P. 1
Analisa konteks

Analisa konteks

|Views: 120|Likes:
Dipublikasikan oleh rachbanget2

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: rachbanget2 on Jun 29, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang

Tugas Analisis konteks dalam Penyusunan KTSP SMK Kompetensi Keahlian : Teknik Pemeliharaan Mekanik industri

Disusun oleh : KELOMPOK 1

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

M. Rachmat Hidayat, S.Psi Wawan Hadianto, S.Si Riyang Zuliyana, S.Pd.Si Ruslan s Karim Ilham

SMK Negeri 1 Puloampel SMK Negeri 1 Puloampel SMK Negeri 1 Tanara SMK Fatahillah SMK Fatahillah SMK Ikhlas Jawilan SMK Ikhlas Jawilan

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang

ANALISIS KONTEKS SMK NEGERI 1 PULOAMPEL
I. ANALISIS STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
A. IDENTIFIKASI STANDAR ISI NO
I

ASPEK
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM

INDIKATOR
 Spektrum 2008 dikembangkan sesuai kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan

KONDISI SATUAN PENDIDIK

UPAYA PENERAPAN

 Sudah melaksanakan  Mengadakan tapi belum sempurna IHT/workshop spektrum 2008

II

BEBAN BELAJAR

III

KTSP

 Jumlah jam tiap-  Terlalu banyak jumlah  Penambahan tiap mapel jam dalam beban waktu dilaksanakan belajar pembelajaran sesuai dengan standar minimal BNSP  Silabus sebagai  Banyak guru yang  Mengadakan lampiran KTSP belum melakukan IHT/ workshop dikembangkan pengkajian SI-SK-KD dan kegiatan lain melalui dalam untuk pengkajian SK dan mengembangkan meningkatkan KD sebagaimana silabus kemampuan tercantum pada guru mengkaji Standar Isi SK-KD mata pelajaran dan membuat pemetaan SI  Perumusan indi Mengadakan kator pencapaian IHT/ workshop kompetensi  Dalam merumuskan dan kegiatan lain menggunakan indikator pencapaian untuk KKO yg dimulai kompetensi, guru meningkatkan dari tingkat kurang memperhatikan kemampuan berpikir mudah ke penggunaan KKO guru sukar, sederhana sesuai tingkatan merumuskan ke kompleks, berpikir dan kerumitan indikator dekat ke jauh, pencapaian konkrit ke abstrak kompetensi, sehingga KKO pada KD terwakili dan teruji akurasinya pada deskripsi yang ada di KKO indikator

IV

KALENDER PENDIDIKAN

 Kaldik Dinas Propinsi dikembangkan

 Menggunakan sekolah

kaldik  Membuat kaldik sekolah yang mengacu kaldik

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang sesuai sekolah kondisi propinsi

B. IDENTIFIKASI KELULUSAN KONDISI SATUAN PENDIDIK

NO
I

ASPEK
SKL Satuan Pendidikan

INDIKATOR
 Permen Diknas No 23 Tahun 2006

UPAYA PENERAPAN

 Kurang memahami isi  Sosialisasi permen Diknas No 23 Permen Diknas Tahun 2006 No 23 Tahun 2006

II

SKL Kelompok Mapel

 Permen Diknas No 23 Tahun 2006

III

SKL Mata Pelajaran

 Permen Diknas No 23 Tahun 2006

 Kurang memahami isi  Sosialisasi Permen Diknas No 23 Permen Tahun 2006 No 23 2006  Kurang memahami isi  Sosialisasi Permen Diknas No 23 Permen Tahun 2006 No 23 2006

Diknas Tahun

Diknas Tahun

C. IDENTIFIKASI PROSES KONDISI SATUAN PENDIDIK

NO
I

ASPEK
Penyiapan Perencanaan Pembelajaran Pelaksanaan Proses Pembelajaran

INDIKATOR
 RPP dibuat sesuai dengan silabus

UPAYA PENERAPAN

 Belum semua guru  Mengadakan IHT membuat RPP sesuai tentang RPP dengan silabus  Terbentur pada  Membuat kegiatan sekolah schedule kegiatan sekolah

II

III

Penilaian Hasil Belajar

IV

Pengawasan Pembelajaran

 Prota dibuat sesuai kaldik  Promes dibuat sesuai kaldik  Jam Efektif /minggu kaldik dibuat sesuai  kemampuan siswa diukur sesuai standar penilaian  Supervisi kelas dilaksanakan sesuai juknis supervisi

 Belum semua guru  Mengadakan IHT menggunakan standar tentang penilaian penilaian  Belum semua guru  Pembinaan dalam KBM bias melaksanakan sesuai dengan RPP yang dibuat

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang

D. IDENTIFIKASI PENILAIAN KONDISI SATUAN PENDIDIK

NO
I

ASPEK
Perangkat Penilaian

INDIKATOR
 Nilai disusun berdasarkan tiga ranah

UPAYA PENERAPAN

II

Pelaksanaan Penilaian

III

Hasil Penilaian

 UH,UTS,US dilaksanakan sesuai dengan kaldik  LHBS dilaporkan pada orang tua

 Belum semua guru  Mengadakan IHT memberi standar tentang penilaian penilaian berdasarkan tiga ranah (afektif, psikomotorik, kognitif)  Kurang waktu  Penambahan pelaksanaan hari pelaksanaan UH,UTS,US  Tidak semua siswa  Panggilan pada didik mengambil LHBS Orang tua siswa didik

II. ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN
NO
1

KOMPONEN
Peserta didik

KEKUATAN
Kehadiran peserta didik kesekolah tinggi Semua guru berpendidikan S1

KELEMAHAN
Minat dan motivasi belajar siswa masih rendah Ada guru mengampu mata pelajaran yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya Alat alat bengkel kurang lengkap,

2

Pendidik dan Tenaga kependidikan

3

Sarana Dan Prasarana

Tersedianya ruang kelas,laboratorium bengkel yang memadai Ada bantuan BOMM Iuran SPP

4

Biaya

Banyak siswa dari keluarga tidak mampu Program belum tercapai secara maksimal

5

Program

Adanya program unggulan

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang

III.ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN
NO 1 KOMPONEN Komite Sekolah PELUANG Ikut serta memfasilitasi sarana dan prasarana sekolah Menampung aspirasi guru  Ikut memberikan pelatihan/workshop bagi guru-guru  Memberikan informasi yang berguna bagi sekolah 4 Assosiasi Profesi Dapat memberikan pelatihan bagi guru produktif untuk meningkatkan profesionalisme guru DU/DK di sekitar sekolah cukup banyak TANTANGAN/ANCAMAN Terlalu ikut campur dalam masalah intern sekolah

2

Dewan Pendidikan

Kurang memperhatikan aspirasi guru -

3

Dinas Pendidikan

5

DU/DI

Tidak semua DU/DK mau mendukung program sekolah karena tidak mendatangkan keuntungan bagi mereka Banyak lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal

6

SDA(Sumber Daya Alam)

Pemanfaaan lingkungan sekitar sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar Masyarakat yang tinggal di sekitar sekolah sangat heterogen sehingga tercipta kondisi yang harmonis.

7

Sosial Budaya

Masyarakat yang heterogen menimbulkan cara pandang yang berbeda.

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

Lampiran KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang

SMK Negeri 1 Puloampel Tim Penyusun KTSP Diklat Penyusunan KTSP SMK Kabupaten Serang, 28 – 30 Juni 2012

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->