Anda di halaman 1dari 2

CATATAN PENLAT KELURAHAN BARATA JAYA Hari pertama Pembuatan sabun cuci piring di Surabaya tepatnya di kelurahan Barata

Jaya dengan alamat Jl. Barata Jaya 1 No. 03 di gedung balai RW, diikuti 19 orang, materi berjalan dengan lancar dengan catatan warna hijau pada produk sabun cuci piring pada salah satu kelompok agak jernih karena salah dalam pemberian pewarna, yaitu tidak langsung dituang tetapi dipindah ke gelas sehingga tidak tertuang semua, yaitu awalnya 2 mL karena tidak langsung ditung sehingga mengurangi takaran, tetapi secara keseluruhan semu berjalan lancar. Hari kedua Pembuatan pewangi pakaian di Surabaya tepatnya di kelurahan Barata Jaya dengan alamat Jl. Barata Jaya 1 No. 03 di gedung balai RW, diikuti 19 orang, materi berjalan dengan lancar, respon ibu-ibu terhadap materi adalah lebih muda dan lebih cepat daripada materi sabun cuci piring. Pelatihan hari ke dua memberikan catatan berupa super soft cair lebih cerah daripada supersoft cereal, dikarenakan volume pada supersoft cair lebih sedikit (1 Liter) daropada supersoft cereal yaitu (3 Liter), hasil supersoft cair lebih kotor atau terdapat berkas putih-putih yang menunjukkan belum larut sempurna,. Pada supersoft cair hasilnya lebih kental dan lebih harum. Poda supersoft cereal dihasilkan 3 liter pewangi pakaian dengan catatan warna yang dihasilkan yaitu merah mudah sesuai dengan keinginan, namun lebih encer daripada supersoft cair. Hari ketiga Pembuatan sabun cuci piring di Surabaya tepatnya di kelurahan Barata Jaya dengan alamat Jl. Barata Jaya 1 No. 03 di gedung balai RW, diikuti 19 orang, materi berjalan dengan

lancar, respon ibu-ibu terhadap materi adalah lebih mudah dan bau lebih menyengat yang dihasilkan oleh reaksi arpus, soda cair dan pine oil, pada kelompok satu hasilnya adalah terpisah tidak larut sempurna, pada proses ini yaitu ketika arpud dimasak dalam air mendidih dan menjadi bubur langsung ditambahkan soda cair atau soda cair dimasukkan ketika arpus masih di dalam panci, padakelompok kedua baik biang maupun hasil jadinya bisa terlihat larut sempurna, pada proses ini yaitu berbeda dengan proses yang dilakukan oleh kelompok pertama yaitu soda cair dicampur ketika larutan arpus sudah dipindahkan ke dalam timba jadi tidak dimasukkan pada waktu dimasak dalam panci, pada kelompok ketiga biang karbol larut sempurna tetapi hasil dari biang tersebuk terjadi pengendapan, pada proses kelompok ketiga ini yaitu soda cair yang kedua itu langsung ditambahkan ke timbah yang pertama yang berisi larutan arpus tersebut.