
Stasioner dengan tu#uan "engu#i kestabilan nilai >arian dan rata!rata dari deret
berkala.
Pengu#ian nilai >arian dari deret berkala dapat dilakukan dengan u#i!P 1)isher test)
dengan bentuk persa"aan :
( )
( ) ' .
' .
'
,
, ,
,
,
' '


·
N S N
N S N
)
1.!2)
di"ana :
P ? nilai hitung u#i )
0
'
? #u"lah data kelo"pok '
0
,
? #u"lah data kelo"pok ,
S
'
? standar de>iasi data kelo"pok '
S
,
? standar de>iasi data kelo"pok ,
dengan dera#at bebas 1d!) :
d!
*
+ N
*
, *
d!
(
+ N
(
- *
4ipotesa nol untuk para"eter statistik data adalah stasioner, sebalikna hipotesa
tidak sa"a dengan satu untuk para"eter statistik data tidak stasioner. $ntuk hasil
pengu#ian hipotesa nol ditolak, berarti nilai >arian tidak stabil atau tidak ho"ogen.
Deret berkala ang nilai >arianna tidak ho"ogen berarti deret berkala tidak
stasioner dan tidak perlu "elakukan pengu#ian lan#utan.
Sedangkan stabilitas nila rata!rata data deret berkala diu#i dengan u#i!t 1student test)
dengan persa"aan sebagai berikut :
,
'
, '
, '
' '

,
_

¸
¸
+

·
N N
' '
t
σ
1.!))
,
'
, '
,
, ,
,
' '
,

,
_

¸
¸
− +
+
·
N N
S N S N
σ
1.!()
di"ana :
t ? nilai hitung u#i t
0' ? #u"lah data kelo"pok '
0, ? #u"lah data kelo"pok ,
'
'
? nilai rata!rata data kelo"pok '
,
'
? nilai rata!rata data kelo"pok ,
S' ? Standar De>iasi data kelo"pok '
S, ? Standar De>iasi data kelo"pok ,
Dengan dera#at bebas d! ? N
*
Q N
(
< ,
Dala" u#i stasioner ini data dibagi "en#adi dua kelo"pok, sehingga data hu#an
pada lokasi studi dibagi "en#adi Kelo"pok C untuk periode hu#an tahunan '()6!
'((6 dan Kelo"pok CC untuk periode '((2!,332, lebih #elas dapat dilihat pada
Tabel 3.9.
Tabel 3.9. Kelo%,ok Data Hujan Ta!unan Uji Sta$ioner
Uji Kestabilan Varian
9enggunakan persa"aan 1.!2) diperoleh )
hitung
? 3,.,6M sedangkan nilai )
kritis
?
,,()3 1lihat Tabel 3.:) "aka )
kritis
H )
hitung
. Sehingga disi"pulkan bah6a data hu#an
pada lokasi studi berdasarkan u#i kestabilan >arian adalah stasioner atau ho"ogen.
Tabel 3.:. Nilai 0 kriti$ Untuk Le*el o7 Signi7i5ant /;
Uji Kestabilan Rata-rata
Tahun 'i Tahun 'i
1 1986 1374.20 12 1997 1401.30
2 1987 1535.90 13 1998 1391.00
3 1988 1853.50 14 1999 1758.60
4 1989 1896.48 15 2000 2008.80
5 1990 1404.90 16 2001 1743.90
6 1991 1331.50 17 2002 868.20
7 1992 1710.00 18 2003 1387.40
8 1993 1627.90 19 2004 1198.50
9 1994 1623.80 20 2005 1566.10
10 1995 1460.40 21 2006 1068.00
11 1996 1567.40 22 2007 1405.10
N
1
11.00 N
2
11.00
1580.54 1436.08
S
1
186.3451 S
2
326.2931
dk
1 10.00
dk
2 10.00
No.
Kelo"pok C
No.
Kelo"pok CC
'
'
,
'
10 12 15 20 24
10 2.98 2.91 2.85 2.77 2.74
11 2.85 2.79 2.72 2.65 2.61
12 2.75 2.69 2.62 2.54 2.51
13 2.67 2.60 2.53 2.46 2.42
14 2.60 2.53 2.46 2.39 2.35
%k
2
%k
1
9enggunakan persa"aan 1.!)) dan persa"aan 1.!() diperoleh σ ? ,2),662
sehingga nilai t
hitung
? ',,'6. Sedangkan nilai t
kritis
berdasarkan Tabel 3.8 untuk d! ?
,3 dan u#i , arah diperoleh nilai ,,3). sehingga t
kritis
H t
hitung
. Sehingga disi"pulkan
bah6a data hu#an adalah stasioner.
III.1.6. Uji (er$i$ten$i
Anggapan bah6a data berasal dari sa"pel acak 1rando") haruslah diu#i, ang
u"u"na "erupakan persaratan dala" analisis distribusi peluang. Persistensi
1ersistence) adalah ketidaktergantungan dari setiap nilai dala" seret berkala.
$ntuk "elaksanakan pengu#ian persistensi harus dihitung besarna koefisien
korelasi serial. Salah satu "etode untuk "enentukan koefisien korelasi serial adalah
"etode Spear"an.
Koefisien korelasi serial "etode Spear"an dapat diru"uskan sebagai berikut :
( )
m m
di
%S
n
i

− ·

·
.
'
,
6
'
1.!'3)
,
'
,
'
,
1
]
1

¸



·
%S
m
%S t
1.!'')
di"ana :
KS ? koefisien korelasi serial Spear"an
" ? #u"lah data
di ? selisih antara peringkat ke '
i
dang '
i-*
t ? nilai hitung u#i t
Dengan dera#at bebas d! ? m < ,
Tabel 3.1< "enun#ukkan koefisien korelasi serial data hu#an tahunan lokasi studi.
Dengan "enggunakan persa"aan 1.!'3) diperoleh nilai %S ? !3,'2) dan dengan
persa"aan 1.!'') diperoleh nilai t
hitung
? !3,2)). Dengan u#i , arah dan d! ? ,3
"aka berdasarkan Tabel 3.8 diperoleh nilai t
kritis
? ,,3(..
Dari hasil analisa u#i persistensi di"ana nilai t
kritis
H t
hitung
"aka dapat disi"pulkan
bah6a data hu#an ang tersedia adalah persisten.
7erdasarkan dari keseluruhan analisa statistik ang telah diuraikan secara detail
aitu "eliputi : u#i konsistensi, u#i ketiadaan trend, u#i stasioner dan u#i persistensi,
"aka secara teoritis dapat disi"pulkan bah6a data hu#an periode '()6 < ,332 hasil
pencatatan stasiun 9alikussaleh laak dan >alid untuk digunakan dala" analisa
hidrologi "eliputi analisa peluang dan si"ulasi.
Tabel 3.1<. Koe7i$ien Korela$i Serial
=URAH HU>AN REN=ANA
7esarna curah hu#an rencana dihitung dengan analisis probabilitas frekuensi curah hu#an.
7eberapa "etoda tersedia ang akan disesuaikan dengan distribusi datana, antara lain : a).
9etoda R.5. ;u"bel dan b) 9etoda %og Pearson CCC
a. Anali$i$ Di$tribu$i 0rekuen$i E>. Gu%bel
Persa"aan "etode R.5. ;u"bell adalah sebagai berikut :
d
S . K = =
T
+ ·
di"ana :
=
T
? *ariate ang diekstrapolasikan aitu besarna curah hu#an rancangan untuk
periode ulang tertentu.
= ? 4arga rerata curah hu#an
Peringkat
Rt
1 1986 1374.20 15 -
2 1987 1535.90 4 -11 121
3 1988 1853.50 3 -1 1
4 1989 1896.48 14 11 121
5 1990 1404.90 16 2 4
6 1991 1331.50 7 -9 81
7 1992 1710.00 8 1 1
8 1993 1627.90 9 1 1
9 1994 1623.80 11 2 4
10 1995 1460.40 20 9 81
11 1996 1567.40 2 -18 324
12 1997 1401.30 10 8 64
13 1998 1391.00 22 12 144
14 1999 1758.60 5 -17 289
15 2000 2008.80 12 7 49
16 2001 1743.90 13 1 1
17 2002 868.20 18 5 25
18 2003 1387.40 1 -17 289
19 2004 1198.50 6 5 25
20 2005 1566.10 19 13 169
21 2006 1068.00 21 2 4
22 2007 1405.10 17 -4 16
1814
di
(
!um"ah
No. Tahun 'i di
= ?
=
n
i
i ?'
n

( )
Sd ?
= ! =
n ! '
i
i ? l
n
,

di"ana :
Sd ? standar de>iasi
=
? nilai rata!rata
=
i
? nilai >arian ke i
0 ? #u"lah data
K ? faktor frekuensi ang "erupakan fungsi dari periode ulang 1return period) dan
tipe distribusi frekuensi.
$ntuk "enghitung faktor frekuensi R.5. ;u"bel Tpe C digunakan ru"us :
Sn
? K
"n "& −
di"ana :
ST ? &educed >ariate sebagai fungsi periode ulang T
? ! %n [ ! %n 1T ! ')/T]
Sn ? &educed "ean sebagai fungsi dari banakna data n
Sn ? &educed standard de>iasi sebagai fungsi dari banakna
Dengan "ensubstitusikan ketiga persa"aan diatas diperoleh :

) .1
Sn
? =T "n "&
Sx
' − +
5ika :
Sn
Sx
?
a
'
"n
Sx
' .
Sn
? b −
Persa"aan diatas "en#adi :
"& b .
a
'
? =T +
Koefisien Ske6ness :
Cs ?
n
1n ! ') 1n ! ,)
1= ! =)
Sd
i
.
i ? l
n
.

di"ana :
Cs ? koefisien ske6ness
= ? nilai rata!rata
=i ? nilai >arian ke i
n ? #u"lah data
Koefisien Kurtosis :
( )
Ck ?
n = ! =
1n ! ') 1n ! ,) 1n ! .) Sd
,
i
i ? l
n
-
-

di"ana :
Ck ? koefisien kurtosis
=
? nilai rata!rata
=i ? nilai >arian ke i
0 ? #u"lah data
b. Anali$i$ Di$tribu$i 7rekuen$i Log (ear$on T1,e III
Persa"aan ang digunakan adalah :
0ilai rerata :
n
I log
I %og
Σ
·
Standard De>iasi :
( )
' ! n
I %og ! I %og
? Sd
n
l ? i
,
i ∑
di"ana :
I ? curah hu#an 1"")
I %og ? rerata %og I
K ? faktor frekuensi
c. Anali$i$ Di$tribu$i 7rekuen$i I4ai " Ka)o1a
.
b Io
log . ?
+
+ b x
c ε
dengan
ε
? faktor frekuensi
c ? faktor C6ai Kadoa
log 1Io Q b ) adalah harga rata!rata dari log 1Ii Q b) dengan 1 i ? ', ,, E n ) dan
dinatakan dengan 1=o, b, c dan Io) diperkirakan dari ru"us!ru"us sebagai berikut :
4arga perkiraan perta"a dari Io
%og Io ? '/n ∑ log Ii
b ? '/" ∑ bi M " ? n/'3
.
It) 1Is ! Io ,
Io Is.It
? bi
,
+

=o ? log 1Io Qb)
? '/n ∑ log 1Ii Q b)
. , )T 1 log ) ' /1 , . ? '/c
b xo
b xi
n c
+
+


, , ). ' /1 , . ? xo x n n − −
Di"ana :
=s ? harga penga"atan dengan no"or urut 1") dari ang terbesar
=t ? harga penga"atan dengan no"or urut 1") dari ang terkecil
n ? banakna data
). (e%ili!an >eni$ Sebaran
Penentuan #enis sebaran diperlukan untuk "engetahui suatu rangkaian data cocok
untuk suatu sebaran tertentu dan tidak cocok untuk sebaran lain. $ntuk "engetahui
kecocokan terhadap suatu #enis sebaran tertentu, perlu dika#i terlebih dahulu ketentuan!
ketentuan ang ada, aitu :
 4itung para"eter!para"eter statistik Cs dan Ck, untuk "enentukan "aca"
analisis frekuensi ang dipakai.
 Koefisien kepencengan/s!e.ness 1Cs) dihitung dengan persa"aan :
( )
( ) ( )
3
3
S . 2 n 1 n
X X . n
Cs
− −
− ∑
·
 Koefisien kepuncakan/curtosis 1Ck) dihitung dengan persa"aan :
( )
( ) ( ) ( )
4
4 2
S . 3 n 2 n 1 n
X X . n
Ck
− − −
− ∑
·
di"ana :
n ? #u"lah data
X
? rerata data hu#an 1"")
S ? si"pangan baku 1standar de>iasi)
= ? data hu#an 1"")
7ila Cs H '.3 : Sebaran "endekati sebaran ;u"bel
7ila Cs G '.3 : Sebaran "endekati sifat!sifat sebaran %og 0or"al atau %og
Pearson CCC
7ila Cs ? '.3 : Sebaran "endekati sebaran 0or"al
Tabel 3.11. (e%ili!an >eni$ Sebaran
Tabel 3.1. S1arat (engujian Agi!an Data Dala% Anali$i$ 0rekuen$i
tidak ada batasan
tidak ada batasan
Di$tribu$i I2AI Di$tribu$i Gu%bel Di$tribu$i Log (ear$on
tidak ada batasan
Ck H +.-
'..)6(H','.(+
tidak "e"enuhi
"e"enuhi
"e"enuhi
tidak ada batasan
Di$tribu$i Nor%al
! 3.3+ G Cs G 3.3+
,.2 G Ck G ... 2.,,)+H+,-
tidak "e"enuhi
! 3.3+ G Cs G 3.3+
,.2 G Ck G ...
Cs H '.'.(+
No. Ta!un ?i &?i " ?rt'
&?i " ?rt'

&?i " ?rt'
3
&?i " ?rt'
-
' '()6 (+., !).6 2-..+ !6-'.'' +,+,).'.
, '()2 '.).+ .-.2 ',,3,.+' -',6((.)) ',--6,3.).'3
. '()) '3-.( '.' '.'6 '.,+ '..+
- '()( (,.) !''.3 ','.+3 !',..(.,2 '-,26,..)
+ '((3 ''(.3 '+., ,.3..+ .,-(6.3) +.,363.(-
6 '((' 6,.) !-'.3 ',6),.)6 !6(,3.+.6) ,,).,,3.'.26
2 '((, ',2.+ ,..2 +63.6' '.,,2..2( .'-,,)2.,'
) '((. '3,.3 !'.) ..., !6.36 ''.3-
( '((- (2.) !6.3 .6.,2 !,').-6 ',.'+.2+
'3 '((+ 2-.3 !,(.) ))(.-3 !,6,+,-.'( 2(',3,..+)
'' '((6 ',..- '(.6 .)..,2 2,+3...2 '-6,)(+.+(
', '((2 2(.+ !,-.. +('.63 !'-,.)(.,' .-(,()-.2,
'. '(() ((., !-.6 ,'..2 !().2( -+6.66
'- '((( ','.3 '2., ,(+.36 +,36)..3 )2,3+(.6-
'+ ,333 ,3(.. '3+.+ '',',+.-6 ','2.,-),.66 ',.,22+,2+3..-
'6 ,33' ',6.6 ,,.) +').)3 '',)'6.(- ,6(,'+2.2+
'2 ,33, -(.3 !+-.) .,33+.+. !'6-,22'.-. (,3..,,'(.'+
') ,33. )3.3 !,..) +62.+, !'.,+'(.(. .,,,3)'.63
'( ,33- (+.+ !).. 6(.,2 !+26.+3 -,2().3.
,3 ,33+ )2.- !'6.- ,6(.2' !-,-,(..' 2,,2-'..'
,' ,336 ',,.2 ').( .+6..+ 6,2,6.(- ',6,()6..-
,, ,332 26.3 !,2.) 22-.'3 !,',+.2.6( +((,,.2.,-
5u"lah ,,)- 3 ,,2)3 (-+(), '-3,-6-,(
&erata I ? '3..), Cs ? '..(
S ? .,.(- Ck ? 2.,.
n ? ,,.33 C> ? 3..,
U>I KESESUAIAN DISTRI+USI
Selan#utna setelah ditetapkan distribusi ang sesuai ang dipakai, ke"udian harus
dilakukan u#i kesesuaian distribusi ang di"aksudkan untuk "engetahui kebenaran analisa
curah hu#an baik terhadap si"pangan data >ertikal ataupun si"pangan data horisontal.
$ntuk "engu#i apakah pe"ilihan distribusi ang digunakan dala" perhitungan curah hu#an
rencana diteri"a atau ditolak, "aka perlu dilakukan u#i kesesuaian distribusi. $#i ini
dilakukan secara >ertikal dengan "etode Chi SUuare dan secara horisontal dengan "etode
S"irno> Kol"ogorof.
1) =!i"Kua)rat & χ
2
@ te$t'
$#i ini "engka#i ukuran perbedaan ang terdapat di antara frekuensi ang diobser>asi
dengan ang diharapkan dan digunakan untuk "engu#i si"pangan secara >ertikal,
ang ditentukan dengan persa"aan :
( )


· χ
·
k
1 j
j
2
j j
hitung
2
E
) E O (
di"ana :
hitung
2
χ
? u#i statistik
R
#
? frekuensi penga"atan 1observed $re/uency)
V
#
? frekuensi teoritis kelas # 1exected $re/uency)
%angkah!langkah dala" "e"akai #enis u#i ini adalah sebagai berikut :
 9engurutkan data curah hu#an harian "aksi"u" dari nilai terkecil ke terbesar.
'. 9e"plot harga curah hu#an harian "aksi"u" =t dengan harga probabilitas
:eibull :
( ) % 100 .
1 N
n
x S
n
+
·
di"ana:
S
n
1I) ? probabilitas 1@)
n ? no"er urut data dari seri ang telah diurutkan
0 ? #u"lah total data
,. Tarik garis dengan bantuan titik curah hu#an rancangan ang "e"punai
periode ulang tertentu pada kertas se"i!log probabilitas >s curah hu#an
.. 4itung harga frekuensi teoritis dari kertas se"i!log
4. 4itung nilai
hitung
2
χ
dengan persa"aan diatas
5. 4itung harga χ
,

cr
dengan "enentukan taraf signifikan α W? + @ dan dengan
dera#at kebebasan ang dihitung dengan persa"aan :
) 1 m ( n + − · υ
di"ana :
υ ? dera#at kebebasan
n ? #u"lah data
" ? #u"lah para"eter untuk hitung
,
χ
6. Dengan nilai υ dan nilai tingkat kepercaaan/ signi$icant level α "aka
didapatkan nilai χ
,
cr
ang akan dibandingkan dengan nilai χ
,
hitung
. Data akan
diteri"a #ika dari u#i nilai χ
,
hitung
G χ
,
cr.
' Uji S%irno*"Kol%ogoro*
$#i kesesuaian ini digunakan untuk "engu#i si"pangan secara horisontal. $#i ini
dilakukan dengan tahapan sebagai berikut :
1. 9engurutkan data hu#an harian "aksi"u" dari nilai terkecil ke terbesar
2. 9e"plot harga curah hu#an harian "aksi"u" =t dengan harga probabilitas, Sn1I)
seperti pada persa"aan diatas
3. Pengu#ian terhadap kesesuaian data dengan "enggunakan tabel ang tersedia
dengan para"eter banakna data 1n), tingkat kepercaaan atau level o$
signi$icant 1α), dan ∆
cr
4. 4itung nilai selisih "aksi"u" antara distribusi teoritis dan distribusi e"piris
dengan persa"aan :

"aks
?
( ) ( ) x S - x P
n x
di"ana :

"aks
? selisih antara probabilitas e"piris dan teoritis
S
I
1I) ? peluang e"piris
P
I
1I) ? peluang teoritis
5. 9e"bandingkan nilai ∆
cr
dan ∆
"aks
dengan ketentuan apabila :

cr
HW ∆
"aks
"aka distribusi tidak diteri"a

cr
G ∆
"aks
"aka distribusi diteri"a
4asil Analisa Curah 4u#an hingga pengu#ian kesesuaian Distribusi untuk data hu#an
Stasiun %hokseu"a6e disa#ikan dala" Tabel 3.13 !ingga Tabel 3./.
Tabel 3.13. Anali$a Hujan Ran5angan %enggunakan Di$tribu$i Gu%bel
Tabel 3.1-. =ura! Hujan Ran5angan %enurut Di$tribu$i Gu%bel
No. TAHUN ? A ?" ?
rt
B

A ?" ?
rt
B
3
A ?" ?
rt
B
-
& %%'
' '()6 (+.,3 2-..+ !6-'.'' ++,).'.
, '()2 '.).+3 ',3,.+' -'6((.)) '--63.).'3
. '()) '3-.(3 '.'6 '.,+ '..+
- '()( (,.)3 ','.+3 !'..(.,2 '-26,..)
+ '((3 ''(.33 ,.3..+ .-(6.3) +.363.(-
6 '((' 6,.)3 '6),.)6 !6(3.+.6) ,).,3.'.26
2 '((, ',2.+3 +63.6' '.,2..2( .'-,)2.,'
) '((. '3,.33 ..., !6.36 ''.3-
( '((- (2.)3 .6.,2 !,').-6 '.'+.2+
'3 '((+ 2-.33 ))(.-3 !,6+,-.'( 2('3,..+)
'' '((6 ',..-3 .)..,2 2+3...2 '-6)(+.+(
', '((2 2(.+3 +('.63 !'-.)(.,' .-(()-.2,
'. '(() ((.,3 ,'..2 !().2( -+6.66
'- '((( ','.33 ,(+.36 +36)..3 )23+(.6-
'+ ,333 ,3(..3 ''',+.-6 ''2.-),.66 ',.22+2+3..-
'6 ,33' ',6.63 +').)3 '')'6.(- ,6('+2.2+
'2 ,33, -(.33 .33+.+. !'6-22'.-. (3..,'(.'+
') ,33. )3.33 +62.+, !'.+'(.(. .,,3)'.63
'( ,33- (+.+3 6(.,2 !+26.+3 -2().3.
,3 ,33+ )2.-3 ,6(.2' !--,(..' 2,2-'..'
,' ,336 ',,.23 .+6..+ 62,6.(- ',6()6..-
,, ,332 26.33 22-.'3 !,'+.2.6( +((,.2.,-
5u"lah ? ,,)-.'3 ,,2)3..) (-+()'.6, '-3,-6-,).+(
&erata I ? '3..), '3.+.-2
9aksi"u" ? ,3(..3 ''',+.-6
9ini"u" ? -(.33 '.'6
De>iasi ? .,.(- ,.+6.(.
n ? ,,.33 ,,.33
Koefisien Ske6ness 1Cs) ? '..(
Koefisien Kurtosis 1Ck) ? -.3)
NO (ERIODE REDU=ED HARGA
ULANG&T' CARIATE EKSTRA(OLASI3 &?
t
'
& ta!un ' 1 St ) 1 "")
' , 3..2 ().('
, + '.+3 '...)3
. '3 ,.,+ '+6.(3
- ,3 ,.(2 '2(.36
+ ,+ ..,3 ')6.3(
6 +3 ..(3 ,32.2-
2 '33 -.63 ,,(.,.
) ,33 +..3 ,+3.6-
( '333 6.(' .33.,+
Data ? ,,
Sn ? '.323
Sn ? 3.+,6
'/a ? .3.2)
b ? )2.6.
=t ? b Q '/a D St
St ? !ln 1!ln 1T!')/T)
Tabel 3.1/. (robabilita$ =ura! Hujan Ran5angan Di$tribu$i Gu%bel
(robabilita$ (robabilita$ D
NO ? Di$tribu$i Di$tribu$i
E%,iri$3 (e Teoriti$3 (t (e"(t
& %% ' & ; ' & ; ' & ; '
' -(.33 -..+ ..33 '..+
, 6,.)3 ).23 '3.6- '.(-
. 2-.33 '..3- ,'.32 ).3.
- 2(.+3 '2..( ,2.'( (.)3
+ )3.33 ,'.2- ,2.22 6.3.
6 )2.-3 ,6.3( .6.+' '3.-,
2 (,.)3 .3.-. -,.(- ',.+3
) (+.,3 .-.2) -+.2+ '3.(2
( (+.+3 .(.'. -6.'3 6.(2
'3 (2.)3 -..-) -).2- +.,6
'' ((.,3 -2.). +3.., ,.+3
', '3,.33 +,.'2 +..-, '.,-
'. '3-.(3 +6.+, +6.+, 3.3'
'- ''(.33 63.)2 6(.23 ).).
'+ ','.33 6+.,, 2'..3 6.3(
'6 ',,.23 6(.+2 2,.6' ..3+
'2 ',..-3 2..(' 2..'- 3.2)
') ',6.63 2).,6 2+.-. ,.).
'( ',2.+3 ),.6' 26.3+ 6.+6
,3 '.).+3 )6.(6 ),.+2 -..(
,' ,3(..3 ('..3 ().'3 6.2(
,, ,3(..3 (+.6+ ().'3 ,.-+
Delta 9aI 1@) ',.+3,
U>I S#IRNOC KOL#OGORO0
Data ? ,,
Signifikansi 1a , @) ? +.33
D Kritis ? ,).,3
D 9aksi"u" ? ',.+3
KRSC9P$%A0 : ? DITERI#A
Tabel 3.16. Uji =!i"SDuare Untuk Di$tribu$i Gu%bel
NO (RO+A+ILITE EF,e5te) Ob$er*e) E7 " O7 &E7 " O7'G
0reDuen51 0reDuen51
& ( ' & E7 ' & O7 '
' 3.33 G P G? ,3.33 -.-3 , ,.-3 +.26
, ,3.33 G P G? -3.33 -.-3 - 3.-3 3.'6
. -3.33 G P G? 63.33 -.-3 2 ,.63 6.26
- 63.33 G P G? )3.33 -.-3 6 '.63 ,.+6
+ )3.33 G P G? '33.33 -.-3 . '.-3 '.(6
5$9%A4 ,,.33 ,, '2.,3
5u"lah Kelas :
K ? ' Q .,.,, %og P
K ? +
Dera#at 7ebas 1 n ) ? K ! h ! ' M h ? ,
Dera#at 7ebas 1 n ) ? ,.33
Siginifikan 1a, @) ? +.33
D kritis ? +.((
RIpected PreUuenc ? -.-3
D K&CTCS ? +.(('
=
,
hitung ? ..(3(
KRSC9P$%A0 ? DITERI#A
Tabel 3.18. Anali$a Hujan Ran5angan %enggunakan Di$tribu$i Log (ear$on III
Tabel 3.19. =ura! Hujan Ran5angan %enurut Di$tribu$i Log (ear$on Ti,e III
?i Log ?i Log ?i " Log X
&?i " X'

&?i " X'
3
&?i " X'
-
&%%' &%%' &%%'
&%%'

&%%'
3
&%%'
-
' -(.33 '.6(3, !3..36) 3.3(-' !3.3,)( 3.33)(
, 6,.)3 '.2()3 !3.'((' 3.3.(6 !3.332( 3.33'6
. 2-.33 '.)6(, !3.',2) 3.3'6. !3.33,' 3.333.
- 26.33 '.))3) !3.''6, 3.3'.+ !3.33'6 3.333,
+ 2(.+3 '.(33- !3.3(66 3.33(. !3.333( 3.333'
6 )3.33 '.(3.' !3.3(.( 3.33)) !3.333) 3.333'
2 )2.-3 '.(-'+ !3.3+++ 3.33.' !3.333, 3.3333
) (,.)3 '.(62+ !3.3,(+ 3.333( 3.3333 3.3333
( (+.,3 '.(2)6 !3.3')- 3.333. 3.3333 3.3333
'3 (+.+3 '.()33 !3.3'23 3.333. 3.3333 3.3333
'' (2.)3 '.((3. !3.3362 3.3333 3.3333 3.3333
', ((.,3 '.((6+ !3.333+ 3.3333 3.3333 3.3333
'. '3,.33 ,.33)6 3.3''6 3.333' 3.3333 3.3333
'- '3-.(3 ,.3,3) 3.3,.) 3.3336 3.3333 3.3333
'+ ''(.33 ,.32++ 3.32)+ 3.336, 3.333+ 3.3333
'6 ','.33 ,.3),) 3.3)+) 3.332- 3.3336 3.333'
'2 ',,.23 ,.3))) 3.3(') 3.33)- 3.333) 3.333'
') ',..-3 ,.3('. 3.3(-. 3.33)( 3.333) 3.333'
'( ',6.63 ,.'3,- 3.'3+- 3.3''' 3.33', 3.333'
,3 ',2.+3 ,.'3++ 3.'3)+ 3.3'') 3.33'. 3.333'
,' '.).+3 ,.'-'- 3.'--- 3.3,3( 3.33.3 3.333-
,, ,3(..3 ,..,3) 3..,.) 3.'3-) 3.3..( 3.3''3
S Log ?i H -..(. 3.33 3..2 3.33 3.3,
Log ?
rata"rata
H ,.33
S) ? 3.'.,'
=$ ? !3.33+3
No
Kala Ulang ( Log ?i S G G . S Log ?t ?t
&ta!un' &;' &%%'
, +3 '.((2 3.'.,' 3.333( 3.333' '.((2' ::.3-
+ ,3 '.((2 3.'.,' 3.)-,, 3.'''. ,.'3). 19.31
'3 '3 '.((2 3.'.,' '.,)'- 3.'6(. ,.'66. 1-6.6/
,3 + '.((2 3.'.,' '.+(.. 3.,'3+ ,.,32+ 161./
,+ - '.((2 3.'.,' '.2-(, 3.,.'' ,.,,)' 16:.<9
+3 , '.((2 3.'.,' ,.3+'. 3.,2'3 ,.,6)3 19/.3/
'33 ' '.((2 3.'.,' ,..,,. 3..36) ,..3.) <1.9
,33 3.+ '.((2 3.'.,' ,.+2'. 3...(2 ,...62 18.11
'333 3.' '.((2 3.'.,' ..3).3 3.-32. ,.-3-. /3.69
Tabel 3.1:. (robabilita$ Hujan Ran5angan Di$tribu$i Log (ear$on Ti,e III
(robabilita$ (robabilita$ D
NO ? Di$tribu$i Di$tribu$i
E%,iri$3 (e Teoriti$3 (t (e"(t
& %% ' & ; ' & ; ' & ; '
' -(.33 -..+ '.3- ...'
, 6,.)3 ).23 6.(, '.2)
. 2-.33 '..3- '2.'+ -.''
- 26.33 '2..( '(.'- '.2+
+ 2(.+3 ,'.2- ,..(, ,.')
6 )3.33 ,6.3( ,-.66 '.-.
2 )2.-3 .3.-. .+.3' -.+)
) (,.)3 .-.2) -,.3. 2.,+
( (+.,3 .(.'. -+.3, +.)(
'3 (+.+3 -..-) -+..( '.('
'' (2.)3 -2.). -).'2 3..+
', ((.,3 +,.'2 -(.)- ,..-
'. '3,.33 +6.+, +..'3 ..-,
'- '3-.(3 63.)2 +6..) -.-(
'+ ''(.33 6+.,, 2'.'2 +.(+
'6 ','.33 6(.+2 2..', ..+6
'2 ',,.23 2..(' 2-.26 3.)-
') ',..-3 2).,6 2+.-, ,.)-
'( ',6.63 ),.6' 2).-, -.')
,3 ',2.+3 )6.(6 2(.,6 2.23
,' '.).+3 ('..3 )+.2, +.+(
,, ,3(..3 (+.6+ ((.,6 ..6'
Delta 9aI 1@) 2.23
Uji S%irno* Kol%ogoro7 untuk )i$tribu$i Log (ear$on T1,e III
5u"lah Data ? ,,
Signifikan 1@) ? +
D Kritis 1@) ? ,).,
D 9aksi"u" 1@) ? 2.23
Kesi"pulan ? DITERI#A
Tabel 3.<. Uji =!i"SDuare Untuk Di$tribu$i Log (ear$on Ti,e III
NO (RO+A+ILITE EF,e5te) Ob$er*e) E7 " O7 &E7 " O7'G
0reDuen51 0reDuen51
& ( ' & E7 ' & O7 '
' 3.33 G P G? ,3.33 -.-3 - 3.-33 3.'63
, ,3.33 G P G? -3.33 -.-3 . '.-33 '.(63
. -3.33 G P G? 63.33 -.-3 2 ,.633 6.263
- 63.33 G P G? )3.33 -.-3 6 '.633 ,.+63
+ )3.33 G P G? '33.33 -.-3 , ,.-33 +.263
5$9%A4 ,,.33 ,,.33 '2.,3
5$9%A4 KR%AS :
K ? ' Q .,.,, %og n
K ? +
5$9%A4 DATA ? ,,
DR&A5AT 7R7AS 1 n ) ? ,
SC;0CPCKA0 1a, @) ? +
D K&CTCS ? +.(('
R=PRCTRD P&RL$R0CS ? -.-3
=
,
Kritis ? +.(('
=
,
hitung ? ..(3(
KRSC9P$%A0 ? DITERI#A
Tabel 3.1. Anali$a Hujan Ran5angan #eto)e Di$tribu$i I2AI"Ka)o1a
No Ta!un =ura! Hujan Log ? ?iIb log&FiIb' Alog&FiIb'B

?
& %% '
' ,333 ,3(..3 ,..,3) ,3(.,) ,..,' +..)6
, '()2 '.).+3 ,.'-'- '.).-) ,.'-' -.+)6
. '((, ',2.+3 ,.'3++ ',2.-) ,.'3+ -.-..
- ,33' ',6.63 ,.'3,- ',6.+) ,.'3, -.-,3
+ '((6 ',..-3 ,.3('. ',...) ,.3(' -..2.
6 ,336 ',,.23 ,.3))) ',,.6) ,.3)( -..6.
2 '((( ','.33 ,.3),) ',3.() ,.3). -...)
) '((3 ''(.33 ,.32++ '').() ,.32+ -..3)
( '()) '3-.(3 ,.3,3) '3-.)) ,.3,' -.3).
'3 '((. '3,.33 ,.33)6 '3'.() ,.33( -.3.-
'' '(() ((.,3 '.((6+ ((.') '.((6 ..()6
', '((- (2.)3 '.((3. (2.2) '.((3 ..(6'
'. ,33- (+.+3 '.()33 (+.-) '.()3 ..(,3
'- '()6 (+.,3 '.(2)6 (+.') '.(2( ..('+
'+ '()( (,.)3 '.(62+ (,.2) '.(62 ..)2'
'6 ,33+ )2.-3 '.(-'+ )2..) '.(-' ..26(
'2 ,33. )3.33 '.(3.' 2(.() '.(3. ..6,'
') '((2 2(.+3 '.(33- 2(.-) '.(33 ..6''
'( ,332 26.33 '.))3) 2+.() '.))' ..+.2
,3 '((+ 2-.33 '.)6(, 2..() '.)6( ..-(-
,' '((' 6,.)3 '.2()3 6,.2) '.2() ..,.,
,, ,33, -(.33 '.6(3, -).() '.6(3 ,.)+6
5u"lah -..(. -..(. )).'3
&erata ,.33 ,.33 -.33
9aksi"u" ,.., ,.., +..(
9ini"u" '.6( '.6( ,.)6
De>iasi 3.'. 3.'. 3.+.
Data ? ,,
" ? ,.33
=o ? ((..'
,=o ? '().6.
=o
,
? ()6..,(
'/c ? 3.'(
0o =
o
=
t
=
s
=
t
=
s
Q=
t
=
s
=
t
!=
o
,
,=
o
!1=
s
Q=
t
) b
i
' ,3(..3 2-.33 '+-)).,3 ,)...3 +6,-.(' !)-.62 !66.-.
, '.).+3 26.33 '3+,6.33 ,'-.+3 66,.2' !'+.)2 !-'.2+
!'3).'(
b ? !3.3, "/#"l bi
Tabel 3.. =ura! Hujan Ran5angan %enurut Di$tribu$i I2AI"Ka)o1a
Tabel 3.3. (robabilita$ =ura! Hujan Ran5angan Di$tribu$i I2AI"Ka)o1a
T 1JT K
1
J
5
LK ?
o
I
1
J
5
LK FIb F
'.3' 3.((3' !'.6-+3 !3..' '.6( -).(. -).(-
, 3.+333 3.3333 3.33 ,.33 ((.,( ((..'
+ 3.,333 3.+(+' 3.'' ,.'' ',).,2 ',).,(
'3 3.'333 3.(36, 3.'2 ,.'2 '-6.6- '-6.66
,3 3.3+33 '.'6.' 3.,, ,.,' '6..2) '6..)3
,+ 3.3-33 '.,.2( 3.,. ,.,. '6(.'- '6(.'6
+3 3.3,33 '.-+,, 3.,2 ,.,2 ')+.-) ')+.-(
'33 3.3'33 '.6-+3 3..' ,..3 ,3'.+, ,3'.+-
,33 3.33+3 '.),'- 3..- ,..- ,'2.-' ,'2.-.
'333 3.33'3 ,.,23) 3.-, ,.-, ,6..2) ,6..)3
(robabilita$ (robabilita$ D
NO ? Di$tribu$i Di$tribu$i
E%,iri$3 (e Teoriti$3 (t (e"(t
& %%' & ; ' & ; ' & ; '
' ,3(..3 -..+ 3.2, ..6.
, '.).+3 ).23 '..)) +.'(
. ',2.+3 '..3- ,3.6' 2.+6
- ',6.63 '2..( ,'..3 ..('
+ ',..-3 ,'.2- ,..6+ '.('
6 ',,.23 ,6.3( ,..3( ,.((
2 ','.33 .3.-. ,+.)6 -.+)
) ''(.33 .-.2) ,2.2. 2.3+
( '3-.(3 .(.'. -..3- ..('
'3 '3,.33 -..-) -6.63 ..'.
'' ((.,3 -2.). +3.3) ,.,+
', (2.)3 +,.'2 +'.36 '.''
'. (+.+3 +6.+, +,.2' ..)'
'- (+.,3 63.)2 +,.(. 2.(-
'+ (,.)3 6+.,, +-.23 '3.+,
'6 )2.-3 6(.+2 +).)+ '3.2,
'2 )3.33 2..(' 6-.() ).(-
') 2(.+3 2).,6 6+.-' ',.)+
'( 26.33 ),.6' 6).+. '-.3)
,3 2-.33 )6.(6 23..) '6.+)
,' 6,.)3 ('..3 )'.2- (.+6
,, -(.33 (+.6+ ().(. ..,)
DR%TA9A= 1 @) ? '6.+)
U>I S#IRNOCKOL#OGORO0 TEST3 #ETODEI2AI
DATA ? ,,.33
SC;0CPCKA0 1 @) ? +.33
D K&CTCS ? ,).,3
D 9AKSC9$9 ? '6.+)
KRSC9P$%A0 ? DITERI#A
Tabel 3.-. Uji =!i"SDuare Untuk Di$tribu$i I2AI"Ka)o1a
Tabel 3./. Reka,itula$i Anali$a Hujan Ran5angan
Kala Probabilitas Curah 4u#an &ancangan 1"")
$lang 1@) E> Gu%bel Log (ear$on III I4ai " Ka)o1a
'
, +3
().(' ((..- ((..'
, + ,3 '...)3 ',)..' ',).,(
. '3 '3 '+6.(3 '-6.6+ '-6.66
- ,3 + '2(.36 '6'.,+ '6..)3
+ ,+ - ')6.3( '6(.3) '6(.'6
6 +3 , ,32.2- ')+..+ ')+.-(
2 '33 ' ,,(.,. ,3'.,) ,3'.+-
) ,33 3.+ ,+3.6- ,'2.'' ,'2.-.
( '333 3.' .33.,+ ,+..6) ,6..)3
S"irno> Kol"ogorof DITERI#A DITERI#A DITERI#A
Chi SUuare DITERI#A DITERI#A DITOLAK
$#i Kesesuaian
Distribusi
0o.
NO (RO+A+ILITE EF,e5te) Ob$er*e) E7 " O7 &E7 " O7'G
0reDuen51 0reDuen51
& ( ' & E7 ' & O7 '
' 3.33 G P G? ,3.33 -.-33 , ,.-33 +.263
, ,3.33 G P G? -3.33 -.-33 6 '.633 ,.+63
. -3.33 G P G? 63.33 -.-33 ) ..633 ',.(63
- 63.33 G P G? )3.33 -.-33 - 3.-33 3.'63
+ )3.33 G P G? '33.33 -.-33 , ,.-33 +.263
5$9%A4 ,,.33 ,,.33 ,2.,3
5$9%A4 KR%AS :
K ? ' Q .,.,, %og P
K ? +
DR&A5AT 7R7AS 1 n ) : K ! h ! ' M h ? ,
DR&A5AT 7R7AS 1 n ) ? ,.33
SC;0CPCKA0 1a, @) ? +.33
D K&CTCS ? +.((
R=PRCTRD P&RL$R0CS ? -.-3
D K&CTCS ? +.((
=
,
hitung ? 6.')
KRSC9P$%A0 ? DITOLAK
=URAH HU>AN #AKSI#U# +OLEH >ADI &(robable #aFi%u%
(re5i,itation3 (#('
Curah hu#an "aksi"u" boleh #adi 1Probable 9aIi"u" Precipitattion, P9P) dihitung
dengan "enggunakan "etode 4ersfield. Sebagai berikut :
S . K = =
P9P
+ ·
di"ana:
=
P9P
? hu#an ban#ir "aIi"u" boleh #adi
=
? nilai rata!rata hu#an / ban#ir
K ? faktor koefisien 4ersfield
S ? standard de>iasi
Tabel 3.6. (er!itungan PMP #eto)e Her$7iel)
In ? '3..),
Sn ? .,.(-
I1n!") ? ().)3
S1n!") ? ,..+(
1In!")/In ? 3.(+
1Sn!")/Sn ? 3.2,
0aktor Korek$i Fn
faktor ad#us"en ' 1@) ? ((.') 1 ;a"bar +!+)
faktor ad#us"en , ? '3'.2+ 1 ;a"bar +!6)
Fn terkorek$i ? '3-.22
0aktor Korek$i Sn
faktor ad#us"en ' ? ),.-) 1 ;a"bar +!2)
faktor ad#us"en , ? '36.) 1 ;a"bar +!6)
Sn terkorek$i ? ,(.33
Cariabel K%
$ntuk In ? '3..),
T ? ,-.33 #a"
K" ? '+.36 1 ;a"bar +!))
(#( &(robable #aFi%u% (re5i,itation'
(#( H /-1./: %%
Paktor penesuaian
thd periode penga"atan H '.3' 1 ;a"bar +!()
(#( +ASIN RAIN0ALL
DAS LUAS 0aktor Re)uk$i DAS (#( +a$in Rain7all
&k%' &%%'
Kr. Keureuto ,.+.6' 3.)2 -86.19
Kr. Pirak -(.+) 3.(2 /8.<:
Kr. Ceuku 6-.(3 3.(6 /1.8
Kr. Peuto '32.+2 3.(. /<8./8
Kr. %a"baong .32.-( 3.)- -/9./6
' '()6 (+.,3 -(.33
, '()2 '.).+3 6,.)3
. '()) '3-.(3 2-.33
- '()( (,.)3 26.33
+ '((3 ''(.33 2(.+3
6 '((' 6,.)3 )3.33
2 '((, ',2.+3 )2.-3
) '((. '3,.33 (,.)3
( '((- (2.)3 (+.,3
'3 '((+ 2-.33 (+.+3
'' '((6 ',..-3 (2.)3
', '((2 2(.+3 ((.,3
'. '(() ((.,3 '3,.33
'- '((( ','.33 '3-.(3
'+ ,333 ,3(..3 ''(.33
'6 ,33' ',6.63 ','.33
'2 ,33, -(.33 ',,.23
') ,33. )3.33 ',..-3
'( ,33- (+.+3 ',6.63
,3 ,33+ )2.-3 ',2.+3
,' ,336 ',,.23 '.).+3
,, ,332 26.33 ,3(..3
>u%la! 9-.1<
Rerata 1<3.9
Ga%bar A Gra7ik Hubungan ?n"%J?n )engan
NO TAHUN
Hujan #ak$i%u%
Harian Ta!unan &%%'
Ranking =ura! Hujan3
? &%%'
7esarna nilai robable maximum reciitation untuk se"ua lokasi studi pada peker#aan
X0ea$ibilit1 Stu)1 &0S' 2a)uk Krueng Keureuto3 2a)uk Krueng (euto )an 2a)uk
Krueng Sa4ang )i Kabu,aten A5e! UtaraN dita"pilkan pada Tabel 3"8.
Tabel 3"8. (#( #a$ing"%a$ing DAS
DAS %uas 1k"
,
) Paktor &eduksi P9P 1"")
Kr.Keureuto
Kr. Peuto
Kr. Sa6ang
,.+,6'
'32,+2
,,+,.,
3,)2
3,(.
3,)-
-26,')
+32,+2
-+),+6
70
75
80
85
90
95
100
105
110
0.7 0.75 0.8 0.85 0.9 0.95 1
X
n-m
X
n
X
n

a
!
j
u
s
t
m
e
n
t

"
a
#
t
$
r

(
%
)
10
,&n-th o$ r&)or%
(*&ar.)
15
20
30
50
::.
Ga%bar 3./ Gra7ik Hubungan ?n"%J?n )engan 0aktor (en1e$uaian ?n &Her$7iel)3
1:61'
'33
'3+
''3
''+
',3
',+
'.3
'3 '+ ,3 ,+ .3 .+ -3 -+ +3 ++
%ength of &ecord 1ears)
A
d
#
u
s
t
"
e
n
t

P
a
c
t
o
r

1
@
)
Stn!"!!#$isi
Rata-rata
'36.2+
22
'3'.2+
Ga%bar 3.6 Ga%bar + Gra7ik (en1e$uaian Ter!a)a, (anjang Data
,3
,+
.3
.+
-3
-+
+3
++
63
6+
23
2+
)3
)+
(3
(+
'33
'3+
''3
''+
',3
3., 3.. 3.- 3.+ 3.6 3.2 3.) 3.( ' '.'
Sn!" / Sn
S
n

a
d
#
u
s
t
"
e
n
t

f
a
c
t
o
r

1
@
)
10
(an'an- %ata (th)
15
30
50
9./
<.8
Ga%bar 3.8 Gra7ik Hubungan antara Sn"%JSn )engan 0aktor (en1e$uaian Sn
? !.R!'.I
+
Q 6R!'3I
-
! -R!32I
.
Q 3.333,I
,
! 3.36,'I Q '(.(('
+
6
2
)
(
'3
''
',
'.
'-
'+
'6
'2
')
'(
,3
3 +3 '33 '+3 ,33 ,+3 .33 .+3 -33 -+3 +33 ++3 633
4u#an "aksi"u" rata!rat a tahunan 1"")
K
"
Duration
24 hour.
6 hour.
1 hour
5 min
1<3.9
15.06
3127
Ga%bar 3.9 Gra7ik Hubungan K%3 )ura$i !ujan )an !ujan !arian %ak$i%u%
ta!unan rata"rata &Her$7iel)3 1:6/'
((
'33
'3'
'3,
'3.
'3-
'3+
'36
'32
'3)
'3(
''3
'''
'',
''.
''-
3 - ) ', '6 ,3 ,-
6aktu1#a")
A
d
#
u
s
t
"
e
n
t

P
a
c
t
o
r
1.01
Ga%bar 3.: Gra7ik (en1e$uaian ter!a)a, (erio)e 2aktu (enga%atan &2ei$$3 1:6-'
HU>AN NETTO HU>AN >A#">A#AN
4u#an netto adalah curah hu#an ang akan berubah "en#adi aliran per"ukaan aitu curah
hu#an rancangan dikurangi dengan losses karena infiltrasi.
1'. Di$tribu$i Hujan >a%"ja%an
7ila tidak tersediana data curah hu#an #a"!#a"an di lokasi rencana bendungan
"aka untuk perhitungan distribusi hu#an digunakan ru"us 9ononobe sebagai
berikut :
. / ,
,-
Tt
?
& 1
]
1

¸

&
t
t
R
di"ana :
&
T
? intensitas hu#an rerata dala" T #a"
&
,-
? curah hu#an dala" ' hari 1"")
t ? 6aktu konsentrasi hu#an 1#a")
T ? 6aktu "ulai hu#an
%a"ana hu#an terpusat di Cndonesia berkisar antara + ! 2 #a"/hari. $ntuk daerah
sekitar bendungan diperkirakan sebesar 6 #a"/hari.
'. Hujan E7ekti7
4u#an efektif adalah curah hu#an total dikurangi kehilangan pada a6al hu#an turun
akibat intersepsi dan infiltrasi atau bagian dari curah hu#an total ang "enghasilkan
li"pasan langsung 1direct run-o$$). %i"pasan langsung ini terdiri dari li"pasan
per"ukaan 0sur$ace run-o$$) dan aliran antara atau inter$lo., aitu air ang "asuk
ke dala" lapisan tipis di ba6ah per"ukaan tanah dengan per"eabilitas rendah,
di"ana keluar lagi di te"pat ang rendah dan berubah "en#adi li"pasan
per"ukaan.
Salah satu "etode ang dipakai untuk "enentukan hu#an efetif adalah 9etode
4orton. 9etode 4orton "engasu"sikan bah6a kehilangan debit aliran berupa
lengkung eksponensial, sehingga "akin besar #u"lah hu#an ang "eresap akan
"engakibatkan tanah "en#adi cepat #enuh akibatna besar resapan akan berkurang
dan "engikuti ru"us berikut :
Pp ? fc Q 1 fo < fc ) e
!kt
di"ana :
Pp ? kapasitas infiltrasi pada 6aktu t
fc ? harga akhir dari infiltrasi
fo ? kapasitas infiltrasi prasi per"ulaan ang tergantung dari sebelu"na.
K ? konstanta ang tergantung dari tekstur tanah
t ? 6aktu se#ak hu#an di"ulai
58.5#
15.2#
10.7#
8.5#
7.2#
0#
10#
20#
30#
40#
50#
60#
&
e
'
a
r
a
n

H
u
j
a
n

(
%
)
1 2 3 4 5
(aktu (jam)
Ga%bar 3.1<. (ola (ro$enta$e Sebaran Hujan Loka$i Stu)i
DISTRI+USI HU>AN >A#">A#AN
%a"ana 4u#an terpusat ? 6 #a"
Durasi 4u#an 1#a") ' , . - + 6
Curah 4u#an 1@) 63 2+ )) (, (6 '33
&asio Sebaran 4u#an 1@) 63 '+ '. - - - '33
=ura! Hujan Ran5angan
Kala Ulang
&asio Sebaran 4u#an 1@)
Hujan
Ran5angan

63 '+ '. - - -
&%%'
,
+(.63
'-.(
3 ',.(' ..(2 ..(2 ..(2
((..-
+
26.(( '(.,+ '6.6) +.'. +.'. +.'.
',)..'
'3
)2.((
,,.3
3 '(.36 +.)2 +.)2 +.)2
'-6.6+
,3
(6.2+
,-.'
( ,3.(6 6.-+ 6.-+ 6.-+
'6'.,+
,+
'3'.-+
,+..
6 ,'.() 6.26 6.26 6.26
'6(.3)
+3
'''.,'
,2.)
3 ,-.'3 2.-' 2.-' 2.-'
')+..+
'33
',3.22
.3.'
( ,6.'2 ).3+ ).3+ ).3+
,3'.,)
,33
'.3.,2
.,.+
2 ,).,, ).6) ).6) ).6)
,'2.''
'333
'+,.,'
.).3
+ .,.() '3.'+ '3.'+ '3.'+
,+..6)
P9P
,)+.2'
2'.-
. 6'.(3 '(.3+ '(.3+ '(.3+
-26.')
Sumber: Hasil Perhitungan
(er!itungan Ke!ilangan Debit karena In7iltra$i %eto)e Horton
k ? 3.,2
fc ? -.33
fo ? 3.)3
fp?fcQ1foD&point)!fc)DeIp1!kDt)
Kala Ulang Durasi 4u#an 1#a") In7iltra$i

' , . - + 6
&%%'
,
.2..+ ).6, 6.), ..2, ..2( ..)-
6-.',
+
-2.(6
'3.6
- ).'6 -.3- -.3. -.3,
2).)+
'3
+-.6)
''.(
, (.3' -.,- -.') -.'-
)).'2
,3
63.3. ',.(+ (.6) -..( -..3 -.,.
(+.+)
,+
6,.(3
'..-
( '3.3- -.-) -..2 -.,)
((.+6
+3
6).)6
'-.6
. '3.)3 -.66 -.+3 -..)
'32.).
'33 2-.23 '+.2 ''.+. -.). -.6. -.-) ''+.(,
-
,33
)3.+3 '6.)+ ',.,2 +.33 -.26 -.+)
',..(2
'333
(..(3
'(.-
' '..(6 +.-3 +.32 -.)'
'-,.++
P9P
'2+.-
.
.-.(
2 ,-.,+ 2.), 6.(' 6.,,
,++.63
Sumber: Hasil Perhitungan
(er!itungan =ura! Hujan E7ekti7
Kala Ulang
Durasi 4u#an 1#a")
Hujan
E7ekti7

' , . - + 6
&%%'
,
,,.,6 6.,( 6.'3 3.,+ 3.'( 3.'-
.+.,'
+
,(.3, ).6' ).+, '.'3 '.'' '.''
-(.-2
'3
....'
'3.3
2 '3.36 '.6. '.6( '.2.
+).-(
,3
.6.2,
''.,
- ''.,) ,.36 ,.'+ ,.,,
6+.62
,+
.).++
''.)
2 ''.(- ,.,) ,.-3 ,.-)
6(.+,
+3
-,..+
'..'
2 '...3 ,.26 ,.(' ..3.
22.+,
'33
-6.32
'-.-
+ '-.6. ..,, ..-, ..+2
)+..6
,33
-(.22 '+.2, '+.(6 ..6) ..(, -.'3
(..'+
'333
+)..'
').6
- '(.3, -.2+ +.3) +...
'''.'.
P9P
''3.,
)
.6.-
6 .2.6+ ''.,. ',.'. ',.),
,,3.+)
Sumber: Hasil Perhitungan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->