Anda di halaman 1dari 2

1

BAB I PENDAHULUAN

Gaster merupakan organ pencernaan yang terletak antara akhir esofagus dengan awal dari usus halus (duodenum). Gaster terletak pada regio epigastrika, umbilikal, dan hipokondria kiri. Sedangkan usus dua belas jari (duodenum) adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah gaster dan menghubungkannya ke jejunum. Bagian duodenum merupakan bagian terpendek dari usus halus, dimulai dari bulbus duodenum dan berakhir di ligamentum Treitz. Duodenum merupakan organ retroperitoneal, yang tidak terbungkus seluruhnya oleh selaput peritoneum.1,3 Ulkus peptikum merupakan kombinasi dari ulkus gaster dan ulkus duodenum. Ulkus terjadi karena terdapat robekan pada lapisan mukosa dari gaster atau duodenum. Satu dari 10 penduduk Amerika mengalami penyakit ini minimal satu kali dalam hidup. Satu dari penyebab ulkus peptikum adalah infeksi bakteri, sebab yang lain adalah penggunaan jangka lama dari obat anti inflamasi non steroid (NSAIDs), seperti aspirin dan ibuprofen. Insidensi maksimum ulkus gaster terjadi pada usia lebih dari 50 tahun, sedangkan insidensi ulkus duodenum terjadi pada usia 30-40 tahun. Laki-laki memiliki risiko dua kali lebih sering daripada wanita untuk terkena ulkus peptikum. 6,7,8, 10 Manifestasi klinis yang timbul pada ulkus peptikum dapat berupa nyeri di epigastrium seperti terbakar, sering terbangun pada malam hari karena nyeri, dan nyeri akan berkurang setelah makan, atau setelah minum antasid. Perforasi, perdarahan, dan obstruksi merupakan komplikasi yang dapat terjadi akibat adanya ulkus peptikum sehingga diperlukan penatalaksanaan berupa operasi.5 Dalam menegakkan diagnosis ulkus peptikum, dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi adanya Helicobacter pylori sebagai salah satu penyebab terjadinya ulkus peptikum.11,12,13 Sebagai pemeriksaan penunjang, pemeriksaan radiologi sangat membantu dalam menegakkan diagnosis ulkus peptikum. Selain dengan menggunakan endoskopi, pemeriksaan radiologis yang dapat dilakukan dalam mendiagnosis

ulkus peptikum adalah Upper Gastrointestinal Series Radiography. Pemeriksaan ini dapat menggunakan satu kontras atau dua kontras. Pemeriksaan radiologis lain yang juga digunakan untuk mendiagnosis ulkus peptikum adalah dengan CT Scan.8,14,17,18,19