Anda di halaman 1dari 6

STEP 2 EBM 1. Apa tujuan EBM ?

(ami)
Tujuan EBM Tujuan utama dari EBM adalah membantu proses pengambilan keputusan klinik, baik untuk kepentingan pencegahan, diagnosis, terapetik, maupun rehabilitatif yang didasarkan pada bukti-bukti ilmiah terkini yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian maka salah satu syarat utama untuk memfasilitasi pengambilan keputusan klinik yang evidencebased, adalah dengan menyediakan bukti-bukti ilmiah yang relevan dengan masalah klinik yang dihadapi serta diutamakan yang berupa hasil meta-analisis, review sistematik, dan randomised controlled trial (RCT).

hmt2ntb.wordpress.com/2009/05/12/evidence-based-medicine-3/ 2. Apa kelebihan dan kelemahan EBM ?(dana) Kelebihan Diantaranya dapat dimanfaatkanseoptimal mungkin untuk memperbaiki tata laksana pasien, bisamenemukan informasi yang mutakhir dan sahih tentang kemajuan ilmupengetahuan, bisa menanamkan pembelajaran seumur hidup yang b e r o r i e n t a s i m e m e c a h k a n m a s a l a h d a l a m p e n a n g a n a n p a s i e n ( W i r y o , 2002). Kelemahan Attitude kita sendiri (pertanyaan yang kritis), ability (kemampuan dalam mencari, menilai, merangkum, dan menerapkan scientific evidence), accessibility (sumber informasi), dan waktu (tidak akan pernah cukup). Sumber : http://www.kalbe.co.id/index.php?mn=news&tipe=detail&detail=20941 3. Sebutkan langkah2 melakukan EBM ? (amel)

Sumber :

Langkah2 EBM: mengubah keluhan atau gejala pada pasien menjadi pertanyaan untuk mencari informasi yang spesifik - mencari best evidence untuk menjawab nomor 1 - menilai secara kritis fakta2 yang didapat dr sudut keabsahan, manfaat, dan kemungkinan untuk diterapkan - terapkan pada pasien - evaluasi efektivitas dan efisiensi (Majalah Atmajaya vol 4 no. 1 Jan 2005) 4. Bagaimana penerapan EBM ? (Joni) EBM diperlukan karena perkembangan dunia kesehatan begitu pesat dan bukti ilmiah yang tersedia begitu banyak.Pengobatan yang sekarang dikatakan paling baik belum tentu beberapa tahun ke depan masih juga paling baik. Sedangkan tidak semua ilmu pengetahuan baru yang jumlahnya bisa ratusan itu kita butuhkan. Karenanya diperlukan EBM yang menggunakan pendekatan pencarian sumber ilmiah sesuai kebutuhan akan informasi bagi individual dokter yang dipicu dari masalah yang dihadapi pasiennya disesuaikan dengan pengalaman dan kemampuan klinis dokter tersebut. Pada EBM dokter juga diajari tentang menilai apakah jurnal tersebut dapat dipercaya dan digunakan.

Sumber : Uningmarlinas weblong

5. Manfaat EBM ? (tatag) a. Menentukan diagnosis yang tepat, b. Memilih rencana pemeriksaan terbaru, c. Memilih terapi terbaru d. Memilih metode pencegahan penyakit terbaru. Sumber : Sugiarto
Bagian Ilmu Penyakit Dalam RS Dr Moewardi / Fakultas kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta

- mengembangkan kemampuan berpikir kritis Manfaat EBM 1. meningktkan kualitas pelayanan, efisien, dan outcomes klinis 2. seorang dokter dapat mengintegrasikan kemampuan klinisnya dengan kemampuan pelacakan bukti eksternal, yang terbaik dan tersedia dari riset yang sistematis. (www.servers.medlib) 3. untik menerapkan pada penderita dengan segala penyakit atau komplikasinya (www.wandarmasyah.web.id) 4. dapat digunakan seumur hidup 5. dapat dugunakan sebagai perawatan kepada pasien yang membutuhkan diagnosis 6. dengan cara prognosis ( ramalan / ilmu kedokteran), terapi dan cara kesehatan lainnya (www.gpnotebook.co.uk) 7. dapat mengendalikan data-data yang terpaparkan baik dari kepustakaan, makalah ataupun website karenatidak semua data / makalah /informasi tersebut valid 8. meningkatkan kemampuan kita unutk mendiagnosis dan memberikan terapi kepada pasien dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya. (dr.Wiryo Harnanto,Spa) 6. Apa pengaruh EBM terhadap masyarakat ? (nisa) 7. Apa definisi EBM ? (hani) Evidence Based Medicine a. Penjelasan bukti ilmiah lebih lanjut pada obat setelah dipasarkan b. Pertimbngan bukti ilmiah yang sahih yang diketahui hingga kini untuk menentukan pengobatan pada penerita yang sedang kita hadapi c. Suatu sistim untuk menjaring semua data dan informasi dalam bidang kesehatan d. Proses sistematik untuk menemukan , menelaah, mereview dan memanfaatkan hasil2 study sebagai pengambil keputusn klinik e. Proses dimana suatu masalah dalam bidang kesehatan ditanggulangi dengan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan f. Suatu sistem atau cara untuk menyaring semua data dan informasi dalam bidang kesehatan untuk memperoleh informasi yang sahih dan mutakhir untuk mengobati pasiennya

(Sumber : Wiryo, H., 2002, kajian kritis makalah ilmiah kedokteran klinik menurut kedokteran berbasisi bukti, sagung seto, jakarta)

8. Apa kendala meakukan EBM ? (mia) a. kendala : kurangnya pengetahuan kurangnya fasilitas kurangnya rasa ingin tahu kurangnya kemampuan untuk melakukan kajian secara kritis thd suatu masalah sumber : Iwan Darmansjah Pusat Uji KLinik Obat, FKUI

9. Apa tujuan dari CA ? (friska) Tujuan : mendapatkan informasi yang akurat dengan cara mengevaluasi dan menganalisis Sumber : http://drganjoz.blogspot.com/2010/10/lbm-4-blok-1-critical-appraisal.html 10. Bagaimana langkah mengkaji sumber informasi dengan CA ? (dewi) Membaca mengidentifikasi bacaan [ Hasil penelitian dalam jurnal ] mengevaluasi mutu bacaan menyusun critical review dan melakukan RCT Sumber : http://drganjoz.blogspot.com/2010/10/lbm-4-blok-1-critical-appraisal.html 11. Apa kelebihan dan kelemahan CA ? (ami) KELEBIHAN CRITICAL APPRAISAL Merupakan metode yang sistematis utk menilai hasil, validitas, dan kegunaan dari publikasi artikel ilmiah. Jalan untuk mengurangi jurang antara riset dengan praktis. Mendorong penilaian objektif tentang kegunaan sebuah informasi ilmiah. Critical appraisal merupakan keterampilan yang tidak sulit dikuasai dan dikembangkan KEKURANGAN CRITICAL APPRAISAL Membutuhkan banyak waktu, terutama pada awal. Tidak selalu memberikan jawaban yang mudah. Mengurangi semangat, terutama bila akses terhadap hasil penelitian yang baik pada bidang tertentu sangat terbatas. Sumber : Fery Mendrofa kuliahfery.files.wordpress.com/2010/04/kritik-jurnal.pp 12. Apa manfaat dari CA ? (hani) Manfaat: Membantu kita: Mengintegrasikan pengetahuan baru Menerapkan nya dalam praktek klinik untuk membuat kedokteran berbasis bukti atau EBM Sumber : http://drganjoz.blogspot.com/2010/10/lbm-4-blok-1-critical-appraisal.html 13. Apakah keuntungan dan kerugian dari desain penelitian RCT ? (joko)

14. Apakah pengaruh CA dalam dunia kedokteran ? (dana) Meningkatkan daya analisis kritis Memperoleh suatu kebenaran dan informasi Informasi yang diperoleh lebih detail dan lebih akurat Keaktifan mencapai informasi meningkat Memunculkan pertanyaan baru Dapat mengembangkan pola pikir (www.evidencebasedmedicine.co.uk)

15. Apakah hubungan IT , critical thinking, CA dan EBM ? (amel)


a. Hubungan CA dan EBM CA merupakan dasar dari EBM yang didasarkan dari CT dan bersumber dari IT jika IT-nya bagus maka informasi yang didpat juga akan bagus sehingga seseorang dapat melakukan CA Bermula dari permasalahan kemudian mencari sumber (IT) lalu kita melakukan CT yang merupakan suatu awal dari suatu CA lalu dihasilkan EBM atau padoman yang digunakan dokter sebagai tatalaksana pasien (Sumber:www.criticalappraisal.com/gostudy/deepinformation.htm)

16. Ciri2 orang yang melakukan CA ? (tatag) a. Ciri-ciri orang yang melakukan CA selektif dalam memilih informasi selalu menelaah dan merevisi hasil kerja orang lain agar menjadi lebih baik tidak tergesa-gesa dalam menilai suatu informasi sumber : http://xa.yimg.com/kq/groups/3372785/1100001676/name/Memilih_EBP.pdf 17. Apa saja kendala melakukan CA? (dewi)
memakan banyak waktu CA tidak selalu memberikan jawaban yang mudah Ca dapat membuat keputusasaan jika CA menonjolkan kekurangan dari bukti2 yang baik (Sumber : Alison Hill, Claire Spitlehouse, Institute Of Heal Sciences Oxford Kurangnya pengetahuan tentang program penelitian Terkadang membosankan bagi yang melakukan Perlu biaya yang tidk sedikit (Sumber : www.FKUNAI.ac.id)

18. Mengapa CA perlu diterpkan oleh mahasiswa FK ? (JONI) Karena informasi yang dipublikasikan tidak selalu valid,banyak jurnal ilmiah yang validitasnya beragam (www.keele.ac.uk) 19. Bagaimana cara mengembangkan CA ? (mia) b. Cara pengembangan

dengan mengikuti perkembangan iptek memahami informasi sedalam-dalamnya selalu melakukan uji klinis sering membaca literatur mengikuti seminar-seminar sumber : http://drganjoz.blogspot.com/2010/10/lbm-4-blok-1-critical-appraisal.html 20. Pertanyaan apa saja yang dilakukan dalam CA ? 21. Jelaskan tentang PICO ? (nisa)

Patient and problem (bagaimana pasien dan masalah apa, yaitu kausa/etiologi/ harm, diagnosis, terapi, atau prognosis?) Intervention (tes diagnostik, terapi, paparan, dsb) Comparison (jika relevan, misalnya terapi standar, gold standard, plasebo) (Clinical) outcome (Patient-Oriented Outcome that Matters: perbaikan klinis
22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. Apa manfaat PICO ? (friska) Bagaimana cara menerapkan PICO dengan baik ? (amel) Mengpa harus menyusun pertanyaan klinis dengan PICO ? (dewi) Tujuan PICO ? (hani) Bagaimana langkah2 melakukan PICO ? (mia) Metode apalagi yang bisa diterapkan selain RCT ? (nisa) Apa tujuan RCT ? (joni)
Memberi pengantar tentang disain metode penelitian Memahami perbedaan penelitian deskriptif dan analytic Mengidentifikasi hirarki disain penelitian, serta kekuatan dan kelemahan Menerapkan disain penelitian yang berbeda untuk pertanyaan penelitian yang sama sumber : www.kmpk.ugm.ac.id/images/Semester_1/.../Disain_Penelitian.pdf

29. Apa definisi dari RCT ? (dana) jenis eksperimen ilmiah yang paling umum digunakan dalam mengikuti efektifitas atau kemajuan teknologi kesehatan dengan menggunakan sample secara acak sumber : http://www.medterms.com/script/main/art.asp?articlekey=39532 30. Apa manfaat RCT ? (friska) Pengacakan menghilangkan potensi bias dalam alokasi peserta untuk kelompok intervensi atau kelompok kontrol -Tanpa pengacakan, penyidik atau peserta dapat mempengaruhi pilihan intervensi Pengaruh bisa sadar atau bawah sadar dan bisa jadi karena faktor-faktor seperti prognosis Pengacakan cenderung menghasilkan kelompok-kelompok yang sebanding Faktor-faktor prognostik-diukur dan diketahui (variabel dasar atau kovariat) akan, rata-rata,merata seimbang antara intervensi dan kelompok kontrol

Validitas uji statistik signifikansi dijamin

Sumber : Tsai-Chung Li