Anda di halaman 1dari 28

-AKHIR CERITA CINTA UNTUK KIKI

Dipagi hari Kiki berangkat sekolah dengan Lutvi. Namun kelas Kiki dan Lutvi berbeda kelas, tatapi mereka berdua selalu saling tolong menolong. Setiap pulang Kiki dan Lutvi selalu bersama, sehingga mereka seperti adik dan kakak. Lutvi mempunyai cowok yang setia, pengertian, cayank sama dy. Namun kisah cinta Kiki berbeda mempunyai cowok yang egois, gag ngertien dan gag mau ngalah sama Kiki. Begitu sabar Kiki menghadapi cowoknya itu. Apapun dibela-belain untuk cowoknya Kiki yang bernama aditya. Aditya sering membuat nangis Kiki cuma masalah sepele, selalu yang disalahin Kiki trus jika ada masalah. Sebenarnya banyak yang suka sama Kiki namun Kiki sudah terlanjur cinta terhadap Aditya. Temannya sering heran kenapa Kiki betah ama Aditya padahal Aditya sering menyakiti. Gara-gara mentingin si Aditya sekarang Kiki sekolahnya berantakan sering tidak focus pelajaran. Di kelas wajah Kiki selalu ceria dengan hiburan-hiburan temannya. Kiki selalu saja mengeyel jika dinasihatin. Banyak teman, kaka tow adiknya sering berkata low udah gag cocok putus aja daripada tiap hari berantem, sakit hati dan nangis trus lagian cowok masih banyak gag cuma aditya. Kiki sering dinasehatin sahabat-sahabatnya tetapi tidak pernah didengerin. Kiki berpacaran dengan aditya hanya bisa dikekang terus, mau itu salah mau begitu salah sehingga Kiki merasa terkekang sekali. Aditya bersikap begitu dengan Kiki karena mempunyai alasan yaitu trauma dengan masa lalunya. Aditya pernah berpacaran namun dia diselingkuhi ceweknya itu sehingga sikap Aditya ke Kiki menjadi posesif banget. Baru kali ini Kiki mendapatkan cowok seperti Aditya yang egois banget namun sebenarnya Aditya cayank banget terhadap Kiki. Terkadang Aditya tak sadar kasar terhadap Kiki membuat Kiki tidak betah terhadap kelakuan Aditya. Kiki sering diberi cobaan terhadap Allah SWT namun Kiki tak henti putus asa dalam menghadapi masalah ini. Kiki berkata dengan Aditya kalo Kiki ingin sendiri dan pengen nenangin dirinya. Namun Aditya tetap saja sms Kiki terus yang ingin nenangin diri tapi tak bisa karena Aditya tidak mengerti ucapan dari Kiki. Beberapa hari kemudian sang mantan kembali muncul. Sang mantan ini bernama Radit. Yang dulu pernah singgah di hati Kiki. Mereka berpacaran hamper 1 tahun namun ketika 6 bulan Radit menghilang dan tidak ada kabar. Sehingga Kiki merasa jengkel dan memutuskan putus dengan Radit tanpa sepengetahuan. Suatu hari Aditya dan Kiki bertelfonan mereka menceritakan masa lalu tentang kisah mereka. Sewaktu Kiki berkata pernah pacaran dengan Radit, Aditya pun marah dan cemburu dan mengerti Kiki dan Radit pernah menjalin hubungan sampai belum ada kata

putus juga dari Radit. Cepat-cepat Kiki menenangkan Aditya agar tak marah dan mengatakan kepada Aditya kalau Kiki cayank banget ama Aditya sehingga kemarahan Aditya turun dan minta kepada Kiki 2 pilihan yaitu pertama aku milih Aditya tow Radit. Jika memilih Aditya, meminta Kiki sms dan menyelesaikan hubungan dengan Radit. Radit ketika membalas berkata hubungan qt lanjut apa gag? Aku pun berkata hubungan qt berhenti disini aja ya? Raditpun setuju. Masalah dengan Radit selesai dan mengatakan ke Aditya kalo aku udah mutusin Radit demi memilih kamu? Akhirnya pun Kiki dan Aditya baikan walaupun sering berantem. Bagi mereka berantem makanan khas mereka dulu. Jika udah berantem mereka akur kembali. Disuatu malam mantan Kiki yang bernama Reza meminta balikan namun Kiki tidak mau balikan karena Kiki, sering dibohongi dan waktu pacaran si Reza diperingatkan namun tidak pernah gubris omongan Kiki. Kiki meminta Reza merubah sikap dan tidak melakukan kebiasaan. Malam Minggu pun Aditya tidak bisa ngapel Kiki malah Reza datang ke humz Kiki untuk membuktikan kalau Reza benerbener cayank sama Kiki dan tidak akan nyakitin perasaan Kiki. Waktu itu Kiki membuka hp Reza namun batrenya lobet langsung simcard Reza dimasukkan ke dalam hp Kiki namun tidak ada sms dari cewek. Tiba-tiba Kiki meminta Reza mematahkan simcard Reza langsung aja Reza mematahin ke 2 simcardnya. Selesai Reza dan Kiki mengobrol Reza pamitan pulang. Kiki lupa membalas sms Aditya, Aditya pun marah tetapi Kiki mencoba meminta maaf ke Aditya, lama kelamaan Aditya memaafkan. Tak terkendali emosi Kiki, teman-temannya kena marah yang begitu besar. Sampai-sampai temannya heran ucapan Kiki berbeda. Temannya merasa kalau Kiki berubah total semenjak Kiki menjalin cinta dengan Aditya. Beberapa hari kemudian Kiki memutuskan Aditya karena tidak tahan dengan tingkah laku Aditya. Namun Aditya tidak mau putus dan meminta balikan lagi. Tetapi Kiki pun tetap tidak member kesempatan buat Aditya. Setiap hari Aditya sms dan medullent Kiki namun Kiki tidak membalas sms dari Aditya. Begitu tak tega Kiki terhadap Aditya sehingga sms dari Aditya dibalas namun tidak sering. Kiki pun mulai sibuk dengan sekolahnya dan tugas menumpuk sekali. Aditya akhirnya mengerti kesibukan Kiki dan jarang sms Kiki. Lama kelamaan banyak cowok yang mendekati Kiki, namun Kiki cuwk terhadap mereka. Keesokan harinya ada cowok yang menembak Kiki, tetapi Kiki menolak cintanya Satria. Kiki ingin merasa bebas dan ingin jomblo memfokuskan sekulahnya.

Karya : Ata Riski W.

KESEMPATAN KE-2 KU

Oleh : FM. MANDAZARII

Sebenarnya tak susah mempercayai semua kegombalanmu. Tapi sungguh aku tak mau mempercayainya. Bagiku kau sama saja, tak ada yang istimewa juga perasaanmu padaku. Semua kebaikan bahkan yang katamu pengorbanan, semua itu omong kosong. Aku benci kamu, ingin sekali bisa membencimu. Kalau saja saat itu aku tidak menerima kebohonganmu, kalau saja aku bisa berkata tidak untuk semua hal yang telah kau lakukan untukku, mungkin sekarang aku tak akan menangis semalaman. Menyisakan tangis saat kebersamaan harus diakhiri dan tak ingin saling kenal seperti baru saja mengalami amnesia. Pemekiran dan perasaanku malam itu. Dddrrrrttt..dddrrrttt..getaran hpku ku rasakan, message received, pesan keterima, tak lain sms itu datang darimu kekasihku yang dulu. Mlm?dengan hati yang berdebar-debar ku baca smsmu. Ingin sekali ku me-replay sms darimu. Tapi apa boleh dikata, hatiku sendiri mengatakan jangan!! Jangan kau balas sms darinya. Sudah cukup kau dengannya, sudah cukup kau merasakan sakit karenanya, sudah cukup kau meneteskan air mata untuknya. Ddrrttt ddrrttt ! pesan lagi kuterima darinya mlm diis, apa kabarmu ? kenapa sms dariku tak kau jawab?. Membaca smsnya yang ini hatiku terasa trenyuh. Tanpa berpikir panjang ku membalas smsnya. mlm jg, maaf baru bls cz lagi sibuk. Kabar baik. Dengan smsku yang singkat & padat itu ku menjawab sms darinya. jawabnya singkat banget sih. Nggak boleh ya aku masih berkomunikasi denganmu. Apa salah jika aku tidak memutuskan tali silahturahmi diantara kita berdua walau kini kita udah nggak sama-sama lagi kayak dulu?? ucapnya lewat sms. gag salah jikalau kamu punya niatan kayak gitu. Tapi, aku sendiri apa kamu juga tak memikirkan perasaanku ?? kalau kamu smsin aku terus menerus, aku malah teringat saat kita bersama dulu. Hanya air mata yang kudapatkan saat mengingatnya cz sampai detik ini kusendiri belum bisa sedikitpun melenyapkan pikiran itu dari otakku. Aku masih terlalu mencintaimu. Jawabku padanya. Selang beberapa menit kemudian smsnya pun datang lagi. Sampai akhirnya ia berkata : Besok kita ketemu di taman mau nggak ? Pukul 15.30, tepat tempat dimana aku menyatakan cinta padamu dulu. Masih ingatkan ??

Untuk apa kau mengajakku kesana ? Kau ingin melihatku tambah bersedih ? Apa masih kurang kau menyakitiku selama ini ? ha ?? jawabku padanya melalu pesan pendek yang kukirim padanya. Sebenarnya apa sih yang dia inginkan ? Tanyaku pada diriku sendiri. Apa yang masih dia harapkan dariku. Emang bener aku masih mencintainya. Tapi entahlah ,. Sekarang aku bingung harus berbuat apa. Akankah ajakannya untuk bertemu ku terima atau bahkan sebaliknya ?? Oh Tuhan .. ku dilema atas semua ini. Tunjukkan jalan terbaikmu untuk hal yang satu ini !!! Doaku disela-sela ku memikirkan semua keinginannya. Haripun berganti, namun aku masih bingung memikirkan tawarannya tadi malam, Tapi entah mengapa hatiku berkata iya, temuilah !!! Aku tahu aku buka siapa-siapanya lagi, aku juga tahu kalau aku masih mencintainya. Salah nggak sih aku menemuinya. Apa salahnya kalau dicoba. Dengan penuh kebingungan aku berfikir seperti itu. Waktu yang dinantipun tiba, dengan hati penuh kegelisahan kutiba di tempat yang dia katakan lewat sms tadi malam. Kan ku tunggu dia sampai datang, tapi mengapa lama-lama ku duduk di bangku taman hatiku berdebar-debar. Apa yang akan terjadi padaku ? ucapku dalam hati. Tak lama kemudian dia pun datang. Hay, apa kabar?? sambil menjabat tangan. Kabar baik, kamu sendiri gimana? jawabku atas pertanyaan yang dilontarkan padaku. Aku juga baik, sama sepertimu jawabnya padaku. Sebenarnya apa yang masih kau inginkan dan kau harapkan dariku sampai kau masih mengajakku bertemu disini ? pertanyaan yang mungkin tidak patut kuucapkan secepat itu. Harusnya aku berdiam saja. Kata hatiku. Sambil menarik dan memegang tanganku dia mengatakan Aku masih sayang kamu, aku masih cinta kamu, aku ingin bersamamu lagi, aku ingin membuka lembaran baru bersamamu. Aku sadar . aku tak bisa hidup tanpamu. Tak mendengar kabar darimu hatiku merasa hampa. Dengan penuh heran kumenatap matanya yang berbinar-binar seperti memancarkan ketulusan dari hatinya serambi kumemikirkan perkataanya. Apa benar semua yang kau katakana padaku itu? tanyaku padanya. Iya, benar. Itu semua yang kuucapkan benar dari hatiku yang paling dalam. Aku baru sadar betapa berharganya dirimu disisiku setelah aku kehilanganmu. Ujarnya padaku. Tapi sudah cukup kau melukai dan menyakiti hatiku toh yang mengakhiri hubungan kita kan kamu. Jadi, untuk apa sekarang ini aku seperti ini ? tanyaku lirih padanya. Aku sadar aku bukan lelaki yang sempurna untukmu. Tapi apa salahnya kau berikan kesempatan kedua untukku. Untuk kita menjadi yang lebih baik. Ucapnya serambi meyakinkanku.

Setelah ku memikirkannya baik-baik dan dia tetap berusaha meyakinkanku untuk kembali kepelukannya lagi, akhirnya aku memutuskan dan memantapkan hati. Iya. Itulah jawabanku padanya. Iya, aku mau bersamamu lagi. Ucapku juga sambil tersenyum padanya. Dia pun tersenyum padaku. Dipeluklah aku olehnya. Aku sayang kamu, aku tak ingin menyakiti ataupun disakiti serambi ku dipeluk olehnya. Aku juga sayang kamu, iyakan kucoba. Melepaskan pelukannya dan mencium keningku. Mmmm betapa bahagianya hatiku bisa kembali kepelukannya lagi.

~~~HAPPY ENDING~~~

Biarkan Bintang Bersinar


Karya Aryanto Namaku Bintang. Umurku baru 16 tahun, tadinya aku sekolah di PELITA BANGSA, kemudian aku harus pindah di SMA 25. Karena ada beberapa factor jadi aku dan keluargaku harus pindah. Pertama karena perkerjaan ayahku yang nomaden (Berpindah-pindah). Kedua karena keadaanku yang semakin memburukkan aku sering sakit-sakitan sejak berumur 9 tahun. Aku divonis oleh dokter karena mengidap penyakit kanker otak, dan beberapa bulan yg lalu dokter menyatakan bahwa penyakitku sudah mencapai stadium lanjut, dan harapan untuk sembuh hanya 25% saja. Itu sebabnya orang tuaku memilih didaerah yang masih berbau dengan pedesaan. Karena aku nggak mau dirawat di rumah sakitjadi aku harus petuhi dengan perintah orang tuaku. Sudah malam nak, cepat tidur .. Besok kamu kan sekolah ?? ,kata bunda dari luar kamarku. Iya bun, sebentar lagi kok. Kemudian aku segera bergegas untuk segera tidur. Suara kicauan burung dari luar rumah pun membangunkanku, kemudia aku segera mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan sekolahku yg baru. Ayo nak uruan sarapan? Iya bun, tunggu bentar ! Setelah selesai sarapan aku langsung berangkat ke sekolah Semoga akan kutemukan sahabat seperti Rini, Nadia dan Andika. (Batinku) Begitu sampai aku langsung masuk kelas, dan aku sudah dapat teman yaitu Anindita, Anggi dan Miko. Mereka juga sama dengan temanku yang dahulu., dan banyak banget kesamaanya. Meski kami sudah saling kenal hanya satu hal yang aku tutupi tentang penyakitku ini. Aku nggak mau mereka sedih, aku nggak ingin merepotkan mereka, aku ingin seperti teman-teman yang sehat seperti sediakala. Itu alasannya ayah dan bundaku aku larang untuk tidak menggatakan apapun dan kepada siapapun. Terutama kepada Andika aku nggak mau dia kecewa, sedih dan merepotkannya, karena aku sering merepotkan dia hanya untuk mencari perhatian dan selalu dekat dengan dia. Meski Andika sudah menyatakan cintanya kepadaku namun aku menolaknya karena jika aku menerimanya pasti Andika tidak akan bahagia denganku. Tanpa kusadari selama aku megenal teman baruku ini ternyata Miko juga menaruh hati kepadaku, lalu apa yang harus aku perbuat ? Akhirnya akupun bercerita pada bunda, dan saran bunda selagi aku juga mempunyai rasa kenapa nggak mencoba menjalankannya. Setelah aku

berpikir panjang akan kuputuskan untuk memberi kesempatan pada Miko, meski aku juga masih memendam sedikit rasa pada Andika. Tetapi kini dia telah berpacaran dengan Nadia sahabatku sendiri. Sebentar lagi kan ulang tahunku yang ke-17 tepat tanggal 5 September, aku ingin mengadakan pesta kecil-kecilan dirumah dan akan kuundang sahabatku Rini, Nadia, Andika dan juga Anmdita, Anggi, dan pacarku Miko. Hari demi hari kini kujalani bersama Miko, akan tetapi rasa sakit yang kurasakan semakin menghebat, lebih sakit dari biasanya. YA, Allah, bantulah hambamu ini untuk bertahan hingga besok pagi? Dikamar dengan air mata yang tak terbendung lagi sambil menahan sakit. Setelah terbangun dari tidurnya semalam ucapnya Terimakasih, hamba masih diberi kesempatan. Hari ini adalah hari ulang tahunku, tepat umurku 17 tahun, nanti akan ada teman-temanku datang kesini. Aku segera bergegas berangkat sekolah. Pelajaran aku ikuti seperti biasanya akan tetapi dengan sedikit menahan rasa sakit dikepalaku ini. Setelah bel pulang sekolah aku langsung segera pulang, tetapi aku harus ketemu dengan Miko dulu. Miko?? Hey, sayank ada apa? Aku tunggu nanti dirumah ya sayank Aku segera pulang dan segera bersiap-siap untuk pesta nanti. Akan tetapi kepalaku terasa semakin sakit, tetapi aku harus kuat demi mereka semua. Setelah semua datang aku harus keluar dan menemui mereka dan aku kembali ke kamar. Semuanya, aku kekamar sebentar ya? Kamu sakit nak? tanya bunda Nggak bun, aku sehat kok. (meyakinkan bunda). Aku nggak bisa nahan rasa sakit ini, aku nggak kuat lagi, dan akupun pingsan sebelum acara dimulai. Miko mencari-cari aku dan nemuin aku, akhirnya pintu kamarku didobrak dan aku sudah pingsan, lalu dibawa kerumah sakit, mereka semua cemas. Bintang sakit apa tante?? tanya Miko. Bunda hanya terdiam dan menangis Sakit apa tante, ayo jawab!! Bentak Miko Sa.sa.sakit kanker otak stadium lanjut. Akhirnya bundapun menceritakan semuanya, dan akupun tersadar dari pingsanku Ayah Bunda Maafin Bintang ya, Bintang cuma nyusahin Ayah dan Bunda, terima kasih ayah, Bunda. Nggak Bintang, kamu nggak boleh ngomong gitu. Jawab Bunda sambil menangis

Temen-temen, terima kasih semua kalian memang sahabat terbaik ku. Nggak Bintang (sambil memegang tangan Miko) Miko Iya Bintang Kamu pasti sudah tahu semuanya dari Bunda. Memang, kamu jahat Bintang! Miko, maafin Bintang ya, Bintang nggak bisa bahagiain kamu. Nggak Bintang, kamu yang selalu buat Miko tersenyum. Miko, Bintang punya permintaan sama kamu? Apa Bintang, ngomong aja? Miko, biarkan Bintang bersinar dihatimu Pasti Bintang, selalu. Itu kata terakhirku buat Miko, dan saat itulah aku menghembuskan nafas terakhirku. Kesedihan dan suara isak tangis tak kudengar lagi. Namun Bintang selalu bersinar dihati Miko. END..

By : Aryanto

BAYANGANMU SADARKAN AKU Karya : Prasetyawati

Pada suatu pagi, seperti biasa mama pergi. Aku sendiri, kuhanya terdiam ditemani pagi. Suster Meli tiba-tiba datang dengan wajah yang selalu hangat. Dia menyapaku dengan senyuman yang manis. Pagi Lisa, bagaimana hari ini? Kook kamu nampak lesu, kenapa? Apakah kamu bisa tidur semalam? tanya suster Meli yang setiap pagi dan sore menyapaku dengan senyuman yang selalu manis dan menyenangkan hati. Kemudian aku pun menjawab, Lisa pusing, sus! Lisa nggak tau, tadi malam aku didatangi banyang-bayangnya dalam mimpi yang membuatku takut. Kemudian suster bertanya, Ya sudah, sering-sering saja kamu berdoa dan jangan memikirkan dia terus. Ohya, mamamu hari ini jadi datang kan? Dan kata dokter, besok kamu boleh pulang dan istirahat dirumah, lo. Kemudian aku berkata, Oh ya sus, makasih. Wah Lisa pengen banget ke sekolah sus. Lisa kangen ma temen-temen. Lisa yang hobi banget ngerjain adik kelas. Waktu aku berhenti berkata tiba-tiba suster Meli berkata kepadaku. Oh ya, Lisa kalau suster boleh tau, kamu dulu tuh kenapa kok bisa ada dirumah sakit ini? Kamu pernah cerita ma dokter Anton kan, hla waktu tu dokter cerita ma suster, bilangnya ceritamu seru ya suster juga ingin dengar cerita dari kamu langsung, ya. Kalau kamu nggak keberatan, sambil nunggu mamamu datang. Emang suster Meli nggak ada kerjaan? tanya ku. Nggak ada kok, ka kalau pagi tugas suster sudah selesai. Nih bentar agyew mau pulang, tapi masih ada waktu kok buat dengerin kamu cerita. Hitung-hitung sambil nungguin kamu. Ya sudah cerita ajah Lis Aku pun bercerita kepada suster Meli. Begini lhow sus, ceritanya. Pagi itu adalah pagi yang baru bagiku. Aku telah melalui berbagai tes yang bikin aku pusing sekali. Tetapi semua itu sudah terlewat, aku pun akhirnya naik kelas juga. Hari yang baru waktu itu aku ingin berubah menjadi lebih tenang. Aku berfikiran untuk berubah semenjak aku naik dibangku kelas III SMA. Tingkat paling tinggi di Sekolah Menengah Atas. Aku menyadari semua teman-teman yang aku sayangi kadang selalu membuat masalah disekolah. Kita sering banget ngerjain anak-anak baru dan bahkan guru pun kena. Lalu apa yang membuat kamu masuk ke rumah sakit, Lis? kata suster Meli. Okesus. Kataku. Begini aku selalu didatangi sosok yang tidak asing bagiku. Itu semua berawal dari pagi yang tidak pernah aku duga akan berakibat seperti ini. Sahabatku yang ternama Ria datang dan membuat aku kaget. Waktu itu ia bercerita sambil berwajah pucat.

Kenapa? tanya suster Dia melihat kecelakaan yang menyebabkan 1 orang meninggal langsung di TKP dan 1 lagi berkondisi parah. Ternyata yang kecelakaan itu adik kelas kami, namanya Randi dan Rio. Kondisi Randi parah, tangan kanannya patah tulang dan Rio meninggal di TKP. Ria melihat kecelakaan itu didalam mobilnya. Ia melihat wajah Rio yang hancur. Itu yang membuat Ria pucat. Terus apa hubungannya sama kamu, Lisa? Siang itu juga semua teman dan guru datang ke rumah Rio untuk berbela sungkawa.dia itu tidak terkenal. Hanya teman-teman satu angkatan saja yang kenal sama dia. Tetapi yang tidak hadir untuk berbela sungkawa hanya aku dan gengku saja. Lalu sepuluh hari kemudian, aku diminta datang ke BK untuk mengambil buku. Disana aku melihat Bu Tini sedang memandangi foto. Aku pun mendekat dan bertanya, Bu, itu foto siapa? Bu Tini menjawab bahwa yang ia pandangi itu ternyata foto Rio. Betapa terkejutnya aku ternyata itu adalah foto Rio, cowok yang setiap pagi berjalan di depanku dan selalu melihat aku tersenyum. Cowok tampan tapi tidak terlalu populer karena dia tidak aktif dalam bidang apapun. Berarti kamutau dia dong, Lis? Terus kenapa kamu tidak ikut berbela sungkawa? tanya suster. Itulah sebabnya suster, aku akhirnya dirawat ditempat ini. Wajah Rio selalu hadir dalam setiap waktuku. Sering kali aku tiba-tiba pingsan dan pikiranku kosong. Kata teman-temannya dulu Rio itu pernah suka sama aku. Tapi dia hanya diam, karena aku orangnya terkenal. Hingga suatu hari aku pingsan dan tidak bisa tersadar disekolah. Kemudian aku dibawa ke rumah sakit umum yang terdekat disekolah. Namun sia-sia saja, karena keterbatasan alat yang tersedia. Aku belum bisa terselamatkan. Jam 12 malam aku divonis meninggal oleh dokter. Semua orang panik, lau aku dibawa ke rumah sakit ini, dalam perjalanan aku belum juga sadar bahkan divonis sudah meninggal, kemudian pada saat itu aku seperti berada didalam padang rumput yang hijau. Disitu aku dikelilingi orang-orang yang berjubah hitam dan putih, tepat dihadapanku aku melihat Rio. Dia tersenyum kepadaku dan mengajakku pergi. Namun aku menolaknya. Aku berlari dan meninggalkan Rio. Tetapi padang hijau itu luas sangat luas sekali. Kemudian di depanku ada yang menarik aku dan dia memperlihatkan semua perbuatanku yang jahat selama ini. Dia memperlihatkan juga wajahku yang pucat yang dikelilingi orang tua dan kakakku. Kemudian mama menjerit dan berteriak pad Tuhan agar nyawaku kembali. Aku menangis dan sadar bahwa aku sangat disayangi oleh orangorang yang meyayangiku. Tuhan mendengarkan apa yang diminta oleh mama. Tiba-tiba saja ada tangan besar yang menuntunku untuk kembali

10

10

keragaku dan aku juga diperingatkan agar kembali ke jalan yang benar, karena aku belum sampai ke waktuku meninggalkan kehidupanku. Wach.berarti kamu harus bersyukur karena kamu masih diberikan kesempatan oleh Tuhan, Lis Benar sus, semenjak itu aku mulai sadar dan melangkah ke jalan yang benar tidak akan berbuat jahat lagi terhadap orang lain. Selama aku dipadang hijau itu aku merasa hanya sebentar, ehch.ternyata sudah tiga hari aku tidak sadarkan diri, setelah itu, aku sadar dan kemudian aku meminta maaf kepada mama, papa an semua teman-temanku. Ternyata tidak sadar aku menangis setiap aku teringat sama Rio. Dan saat itu juga mama datang.Kamu kenapa, Lisa kok nangis? kata mama. E nggak apa-apaogh, ma, kok mama lama datangnya? kataku. Kemudian suster Meli menyapa mama. Pagi ibu, saya dan Lisa tadi bercerita, sela suster Meli. Dan karena ibu sudah datang, maka saya akan pulang. Oke, dahhLisa suster Meli sangat senang mendengarkan cerita kamu. Suster doakan kamu segera sembuh dan ingat jangan jahil lagi, okeee., yasudah ibu, Lis suster pergi dulu, yaIbu, saya mau pamit pulang dulu ya, bu.kata suster Meli kepada kepada mama. Ohya sus, makasih ya, sus jawab mama. Sama-sama ibu, kata suster Meli Maaf ya.sayang, mama datangnya lama karena mama harus menyelesaikan administrasi dirumah sakit. Kata mama menjawab pertanyaanku tadi yang disela oleh suster Mel. Yanggak apa-apa ogh ma kataku dengan nada rendah karena aku merasa sedih. Karena aku uang mama habis untuk pengobatanku. Dokter bilang ada penyumbatan di jantungku. Keesokan harinya lagi aku boleh pulang. Aku sangat senang sekali dan bersemangat untuk kembali bersekolah lagi, karena aku ada tes semester 2 minggu lagi. Hari begitu cepat, setiap hari aku harus menelan pahitnya obat. Aku disekolah tidak aktif lagi mengikuti semua kegiatan extra, karena mama melarang tegas, sedangkan dikelas aku hanya diam. Semenjak itu aku dianggap aneh dan tidak asik lagi oleh teman-temanku karena aku tidak mau lagi diajak berbuat jahil. Itulah yang membuat aku sadar bahwa menjadi orang yang tidak popular itu tidak mengecewakan. Tetapi semua itu tidak membuatku menyesal. Bayangan Rio telah menyadarkanku beberapa tahun lalu agar aku bertobat dan kembali kepada Tuhan. Kemudian di kelas III SMA waktu semester II aku bertemu dan kenal dengan Hendra yang dimana dia mengingatkanku kepada Rio. Dia sangat mirip dengan Rio. Akhirnya dalam 3 bulan kita bersama-sama, kita akhirnya berpacaran. Sudah 5 bulan kita berpacaran dan kita akan bertunangan setelah lulus SMA, dan akan menikah setelah aku lulus S2.

11

Dia pria yang baik, bakan aku juga percaya dia adalah orang yang diberikan Tuhan untukku, karena dia kekasih pertama dan akan menjadi yang terakhir dalam hidupku.

12

12

Karya : Ningrum Ambarwati

KADO SPESIAL UNTUK LINKA SAHABATKU

Linka adalah seorang wanita yang hidup dengan keluarga yang sederhana dan berkecukupan. Linka tinggal didesa Sekarwangi bersama ayah, ibu dan adik perempuannya. Minggu pagi yang cerah, Linka berjalanjalan ditaman kota. Dia bertemu dengan sahabat kecilnya bernama Alfan. Alfan adalah anak yang terlahir dari keluarga kaya raya yang tinggal di villa sebelah desa tempat tinggal Linka. Keluarga Alfan juga mengenal baik Linka dan keluarganya. Hai, LInka? Sedang apa disini?(tanya Alfan kepada Linka dengan tersenyum.) Hai juga Alfan, aku disini berjalan-jalan saja. Jawab Linka. Linka, bagaimana keadaan keluargamu? Sudah lama aku tidak berkunjung ke rumahmu. Kata Alfan. Kabar keluargaku baik-baik saja Fan, kapan kamu main ke rumahku yang sederhana itu? Tanya Linka. Kalau lagi ada waktu, pasti aku akan main ke sana. Linka bukannya 2 hari lagi adalah hari ulang tahunmu? Tanya Alfan. Ya, ternyata kamu masih inget ya sama tanggal lahir aku. Jawab Linka sambil tersenyum. Kamu kan sahabatku sedari kecil Linka, mana mungkin aku melupakan hari ulang tahun sahabatku. Jawab Alfan Terima kasih ya Fan, aku pulang dulu. (Linka sambil berjalan dan tersenyum kepada Alfan). Sesampai dirumah, Alfan pun berfikir akan memberikan hadiah apa untuk sahabatnya Linka itu. Alfan berfikir dan berfikir, akhirnya dia berfikir ingin memberikan sebuah sepeda yang cantik karena jarak sekolah Linka dengan rumahnya pun jauh dan sepedanya pun dapat bermanfaat banyak buat Linka. Selain Alfan ingin memberikan sebuah sepeda yang cantik, Alfan meminta saran kepada pada dan mamanya untuk member kado apa selain sepeda. Pa, ma 2 hri lagi ulang tahun Linka, kata Alfan. Papa dan mamanya pun berkata kepada Alfan, Nak, apakah kamu sudah berfikir ingin member kado apa kepada LInka? Alfan pun menjawab. Alfan ingin memberikan sepeda kepada Linka, tetapi Alfan masih bingung, apa yang seharusnya Alfan beri untuk Linka selain sepeda karena Alfan ingin memberikan kado special buat Linka. Papanya pun berkata, Alfan, papa dan mama akan bantu kamu bikin kejutan special buat LInka, besok sepulang sekolah pas hari ulang

13

tahunnya kamu ajak Linka ke rumahnya, dirumah Linka papa dan mama akan memberikan kejutan kepadanya. Makasih pa, makasih ma, jawab Alfan Paginya seaktu di sekolah Alfan memandangi Linka yang sedang mengobrol bersama teman-temannya. Dalam hatinya Alfan merasa tidak sabar ingin memberikan kado special tersebut untuk Linka sahabatnya. Alfan pun sebenarnya merasakan rasa sayang kepada LInka. Rasa sayang tersebut lebih dari rasa sayang seorang sahabat. Namun, disisi lain Linka sudah menganggap Alfan sebagai sahabat dan saudara dekatnya. Alfan berfikir bahwa hanya dengan selalu membuat bahagia Linka, dia akan merasa bahagia juga. Jam sekolahpun telah usai, Alfan menunggu di depan kelas Linka dan ingin mengantarkan LInka pulang. Linka, ayo kita pulang bersama? Aku ingin nganterin kamu pulang, arah rumah kitapun sama, Tanya Alfan. Alfan, apakah tidak merepotkanmu? jawab Linka Mana mungkin merepotkanku sahabatku,: kata Alfan. Baiklah Alfan. Jawab Linka dengan tersenyum kepada Alfan. Sesampainya dirumah Linka, Alfan mampir sebentar ke rumah Linka dan bertemu dengan ibu Linka yang sedang menyapu di depan rumah. Assalamualaikum, bu, kata Alfan dan Linka Waalaikumsalam, oh nak Alfan. Kata Ibu Linka Ya, bu. Gimana kabarnya ibu, udah lama Alfan gak maen kesini bu. Tanya Alfan Baik nak, gimana kabarnya papa dan mamanya Alfan. Tanya ibu Linka baik bu, bu, Alfan mau pamit pulang. Soalnya udah agak sore permisi bu. Kata Alfan Ya, nak makasih sudah menghantarkan LInka. Kata ibu Linka Sama-sama, bu. Linka aku pulang dulu ya??? kata Alfan Ya, Alfan, makasih. Jawab Linka Sebelum sampai dirumah, Alfan mampir sebentar ketoko sepeda untuk membeli sepeda buat Linka. Sesampainya dirumah, Alfan merasa senang sekali karena telah membeli sepeda itu. Pagi pun tiba dan Alfan menyiapkan semua kejutan itu bersama papa, mama serta keluarga Linka. Tanpa sepengetahuan Linka. Disekolah, Alfan dan teman-teman Linka memberikan ucapan selamat ultah buat Linka. Linka merasa sangat senang. Sepulang sekolah, Alfan berkata kepada Linka ingin mengantarkan Linka pulang. Linka pun menerima tawaran Alfan sahabatnya itu. Sesampai didepan rumah sebelum Linka memasuki rumahnya bersama Alfan, Alfanpun meminta Linka untuk menutup kedua matanya dan tidak boleh membukanya sebelum Alfan menyuruh membukanya. Linkapun menuruti kata Alfan. Dengan rasa penuh penasaran dan berdebar-debar serta

14

14

dengan mata tertutup Linka pun memasuki rumah dengan dituntun oleh Alfan. Sesampainya didalam rumah, Alfan menyuruh Linka membuka matanya. Dan pada saat Linka membuka matanya, semua menyanyikan lagu ulang tahun dan menyalakan lilin di roti ulang tahun Linka. Linkapun merasa terkejut dan terharu serta senang. Linka, selamat ulang tahun ya. Kata mama dan papa Alfan Linka, semoga cita-cita mu tercapai. Kata ibu dan ayah Linka Linka sahabatku, ini sepeda untukmu semoga kau senang dengan pemberianku. Kata Alfan. Terimakasih semuanya, terima kasih Alfan. Hari ini adalah hari yang takkan pernah aku lupakan. Kalian semua baik padaku. Alfan terima kasih buat sepedanya. Kau tidak hanya sahabatku tetapi juga saudara maupun orang yang sangat berarti buatku. Ini adalah kado special dank ado terindah yang pernah aku dapat. Kata Linka sambil tersenyum. Dan akhirnya mereka semua merayakan ulang tahun Linka bersama, dan Alfan juga mengundang semua teman dekat Linka dan Alfan.

The End

15

Ambarwati N. PERJALANAN HIDUP NONA & SELLY Berawal dari kehidupan 2 orang pelajar siswi yang bersahabat dari kelas 4 SD sampai kelas 3 SMK. Mereka bernama Nona dan Selly. Nona adalah siswi pindahan dari suatu kota yang pindah rumah, yang rumahnya dekat dengan rumah Selly dan dia juda satu sekolah dengan Selly. Sedangkan Selly adalah siswi dari SDN Maju 1 yang tinggal di daerah Jakarta Timur. Sebenarnya Nona harusnya kelas 5 SD tetapi karena dia tidak naik kelas, maka dia menjadi satu kelas dengan Selly. Sejak itulah mereka kenal dan menjadi sahabat yang akrab. Pada waktu lulus SD, Nona bilang dia akan mendaftar di SMP faforit tetapi Selly tidak sempat berfikir seperti itu, dya lebih memilih bersekolah di sekolah swasta karena biayanya yang lebih murah dan juga disekolah itu dya juga satu sekolah dengan sepupunya. Tetapi pertanyaan yang di omongkan Nona ternyata tidak sesuai dengan pertanyaannya. Dia malah mendaftar ke tempat yang akan dipilih oleh Selly, dya mendaftar dahulu tanpa Selly pun mengetahuinya. Suatu hari Selly dan ibunya mendaftar ke sekolah itu, tetapi alangkah kagetnya Selly ketia dya mengetahui bahwa Nona telah mendahuluinya mendaftar disekolah itu. Kejadian itulah yang membuat Selly benar-benar marah pada Nona, sempat Selly tidak pernah mengajak Nona berbicara ataupun bertegur sapa. Tetapi keadaan itu tidak berlangsung lama, Nona dan Selly pun berbaikan kembali. Di sekolah itulah mereka mendapatkan cinta pertama mereka, Nona yang waktu itu kelas 2 SMP mempunyai pacar yang ternyata dia adalah adik kelasnya. Dia bernama Andi. Sedangkan Selly yang waktu itu juga kelas 2 SMP dia mempunyai pacar yang sepadan dengan umurnya dai bernama Aldo. Tetapi hubungan mereka tidak berlangsung lama karena mungkin ketidak cocokan diantar mereka. Setelah itu, tak terasa mereka telah menjalani Ujian Nasional yang sebentar lagi menerima hasil kelulusan, dan alhandulillah mereka lulus. Disinilah hubungan mereka mulai renggang, hubungan mereka renggang karena Nona membohongi Selly lagi, dia berkata akan sekolah di SMK favorit di Yogyakarta yang dikepalai sekolah oleh paman Nona sendiri, sampai-sampai ibunya pun telah berkata kepada semua tetangganya bahwa Nona akan disekolahkan di SMK favorit di Yogyakarta. Disisi lain Selly yang waktu itu sedang mencari sekolah yang cocok dengannya, dia memutuskan untuk mendaftar di sekolah baru yang benar-benar dia sebagai angkatan pertama. Tapi lagi-lagi Selly dibuat kesal ataupun sangat kesal dengan kelakuan Nona. Pada saat Selly mendaftar di sekolah itu dya bertemu dengan temannya bernama Rina. Rina berkata Hey Selly, kamu juga mendaftar disini??. Selly pun menajawab. Iya, kamu juga kan?. Rina berkata kembali Iya. Tetapi alangkah kagetnya

16

16

Selly ketika dia mendengar berita dari Rina yang berkata Ekh, kamu tadi liat Nona nggak? Selly : Memangnya Nona tadi kesini Rin? Rina : Iya, dia tadi kesini dengan ayahnya. Selly : Tapi, bukannya dia akan bersekolah di Jogja?? Rina : Apa iya?? Dia tadi kesini sudah ambil seragam kog. Disitu Selly pun benar-benar marah. Tetapi Selly menyembunyikan kemarahannya itu, karena dia tidak mau persahabatannya dengan Nona rusak. Hari demi hari mereka lewati tetapi ada yang berbeda dengan mereka, biasanya satu kelas sekarang mereka sudah tidak satu kelas lagi dan hubungan mereka bertambah renggang karena mereka bertemu dengan teman-teman baru mereka. Pulang sekolahpun mereka juga jarang sekali bersama. Selly yang waktu itu mempunyai kenalan teman baru yang bernama Icha dan Lyly, menjadi teman akrab dia pertama kali. Saat kelas 1 SMK, Selly sedang ingin dikenalkan oleh teman laki-laki Icha dan Lyly yang bernama Rino. Mereka pun mengobrol. Icha : Hey Selly. Selly: Hey juga Icha kemana Lyly. Biasanya saja sama lyly kan?? Icha : Lyly ada di kantin masih jaja. Tak berapa lama lyly pun muncul. Lyly : Nich Cha titipan kamu. Icha : Makasih ea. Lyly : Tapi jangan lupa bayarannya (sambil tertawa). Icha : Iya beres. Icha : Ekh Selly kamu aku kenalin ke temen aku mau nggak?? Selly : temen kamu saipa?? Lyly : Ea pokokny temen kita, mau nggak?? Selly : Ea boleh aja. Akhirnya Selly pun dikenalkan oleh Icha dan Lyly ke teman SMP mereka. Dia bernama Rino. Merekapun bertukar nomor HP dan SMSan. Selly dan Rino sudah lama kenal. Akhirnya mereka berpacaran. Mereka berpacaran sudah cukup lama yaitu 10 bulan yang akhirnya mereka putus karena ketidak cocokan diantara mereka. Disamping itu, Selly yang mempunyai teman dekat yang ternyata dia suka pada Selly. Dia adalah pria yang sudah bekerja tetapi umurnya masih seumuran dengan Selly. Dia bernama Rio pawa waktu itu, dengan tepat di malam Minggu Rio mengatakan perasaannya kepada Selly. Tetapi entah kenapa Selly pun yang waktu itu baru 1 minggu putus dengan Rino tidak bisa menolak. Mereka pun berpacaran selama 3 bulan yang akhirnya hubungan mereka kandas. Sampai saatnya Selly masih menjomblo. Sedangkan Nona yang tidak diketahui kabarnya oleh Selly ternyata telah berpacaran selama 10 bulan dengan teman PKL nya, dia bernama Adi. Mereka mungkin serius menjalaninya karena Nona ternyata telah dilamar dengan Adi, banyak

17

kabar yang menunjukkan bahwa Nona telah hamil diluar nikah tetapi itu semua belum terbukti kebenarannya. Akhirnya Nona dan Adi menikah. Sedangkan Selly sendiri masih jomblo dan dia juga menikmati hidupnya yang sendiri itu. Karya : Rahayu Lestari

18

18

KAWAT GIGI BIKIN REPOT Seluruh anak kelas x IPA II Harapamn Bangsa terkejut dengan kehadiran Amira yang memakau kawat gigi baru. Kawat giginya yang berwarna pink membuat Amira jadi tambah imut bila sedang tertawa. Sebenarnya kalau dilihat sekilas gigi gingsul. Tapi dia malah terlihat lebih dengan kawat giginya, seperti bintang sinetron yang ada di TV itu lho. Saat istirahat, Inka dan beberapa temannya langsung menghampiri Amira. Mereka mengagumi kawat gigi yang terpasang rapi di gigi teman sekelasnya itu. Wah bagus kawat gigimu, kamu jadi kayak idolaku, Shireen Sungkar.kata Inka tanpa basa-basi sambil terus memperhatikan tamapilan baru Amira. Iya nih, mama ko nyaranin aku untuk pakai kawat gigi, aku sih sebenarnya gak mau kamu jadi kelihatan lebih cantik ko, nanti tanyain mamaku dulu deh. jawab Amira. Sepulang sekolah, inka masuk ke kamarnya dan mematut-matut ditrinya di cermin. Sepertinya akau bakal tambah cantik kalau pakai kawat gigi kayak Amira. Kata Inka sambil mengata. Ah aku minta mama untuk masangin kawat gigi buatku agh. Ia pun menhampiri mamanya yang sedang memasak di dapur. Ma gigiku dipasangin kawat gigi, boleh ya, tanya Inka .kalau gigimu bermasalah sih, mamah boleh saja. Tapi gigimu kan sudah bagus.jawab mama, ihh, mama gitu dech. Ya udah nanti malam aku bilang sama papa.sahut inka dan langsung pergi. Saat makan malam, inkan merayu papanya untuk mengabulkan keinginannya memakai kawat gigi. Papanya sudah tau maksud Inka karena mamanya sydah cerita saat papa baru pulang kerja. pa, gigi inka yang depan lama-lama maju nich, gimana kalau gigi inka dipasangin kawat gigi.rayu Inka. masak sih? Sini coba papa lihat. Gigimu rapi kok, enggak dipasangin kawat gigi sudah cantik.kata Papa. yah, tapi kan merasakan Inka pa, papa gimana sih. Kalau papa enggak mau masangin kawat gigi, papa gak sayang sama inka, ancam Inka sambil berteriak. Inka ngambek & berlari ke kamar. Sejak itu, Inka pendiam di rumah. Kalau mama dan kakaknya, kak Tari, mengajaknya ngobrol. Ia tidak menggubris. Ia juga tidak semangat makan. Tidak ada lagi Inka yang ceria dan bawel. Lama kelamaan mama Inka merasa sedih. Mama lalu berdiskusi dengan papa untuk segera menyetujui keinginan Inka. Mereka kangen melihat Inka yang dulu. Akhirnya pada Sabtu sore, Inka diantar mamanya kedokter untuk memasang kawat gigi. Sepanjang jalan, cewek manis ini tersenyum riang, membayangkan dirinya akan makin cantik dengan kawat gigi warna biru, warna kesukaannya.sebentar lagi ia juga bisa mirip Shireen Sungkar. Setelah proses pemasangan, ia senang sekali keinginannya terkabul. Di rumah, ia tak henti-henti memamerkan kawat gigi

19

pada kak Tari dan papanya. Mereka pun memberikan pujian pada Inka. Hari Senin, Inka bangun pagi-pagi, ia sangat bersemangat masuk sekolah. Ia ingin member kejutan pada teman-temannya dengan kawat gigi barunya. Dan memang benar, teman-temannya pun menghampiri untuk menanyakan seputar kawat giginya. Inka sengan sekali hari itu karena banyak orang yang memperhatikannya. Saat istirahat tiba, Mitha bagi-bagi kuw mochi, oleh-olehnya dari Sukabumi kemaren. Sayang sekali, Inka tidak bisa mencicipinya karena ia pakai kawat gigi. Padahal itu makanan kesukaannya. Kalau dia nekat makan, pasti bakal lengket dikawatnya. Aduh, terpaksa ia Cuma gigit jari melihat teman-temannya menikmati kue itu. Malam harinya, ia melihat kak Tari asik makan jagung bakar di teras rumah. Inka sebenarnya senang sekali jagung bakar, tapi ia dilarang makan jagung bakar dulu selama memakai kawat gigi, terpaksa ia menahan keinginannya. Dalam hatinya ia merasa tersiksa sekali pakai kawat gigi. Ia langsung mengambil apel di kulkas dan langsung menggigitnya. Sedetik kemudian ia langsung berteriak kesakitan. Awww.sakit. Aduh apelnya nyangkut dikawat. Teriaknya. Ungtung saja, mamanya segera dating dan membantunya. Ia lupa kalau dokter melarangnya makan buah yang besar seperti apel. Lain kali kalau makan apel, dipotong kecil-kecil dulu. Ingat kata dokter, kalau pake kawat gigi gak boleh makan sembarangan. Kata mama. Selama 2 minggu lebih memakai kawat gigi, akhirnya makanan yang boleh Inka makan jadi terbatas. Ia merasa tersiksa sekali, banyak larangan yang harus ia patuhi. Lama-lama ia ingin bebas makan apa saja seperti dulu, ketika belum memakai kawat gigi. Inka akhirnya sadar kalau selama ini ia memaksakan keinginannya. Sambil menangis, ia minta mamanya mau mengantarkan ke dokter untuk melepas kawat gigi itu. Ma, besok kawat gigi Inka dilepas saja ya, Inka gak bisa makan enak lagi kalau pake kawat gigi. Rengek Inka manja. Lho, dulu kan kamu yang ngotot ingin pakai, sekarang tau kan gimana rasanya? Memang kalau pakai kawat gigi jadi kelihatan cantik? Lebih cantik kalau gak pake kawat gigi. Goda mamanya. Jadi besok mau nganterin ke dokter gak ma? pinta Inka. Iya, pasti sayang. Jawab mama. Pikirannya melayang, akhirnya besok ku sudah bisa menikmati semua makanan kesukaannya tanpa perlu khawatir lagi dengan kawat giginya.

20

20

CINTA UNTUK NAYLA Nayla mengamati jidatmya dicermin, agak memar. Ini adalah tanda mata dari Ryan? Gumannya. Bisa ia ingat lemparan bola basket cowok tampan itu yang salah alamat. Bukannya kering malah kejidatnya. But its ok. Toh akhirnya tercapai juga keinginan Nay untuk pulang barena Ryan. Nay berandai-andai jika Ryan sicowok ganteng itu jadi kekasihnya. Selang beberapa bulan kemudian keinginan Nay terpenuhi, karena Ryan menyatakan cintanya untuk Nayla. Nay aku ingin bilang sesuatu hal sama kamu. Nayla hanya mengangguk pada Ryan. Nay, maukah kamu jadi cewek aku? Tanya Ryan pada Nayla yang sedang duduk di sampingnya. Nayla menjawab dengan suaranya yang lembut. Iya, aku mau jadi cewek kamu asalkan kamu janji sama aku, kamu tidak akan menyakiti hatiku. Ujar Nayla pada cowok ganteng itu. Iya, aku akan menjaga kamu dengan sepenuh hatiku dan aku janji tidak akan menyakiti hatimu. Tegas Ryan pada Nayla. 5 bulan setelah mereka resmi berpacaran Ryan yang dulunya lembut, perhatian dan tidak kasar, mulai berubah menunjukkan sikap aslinya pada Nayla. Aku sungguh tidak percaya dengan sifat Ryan sekarang, Ryan sekarang sudah benar-benar berubah drastic. Ujar Nay. Nayla! panggil Ryan. Tetapi Nayla tetap tidak menolehnya dan ia berjalan dengan cepat menuju kantin. Nayla.Nay Ryan tetap memanggil Nayla dan mengikutinya. Tanpa sengaja Nayla dipanggil oleh Gilang teman Nayla dari SMP, dan mereka mengobrol di kantin. Tanpa sadar ternyata Ryan mempehatikan Nayla dari kejauhan. Waktu bel pulangpun berbunyi. Saat semua murid sudah pada pulang Nayla masih tetap dikelas karena ia tidak mau pulang bersama Ryan. Ketika Nay breharap Ryan sudah pulang ia segera keluar kelas. Ditunggu dari tadi kok gak keluar-keluar to Han? Tanya Ryan pada Nayla sambil gemetar dengan raut wajah yang pucat. Em.Nay aku pengen bilang sesuatu sama kamu. Ucap Ryan dengan suara agak kasar. Akuaku mau langsung pulang aja ya.badanku capek Yan. Jawab Nayla. Nayla! Ryan menarik tangannya. Aku sudah bilang sama kamu, jangan pernah ngomong sama cowok lain yang baru kamu kenal. Cowok tadi di kantin? Ya ampun, Ryan! Dia Gilang temenku waktu SMP! tegas Nayla.

21

Tetap saja dia cowok! dengan suara kasarnya ia membentak Nayla. Aku nggak bohong Ryan! Nayla tambah yakin kalau ia benarbenar sudah sudah berubah. Sudahlah. Nayla menyerah. Tidak tau apa ada hal yang lebih baik yang bisa dilakukannya. Aku minta maaf kalau itu bikin kamu kesal atau marah. Tandas Nayla pada Ryan. Ya aku marah karena aku sayang kamu Nay, aku gak mau kehilangan kamu, aku cinta mati sama kamu. Ucap Ryan dengan suara agak sedikit membentak. Dengan hati yang bingung dan bimbang Nayla ingin memutuskan Ryan karena ia takut dengan sifat Ryan sedikit temperamental itu. Tiba-tiba Ryan memegang erat tangan Nayla. Ryansakit.. Rintih Nayla dan matanya mulai berair. Lepaskanplease. Pintanya. Enggak sebelum kamu berjanji untuk . Okeoke.aku janji gak aka nada cowok lain cuma kamu. Cuma kamu Ryan Dinata. Bagus, senyum Ryan mengembang dan ia melepaskan pegangannya dengan kasar. Ingat kalau kamu ingkar kamu akan tahu akibatnya. Ancam Ryan. Tubuh Nayla bergetar hebat. Ia ketakutan. Ryan! suara Nayla tertahan. Ia masih ketakutan. Yahanyku? Ryan menjawab dengan suara yang lembut dan terlihat normal. Aku, aku. Nayla memutar otaknya mencari kata-kata yang tepat, ia tidak mau Ryan lebih meledak lagi. Ryankita putus. Apa!!! bentek Ryan pada Nay. Kita putus. Ulang Nay dengan takut Tidak bisa. Kamu tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Apa ada cowok lain? Bukan. Tegas Nayla. Nggak ada cowok lain yang membuat aku putus ama kamu. Aku cuma ingin melupakanmu. Kenapa ingin melupakanku? Kenapa? Karena sikap kamu, aku muak dengan semua sikap kamu Ryan. Please tinggalin aku, aku nggak mau tersakiti terus menerus gara-gara tingkah dan sikap kamu. Aku cuma butuh cinta yang tulus gak lebih. Akhirnya Nayla memutuskan untuk pindah sekolah dan melupakan kenagannya bersama Ryan. Karya : Eri Sri Rejeki.

22

22

KEKASIH YANG PERGI

Disebuah sekolahan ada 2 orang mereka sangat dekat, mereka berdua bisa dikatakan sebagai sahabat yang tidak bisa dipisahkan lagi, kemana-mana mereka selalu berdua seperti berangkat dan pulang sekolah mereka selalu berdua. Seperti berangkat dan pulang sekolah mereka selalu berdua. Kedua sahabat itu namanya Rita dan Mely. Pada suatu hari ketika mereka sedang di Mol. Rita melihat 2 cowok, Rita pun langsung bilang sama Mely. Rita pun berkata kepada Mely. Mel coba lihat didepan sama ada 2 cowok ganteng. Ah biasa deh Rita. Jawab Mely dengan cuek. Tapi bener kok Mel coba lihat tuh, dia liat kesini. Iya sih, tapi biasa aka kok. Setelah itu mereka pun pergi belanja kembali dan langsung pulang kerumah. Hingga esok datang lagi, mereka pun berangkat dan pulang sekolah sama-sama lagi. Ketika pulang sekolah mereka tidak langsung pulang kerumah melainkan mereka pergi shopping, tak disangka Rita lihat 2 cowok itu lagi yang pernah dia lihat di Mol kemarin. Rita pun langsung berkata pada Mely. Mel-mel, coba kamu lihat cowok yang ada disana. Yang mana sih Rit? Itu yang sebelah kanan parkiran Oh, itu emang siapa cowok itu? Tanya Mely pada Rita Cowok yang kemarin kita lihat di Mol. Oh, iya. Coba kita kesana yuk Mel. Mau ngapain kesana. ah. Ikut saja Mel. Dan akhirnya mereka berkenalan dengan kedua cowok itu. Rita berkata. Boleh kenalan gak. Cowok itu pun menjawab. Boleh, nama aku Andre dan sebelah saya sabahat aku Sandi. Saya Rita dan ini juga sahabat saya aku Mely. Gak disangka ternyata 2 cowok tersebut juga bersahabat. Tak lama kemudian mereka pun sering jalan bersama dan akhirnya Mely jadian sama Sandi dan Rita sama Andre. Lama kelamaan hubungan mereka sudah hamper satu tahun. Pada suatu malam Sandi mengalami kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Sandi. Akan tetapi Mely pada malam kejadian itu terjadi Sandi ada dirumah Mely dan ngobrol sama Mely. Tetapi Sandi berkata sama Mely untuk menjaga dirinya sendiri dengan baik. Ketika Mely sedang mengambilkan air minum namun Sandi sudah tidak ada lagi dirumah Mely ketika Mely datang dengan

23

membawakan minuman. Keesokan harinya mendapat kabar dari Rita bahwa Sandi meninggal ketika mau kerumah Mely. Tetapi Mely tidak percaya atas meninggalnya Sandi karena malam itu Sandi masih sama Mely. Dan Mely pun sadar bahwa yang datang malam itu cuma arwah Sandi dan itu terakhir kali Mely bersama Sandi. Sejak kematian Sandi Mely berfikir untuk sekolah di luar negeri.

Karya : Wiyarsih

24

24

DY UNTUK NILLA

Terik matahari pagi hari ini, aku bergegas menuju sekolah yang menjadi rutinitas hari-hariku. Digerbang sekolah aku bertemu Nila sahabatku. Cilla. Teriak Nila dari kejauhan Hey Nil aku menjawab sapaan Nila Nila besok anterin aku mau gak? Kemana Cil? Jawab Nilla Ke apotek. Siapa yang lagi sakit??? Ibuaku!!! Qw menjawab ragu-ragu Key, sox aku anterin, phy teraktir bakso zaw!! Nila menjawab sambil merangkul pundak qw sambil tsenyum. Wenteng, jex bakso durung warunge bakso. Jawab qw sambil mengeledek Nila he. Hari pertama tlelah berlalu, dan kinipun aku bkat sekolah untuk tan kedua, seperti biasa aku berangkat naik motor sendiri di jalan tidak tau kenapa dari belakang ada yang mengikuti dan saat mau sampai sekolah motor Satna yang mengikuti aku tiba-tiba menyalip, aku pun kaget karena motor Satna tadi bhenti tiba-tiba didepan motorq. Cowok satria itupun turun dari motornya, aku pun makin tambah takut ketika cowok itu menatap mata aku. Cewek leh kenalan gax??? Ucap si cowok itu. Apa cih kamu ganggu adj!! jawab qw thadap cowok itu. Cilla kok sombong banget to ma qu, ucap cowok itu. Kok kamu tau namaqw!! jawab qw sambil marah Ciapa sih zg tidak kenal sam Cilla gadis manis, yang diidam-idamkan semua cowok di daerah kampong kamu. Hulf jawab aku sambil naek motor. Cilla tunggu aku to! jawab cowok itu. Tanpa basa-basi qw pun cepat pergi dari tempat itu 15 menit kemudian akupun sampai di sekolah dan aku lari cepat menuju claz Hulf (sialan nie gara-gara cowok tadi) dalam hati qw bbicara. Aku pun dihukum sama guru BK suruh lari lapangan. Toktokmaaf bu saya tlambat, zaw silahkan duduk Mkasih bu waktu qw nyampek celas. Napa lho Cilla? Tanya Nila tman sebangkukqw Sialan tadi waktu aku bngkat sekolah, ada yang ngajak kenalan. Asik dong?? Gimana ganteng gak Tanya Nila sambil penasaran Hulf zaw ganteng sih motorre adj satria!! Jawab Cilla Stetttt diem aku dan Nilla disuruh diam sama ibu guru Nanti aku certain lagi waktu istirahat. Kata qw ke Nilla.

25

Kring.bel istirahat udah berbunyi, Cill gimana soal kenalan kamu tadi, berjalan menuju kantin Zaw gitulah, dy adj udah tau nakaqku owk, sgerrrrr sambil minum es. Trus udah tukarn num lefon Tanya Nila sambil makan bakso Belumlah baru adj knal, jawab qw kepada Nila Owh gtu zaw Nila sambil minum es Kring.bel masuk sudah bbunyi. Nila ayo cepat ke clas, qw belum bikin PR nie. Qw narik Nila sambil lari. Waktu menunjukkan 13.30 waktu Nila dan qw pulang sekolah. Ayo Nila anterin qw ke apotik. Ajaku ke Nila Key. Jawab Nila. Pukul 14.00 tepat qw dan Nila sampai di apotek. Mbak beli resep ini. Kata qw kepetugas apotik. Nik dek obatnya dan petugas apotek ke ana Berapa mbak 500.000, ne mbak uangnya, makasih zaw mbak Iya sama-sama?? jawab petugas apotik ke qw. Obat buat siapa Cilla? Tanya Nila ke qw Qw hanya senyum ke Nila Makasih zaw Nila udah nganterin qw Sama jawab Nila sambil melepas sepatu (udah nyampai rumah Nila0 Gak mampir dlu Tanya Nila ke qw Gaz acch qw mau tidur adj dirumah?? Hati-hati zaw pesen Nilla ke qw Pukul 15.00 tepat aku nyampai rumah. Qw langsung minum obat coz qw udah gaz kuat banget. Kamu kambuh lagi zaw Cilla!! Tanya ibu sambil pegang kepala q Iya nie bu. Jawab qw sambil tiduran dikamar. Sambil qw istirahat, hp q bbunyi Qw kira sapa Nila, ternyata nor baru zg telf Core manis, GPW?? Aku suka kamu nieTanya num baru itu. Ciapa? Qw cowok zg tadi pagi itu lho cyank dengan pada cowok itu panggil qw cayank, nama qw Keysa, udah lama qw suka qm!! Dengan lantang Keysa bilang gitu. Pd banget tho kamu kie jawab qw ke Keysa Qw itu tetangga belakang rumahmu, udah lama qw cayank kamu Cilla, qw udah tau semua tentang kamu Jadi kamu tau penyakit qw Tanya qw ke Keysa Zaw gitu lah jawab keysa sambil ragu-ragu Udah dulu zaw, qw mau istirahat qw mengakhiri tef dari keysa. Malam pun sudah blalu dan kini pagi menyambut qw lagi seperti biasa aku mau bsiap-siap buat sekolah. Tapi mungkin hari ini kayaknya tidak bisa bkat kesekolah. Kring.bel masuk sekolah udah bbunyi

26

26

Kok Cilla belum kelihatan zaw?? Tanya Nila pada dirinya sendiri. Silahkan duduk Nila disuruh guru!! Zaw bu jawab Nila dengan sopan Kok Cilla tumben zaw gax bkat gax kcih kabar. Nila curhat ke teman lain. Sepulang sekolah Nila kerumah Cilla sendirian. Tiba-tiba setelah Nilla mau nyampai rumah qw, Nila melihat cowok satria zg ganteng. Setelah Nila sampai ke rumah qw tibat-tiba Nila Tanya Cilla siapa cowok zg keren naex satria tadi kok ganteng bangett. Tanya Nilla sambil senyumsenyum. Owh itu dya Keysa zg kemarin qw ceitain kemarin jawab qw ke Nila sambil tiduran. Aku mau tho dkenalin sama dya Nila sambil senyum-senyum Zaw besok qw kenalin Keysa. Tiba-tiba hp qw ahd tlf tnyata dari Keysa Hallo cayank gpw?? Kok tadi kayaknya tidak bkat Qw lagi sakit owk jawab qw ke Keysa Siapa Cilla kok panggil cayank. Tanya Nila sambil pingin tahu Nie Keysa yang tadi kamu lihat Qw kenalin tho, Cilla zaw nie ngomong sendiri (hp qw tax kasih ke Nilla) Hallo ganteng, nie qw Nila yang tadi waktu qt ketemu di jalan. Nila sambil centil Mana Cilla qew gue Tanya Keysa sambil agak marah Cilla gax ada lagi kamar mandi!!! Nila bbohong padahal Keysa lagi tiduran Telfon Keysa pun tiba-tiba dimatiin. Hari besoknya qw masuk ke rumah sakit tambah parah. Saat Nila menjenguk, entah gaz tau kemapa Keysa juga menjenguk Qw pun tau mungkin hari nie hari takhir qw buat hidup. Qw mau Keysa buat Nila, disaat aku tidak ada buat kamu. Nila teman zg baik, dya cocok buat kamu Cayank jangan tinggalin qw kata Keysa Mungkin malamk ini kan takhir qw, jangan bikin teman qw kecewa zaw Will always luph Keysa By Beautiful Devid

27

KUMPULAN CERPEN

CERITA CINTA REMAJA


karya nax2 12 garmen 4, BINUSA

28