Anda di halaman 1dari 3

Jenis Kegiatan : Sosialisasi serta Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) a.

Kondisi umum kelurahan/kecamatan


:

Setelah dilakukan survey lokasi di dapatkan tingkat kesadaran akan arti pentingnya kesehatan di Desa ini sangat kurang. Ini dibuktikan dengan masih banyaknya KK yang belum mempunyai jamban dirumahnya. Faktor yang menyebabkan masyarakat belum mempunyai jamban yaitu antara lain karena kurangnya kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk membangun jamban dan ada juga yang karena faktor ekonomi. Maka dari itu untuk mengatasi permasalahan tersebut, kami merencanakan program tentang penyuluhan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih bagi masyarakat Kelurahan Penggaron Kidul. Diharapkan dari penyuluhan ini masyarakat menjadi sadar akan arti pentingnya kesehatan terutama jamban bagi kehidupan mereka sehari-hari. Balai Kelurahan Penggaron Kidul Masyarakat mengetahui tentang pentingnya kesehatan Masyarakat mampu umtuk menerapkan pola PHBS dalam kehidupan sehari-hari Masyarakat mengetahui tentang pentingnya jamban dan syarat membuat jamban yang sehat. Masyarakat mampu mengetahui tentang manfaat PHBS Masyarakat mampu mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat BAB sembarangan Penyuluhan ini ditujukan kepada perwakilan setiap RW penerima manfaat pembuatan jamban dari PNPM MP di Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. 10 Juli 2012 - 30 Juli 2012 Honor Tenaga Ahli Rp.100.000,Snack Peserta @ Rp.7.000,- x 30 peserta = Rp.210.000,Swadaya Mahasiswa USM bekerjasama dengan Tenaga Ahli PAMSIMAS Kota Semarang bidang PHBS dan warga RT 04 RW III Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Masyarakat sadar akan pentingnya jamban Masyarakat mampu menerapkan program PHBS Menjadikan masyarakat yang bersih dan sehat

b. Lokasi c. Tujuan kegiatan

: :

d. Khalayak sasaran

e. Waktu pelaksanaan f. Biaya

: :

g. Sumber dana h. Kerja sama

: :

j.

Manfaat

Jenis Kegiatan : Pembuatan Peta Wilayah Kelurahan Penggaron Kidul a. Kondisi umum kelurahan/kecamatan
:

Setelah dilakukan survey lokasi di dapatkan informasi belum tersedianya peta wilayah Kelurahan Penggaron Kidul tentang batasbatas wilayah Kelurahan yang jelas, batas RW dan batas RT Kelurahan Penggaron Kidul yang terdiri dari 6 RW dan 30 RT Tujuan dari kegiatan ini adalah menghasilkan sebuah peta wilayah kelurahan Penggaron Kidul berserta batas-batasnya dan tempattempat penting yang ada di daerah tersebut. Warga Penggaron Kidul 10 Juli 2012 - 01 Agustus 2012 Rp. 750.000,- dengan rincian (sewa GPS: Rp. 25.000,-/ hari, Print MMT 2 x 1 m: Rp.60.000,- , Tenaga Lapangan : Rp 50.000,/ Hari, Digitasi Peta : Rp. 250.000,- , Bingkai : Rp.150.000,-) Swadaya dan Donatur Mahasiswa USM dan Warga Penggaron Kidul Memudahkan aparat kelurahan beserta staff dan warga untuk mengetahui batas-batas wilayahnya

b. Lokasi

c. Tujuan kegiatan

d. Khalayak sasaran e. Waktu pelaksanaan f. Biaya

: : :

g. Sumber dana h. Kerja sama j. Manfaat

: : :

Jenis Kegiatan : Pengadaan Tong Sampah a. Kondisi umum kelurahan/kecamatan


:

Setelah dilakukan survey lokasi di dapatkan minimnya ketersedian tong sampah maka perlu diadakan kegiatan ini. Kelurahan Penggaron Kidul yang terdiri dari 6 RW dan 30 RT (1 RW mendapatkan 1 tempat sampah). Menyediakan sarana kebersihan bagi warga Penggaron Kidul untuk menunjang pola hidup sehat. Warga Penggaron Kidul khususnya dan masyarakat yang ada diluar Penggaron Kidul pada umumnya. 10 Juli 2012 - 01 Agustus 2012 Rp.100.000.- x 6 = Rp. 600.000,Pengajuan proposal ke Dinas Kebersihan Kota Semarang Mahasiswa USM, Dinas Kebersihan Kota Semarang dan Warga Penggaron Kidul Manfaat Penyediaan Tong Sampah adalah memberikan motivasi bagi warga Penggaron Kidul untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.

b. Lokasi

c. Tujuan kegiatan

d. Khalayak sasaran

e. Waktu pelaksanaan f. Biaya

: : :

g. Sumber dana

h. Kerja sama

j.

Manfaat